
Jangankan mendapatkan keluarga yang bahagia. Cleo bahkan masih berwarna merah ia yang mengurus dan memberi susu adalah Caisar. Caisar harus membagi waktu untuk bekerja dan mengurusinya. Saat itu Cleo kadang juga harus minum air beras yang sedang direbus karena Caisar tidak mampu membelikan dia susu formula khusus bayi, mau beli yang murah Caisar takut akan membuat Cleo sakit.
Sejak kecil Cleo tidak memiliki orang tua, bahkan mungkin tidak tau siapa ayah ibunya, dan saat tau siapa orang tuanya pun cleo malah mengalami hal buruk membuatnya trauma. Ibu dan ayahnya hampir saja membuat Cleo mati ditangan anak anak mereka dengan pasangannya yang lain. Cleo yang malang bersykurlah mendapatkan keluarga yang baik dan menerimanya dengan baik.
“ oh iya. Ada kabar baik.” Ujar caisar kepada Fardand an Dwi. Fardand an Dwi menatap caisar dengan menanti.
Caisar tersenyum haru.” Farel sudah bangun dari komanya, dia udah dinyatakan sadar.” Ujar Caisar tersenyum manis.
Fardan dan Dwi mendengarnya menutup mulut tidak percaya. Mereka menatap caisar dengan tatapan rumit dan tak sadar.” Kamu serius? Farel sudah bangun? Sudah sadar?” Tanya Fardan kepada caisar shok. debab dari perkotaan farel akan sadar cukup lama, tapi ini dia sudah sadar.
“ kak farel sudah sadar? Sudah bsia ajak Cle main lagi dong?” Tanya Cleo semangat karena juga ikut bahagia.
Caisar mengangguk.” Tapi dia kehilangan ingatan dia, yang artinya dia amesia.” Ujar Caisar menghela nafas.” dia amesia 99persen, yang berarti dia melupakan semuanya, dia seperti bayi lagi yang nggak tau apa apa, jikapun dia ingat kosakata dia mungkin lupa gimana bentuknya. Contohnya seperti buku, pulpen,dia lupa semuanya.” Ucapan Caisar bergetar saat menjelaskannya.,
Dwi mendekati caisar dan menatap caosar prihatin. Fardan pun menatap Caisar prihatin. Caisar mengusap air matanya yang jatuh.” Nggak apa apa. Kita bisa mulai semuanya dari awal yah sayang.” Ujar Dwi nanar mengusap kepala Caisar. Ia sudah mengaggap Caisar anaknya sendiri.” Kau sekarang nggak sendiri lagi, ada mama, ada papa dan ada fadly yang bakal bantuin kamu. Semua nggak seberat yang kamu bayangin. Rafael akan kembali kayak dulu.” Ujarnya kepada Caisar menenangkan.
Caisar tersenyum mengusap air matanya nanar.,” iya. Farel akan kembali kayak dulu lagi. makasih yah ma pa. udah dukung dan selalu mau bantu Caisar. Maaf udah ngerepotin kalian.” Ujar Caisar nanar dan jiga lirih kepada Dwi.
Dwi menggeleng.” Kamu nggak ngerepotin. Kan mama udha bilang, karena adanya kalian kami jauh lebih baik dari sebelumnya yang artinya kalian itu karunia terindah dari Tuhan buat kami. Terimakasih yah karena sudah hadir ditengah tengah kami. Mama sayang sama kamu.” Ujar Dwi memeluk Caisar.
Caisar menangis dipundaknya Dwi. Dwi tidak bisa tidak ikut menangis. Dwi merasa apa kepahitan yang Caisar alami saat ini. ditambah Caisar menghidupi dan membesarkan Farel dengan semua usahanya,, tapi tiba tiba keadaan Farrel begitu buruk. Caisar harus mengulangi semuanya lagi, ada banyak memori yang farel hilangkan. Ada banyak yang Fariel lupakan dari masa kemasa saat kebersamaannya, dwi paham Caisar saat ini sangat sedih dan butuh pelukan.
Caisar menangis tidak bisa menahan diri, merasakan ada punggung dan tangan yang mengulur padanya. Dipelukan dwi sangat nyaman, ia merasa seperti ada tangan yang melindungi dan mendukungnya.
Selama ini Caisar selalu berusaha dan berjuang sendiri karena itu ia terlihat lemah. Caisar merasa ada orang tua. Dirinya merasa ada sandaran untuk dirinya mengadu.
Terimakasih Tuhan.
...----------------...
Fadly menggendong Cleo menuju mall. Cleo terlihat mengantuk dan juga beberapa kali menguap tapi Fadly malah tidak peduli. Ia terus saja berjalan menuju lantai atas. Cleo mengusap matanya pelan.” mau kemana sih? Cle mengantuk.” Gumamnya pelan dan juga sendu kepada Fadly.
Fadly mengusap pelan kepala Cle.” Temenin gue buat ketemu temen Cil. Sabar.” Ujar Fadly.
Tadi Cleo sedang tidur malah di angkut oleh Fadly, pamit dengan Dwi katanya Cleo meminta beli eskrim padahal tidak ada. Cleo yang mengantuk hanya mengangguk linglung.
Sampai di restorann Fadly melihat sekeliling, ia segera duduk di salah satu tempat duduk yang sudah berisikan beberapa orang disana. fadly menghela nafas pelan.” Loe kenapa bawa bocil ngap?” Tanya teman Fadly melirik Cleo yang fadly bawa.
Fadly meliriknya malas” loe coba lihat sekarang jam berapa.!!!” Tegas fadly. Mereka mendelik melirik jam, sudah jam 9 malam.
__ADS_1
“ dirumah ada bonyok gue, kalo pamit nggak bakal di izizinin sama mereka,. Mangkanya gue ajak nih bocil, alasannya dia mau beli eskrim.” Ujar fadly pelan dan malas.
Cleo mendengarnya melotot kan matanya.” ih kok abang gitu sih? Masa Cle diperalat.” Ujar Cleo memajukan bibirnya kesal.
Fadly terkekeh pelan melihat Cleo yamng segera melotot mendengar ucapannya.” Duh Cle ini darurat. kalo tidak begini nanti gue nggak bisa keluar.” Ujar Fadly kepada Cleo pelan.
“ Emang urusan apaan sampek bawa bawa Cle? Clle kan ngantuk mau bobo.” Jelas Cleo mengiap pelan di sana.
" Ada deh. bocil nggak sudah tau." Fadly menutupi bibir Cleo yang menguap bak kuda.
Teman temanya malah terkekeh melihat Cleo yang terlihat imut. “ halo Cilik. Nama kamu siapa? Kenalin nama aku Haikal, temannya bang Fadly. “ ujar Haikal tersenyum kepada Cleo.
Cleo melirik Haikal malas/
.” Cilik cilik. Nama Cle itu Cle. Cleo, Cleo bukan merek makanan. “
“ Itu Oreo.” Potong Fadly.
Cleo malah terkekeh mendengar fadly yang terdnegar kesal. “ ih abang.” Rengeh Cleo.
Fadly nalah terkekeh gemas pada Cleo.
Haikal mengawil lengan sosok di sebelahnya.” Lucu banget ye kan. itu adik angkat loe yah Fadly. Ih gemes mau dong satu tukar Sama adek gue bisa nggak sih? Tukar tambah gitu.” Ujar Haikal geregetan. Ia punya adik tapi tidak ada imut imutnya dimata Haikal. Mana yang ada menyebalkan.
Memang sih adik kita itu akan terlihat menyebalkan dimata kita seorang kakak dan akan di pandang lucu oleh orang lain.
“ nih bocil nyebelin. Suka jawab ucapan orang lain tau nggak.” Ujar Fadly meraup wajah Cleo. Cleo menepis tangan fadly diwajahnya kesal. Fadly malah terkekeh. Haikal malah tersenyum melihatnya.
” Habisnya bang fadly suka bikin kesel deh. Lihat nih. Kalo bisa nih mau tukar tambah abang aja bisa nggak? Yang speaknya manteb dan nggak nob.” Ujar cleo polos.
Hahaha. Tawa Haikal membahana disana mendengar ucapan Cleo. “ emang gue apaan dibilang gitu? Dikira gue HP jadul apa?” Tanya Fadlky melotot kepada Cleo.
Cleo meliriknya malas.” Emang. Hp Nob yang masih 3G eh 3G udah dihapus sama pemerintah yah dan udah nggak ada lagi ups... “ ujar Cleo pura pura polos
“ gila. Adik loe pinter banget ly ngerosting.” Ujar Haikal bertepuk tangan.
Fadly mendesis.” terlalu pinter nggak baik Kal. Soalnya suka jawab ucapan orang tua. Dia nya kek orang tua juga.” Ujarnya melirik Cleo malas.
Cleo disana hanya memandang fadly lempeng. “ apa loe lihat gue gitu? Nggak ngaruh sorry.” Ujar Fadly malas kepada Cleo.
__ADS_1
Cleo menghela nafas pelan mendengar ucapan fadly. Haikal melirik di sebelahnya.” Oskar diem baek gue lihat. Mangap napa mangap. Ngomong.” Ujar Haikal kepadanya kesal.
Oskar ini typekal lelaki yang tidak suka bicara jika tidak penting. Bisa dikatakan ekpresinya sedikit dan hanya bicara seperlunya saja. Tidka dingin tidak hanya saja memang wataknya yang irit bicara.
Oskar melirik Haikal malas dan menatap Cleo bingung. Cleo melirik Oskar yang memandangnya. “ gue Cuma ingat ingat gitu, perasaan dia ini mirip sama anak kecil yang dulu loe bawa itu kan Ly?” Tanya Oskar bingung.
Fadly berdehem.” Iya, tapi bapak gue sayang sama dia eh jadi di adopsi. Biasa anak pongot.” Fadly menibak rambut Cleo hingga kusut kedepan.
“ Ih bang Fadlky. Cle aduin yah sama mama papa kalo abang bilang Cle anak pungut. Hua.” Cleo berteriak disana.
Fadly gelagapan membekap mulut Cleo. “ jangan teriak njir. Malu gue “ ujar fadly berbisik.
Cleo meludah tangan Fadly yang menutup mulutnya. Fadly segera melepaskan tanganya dari mulut Cleo. Cleo meliriknya kesal dan malas. Fadly melotot menatap telapak tangannya.” Sialan. Loe yaampun jorok banget.” Ujar Fadly kesal kepada cleo.
“ jangan kasar kasar ngomong sama anak kecil” ujar Oskar menarik tangan Cleo agar di dekatnya. Dan memangku Cleo
Cleo memegang kera baju Oskar melirik fadly takut. “ lagian loe yang salah juga ngomong sembarangan. Fadly mulut loe yah.” ujar Oskar mengusap kepala Cleo menenangkan.
Fadly menatap Oskar tajam dan menarik tubuh Cleo di dekatnya lagi. Cleo memeluk Oskar lebih erat.” Jangan peluk cowo sembrangan Cleo. Nggak boleh.” Ujar Fadly.
Fadly tidak suka. Oskar melihat fadly menarik Cleo pun menepuk tangan fadly kesal.” Loe kasar banget sama anak kecil. Fadly lepas dia takut.” ujar haikal kepada Fadly.
“ lepasin dulu adek gue,.” ujar Fadly kesal dan masih menarik Cleo.
“ ih abang sakit. Ini lepas ih. Sebel deh.” Cleo kesel melirik Fadly dna melepaskan diri memilih mendekati Fadly. Fadly mengucap tangannya di tysu dan menatap Cleo tajam. ia mengusap tangan Cleo dengan tisu basah.” Jangan peluk cowo sembarangan. Gue nggak suka..!!! itu nggak baik buat cewek.” tekan Fadly melirik Cleo yang cemberutnya di hadapannya.
Cleo menepis tangan fadly ditangannya. “ cleo juga nggak suka dikasari. Nggak suka dibilangin kasar, nggak suka semuanya. Cle nggak suka diboongin. Semuanya nggak suka. kata bang Kai kalo ngomong kasar sama cle itu tanda nya orangnya nggak baik dan bang fadly nggak baik.” Kjelas Cleo pelan.
Fadly menghela nafas.” maaf.” Ujarnya.
Cleo meliriknya dengan malas.” Maaf tu ibaratkan kata abang nyoret kan tulisan yang salah dengan tinta di atas kertas. Yang artinya abang harus nulis di kertas lain dengan tulisan yang benar. Jadi nggak ada yang sama lagi meksipun udah dibenarkan dalam tulisan atau deretan yang lain. Jangan dibiasakan buat salah terus diulangi. Soalnya corekan yang terlalu banyak aja nggak diterima sama guru.” Ujat Cleo dengan pelan.
Fadly menatap Cleo tersneyum, mengangguk.” Iya iya. Bawel.” fadly mengusap kepala Cle.
” Baru udah diomongin masih juga ngomong gitu. Cle nggak bawel loh.” Ujar Cleo kesal. Haikal menggeleng pelan dibuatnya.
” Kebahagiaan sendiri buat kita sebagai abang bikin adik kita marah sedih dan ngambek. Emang deh mainan terthebest buat adik adik kita kesel.” Ujar Haikal terkekeh melirik oskar.” Jangan iri ye. Solanya anak Tunggal nggak bakal tau rasanya.” Haikal tertawa usia mengatai temannya sendiri...
Oskar malah meliriknya malas. Memanglah dirinya anak tunggal tak ada adik dan kakak sebab ibunya trauma melahirkan. Karena itu ia tidak ingin mengandung lagi dan mengangkat rahimnya agar tidak kembali hamil. katanya takut kebobolan. Dan akhirnya Oskar anak tunggal yang di sayang sepenuh hati.
__ADS_1
Tapi juga dituntut akan banyak hal. sebab dia harapan satu-satunya.