Bukan Pangeran

Bukan Pangeran
Rekan kerja


__ADS_3

Cessy menatap rumah willy yang super mewah, pantas saja Willy selama ini sombong karena kekayaannya., jika dilihat lihat rumah willy ini seperti istana di dalamnya. Rumah Jems juga besar dan megah, tapi jika rumah Willy ini aslinya benar benar mengkilau.


“ kau membawa siapa Sun?” Cessy menatap perempuan cantik menuruni tangga menggunakan dres merah merona, rambut terurai dan menatap Willy lembut.


Willy di sebelah Cessy menatap perempuan tersebut tersenyum.” Ini teman aku moms. Tadi dia lewat didepan rumah kita, bentar lagi akan ada badai salju jadi aku ajak saja menginap di rumah kita. boleh kan?” Tanya Willy.


Moms? Cessy melebarkan mata melirik Willy. "Dia ibumu?” tanyanya.


Wlly mengangguk menatap Cessy polos.” Who daebak, gue pikir kakak loe, cantik banget.” Ujar Cessy kagum, dirinya saja insecure sebagai perempuan,


Ibunya willy mendengarnya terkekeh mendekati Cessy. Bayangkan saja, kulitnya sangat mulus, tubuhnya ramping dan juga berisi di tempat seharusnya saja, “ dia nyokap gue Mo. Jangan sampek loe suka sama mak gue.” ujar Willy kesla kepada Cessy yang mata jelalatan.


Cessy melirik willy cengengesan.” Gue Cuma bilang mak loe cantik.” Ujar Cessy.


Ibunya willy terkekeh mendekati cessy.” Siapa nama kamu? Nama saya Loli, ibunya willy.” Jelasnya memperkenalkan diri kjepada Cessy.


Cessyy segera menyalami tangan Loli ibunya Willy sopan.” Nama saya Morgan tante.” Ukar Cessy mencium tangan Loli. Loli tertegun mendapatkan prilaku begini dari Cessy.


Plak.


” mak gue anj nggak usah modus loe pakek acara nyium tangan Mak gue lama banget lagi, Gue kan udah bilang dia nyokap gue. loe kena geplak sama bapak gue tau rasa loe. Bapak gue galak.” Bisik Willy menjitak kepada Cessy.


Cessy meringis melirik Willy.” Gue Cuma nyium tangan Mak loe biar sopan bukan modus. Demi Tuhan gue nggak ada niatan jadi pebinor alias perebut bini orang.” Ujar Cessy mengelak.


Loli terkekeh mendnegar perdebatan keduanya.” Udah udah.. kalian ini kenapa jadi rebut si. Willy ajaklah Morgan ke ruang makan terlebih dhaulu, kita makan malam,. Mama panggilkan dulu papa kamu yah.” ujarnya lembut penuh sayang.


Willy mengangguk patuh” siap moms.” Ujarnya menarik Cessy agar menjauh dari ibunya..


Cesys meringis menatap Willy yang menariknya.” Pelan pelan njir. Tangan gue Cuma satu nggak ada sarepannya.” Ujar cessy kepada willy.


" brisik deh. Cepetan ikut gue.” ujar Willy.


Cessy menghela nafas sabar menatap tingkahnya Willy


Loli malah terkekeh melihat cessy dan willy yang terlihat rebut.” Saya baru tau jika teman willy ada yang cantik tapi tampan begitu.” Ujarnya pelan. sejak dulu willy tidak pernah terlalu aktrab dengan orang lain. sempat pernah akrab dengan temannya saat sd dan SMP. Tapi rata rata dari mereka mengkhianati Willy.


Hingga akhirnya Willy sulit percaya dengan orang lain, dia akan pelit dengan sesuatu hal, berfikir untuk tidak terlalu mempercayai orang lain. Terakhir willy membahas temannya saat kelas dua SMP, selebihnya tidak sebab dia menjebak Willy untuk mengonsumsi obat obatan terlarang dan Willy tidak mau.


Willy tidak ingin terjerumus di dunia kelam. Mau bagaimana pun dirinya akan sangat buruk jika usai bergabung di dunia buruk tersebut.


Apalagi ayahnya sangat ketat menjaganya agar tidak memasuki dunia dunia malam, dulu pernah sempat Willy ketahuan merokok oleh ayahnya langsung kepalanya di tempeleng oleng ayah ya, bukan hanya ayahnya saja tapi juga dengan teman teman ayah nya yang super galak.

__ADS_1


Loli menggeleng pelan segera menuju tempat suaminya bekerja, ruang kerja yang berada di lantai satu tak jauh dari ruang tamu. Alasannya agar orang yang hendak menemuinya tidak usah jauh jauh lagi dan tidak terlalu melihat isi rumahnya saat ini.


Cessy dan willy sudah brada di ruang makan mereka, sebenarnya Cessy tidak enak hendak pulang, tapi saat ditunjukan keadaan diluar yang sudah sangat lebat saljunya Cessy hanya bisa diam di sini, memesan taksi online sudah dua kali di cancel. mungkin memang karena di luar sana sedang hujan salju dan berakibat kan akan badai salju sehingga orang orang lebih memilih mencari aman saja di dalam rumah,.


Ehem.. suara deheman seseorang yang memasuki ruang makan mengalihkan atensii Cessy kepada jendela yang tirai nya tersingkap menampilkan butiran salju terlihat jelas jatuh. Willy menyenggol lengan Cessy menatap pria paru baya yang datang.


Cessy meneguk saliva kering. Luar biasa, Cessu menatap ayah Willt. Rupanya ayah willy ini adalah sangat tampan, luar biasa, dengan rambut yang hampir semuanya memutih tapi kulitnya sama sekali tidak keriput. masih terlihat gagah dan rupawan.


Dada bidangnya yang terlihat lebar dan kokoh, lengan ototnya yang sangat kentara. Tatapannya tajam menatap Cessy.


Jangan sampai jadi gatal Cessy dengan suami orang!


Dibelakangnya ada Loli yang berjalan santai kearah sebelahnya sang suamii. “ ini mas temannya Willy, namanya Morgan. Dia kayaknya nginep soalnya mau pulang tapi turun salju.” Ujarnya Loli kepada sang suami.


Cessy melebarkan mata mendengarnya. Wah Loli ibunya Willy bisa menggunakan bahasa Indonesia. Sejak tadi ia tidak menggunakan bahasa Indonesia, suami Loli berdehem pelan mendengar ucapan sang istri, menatap Cessy dingin nan datar.


Cessy gelagapan di tatap begitu tajam.” hemm malam om, kenalin nama saya Morgan, bisa dipanggil Momo.” Jelas Cessy


Ayahnya willy hanya berdehem dan mengangguk.” Iya Morgan., ini ayahnya Willy namanya Andes. Dia emang agak pendiam orangnya, agak dingin gitu kayak ada coll cold nya. Tapi hatinya baik loh..” ujar Loli kepada Cessy tidak enak akan sikap suaminya yang diam tak menanggapi Cessy lebih lanjut.


Cessy mengangguk pelan saja tidak membantah atau menyahut lagi. “ ayo ayo dimakan semuanya. '' ujar Loli kepada Cessy dan willy.


Willy menyenggol lengan Cessy.” Makan Mo. Ini enak makanannya, namanya rendang dari makanan Indonesia.” Ujar willy kepada Cessy.


Masakan khas orang minang alias orang sumbar. Dengan perbaduan kaldu dna bumbu bumbu khas dari Indonesia yang membumbui daging kerbau atau daging sapi, khasnya daging kerbau sih. ini sangat terkenal bahkan sampai diklaim oleh Negara tetangga. “ sudah lama berteman dengan willy?” Tanya Andes


Cessy menatap ayahnya willy yang tiba tiba bertanya di sela dirinya berfikir. Tapi jika begini Cessy jadi tau jika ayah Willy ini sangat care sama Willy sampai pada pertemanan anaknya saja juga di awasi biasanyakan orang kaya jarang begitu


Willy sibuk menaruh nasi dan syaur di dalam piring Cessy. Cessy gelisah di tengah orang orang yang tidak ia kenali ini. “ tidak, hanya beberapa bulan lalu kita bertemu.” Ujar Cessy jujur pada Andes ayahnya Willy. Cessy melotot pada willy yang menumpukkan makanan di piringnya. Andes berdehem mendengarnya.


“ tapi pa. Morgan ini sangat keren, dia bisa mengalahkan orang orang dikelas kami, bahhkan masuk ke lima besar juara pararel. Padahal dia hanya anak murid pindahan saja.” Jelasnya willys emangat pada andes.


Andes mendengarnya menatap willy tenang.” Iyakah?” tanyanya.


Willy mengangguk pelan menatap ayahnya.” Iya... Morgan juga beberapa kali memenangkan lomba lomba. “ jelas willy lebih semangat.


Cessy melirik willy tersenyum tipis karena dipuji. “berarti Morgan sangat pintar, tapi mengapa dia mau berteman dengan kamu will?” Tanya Loli mengejek anaknya.


“ yah karena Willy kaya dan tampan seperti papa.” Ujar willy mengibas rambutnya kebelakang.


Cessy terkkeh disana mendengarnya, Willy sangat mengidolakan ayahnya, iya sih ayah dan ibunya type yang tidak tertandingi, sudah kaya, baik dan ramah lagi. Loili menatap anaknya mencebikkan bibirnya kebawah. “ oh iya. Saya rasa pernah dengar nama kamu dari perusahaan Jems. Apa kamu cucunya?” Tanya andes menyahut lagi.

__ADS_1


Cessy mengangguk. Andees menatap Cessy kagum.” Jadi kamu yang mendapatkan tender dari Bram?” tanyanya.


Cessy mengangguk pelan. ia kembali mengangguk mendengarnya.” Saya rasa kamu punya bakat yang cukup bagus di dunia bisnis. Sebab Bram tidak akan sembarang menerima kerja sama jika tidak ada yang membuat dirinya untung, apalagi dari perusahaan kakekmu. Kembangkan bakatmu Morgan.” Jelasnya.


Cessy tersenyum tipis. Willy menepuk pelan pundak Cessuy.” Papaku mukanya aja yang judes dan juga pendiam, tapi hatinya baik sekali kok.” Ujar willy bangga,. Cessy melirik Willy dan mengangguk pelan mendengar gumaman willy membanggakan ayahnya.


Tapi memang ayah ya baik kok, ayahnya yang tidak baik.


“ bagaimana kabar papamu???” Tanya andes lagi.


Cessy menggeleng pelan.” seperti biasa, dia sibuk mengurus perusahaan miliknya.” Jelas Cessy mengunyah tenang makanannya.


Andes menghgela nafas pelan.” Faren itu pernah ingin menjatuhkan perusahaan kami.” Jelasnya.


Cessy melebarkan mata menatap andes.” Tapi sayangnya dia hanya smeut di mata kami. Kamu jangan mengikuti jejaknya.” Jelasnya lagi pada Cessy tegas.


“ jika boleh tau paman bisnis apa?” tanyanya tenang.


Andes mendengarnya menghentikan makannya.” Kamu tidak tau siapa saya?” tanyanya heran.


Cessy menggeleng pelanmenatapnya polos.” Luar biasa. Ayahku padahal sangat terkenal loh Mo. Dia terkenal dibidang perusahaan perhiasan kelas atas dan perhotelan. Kamu nggak tau? Papa bahkan masuk deretan lima besar orang terkaya di dunia.” Ujarnya.


Cessy melebarkan matanya menatap andes negan tatapan kagum.” Wah aku baru tau.” Ujar Cessy pelan. A


Andes mendengarnya mengangguk pelan. Cessy menatap Andes lagi rumit.” Jika begitu apakah kekayaan paman lebih besar dari pada Kakek Jems?” tanya Cessy pelan.


Andes menggeleng pelan.” hmmm mungkin iya atau mungkin tidak, yang kamu lihat di dunia maya kadang berbeda pada faktanya Morgan.” Jelas Andes.


Cessy mendengarnya mengangguk pelan menghentikan makannya.” Ada apa? Apa kamu ingin sesuatu dariku?” tanyanya kepada Cessy tenang. Melihat Cessy yang tiba tiba berubah moodnya.


Cessy mengerjab pelan menatap andes.” Paman bisa kita bicara sejenak berdua saja??? Mungkin katakan saja saat ini saya memanfaatkan paman. Tapi kali ini saya ingin bekerja sama seusatu hal dengan paman, yang pastinya juga akan menguntungkan paman..” Jelas Cessy. Willy menatap Cessy dengan kaget. Lalu menatap ayahnya yang diam menatap cessy kaget. Sontak apa yang di tawarkan poleh anak kecil kerja sama?


Usai dari pemmbicaraan di ruang makan, sangat tidka membuat Cessy nyaman atau kenyang. Berakhir di sini. Di ruangan kerja andes, tidak ada Willy atau istrinya Loli. ruangan penuh dengan banyaknya buku dan berbagai file yang cessy tidak mau tebak. Di sana ada foto keluarga Andes yang cukup besar di dinding belakang kursi Andes, lalu di beberapa bagian lain juga ada foto Willy dan juga dua saudaranya,


“ woh kembar?” Tanya Cessy kagum menatap kearah perempuan dan laki-laki yang ada di sana.


Andes berdehem menduduki kursinya lalu membereskan berkas yang sama sekali belum dirinya bersihkan. Cessy segera duduk di kursi depan andes. Melirik foto yang dibingkai kecil di dekat computer. Foto Loli yang menggunakan bandana imut sedang hamil besar, dibelakangnya ada Andes yang sedang mengurungnya dengan pelukan. Sangat imut dan manis.


Mereka terlihat seperti keluarga bahagia. Cessy jadi mengingat orang tuanya, Cessy bertanya-tanya apakah hanya nasibnya saja yang sial tentang orang tua? jika iya apakah itu adil??


" Jadi apa yang ingin kamu tawarkan Morgan???'

__ADS_1


bagi yah merindukan Andes dan Loli saya kasih yah dia disini untuk pengisian sejenak hoho.


__ADS_2