
Disisi lain dua orang tadi menatap kepergian Farel jauh dnegan tatapan sulit diartikan.” Bos kenapa masih mau jaga dia? Padahalkan yang nyuruh bos juga nggak tau Kalo bos nggak ngelakuin yang dia suruh??” Ujarnya tangan kananya menatap sang tuan yang terlihat menatap Farel jauh. yah mereka yang membantu Caisar tadi.
Bosnya terlihat tersenyum.” Kau benar tetapi ada hutang nyawa yang belum terbalaskan. Lagi pula dia sudha membayar kita 5juta jadi dalam jangka satu tahun mendatang, kita masih terikat harga pantas untuk menjaga mereka.”” Jawabnya tenang.
Tangan kanya menatap bosnya menggeleng.”Tapi bos yang kita jaga itu sedang bermasalah dengan orang terkaya bos, dia keluarga Cristo kan???” Tanyanya pelan.
Tuannya terdiam menatap langit.”Mereka dalam catatan sudah melakukan banyak kejahatan akan tetapi tidak pernah kena hukuman bahkan mereka lepas dalam beberapa waktu saja dengan mudahnya seakan itu hanya angin lalu. Jika kita berlawan dengan mereka kita yang akan terancam.”
Bosnya mendengus.” Kau lupa aku siapa?”Tanyanya. ia tertegun dan terdiam melihat bosnya. Itu bosnya adalah jendral peperangan diperbatasan Negara awalnya dulu akan tetapi ia dipecat secara tidak hormat dikarenakan dituduh mencabuli anak dari jendral besar lain, padahal ia yang dijebak, Jadilah ia dikeluarkan dalam dan dipecat secara tidak hormat ditengah perbatasan peperangan. Mereka kejam dan itu membuat ia benci banyak orang.
Dirinya tu tak pandang bulu dalam membunuh atau menyerang Ia dikenal pembunuh bayaran sebenarnya bulan penjaga atau bodyguard dari jauh..!!! jika kalian pikir dia jajaran orang pembunuh bayaran yang baik kalian salah. Ia akan membunuh siapapun, benar atau salah.
Jahat atau baik jika sudah dibayar maka ia akan bergerak. Tetapi satu hal, dia terkenal dengan harga dan bayaran yang mahal dalam membunuh. Ia bisanya disuruh oleh orang-orang kelas atas dalam membunuh rekan kerja atau juga musuh. Ia sudah sangat terlatih dan juga terkenal mahal dalam membunuh dikarenakan talent dan kerjaannya yang rapi tampa meninggalkan secuil bukti sekalipun. Semua mati tanpa ada yang curiga jika itu adalah dilakukan oleh pembunuh bayaran atau dari misi sekalipun, jikapun ada maka mereka tidak akan pernah menemukan siapa dalang sebenarnya.
...----------------...
Dunia lain, didunia dimana Cessy yang sedang diingat dan dibicarakan menatap kedepan, ia menghela nafas. disini sudah malam dan ia memilih keluar, ia jalan dengan pelan menelusuri jalanan yang masih sangat ramai dikarenakan perayaan Halloween disepanjang jalan, ia juga sering ditawarkan beberapa makanan dan lainnya. Tapi ia tidak terima sebab tau jika isinya hanyalah pembunuhan haha. Yah sesuai tema yang ada...
Lucu si ia menyukainya tetapi tidak untuk menikmati suasana ini.ia memilih duduk disalah satu café memesan satu kopi hangat dan juga kentang goreng. Tak lupa dua burger dan juga dua hotdog.. ia menghela nafas menatap kedepan dikarenakan memang hanya dibatasi oleh dinding kaca. Ia bisa melihat diluar ada sangat banyak orang yang bersorak main dengan mengenakan kostum-kostum anehnya.
"Ini Tuan pesanannya.” Suara itu membuat Cessy mengangguk tanpa menoleh, lalu sesaat ia mengambil late miliknya melirik pelayan tadi.” Oh iya saya lupa, pesan satu minuman es lemon teh satu yah..” ia mulai memakan kentang gorengnya. pelayan itu mengangguk malu. Wajahnya Cessy sangat tampan batinya.
Tak berselang lama Cessy merasa kursi didepanya bergerak, ia mengerutkan keningnya lalu menatap sang pelaku. Ia terdiam. Sosok itu tersenyum cerah.
” Wahhhh Kai...!! kamu disini?”Tanyanya dengan sorak gembira melihat Cessy yang didepanya.
__ADS_1
Cessy mendengarnya tertegun, ia melirik gadis didepanya itu terdiam sesaat. Gadis itu tersenyum manis.”Eh kamu udah lupa yah sama aku? Kenalin nama ku Jiso..” Ujarnya pelan. Ia terlihat sangat manis dan anggun tapi tak bisa menutupi aura kebahagiaan diwajahnya
Cessy yang mengunyah dan memakan kentang gorengnya mengangkat tanganya menampilkan tanganya ada sedikit minyak. Ia mengambil satu tysu dan juga membersihkan sebentar,” Maaf nona sepertinya anda salah orang. Saya bukan Kai.”Ia yakin yang dimaksud gadis ini adalah kakaknya Caisar tetapi yang ia pertanyakan siapa kakaknya gadis ini?? Apa kakaknya pernah memiliki hubungan dengan perempuan selain Disya?
Gadis yang bernama Jiso itu mengernyit menatap Cessy.”Kamu Kai saya masih ingat kok, kamu lupa sama saya? Eh aku maksudnya. Aku dulu pernah nyewa kamu untuk kencan---..:” Ia menyebutkan kata terakhirnya sangat pelan.
Cessy tertegun mendengarnya.”Menyewa kencan?”tanyanya berbisik kaget,,. Kakaknya membuka sewa kencan? Ia baru tau hal itu. Kenapa kakaknya menyembunyikan hal ini? apa benar yang dimaksud perempuan dihadapannya adalah kakaknya Caisar?
Jiso dengan pelan mengangguk polos.”Iya dulu pas aku jadi kakak kelas kamu hehe, aku sewa kamu buat kencan dan kadi pacar pura-pura satu hari aku itupun aku paksa soalnya kamu nolak,Tapi karena kamu butuh uang buat pengobatan adik kamu sakit mangkanya kamu nerima aku. Yah mungkin karena udah lama mangkanya kamu nggak ingat.” Ujarnya sedih. Ia masih sangat mengingat hari itu tetapi kenapa Caisar tidak mengingatnya.”Tapi kamu sekarang lebih ganteng dan Cute yah Kai,.”Ujarnya tersenyum tipis.
Cessy mendengarnya mencerna situasi, ia memakan kentang gorengnya pelan. Kakaknya rela jadi korban kencan sewa dan pacar pura-pura demi adiknya sakit? Adiknya yang mana? Jangan-jangan kak Rafanya yang memang suka sakit? Ia mengangguk pelan.”Maaf aku lupa.” Ia tak bisa mengatakan identitasnya disini.”Tapi aku benar-benar bukan Kai. Aku Morgan. Momo.”Ujarnya pelan.
Jiso tertegun menatap Cessy., cessy tersenyum tipis lalu berkata.”Tak apa jangan sungkan anggap saja aku Kai mu tidak apa. Jangan bersedih.”Ujarnya menepuk kepala Jiso dengan tangan yang tak ada minyaknya. Ia tersenyum manis sangat tau tabiat perempuan yang suka overthinking atau suka sekali membuat hatinya sakit.
Jiso tersipu dibuatnya tapi ia masih yakin dihadapannya adalah Caisar. Ia diam tak menolak atau membantah mungkin Caisar masih malu mengakuinya batinnya. Ia menatap kearah makanan Cessy dengan tatapan mau.
Ia gagap Ketika ditawarkan. Ia mengangguk lalu mengeleng sebentar..
Cessy tersenyum tipis dibuatnya. Gadis didepanya sangat-sangat imut dan lucu, apalagi dia yang mengenakan tubuh mini eh maksudnya dirinya saja yang tinggi. Ia memberikan satu buah hotdog milknya kepada gadis didepanya,.”Makanlah. aku punya dua kau bisa memakannya tetapi bentar aku pesankan minum dulu supaya kau tidak tersedak saat makan.” Ujarnya menyuruh pelayan memesan minum lagi, tetapi pelayan yang tadi ia pesan minum sudah smapai ia pun memesan lagi membuat pelayan itu mengangguk.
Cessy memberikan minuman yang baru sampai pada Jiso.”Minum punyaku dulu saja .. tak apa belum ku minum.”Ujarnya memakan kentang gorengnya. Jiso tersenyum binar mengangguk memakan miliknya yang diberi Cessy.
Cessy diam menatap kearah jalan lagi. ia menghela nafas., kenapa disaat ia ditemani sekalipun ia masih merasa kesepian?? Yatuhan ia merindukan kakaknya Caisar untuk bertanya apakah kakaknya benar—benar pernah melakukan hal memalukan ini untuk mencari uang?
Jika ia maka ia akan membuat ini salah satu bahan ejekan untuk kakaknya. Yah adik lucnat memang haha.
__ADS_1
Tapi sisi hati lain Cessy ia merasa mitos. Kakaknya melakukan banyak hal untuk adik-adik nya.
“Kai nggak makan? Kok ngelamun?”Tanyanya Jiso menatap Cessy menatap jalanan.
Cessy meliriknya dan mengeleng mengambil satu burger ukuran besar.”Aku hanya teringat tanah air.”Ujarnya pelan Jiso mengangguk memakan makanannya imut.
Terlihat Jiso memakannya pelan dan cukup kesulitan.”Kenapa tidak enak?”Tanyanya Cessy melihat ekspresi nya jiso. Jiso melotot dan menggeleng.”Ini sangat enak. Tetapi ukuranya sangat besar.”Ujarnya tersenyum.
Cessy mendengarnya menutupi matanya.”Makanlah aku tidak lihat.,”Ujarnya.
Jiso mendengarnya tersipu lalu memakan ,makanya cepat membuka mulutnya besar. Cessy tersenyum tipis tau yang Jiso lakukan,”Sudah?”Tanya Cessy.
:Hum..” Cessy membuka matanya melihat Jiso yang terneyum lalu menutupi mulutnya yang terlihat sangat besar karena makanya yang besar. Cessy jdi terkekeh mengambil tisu dan membersihkan lengannya Jiso. Jiso kaget.”Nanti kamu mengucek mata atau wajah jadi pedas dan tak nyaman. Makanlah yang benar,” Ia bicara seperti bicara dengan Cleo.
Jiso menahan nafas menatap Cessy. Cessy tak sadar akan perlakuannya semakin membuat gadis didepanya jatuh hati..
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Triple Up atau cukup?