Bukan Pangeran

Bukan Pangeran
Ungkapan hati Cleo


__ADS_3

Gue up banyak hari ini. masa kalian tidak like?


Erik meringis mengusap tangannya di sana. Cleo melihat ayahnya yang kesakitan berjongkok pun dengan geram memukul kuat bagian mata erik. Erik terpekik terjungkal dari sana. Cleo menatap Erik gemas dan tak suka


“ Cle tidak apa apa?” Tanya Mutiara nanar pada Cleo yang berantakan. Bahkan ikat rambut Cleo kendur dan tak rapi lagi,


Erik menatap Cleo dan teman temanya nyalang.


” Keterlaluan kamu Cleo. Saya papa kamu. Harus diberi pelajaran kamu yah..!!” teriak Erik segera mendekati Cleo lagi. tapi kali ini Cleo di sana memejamkan matanya saat ia menampar wajahnya.


Satu detik.. dua detik.. tiga.. kok tidak sakit? Cleo membuka matanya pelan mengintip. Ada tangan yang menghentikan tangan Erik. Disana ada Fardan menatap Erik nyalang dan Erik menatap Fardan tak kalah nyalang.” Beraninya kau menyakiti putri saya..!” tegas Fardan dan menghempaskan tangan Erik yang hendak memukul Cleo. Untung dirinya tepat waktu jika tidak mungkin Cleo sudah beda cerita sekarang.


Erik menatap Fardan nyaris mengeluarkan urat keningnya.,” dia anak saya bukan putri kamu asal kamu tau. Jadi wajar dong jika saya mau jemput atau mau dia ikut saya.” Jelasnya dengan tegas dan meremehkan kepada Fardan yang mengatai Cleo anaknya.


Fardan mendengus mendengarnya. Cleo di sana segera berteriak.” Dia bukan papa Cle. Seandainya dia papa Cle Cle nggak mau terima lagi. soalnya dulu bukannya papa yang buang Cle? Cle sekarang sudah tau semuanya.” Teriak Cleo kepada Fardan nanar.


Fardan melihat Cleo yang dipelukan Bani nanar dan Fardan terdiam menatap Cleo menangis. Cleo mengusap air matanya pelan.” papa buang Cle dan kakak kakak kan di pasar malam???” Tanya Cleo bergetar.


“ dulu abang Kai nggak mau ceirita sama Cle. Tapi sekarang Cle tau semuanya. “ jelas Cleo terisak pelan.” Cle enggak pernah minta dilahirkan sama Tuhan, tapi Tuhan yang captain Cle. Kalian buang kami dan kalian suruh kak Kai buat jual Cle kan? tapi kak Kai mau Cle buat hidup dan sehat dengan dia jadi dia yang urus Cle. Cle nggak pernah tau apa itu papa mama, yang Cle tau Cle anak bang Kai, bukan papa mama!. Cle cuma tau kak Cessy yang rawat Cle bukan mama atau papa yang ngerawat Cle.” Bisik Cleo lirih kepada erik.


“ papa datang dan bawa bencana. Seandainya kemarin Cle tau papa Cuma bawa bencana dan musibah di keluarga kami. Bang Kai., Cle., kak Cessy. Kak Farel dan kak Dava. Cle mungkin nggak akan mau kenal sama papa. Cle nggak mungkin mau ketemu sama Papa. Papa nggak tau gimana kami bisa hidup dan bahagia, tapi papa hancurkan. Papa hancurin demi ego papa..!!!” teriak Cessy sampai suaranya hilang.


Erik terunyah disana. semua orang terdiam bahkan Bani memeluk Cleo lebih erat disana agar Cleo tenang, mutiara sudah terisak ikut memeluk Cleo. " Udah Cle..." Bisik Bani menenangkan Cleo. Tapi Cleo seakan tuli.


“ Katanya mau bahagiakan Cle. Eh tau taunya buat Cle sama yang lain sengsara. Papa nggak tau kan gimana hidup kami udah sengsara malah ditambah lagi. sekarang kami kehilangan kak Cessy kehilangan kak Farel. Itu karena papa tau nggak..! udah buang anak, diambil lagi bukannya memperbaiki kesalahan eh nambah masalah lagi. kalian pikir kalian berhak begitu sama kami. Kami juga manusia tauk. Kalo nggak mau tanggung jawab seenggaknya jangan buat masalah sama kami. Kasihan kak Kai, kasihan kak Cessy kasihan kak Farel kena tumbalnya.” Teriak Cleo lagi lantang di hadapan Erik

__ADS_1


” kalian Cuma taunya kami anak pinter mangkanya mau diambil, kalian taunya kami Cuma anak yang berguna buat kalian, tapi kalian nggak tau perjuangan kak Kai buat kami bisa sekolah, pagi, siang, sore, malem dia kerja. Kenapa sih kalian egois itu.” teriak Cleo lagi.


Erik diam diam disana menahan teyesan air mata. Ujaran Cleo terlalu dewasa di usianya.


Bahkan Erik kehilangan kata katanya, dadanya seakan di tusuk ribuan anak panah menyakitkan.


” kalian masih kecil, nggak tau apa apa masalah orang dewasa Cle.” Ujar Erik disana mencoba lembut kepada Cleo.


Cleo menatap Erik semakin benci.” iya karena kalian dewasa nimpanin masalahnya sama kami yang kecil. Berapa usia kak Kai papa buang? Dua belas tahun? dengan adik berapa orang? Cuma satu??? Nggak pa. tapi empat. Apa papa mikir gimana susahnya kami hidup??? Papa nggak mungkin mikir soalnya papa Cuma mikirin hidup papa. Cuma mikirin gimana perut papa kenyang. Sedangkan kami disini mikir gimana caranya bisa bertahan hidup. “ jelas Cleo disana berteriak. Bahkan ingus Cleo keluar kemana mana.


Erik merasa lemas di sana mendengarnya teriakan Cleo yang menyiratkan isi hatinya. Fardan bahkan disana terdiam mendongak menatap langit menahan isakannya.


Membiarkan Cleo menjabarkan rasa yang mereka pendam selama ini. Cleo mengusap air matanya tenang.” Sekarang kami udah pisah. Kak Farel hilang ingatan gara gara kalian, sampek dia nggak inget kami lagi, kak Cessy jauh buat cari biaya pengobatan kak Farel. Kak Caisar sibuk sana sini buat kehidupan kami. Bahkan bang Dava hampir gila karena kalian.” Jelas Cleo terisak pelan di sana.


“ Cessy pergi?” Tanya Erik pelan.” Farel ilang ingatan? Dava? Kalian kenapa?? Kok bisa??? dimana mereka sekarang?” Tanya Erik nanar dan juga kaget.


“ kamu.” Erik kehilangan kata katanya.


Cleo menatap Erik nanar dan tegas.” Kenapa? Mau marah? Mau bilang Cle anak Durhaka? Nggak apa apa. Kata kak Disya nggak papa jadi anak durhaka dari pada jadi orang tua durhaka. Soalnya kalo jadi anak durhaka artinya orang tua harus introfeksi diri kenapa anaknya jadi durhaka. Tapi kalo orang tua yang jadi orang tua durhaka. Berarti mereka udah gila, soalnya kambing aja sayang anak masa manusia tidak. Ingat pa kambing nggak pernah ninggalin anaknmya di jalanan demi makan rumput. Yang ada kambing relah nggak makan rumput yang penting anaknya tetap aman di samping dia.” Jelas Disya pelan kepada Erik.


Erik selain tertusuk kenyataan mendengar ucapan anak tujuh tahun di depannya.“ siapa Disya?” Erik bertanya nanar kepada Cleo.


Cleo menggeleng pelan.” papa nggak usah tau. Soalnya kalo papa tau bisa jadi dia jadi malaikat maut papa katanya. Sekarang yang harus papa tau, Cleo bukan anak papa lagi. kalo papa permasalahin Cleo darah daging papa. Demi Tuhan Cle katakan Cle tidak pernah berharap dilahirkan dari darah papa. Dan jika bisa diputar kembali saat cle dikandungan kalian. M,ungkin Cle lebih baik bati saat itu dari pada dilahirkan oleh kalian.” Jelas Cleo nanar dan juga sendu.


“ Cuma satu yang Cle syukuri karena dilahirkan dari kalian. Karena Cle punya kakak kakak yang kuat, di ajarkan buat selalu menjadi anak yang baik. Selebihnya nggak. “ bisiknya menatap lain arah dan Erik disana terunyah dalam hati yang menggelap.

__ADS_1


Perkataan Cleo anak sulungnya berusia delapan tahun bicara sangat dewasa, seakan akan dirinya manusia paling jahat sedunia. Tapi semua itu fakta. Semua itu kebenaran. Erik tidak berkutik. Membiarkan jarum jarum menusuk dadanya. Ini sakit sekali rasanya.


Sesak sekali rasanya. Seorang ayah yang tidak di harapkan dan diminta untuk kembali. Erik paham dirinya memang sangat salah. Dirinya berdosa pada anak anaknya. erik mengerjab kan mata pelan menatap Cleo yang terisak di depan matanya.” papa beneran mau minta maaf Cleo. Papa mau perbaiki semuanya.” Jelas Erik bergetar dengan semua ketulusan dirinya punya.


Cleo menggeleng pelan dipelukan Bani. “ papa kalo semkisal nasi udah jadi bubur, itu Cuma bisa diolah satu kali, kalo udah berkali kali rasanya nggak akan enak lagi. Cle udah nggak mau papa lagi. Cle Cuma mohon sama papa jangan ganggu Cle sama kakak kakak lagi, Cle Cuma minta tolong biar papa nggak sama kami lagi. papa jauh jauh aja.” jelas Cleo nanar kepada ayahnya. Bahkan tangannya menelungkup di depan menatap Erik sesak,


Fardan tidak kuat melihat Cleo yang disana menangis terisak. Ia menatap Erik yang diam menatap anaknya sendu, tatapanya pada tangan Erik terlihat mengepal karena emosi. Fardan tau dia pasti sangat marah, terutama pada dirinya sendiri yang sudah menelantarkan anak sebaik dan secerdas Cleo.


Fardan segera memeluk Cleo, cleo membalas pelukan Fardan. Fardan menggendong tubuh Cleo. Bani menjauh bersama Mutiara menatap Cleo sedih. “ udah yah jangan nangis lagi. ada papa.” ujar fardan.


Cleo masih menangis dipelukan Fardan. Fardan diam menatap Erik yang menatap anaknya dipelukan laki-laki lain.


Fardan menghela nafas pelan, segera pergi dari saa. Tak ada yang ingin Fardan katakan sebab Cleo sudah mengatakan semuanya dengan baik, sedangkan Cleo di sana menatap erik dari punggungnya Fardan. tatapannya bertemu dengan Erik, tapi tatapan Erik menjatuhkan bulir bening sedangkan Cleo memalingkan wajah dan memeluk Fardan lebih erat


Erik menatap lain arah dan mengusap air matanya yang jatuh. Segera Erik menjauh dari sana, memasuki mobilnya. Erik menutup keras mobilnya saat air matanya menetes lebih deras.


Erik mengusap dadanya dan memukul kepalanya sendiri. Tangisan Erik pecah karena rasanya menyilu di dadanya,. Erik tidak tau dari mana Cleo belahar kata kata itu, tapi semuanya memukul talak akan hati nurani Erik.


“ papa kalo semkisal nasi udah jadi bubur, itu Cuma bisa diolah satu kali, kalo udah berkali kali rasanya nggak akan enak lagi. Cle udah nggak mau papa lagi. Cle Cuma mohon sama papa jangan ganggu Cle sama kakak kakak lagi, Cle Cuma minta tolong biar papa nggak sama kami lagi. papa jauh jauh aja.”


Ucapan Cleo selalu mengiang ditelinga dan pikirannya. Sudah menjadi bubur yah?? bubur kan bisa diolah, tapi jika diolah berulang kali dengan rasa dan tindakan berbeda bukankah akan buruk rasanya, hahaha iya Erik sudah tidak ada kesempatan lagi


Fardan memasuki Cleo didalam mobil./l Fardan diam menatap Cleo masih memeluknya erat saat dirinya duduk. Cleo tidak melepaskan pelukannya dari Fardan membuat Fardan sangat merasa dibutuhkan dan di sayang.


Dimana Cleo akan memeluknya dalam masalah yang dirinya punya.” Apa Cleo benci papa kandung Cle?” Tanya Fardan kepada Cleo.

__ADS_1


Cleo menggeleng tegas” Kak Kai nggak izinin buat Cle benci papa atau mama. Kata kak Kai., karena benci Cuma buat hati kita jadi kotor dan hidup tidak tenang. Tapi Cle benci fakta kalo papa Erik papanya Cleo dan kakak kakak Cleo.” jelas Cleo bergetar. Fardan terunyah mendengarnya.


...Rupanya benci Cleo melebihi yang dirinya pikirkan.’...


__ADS_2