
Hallo semua... sehat selalu. jangan lupa mampir yah di Im Women Not A Boy milik kakak di sebelah.
Morgan mengikuti Cessy yang ke WC. Dengan telaten Cessy membersihkan hidungnya dengan air.” Itu tadi siapa?” Tanya Cessy pelan melirik Morgan di belakangnya sedang kencing., diam Cessy meratapi nasibnya yang melihat hal begini. Ditoilet laki laki itu untuk buang air kecil tidak ada pembatasnya. Jadi bisa saling lihat begini.
Morgan mengakat bahunya pelan, segera menyelesaikan kegiatannya. Ia menatap Cessy dari cermin.” Dia kayaknya musuh jems. “ jelasnya dan bersandar di dinding tenang. “ Loe ngak mikir kalo gue bisa koma dan kecelakaan murni karena musibah Tuhan kan?” Tanya Morgan dengan dingin kepada Cessy.
Cessy melirik Morgan dan segera berbalik menatapnya bingung.” Yang namanya musibah memang dari Tuhan kan?” Tanya Cessy dengan bingung.
Morgan terkekeh mendekati cessy.” Loe polos banget. Kai hidup loe itu mungkin nggak punya banyak musuh mangkanya mikir kayak gitu sedangkan Jems itu punya banyak musuh.” Jelasnya tegas.
Cessy menatap Morgan dengan anggukan. Morgan merangkul tubuh Cessy dan mereka sangat dekat membuat Cessy tertegun.” semakin loe tinggi posisinya Cessy loe semakin banyak yang nggak suka. diibaratkan buah. Semakin manis buahnya maka semakin banyak yang mau lemparin dia batu, atau semakin tinggi pohon, maka semakin gede anginnya.” Jelasnya dengan tersenyum miring .
Cessy melepaskan rangkulan Morgan, segera mundur dan berdehem.” Yah. semakin kita sukses semakin banyak yang benci dan semakin mau ngejatuhin kita. tapi orang Cuma mau ngejatuhin dan ngehancurin kita kan?? bukan bunuh? Dan semisal orang mau bunuh kita , harusnya jadi pertanyananya bukan lagi musuh, tapi siapa yang benci kita dan apa yang kita milikin sampai dia senekat itu.” jelas Cessy tegas.
” Ngak bakal ada asap kalo nggak ada api.” Lanjutnya tegas lagi.
Morgan mengangguk ringan mendnegar ucapan Cessy. Benar adanya. tidak akan ada asap jika tidak ada api. “ Gue mungkin nggak ngomong sama loe kalo semisal Jems itu punya cara kotor dalam bisnis, mangkanya baik Bram nggak mau nerima kerja sama dari dia. Tapi loe datang dengan hal licik loe deketin anaknya. dan dia nggak bisa nolak lagi,” jelasnya dengan sinis.
Cessy menatap Morgan dan tersenyum tenang.” Gue nggak deketin anaknya. anaknya yang deketin gue.” jelas Cessy segera menyenderkan tubuhnya di dinding.
” dan sejauh ini gue nggak liat hal curang dilakuin Jems, gue Cuma ngelakuin yang dia mau. Kerja sama dan dapat hak warisan dari dia. Setelahnya gue pulang dan kembali sama keluarga gue.” jelasnya tenang.
Morgan terkekeh disana mendengarnya .” apa sih yang loe kejar sampek mau pulang cepet cepet Caisar..” jelansya dengan miring. Yah Cessy menyamar namanya sendiri menggunakan kakaknya, tidak mungkin ia mengatakan dirinya seorang perempuan dan nama laki laki.
__ADS_1
“ Kai kai... keluarga. Mungkin aja mereka nggak ingat loe ada disini berjuang buat mereka.” Jelasnya.
Cessy terkekeh.” Kalo semisal loe gagal dalam keluarga, nggak usah nyamain hidup loe sama orang lain.” Jelasnya tenang dan tegas.
Morgan menatap Cessy lebih dingin dari sebelumnya. Cessy berdehem pelan.” ada banyak hal yang bikin gue pengen pulang. dan gue nggak bisa ceritain. Soalnya susah jelasin sama orang yang nggak tau arti keluarga,.” Jelas Cessy lalu melangkah menjauh.
“ Kai.” Jelas Morgan menghentikan langkah Cessy. Cessy meliriknya dan menaiki satu alisnya. Morgan berdehem.” Hati hati. Kali ini loe menang banyak tender dan berarti loe salah satu incaran musuh. “ jelasnya dan Cessy mendengarnya mengangguk pelan menatap Morgan tenang.
” Thanks yah peringatannya. “ jelas Cessy. Ia segera pergi meninggalkan Morgan. Morgan menatap Cessy yang menjauh dalam dan juga sulit.
Morgan hanya anak angkat dari Faren dan juga Shopia, Faren dan Shopia sendiri memiliki anak perempuan, nah anak perempuan mereka berusia 4 tahun dia dari bayi di adopsi oleh Shopia karena mereka membutuhhkan anak laki laki aebagai penerus. Tapi sayangnya kakek Jems tidak mau dirinya menjadi penerus, ia mau dari darah asli yang memimpin warisan berikutnya.
Di usia Morgan yang ke delapan tahun shopia meninggal, padahal hanya shopia yang sangat peduli dan sayang padanya, usianya ia tidak tentu arah, melakukan apapun sesukanya karena tidak menyukai Jems ataupun faren. Karena baginya shopia meninggal karena mereka berdua. Mereka berdua memiliki banyak musuh hinga mencelakai ibu angkatnya
---
“ Morgan.. kamu dari mana saja? Acara sudah dimulai dan kam-- astaga mengapa hidungmu?” Tanya Jems kepada Cessy yang baru datang dengan kondisi hidung yang sangat merah dan sudut bibir berdarah.
Morgan melirik jems dan berdehem.” Biasa.” Jelasnya
jems mendengarnya terdiam menatap Cessy yang segera duduk.” Tadi ada yang menyerang secara tiba-tiba. “ jelas Cessy tenang.
Mata Jems melebar mendnegar ucapamn Cessy. "Terus???” tanyanya.
__ADS_1
Cess terkekeh pelan menatap jems.” Kakek tidak usah khawatir. Aku baik baik saja.,” jelas cessy dengan wajah menjengkelkan dimataa Jems. “ saya tidak khawatir. Hanya bertanya dan marah.” Jelas Jems membuang muka Cessy meliriknya dan tersenyum miring.
--
Dengan suasana baru author memiliki novel baru dengan suasana baru dengan Judul " IM women Not A Boy" dengan nama penulis " Nona manis"
Di F*zzo Novel. jika kalian berminat silahkan ke sana yah untuk baca novelnya. kakak tunggu yah
Rd: Kak kenapa jarang Up?
Ak: Tanyakan saja pada sistem Novelnya yah, nggak bisa cerita juga soalnya takut ini di tolak. sakit hati sangat besar dibeginikan tapi karena aku mencintai kalian dan kalian juga banyak yg komen aku lanjut. Jangan lupa mampir yah di ''Im women Not A Boy'' author.
Mungkin karya lain juga akan coming soon disana, mencari kenyamanan yang ga bikin down menulis 🤗 sayang kalian banyak banyak yah semua.
--
Caisar menghela nafas pelan, merasa kurang tidur menatap semua berkas. Sekarang jam tidur Caisar berantakan, entah bagaimana Caisar mengimbanginya Caisar tidak bisa menahan diri untuk tidak lelah. Di pagi hari hingga sore hari dirinya sekolah, saat pulang ia harus membereskan tugas tugas sekolahnya, dan saat malam harus menyelesaikan tugas kerjanya yang harus segera ia kirim kepada orang orangnya.
Perusahaan yang ia pimpin jauh lebih pesat ketimbang sebelumnya. Proyek proyek kecil sudah banyak masuk, atau bahkan proyek besar sekarang sudah cukup banyak. Caisar harus membuat banyak proposal pengajuan keja sama dalam proyek yang dirinya terima, dikarenakan kurangnya dana untuk beberapa proyek semakin memuakkan kepala.
Satu proyek yang ia jalani itu hanya uang muka setengah dan setengah akan diberi lagi saat proyek selesai. Dan proyek yang dikerjakan melingkupi dana yang bahkan habis miliyaran rupiah. Semua akumulasi dan juga pengeluaran harus Caisar cek secara detail agar tidak ada kecurangan di setiap pengeluaran dna pemasukan dari proyek proyek tersebut.
Caisar tau bekerja dalam keuangan itu sangat berat dan tidak semua orang bisa ia percayai. Karena banyaknya tuntutan Caisar harus tidur di atas dari jam satu atau jam dua untuk hal ini. tidak masalah, Caisar sudah terbias akurang tidur bahkan tidak tidur untuk mencari uang. Caisar sudah mendapatkan kepahitan hidup jauh lebih besar ketimbang ini. jika saat ini cadar kerja mampu membelikan adiknya makan enak jika dulu hanya cukup untuk kenyang saja.
__ADS_1