Badboy Suamiku

Badboy Suamiku
~Takdir Cinta Atlanta~ Part 18


__ADS_3

Tanpa disangka Leana, Atlanta malam mencium matanya. Leana pun terpaku dengan perbuatan laki-laki tersebut.


"Turun!" perintah Leana membuat Atlan menurut, dia turun dari tubuh Leana.


Sedangkan Leana langsung beranjak bangun dan berjalan dengan kaki pincanh menuju kamar mandi. Sebenarnya Leana tidak akan marah, atas perbuatan Atlanta tela mengambil keperawanannya, karena memang itu adalah hak Atlan. Namun, Leana sakit hati. Atlanta niat seperti ini hanya untuk mencari bukti saja.


Gimana jika dirinya hamil? Dan Atlanta mempunya kekasih, gimana jika Atlanta meninggal dirinya?


Di dalam kamar mandi, Leana menangis. Bagian pahanya sangat nyeri diperbuat Atlanta. Beda dengan Leana, Atlan malah diam membisu di atas ranjang.


Dia melihat bercek merah di sperai, yang berarti dialah yang merebut keperawanan Leana.


"Jadi?" tanya Atlan pada dirinya sendiri. "Leana masih perawan? Apa di video itu memamg palsu?" tanyanya lagi.


Ceklek!


Pintu kamar mandi terbuka, Leana keluar dari kamar mandi dengan keadaan sudah bersih. Dengan jalan yang seperti bebek dia berjalan keluar kamar meninggal kan Atlanta sendiri.

__ADS_1


Atlanta yang melihat Leana pergi, langsung saja memakai handuk dan mengikuti gadis tersebut.


"Leana," panggil Atlan.


Leana berbalik badan, menatap Atlanta dengan datar.


"Gimana? Kamu sudah dapat bukti? Gimana asilnya Atlanta? Aku gak perawankan? Aku sudah di lecehkan kok dengan orang lain yang ada di dalam video tersebut," ucap Leana. "Apa kamu puas?" tanya Leana dengan air mata terus jatuh.


"Atlan, kamu enggak tahu sebesar apa aku mencintaimu. Mana mungkin aku mengkhianatimu. Andai saja kamu tahu, mendapatkan seseorang seperti di masa lalu adalah keberuntungan bagiku, tapi satu ke salah pahaman membuat kamu menyiksaku, walaupun kamu memberiku kekesaran aku tetap berusaha menjelaskan semuanya."


"Sampai sekarang aku masih ingin menjelaskannya, tapi menurutku itu sudah cukup. Aku menyerah, lakukan apapun yang kamu inginkan. Itu urusanmu, pernikahan ini hanya janji kita kepada Cila hanya itu tidak lebih."


Atlanta mendekati Leana, ingin memeluk wanita tersebut, tetapi Leana malah menghindar darinya.


"Jangan sentuh aku!"


"Aku minta maaf," ucap Atlanta.

__ADS_1


"Aku memaafkanmu," jawab Leana.


"Yaudah mari kita memulainya seperti dahulu lagi," pinta Atlanta.


"Enggak bisa, kamu dulu yang mengakhiri hubungan kita, dan kamu kan dulu yang mengatakan. Hubungan kita tidak akan bisa kembali lagi? Di saat kejadian kamu mempermalukan ku di depan umum, kamu masih ingatkan?" tanya Leana. Wanita itu duduk di sofa.


Leana terus menepis tangan Atlan yang ingin menyentuhnya.


"Pergilah berpakaian Atlanta, bukannya sebentar lagi Davina datang? Aku akan memasakan makanan untuk kalian sebagai penumpang di sini," ucap Leana tersenyum tipis, dia beranjak dari sana lalu menuju dapur.


Atlanta menatap kepergian Leana, dia mengacak rambutnya furstasi. Malah dirinya yang saat ini tersiksa bukannya balas dendam, dia malah menyesal. Malah dialah yang akan dibenci oleh Leana


Malamnya tiba, Davina datang ke rumah tersebut seperti biasa. Leana kali ini hanya bersikap seadanya kepada keduanya.


Bahkan, Atlanta yang menyesal pun masih bermesraan di depan Leana. Semakin bencilah Leana pada laki-laki tersebut.


"Leana," panggil Atlanta memegang tangan istrinya saat ingin pergi.

__ADS_1


"Aku tak ingin membantu, aku akan masuk ke dalam kamar," sahut Leana dengan wajah datarnya.


__ADS_2