Bukan Pangeran

Bukan Pangeran
Menginap di rumah sultan


__ADS_3

“permisi nyonya.. ini minum dan makananya.” Ujar pelayan dua orang. Keyna mengangguk memberi isyaratnya masuk.


Caisar menatap keduanya sopan,. Bahkan pelayan punya pakaian seragam nya masing masing. Pakaian mereka seperti nani jepang yang ada di film kartun sebagai pelayan itu, baju kotak kotak berwarna hitam di leyer depan dan putih keseluruhan . hanya saja bedanya mereka menggunakan celana panjang.


“ Caisar makan dan minum saja dulu yah. saya juga akan membawa proposal, dan untuk kalian siapkan satu kamar tamu yah untuk malam ini.” Ujar keyna pada pelayan, mereka mengangguk serentak dan segera keluar. Caisar melirik keyna tak enak, bagaimana cara menolaknya sedangkan dirinya saja tidak terlalu berani bicara terlalu banyak kepada keyna.


Caisar mengeluarkna proposal miliknya.”ini bu proposal saya dan beberapa desain yang saya punya, “ jelas caisar memberikan proposal nya.


Keyyna mengangguk pelan.” yah.. sya cek yah.” jelas keyna segera membukanya.


Caisar mengambil minum pelan dan meminumnya. Hati Caisar tak enak untuk makan atau minum sebenarnya tapi untuk menghormati Keyna, ia meminum minumannya dan juga makan beberapa makanan ytang di sediakan.


Keyna sendiri melirik Caisar dengan ekor mata tenang. Bukan apa apa, sebelum melakukan kerja sama pastilah dia sudah mencari tau siapa Caisar sebenarnya dan apa tujuan sebenarnya.


Apakah Cessy adiknya berbohong atau tidak? Ternyata benar. Caisar adalah gambaran dirinya dulu, harus bekerja keras untuk biaya sekolah adiknya ditengah ayahnya selalu memihak ibu tiri,


Bahkan ia tau Cessy asik Caisar adalah perempuan bukan dari Andes, ia tau karena pencarian terlebih dahulu.


Mereka sama sama memiliki keluarga yang gagal,dulu keadaan memaksa Keyna untuk berdiri sendiri, dulu juga dirinya harus banting tulang untuk mengirimkan adiknya uang diluar negeri yang mata uangnya besar.


Apalagi caisar? Ia bahkan harus menghidupkan empat adik di saat usianya sendiri baru sepuluh tahun, banting tulang, cari uang sana sini agar adik adiknya bisa makan dan bisa hidup lebih baik lagi.


Keyna tidak bisa membayangkan jika menjadi caisar. Menjadi dirinya saja dulu sangat lelah apalagi tanggungan Caisar di pundaknya. Apalagi ia mendnegar info yang sangat membuatnya murah, ayah dan ibunya kembali menjemput cayisar dan adik adiknya dengan dalih akan memperbaiki hubungan, padahal itu hanya karena keserakahan mereka.,


Erik yang membawa Cleo adik termuda Caisar karena istrinya sangat terobsesi memiliki anak perempuan, cleo yang disiksa dan dijadikan patung. Sampai Cleo harus kabur dibantu oleh penjaga, lalu adik kembar Caisar mengikuti ibunya agar ibunya juga mendapatkan warisan dikarenakan rahimnya yang tidak ada lagi. ia takut usai suaminya meninggal dirinyua tidak diberi harta.


Rumah milik Caisar dibakar karena keegoisan mereka.


Keyna mendnegar smeua info itu sangat sangat murka, ia bahkan meminta Alka untuk berhenti bekerja sama dengan keluaarga Patrik di bagian tambang. Dan dirinya sendiri bertekat untuk membantu Caisar dalam usahanya. Ia akan membantu Caisar dengan caranya,.


Caisar anak baik dan tangguh, melihat raut kelelahan Caisar baru saja datang langsung ke rumahnya membuat dirinya terunyah.


Apakah caisar tidak istirahat selama ini?? apakah tadi ia sudah makan??


“ permisi nyonya.. kamarnya sudah siap.” Ujar pelayan tadi masuk lagi. Caisar yang sejak tadi minum dan makan camilan melirik keyna yang dari tadi terluhat focus padahal pikirannya kemana mana.


Keyna segera berdiri menaruh proposal itu di atas meja.” Ayo caisar aku antarkan ke kamar kamu.” Jelas Keyna kepada Caisar.


Caisar menatapnya dan menggeleng.” Bu saya dihotel aja nggak apa apa kok.” Ujar Caisar benar benar menolak. Caisar tidak berani untuk terlalu lancang.


Keyna menggeleng pelan.” jika kamu menolak yah terpaksa kerja sama saya tolak.” Ujar Keyna santai.


Caisar mendengarnya tak bisa berbuat apapun selain pasrah.” Tapi saya tidak merepotkan bu?” Tanya Caisar lagi pelan.


Keyna menggeleng pelan.”tidak. ayo.” ujarnya kepada Caisar.

__ADS_1


Caisar masih tidak enak melirik keyna.” Nanti saya bantu masak makan malam aja gimana bu??? Maaf yah saya merepotkan.” Ujar caisar pelan lagi.


Keyna mendengarnya mengernyitkan dahi menatap caisar.” Kamu tamu, ngapain masak. Kamu istirahat saja.” Ujar Keyna kepada Caisar tegas.


“ tapi masakan saya enak loh bu. Saya bisa masak makanan kampung, ibu pasti jarang kan makan makanan kampung???? “ Tanya Caisar penuh semangat.


Keyna melihatnya terdiam mengerjab pelan, bahkan dia tau jika di dunia ini tidak ada yang gratis. Keyna terkekeh.” Yah tapi ditemani dengan pelayan yah.” ujarnya. Caisar mengangguk tenang, ia tidak mau merasa menumpang disini.


Saat keduanya keluar dari ruang tamu teman teman Lili mendekati keyna heboh.” Tante tante.. dia siapa tante?” Tanya teman teman Lili heboh.


Lili melihatnya menatap ibunya melotot. Keyna melihat teman temannya Lili lempeng. “ Dia sudah ada tunangan, jadi jangan gatel.” Ujar Keyna mendorong kepala yang paling dekat dengan wajahnya.


Wajah mereka terlihat murung melihat Caisar di belakang Keyna. “ yah patah hati gue.” gumamnya pelan.


“ tapikan tante baru tunangan.” Ujarnya melirik Caisar lagi.” halo.. nama gue Jenni. Panggil bebe aja nggak apa apa. Gue bisa kok jadi pelakor.” Ujar jennie kepada Caisar penuh rasa percaya diri. “ anj. Jeni udah gatel level dewa..” gumam temannya yang lain.


“ BTE Nama gue Leha.. “ ujar yang lain pada Caisar.


“ loe sama gatelnya..!!” tekan Jenni kepada


temannya Leha yang tadi membicarakannya. Leha malah tercengir lucu kepada Jenni yang menatapnya dengan tatapan malas. “ gue Nadifa.” Ujar yang paling tenang di sana kepada Caisar. Lili diam saja melihat mereka.


Caisar melirik mereka semua mengangguk-ngangguk ramah.” saya Caisar. Panggil Kai saja.” Ujar Caisar sopan.


” Jenni..” ujarnya. Jenni memegang bibirnya dan tersenyum malu melihat Caisar.


Keyna melihat mereka bertingkah menggeleng pelan. “ kai kenalkan ini teman anak anak saya. Dan ini putri saya Lili.” Ia menunjukkan anaknya yang tadi caisar lihat paling cantik.


Caisar tersenyum sopan pada Lili.” Hai, saya Kai. Teman kerja nyonya Key.” Ujarnya. Lili menganggukkan pelan menerima jabatan tangan Kai.


“ curang loe. Sama Lili dijabat tangan, sama kami ngak..” ujar jenny. Caisar menjabat tangan jeni membuat shok.


Jenny menatap tangannya bergetar.” Tangannya keker banget.”


“ Jenni..” tekan teman temannya karena jenni ini ucapannya 12+ semua.


“ jangan di dengerin yah Kai. Dia tu omongannya emang 21+, maklum nggak ada akhlak anaknya.” ujar leha kepada caisar.


” Mending jabat tangan gue aja.” Ujarnya mengajukan tanganya,


Caisar menerimanya membuat leha meleleh.” Auhs..”


“ loe juga kampret.” Ujar Jenni membuat Caisar terkekeh.


“ Kalian ini, Ribut terus. Tante mau ajak Kai buat istirahat dulu. Kalian main aja di sana,. hush us.” Ujar Keyna mengusir Loli dan teman temannya., mereka menatap Keyna dengan tatapan mendelik.

__ADS_1


” tante mah, nggak pren kita. “ gumamnya jenni.


“ ayuk kai.” Ujar nya menarik tangan caisar.


Caisar mengangguk segera mengikuti Keyna yang mengajaknya ke lantai dua, “ Tumben banget mama loe mau ada yang nginep selain keluarga yah Li? Loe beneran nggak tau dia siapa?” Tanya Jenni pada Lili.


Lili mengeleng pelan.”Nggak tau aku, beneran.” Ujhar Lili dengan tegas. Jeni mencebikkan bibirnya paham. Lili tidak mungkin bohong.


Caisar ditinggalkan di satu kamar yang sangat besar, bahkan bisa dikatakan ini rumah Keyna jauh lebih mewah ketimbang hotel yang ia tempati selama ini,


” permisi tuan, ini makanan untuk tuan makan. Jika ada perlu apa apa. Panggil saja kami.” Ujar pelayan memauski kamarnya. Caisar menatapnya kaget dan mengangguk. Segera mereka keluar dengan hormat. Caisar merasa seperti berada di dunia kerajaan.


Caisar mendekati makanan yang dikasih, meneguk saliva pelan. wah makananya sangat lezat. Sup iga dan juga beberapa makanan lagi. caisar mengambil makanannya dan mulai makan denan lahap di sofa, menatap keseluruhan kamar tersenyum. Rupanya rumor beredar tentang Keyna dan keluarga adalah pebisnis kejam itu tidak benar. Mereka sangat baik.


...----------------...


Caisar segera menaruh piring kotor di sana dan mendekati jendela, membuka tirai yang menutupi jaca. Caisar menatap kagum hamparan hijau lapangan golf di bawahnya, jauh dari rumah warga. Jika dihitung berapa kah total penjaga untuk menjaga rumah ini? pelayan dan lain lain. bahkan untuk membayar mereka berapa yah? Caisar jadi heran dari mana mereka mendapatkan uang sebanyak itu,


Caisar memilih istirahat sejenak, sore ini ia akan masak untuk keluarga Keyna, sampai jam 4 dirinya tidur alamrm berbunyi. Caisar segera bangun dan mencuci mukanya, tak lupa ia mandi dan membersihkan diri. Untung masih ada pakaian yang ia bawa dalam tas nya ini, jadi ia bisa berganti pakaian santai.


Caisar segera keluar dari kamarnya dan segera menuju kebawah membawa apiring kotor ia makan tadi. Mengusap tengkuk bingung.” Dimana dapurnya yah.” gumamnya pelan. rumah sebesar ini jika dimasuk satu satu ia bisa tersesat.


“ mau kemana?”


Caisar melirik kebelakang dimana Lili yang menggunakan baju tidur hangat. Mata bulatnya menatap Caisar dengan tatapan polos.


Caisar meliriknya tak enak.”mau ke dapur. Bisa tunjukkan ke dapur?” Tanya.


Lili mengangguk pelan.” ikut saja aku.” Ujarnya menuruni tangga.


Caisar mengangguk segera ikut menuruni tangga bersama Lili. Sampai di dapurt Lili menunjukan dapur.” Nah taru saja piringnya di sana. Nanti panggil saja pelayan kalo sudah makan.” jelasnya lebih lanjut sopan.


Caisar meliriknya dan berdehem.” Jika dapur untuk masak dimana?” tanua Caisar.


Lili menunjuk pintu lain dari tempat ini.” di sana, tapi kenapa? Mau makan? makananya kurang?” Tanya Lili lagi pelan.


Caisar menggeleng.”mau masak.” Ujar caisar.


“ mau masak apa? Di sana ada chef. Nggak usah.” Ujar Lili kepadanya caisar pelan.


“ aku udah janji sama mama kamu. “ jawab Caisar tak enak. Lili mendengarnya menaiki satu alisnya.


“ Ohh. Yaudah, “ Lili segera mendekati kulkas dan mengambil ciki ciki di sana. Caisar yang merasa tidak lagi ada percakapan segera ke dapur untuk masak. Lili melirik caisar dan berdehem pelan, mengusap pipinya pelan.” ini kenapa muka aku nggak bikin dia mimisan yah?” gumamnya pelan mengerjab heran. Biasanya orang orang akan mimisan melihat wajahnya.


Apa pesonanya sudah berkurang?

__ADS_1


__ADS_2