Bukan Pangeran

Bukan Pangeran
Memulai


__ADS_3

“Kamu yakin Kai mau pindah dari sini nak?”Tanya Gefri pada Caisar. Mereka sudah makan malam dna berkumpul diruang Tv biasanya untuk kumpul saja. Dan dikagetkan dengan ajuan Caisar yang mengatakan ingin pindah tak lagi ingin disini. “Apa paman melukaimu tanpa paman sadari? Atau paman tidak membuatmu nyaman?”Tanyanya lirih.


“Benar nak? Ada apa? Kenapa mau pindah. Lebih baik disini saja.”Ujar Rani kepada Caisar.. Gerry tak kalah kaget akan ucapan Caisar.


“Bener kata mak sama bapak gue. eh mama papa hehe. Mending disini aja Sar gue punya temen disini. Bisanya Cuma mama doang temen gue rebut. Kalo ada loe kan ada Cessy yang bakal jadi temen rebut gue.”Ujarnya terkekeh. Cessy mendengus disana.


memang Gerry suka sekali menganggu dirinya.


Caisar tersenyum tipis.”Kalian sangat baik.”Jawabnya. ia menatap mereka tulus.”Tapi aku sudah mendaatkan kosan yang cukup untuk kami, tadi aku mendapatkan gaji pertamaku menjadi ketua osis, lalu diperpustakaan jadi kalian tak usah khawatir. Aku tidak mau banyak merepotkan kalian.”Ujarnya lirih.


“Mana ada repot. Kamu yang kerepotan pasti karena Gerry yang terus aja memberatkan kamu.”Ujar Gefri. Gerry mendengus disana. “ Lagi puka jika disana kalian akan kesepian mending disini saja.”Lanjutnya.


“tapi kosannya sudah aku sewa bi, paman,”Ujarnya lirih. Sebenarnya ia sangat nyaman disini tapi harus bagaimana lagi? merka tak ada ikatan darah sama sekali, bukanya meragukan ketulusan ayahnya dan ibunya Gerry, melainkan menyadarkan diri itu lebih baik. Ia tak mau terlalu banyak merepotkan orang lain lagi., selama ini juga ia hidup tak merepotkan orang lain, jadi ia memilih hidup dengan kehidupan barunya.


Setelah perdebatan panjang mengakhirkan mereka pasrah akan pilihan Caisar. Besoknya Caisar dan Cessy meninggalkan rumah itu. Cessy menurut kakaknya saja, lagipula ia juga bergantung pada Caisar. Caisar juga tak melarang jika Cessy masih mau dengan keluarga Gerry namun Cessynya yang tak mau meninggalkan sang kakak.


Kosan kecil yang berisihkan dua kamar kecil, satu kamar untuk Cessy dan satu milik Caisar, lebih baik dari rumah mereka dulu sebenarnya tapi rasanya beda, ada juga ruang tamu kecil dan kamar mandi kecil. Ada dapur juga.. ini lebih kepada kosan bedengan yang berjejer. Harganya sangat murah. Dua juta dalam satu tahun. Caisar membayar kontan dikalah itu, sebab uangnya cukup, masalah makan ia akan kerja lagi nanti.,

__ADS_1


...----------------...


Sudah sebulkan ini Cleo hidup dirumah ayahnya, tapi selalu bertanya dimana kakak-kakaknya tapi ayahnya hanya bilang meteka akan menyusul tapi sampai sekarang tak ada tu mereka kemari. Ia juga sangat disayangi oleh oleh sosok wanita yang dipanggil ibu olehnya, lebih tepatnya sangat disayang hingga ia tersesak akan rasa itu.


Dilain sisi saudara tirinya Nampak sangat membencinya, bahkan ada satu ketika seminggu lalu ia didorong kekolam renang, untung saja ia ingat bagaimana caranya berenang. Meski tak terlalu bisa ia belajar dan berusaha hingga ia selamat... tak memungkiri ia hampir mati.


Ada juga kemarin ketika ia turun dari tangga ada minyak hingga ia terjatuh. Dahinya dijahit Karena terluka parah, lagi-lagi itu ulah saudatra tirinya yang kejam. Saudara tirinya ada tiga. 1, Raka Holzer, anak dari ibunya, istri baru ayahnya Erik. Itu anak Viona dan suaminya yang pertama dulu, ada juga anak ke2 bernama Riki Horzel, anak vinona dengan suaminya terdahulu juga, dan ada juga Roni Horzel anak ketiga dirinya dan suami ya terdahulu. Mereka kembar tiga.


“Hey anak jalanan..!” Cleo yang termenung dikagetkan oleh tiga anak yang datang mendektainya dnegan menatapnya tajam. Cleo disana menatapnya diam terutama Riko yang sangat-sangat suka menyiksanya,.


Ketiganya menatap Cleo benci. Mulai dari datangnya dia sampai sekarang ibunya sangat mencintainya padahal sama diri mereka anak kandung saja tidak pernah tu disayang, dipeluk saja tidak pernah membuat mereka sangat iri.


Cleo tak hiisa mengelak dikarenakan kaget. Itu mereka taru disalam balon yang ia tak tau tadinya. Ia merasa seluruh badannya bauh dna isi peritnya ingin keluar semua. Hahaha...


“Rasakan itu anak jalanan..!” Ujar dari Roni tertawa paling kencang. Raka? Ia tersenyum paling jahat disana.


“Kalian apa-apaan si?”Cleo mengepalkan tangan. Uwekkkk. Ia tak tahan hingga kembali muntah. Ketioga anak nakal itu kembali melemparkan Cleo dnegan air busuk racikan mereka hingga Cleo merasakan matanya terkena semakin menambah kelinglungannya.

__ADS_1


“Perih hiks hiks.. kakak—hiks hjiks.”Ia menangis kencang,. Dimana ia masih kecil.mentalnya masih dibawah umur. umurnya masih 7tahun.”Mereka jahat kakak hikls jhiks.. kakak mata Cle perih.”Teriaknya paik disana


Ketiganya tak peduli.


“ Itu rasakan karena sudah masuk kerumah kami. Orang miskin tetap tidak kan pantas masuk kerumah ini.. anak jalanan kembalilah kejalanan, jika kamu tetap disini kami jamin jika kamu tidak akan pernah lepas dari siksaan kami.”Ujarnya Raka tajam.”Awas jika kamu mengadu dengan ibu, aku pastikan jika kakak-kakakmu disana ku bakar rumahnya.”Ujarnya tajam dan pergi meninggalkan Cleo menangis dan terlepas karena muntah terus dari tadi. Mana matanya perih,


Hiks hiks.”Kakak Cleo mau pulang kakak.”Lirihnya mengusap matanya perih. Air matanya terus jatuh mengalir.,


“Kakak hiks hiks Cleo mau kakak.. jemput cle kakak hiks hiks, maafkan Cle kakak.”Ujarnya lirih disana. ia mengepalkan tangannya.


“Nona...!!!” Pnaik orang dari lain arah berlari menghampiri Cleo.


Wueek, belum sampai ia sudah mual duluan tapi ia tetap mendektai Cleo dengan rasa sedih.


”No- ueek. Mona apa yang terjadi? Kenapa bisa begini?’Tanyanya lirih.


Cleo disana menangis meraung dengan mengusap matanya perih. Pelayannya disana membantu Cloe berdiri tapi ia tak juga mau memegang Cleo karena jijik. Hingga ia hanya memegang ujung baju Cleo yang belum terkena kotoran.. Cleo disana diam tak juga bergeming.

__ADS_1


Ia menangis keras.”Huaa kakak aku mau kakak. aku mau pulang hiks hiks. Kakak..”Teriaknya menangis kejar tak mau hidup begini. Ia selalu diperlakukan manis meski dengan serba kekurangan berbeda disini meski hidup serba kecukupan mentanya dijatuhkan.


Dilain sisi Caisar merasakan dadanya nyeri entah kenapa. “ Tunggu sebentar., kakak akan menjemput kalian..”Gumam Caisar lirih. Ia memang sedang mencari tau dimana orang tuanya tinggal. Ia berjanji akan membawa adik-adiknya pulang tapi apakah adik-adiknya mau??”


__ADS_2