
Langkah kaki Caisar memasuki perusahaan Prana penuh pesona miliknya, wajah yang tersenyum ramah sepanjang jalan, dengan tubuh atletis bukan karena olahraga tetapi karena kerja keras, lalu kulit yang tidak terlalu putih dan sawo matang akan tetapi itu menambah kesan dirinya yang Coll dan mempesona. Wajar si sejujurnya seharusnya Caisar itu sudah tamat SMA Akan tetapi karena keterlambatan dirinya dulu sekolah yang harus merelakan 4 tahun terbuang jadi membuat ia harus tetap sekolah diusia memasuki 18tahun ini. sedangkan ia baru mau menuju kelas 2 naik ke kelas 3, sedangkan adiknya Cessy saja sudah kelas 1 padahal mereka beda umur 3tahun.
“Wahhh tampan..!” Jeritan hati para perempuan yang berlalu lalang melihat Caisar sedikit terdengar ditelinga Deon. Deon Menggeleng, sebenarnya ia juga kagum dengan wajah Caisar yang tampan. Hey kenapa dia bisa tampan tanpa perawatan, sedangkan dirinya harus mengeliarkan ratusan juta untuk merawat kulitnya. Ini tidak adil.!
“ Dengan Tuan Caisar? Dan tuan Deon?” Caisar dan Deon terhgenti menatap orang yang mendatangi mereka. Keduanya mengangguk memunculkans enyum sopan diwanita yang ditebak berusia kepala tiga itu.”Mari ikiuti saya, silahkan masuk tuan, tuan Andrian sudah menunggu didalam.” Ia memberikan arahan kepada Caisar dan juga Deon.
Caisar tersenyum tipis.”Terimakasih.” Sekretaris itu tertegun sebentar melihat senyum dan ucapan tulus dari Caisar. bukan apa-apa nih yah. kekejaman atau keegoisan para pejabat yang punya banyak uang bukan hanya di novel saja akan tetapi didunia nyata juga banyak!Bahkan rata-rata begitu.
Pelit senyum dan ucapan manusiawi seperti terimakasih?
Deon diam mengangguk saja mengikuti arahan dari wanita tadi, wanita tadi adalah sekretarisnya Andrian bernama Popi yah itu yang ia ketahui, perempuan yang sudah menikah dan memiliki dua anak itu, akan tetapi dia janda karena suaminya meninggal gugur dari tugas Negara.
Keduanya memasuki satu ruangan.. Caisar diam-diam meneliti tempat ini secara detail, ia kagum arsitektur, penataan tempat ini sangat bagus. Ruangan yang besar terlihat nyaman dan juga lenggang padahal ada banyak barang disini.” Permisi pak ada tuan Caisar dan tuan Dion sudang datang.” Popi mengetuk pintu Andrian sebelum keduanya masuk.
“Duduk..!!!”
Popi tersenyum memberikan arahan untuk duduk kepada Caisar dan Deon setelah mendengar suara dari tuannya yang terdnegar dingin tadi. Saat keduanya sudah duduk barulah asistennya Andrian keluar menyisakan Caisar, Dion dan juga Andrian yang duduk didepannya membaca dokumne kuning. Jangan lupakan kaca mata yang bertengger manis dihidungnya.
Caisar kikuk tak tau harus bicara apa. Dion diam menatap sang empu menunggu memulai. Andrian yang sadar mereka diam mendongak menatap caisar. Ia tertegun sebenar menataps enyum yang mangis dan terpatri mengikat dihadapannya. Itu terlihat seperti mentari eh lebay tetapi itu nyata.
“ Siang menuju sore. Maaf karena mengundang kalian cukup siang begini. Aku memiliki jadwal yang padat dihari ini dan dua hari kedepannya. Jika tidak didesak begini kita tidak punya waktu. Apalagi dua hari lagi aku harus keluar negeri untuk bisnisku yang lain”Ujarnya pelan merapikan berkas yang ia tandai terlihat belum selesai ia periksa.
Caiosar dan Dion mengangguk.” Itu bukan hal yang harus dipermasalahkan,. Kami yang seharusnya meminta maaf karena sudah mengganggu waktu padatnya tuan.,” Ujarnya Caisar tersenyum manis lagi. lagi dan lagi siapapun yang menatap senyum itu akan tertegun. sangat indah.
__ADS_1
Andrian Menggeleng mengenyahkan pikiran kotornya itu. Heeyyy dia tak salah kan?
”Biak kiyta langsung saja bahas ini Kai. Aku sudah melakukan kesepakatan akan tetapi Kai. Mari kita mulai.” Katanya pelan.
Rapat dilakukan secara nyaman, beberapa kali Andrian bertanya pada Caisar dan Dion. Caisar dan Dion pun menjawab begitu baik dan lugas tanpa membaca proposal lagi. jadilah Caisar harus pergi keluar kota dua hari lagi karena ingin melihat lokasi proyek pertama namun sangat besar satu ini. dan lagi mempersiapkan property pembangunan dan yang dibutuhkan.
...----------------...
Dilain tempat sosok mungil yang semakin hari semakin gempal itu berjalan melangkah enggan lenggok tubuh beriramah itu membawa es krim, satu tangannya digandeng oleh sosok paru baya yang senantiasa menatap jalan dan memegang satu bungkus makanan dilengan satu lagi yang penuh hingga ia kerepotan.
“ Cleo nanti saja makannya. Tidak baik makan dijalan, tidak sopan.” Ujarnya datar dan pelan melihat baju Cleo yang sudah penuh berwarna Pink.,”Nanti kamu jatuh loh.”
Cleo Menggeleng menjilat es krim nya.” Tidak ada tu tulisannya disini dilarang makan es krim dijalanan Kareena tidak sopan.”Ujarnya acuh menatap sekeliling.
“Kan udah jadi anak papa sekarang ngapain nanya? Jadi kalo Cle salah yah salah papa,”Ujarnya lagi sembari menjilat es polos lagi.
Fardan mendengarnya tersentak. Seperti ada yang hangat menjalar didadanya,. Apa ini rasanya menjadi seorang ayah? Ahh iya ia lupa, sejujurnya ia oreang sibuk akan tetapi ia selalu menyempatkan diri bermain dengan Cleo. seperti sekarang. Cleo yang home schooling bosan katanya dan ingin SD Jadilah ia sekolah SD sekarang, dan ia menjemputnya tadi, ia sering menjemput Cleo dan membawanya kekantor untuk menemaninya bekerja. Yahyah ia sudah seperti ayah kandung sekarang. Dan Fardan suka profesinya saat ini. profesi yang ia idam-idamkan sejak lama.
“ Cleo..!!!” Tubuh Cleo terlihat menegang disana mendengar suara tegas itu. Fardan yang merasakan tubuh Cleo yang menegang dan gemetar itu mengernyitkan dahinya, ia menatap kekanan melihat siapa yang membuat anaknya yang pemberani menjadi penakut?
Pria berpakaian jas hitam denganw ajha yang emmm sangat tampan. Tapi matanya dan mata Cleo sama, hidung dan bibirnya.
Cleo disana segera menarik celana Fardan menyadarkan fardan. Cleo bersembunyi dibelakangnya Fardan takut. sosok yang memanggil Cleo tadi menatap Cleo tajam.,” Anak nakal. Pulang..!! mama kamu nangis-nangis nyariin kamu dan kamu enak-enakan disini dasar tidak tahu diri. Pulang..!!” bentaknya. Ia menarik tangan Clro mengabaikan paru baya yang menghalangi Cleo.
__ADS_1
Cleo Menggeleng cepat melempar es krim miliknya mengenai baju dan celana pria paru baya itu. tangan Cleo mengepal erat menatapnya tajam.”Siapa si... ihh kok kayak anjing datang-datang langsung gonggong..!!!!” Ujarnya Cleo ketus tetapi terlihat tubuhnya yang mengekspresikan dirinya yang tak baik-baik saja.
Fardan membelalak mendengarnya. Sosok didepanya melotot. Ia menatap baju dan celananya yang mahal.”Kau.. kau tau harga Baju dan celana ini berapa??”Tanyanya dengan nada yang tak biasa.”Bahkan jika aku jual kau. Kau tak akan bisa menggantikannya. Dan apa yang kau bilang tadi? Anjing? Berani kamu bilang ayah kamu anjing? Dasar anak kurang ajar kamu..!!!!!” Bentaknya keras sampai menyita beberapa orang yang lewat.
Cleo mendelik.” Dih berapa emang. Cle udah kaya raya tinggal sebut langsung Ting.... Cleo punya barangnya. Jadi jangan sombong sama Cleo..!!” Ujarnya mengibaskan tangannya mencoba tak ingin takut. yah didepanya adalah ayahnya..!” Dan anjing. Cle enggak bilang siapapun anjing. Cle Cuma bilang anjing dateng. Emang situ menggonggong?”Tanyanya mengerjab polos sekaan tak memiliki dosa ketika mengatakan itu pada ayahnya.
Tangan Erik mengepal erat menatap Cleo tak senang.” Kamu udah mulai berani sekarang yah.. pulang..!” Ujarnya menarik tangan Cleo.
Cleo dengan segera beranjak kesisi lain menarik celana Fardan erat menghindari Erik.”Apa si kejar kejar kayak anjing.. sana-sana..!!! cle nggak mau huus husss..!” Ujarnya tegas dan juga ketakutan yang bersamaan.
Erik tak berpengaruh tetap menariknya. Setelah beberapa detik tangannya yang dihempas kasar seseorang yang Cleo kelilingi dan tarik. Ia mendongak menatap sang empu tajam. Namun sosok itu menatapnya tersenyum miring.
” Anjing haram jangan asal pegang. Nanti najisnya susah hilang, masa kami harus mandi tanah kan????”
.
.
.
.
Kata-kjata Cleo kasar dan Toxic jangan dipermasalahkan yah. Sebab disiini ada banyak karakter, ada Cleo yang kasar. Caisar yang baik. Farel yang bad, Rafa yang pendiam serta Cessy yang pengertian atau yang jadi penengah. Lalu ada Disya penjahat yang nyata.. ambil baik dan buang buruknya oke.,
__ADS_1
Kalo banyak yang Komen besok aku bakal Doble Up dehhh.. suerrr soalnya lagi lenggang juga bsok kalo semangat kan bisa Doble hehe