
Fardan bukan orang yang baik. Ia pun sangat sadar akan hal itu. Menyakiti istrinya, selingkuh disana sini. Sejujurnya ada hal lain yang membuat ia menjadi seperti itu. Itu karena ia kecewa pada dirinya sendiri. Tapi ketika bertemu dengan Cleo. Ia memiliki banyak kesadaran, kesalahan dan kekecewaan yang ia asalkan bukanya membawa dia kejalan yang lebih baik tapi malah membuat ia semakin menjauh dari seharusnya kehidupan.
Cleo mengajarkannya dan menyandarkannya. Sebelum ini belum ada yang sebrani ini memeringati dirinya, berkata kasar bahkan mencela dirinya. Ia punya kekuasana yang besar, ia kaya raya jadi semuanya ia punya tapi tidak dengan memiliki keturunan. Ia mandul.
Lalu siapa Fadly? Fadly adalah anak angkat dari mereka, lebih tepatnya dulu ketika istrinya tau dirinya mandul ia pun menerima Fardan apa adanya, tak marah meski kecewa tak bisa memiliki anak. Fardan depresi dan Dwi menenangkannya. Dwi selalu menyemangatinya hinga usia pernikahan mereka memasuki 5tahun mereka tetap biasa bisa saja. Akhirnya pun Fardan yang melihat istrinya dicaci dan dimaki orang orang jika dirinya mandul semakin membuat ia tertekan.
Siapa si yang tidak ingin punya anak? Siapa yang tidak ingin berkembang biak padahal tujuan pernikahan adalah salah satunya meneruskan keturunan bukan? Fardan akui hal itu.
Namun,
Suatu hari kakak dari Fardan datang kerumah miliknya. Ia mabuk dan memperkosa istrinya. Ia hancur, ia marah.. ia tak bisa menerima kenyataan, satu-satunya orang yang ada disisinya pun mau diambil dari hidupnya. Ia tidak bisa.. Dwi tidak tau jika dirinya diperkosa kakak iparnya dikarenakan dikalah itu dirinya sedang tidur dan merasa jika itu adalah Fardan. Sebulan setelahya Dwi hamil, dwi tidak tau jika Fadly anaknya dan kakak iparnya. Dwi mengatakan itu adalah rahmat Tuhan.
Fardan semakin murka, ia marah,. Ia tak mengatakan pada Dwi dan Fadly jika ia bukan anaknya Fardan tapi anak kakaknya. Ia hancur sampai melampiaskannya dengan keadaan. Ia melihat Dwi semakin membuat ia sakit. Wanita yang ia cintai tidur bersama lelaki lain, ia melihatnya di CCTV, semua bayangan membuat ia memampiaskan dengan selingkuhannya.
Begitu juga dengan Fadly. Ia sangat sayang dengan fadly tapi melihat Fadly semakin membuat ia bersedih dan semakin mengingatkannya tentang dirinya yang tidak bisa punya anak. Ia tidak bisa bersamaan atau berdekatan dengan mereka. Setiap istrinya memarahinya ia memukulnya, melakukan kekerasan itu semua karena dikuasia oleh amarah. Ia marah karena dirinya semuanya hancur, dirinya tidak bisa menjadi lelaki sempurna. Just ini rahasianya. Jangan ada yang sampai tahu yah..
Fardan sadar jika yang ia lakukan bukanlah hal yang benar.
Fardan menatap wajah Cleo yang merah tertidur dibahunya. Ia mengangkatnya dan menatap wajahnya sendu. Kenapa anak sekecil ini terlalu banyak cobaan? Ia ingin marah, tapi marah dengan siapa? dengan Tuhan? Atau dengan orang tua sang anak? Ia merasa kedekatan pada Cleo,,., ia merasa dirinya punya satu orang yang memahaminya dan mengingatkanya jika dirinya hanya manusia baisa memiliki sifat brengsek dan jahat.. ia merasa dihidupkan lagi meski dengan cara yang kasar.
__ADS_1
“Assaalamu’alaikum..!!!!” Dari arah luar suara dari anak laki-lakinya terdengar. Ia melirik kepintu dan disana ada sosok anaknya dan juga ketiga temannya yang ia kenal. Tapi ada satu yang asing terlihat emmm kunyu dan juga kucel.. siapa? Anaknya mau bermain dengan orang miskin???
“Dimana Cleo ?” Anak itu terlihat menanyakan dimana Cleo. Ia melirik arah Fardan yang bahkan baru berdiri dari sofa hendak menghantarkan Cleo kekamarnya.
Fadly mendengarnya melirik ayahnya yang memeluk sosok anak yang tak asing terlihat tidur. Caisar yang melihatnya pun segera menatap arah pandang.. Dugh.. pandanganya bersitatap dengan tatapan sosok asing yang memeluk mahkluk mungil yang ia cari.
“Cleo...!!” Gumamnya dengan bergegas berdiri mendekati sang adik. Ia segera hendka merebut sang anak tapi sosok asing itu menghindar dan memeluk adiknya erat. Ketiga teman Fadly diam menatapnya. Fadly pun diam gugup melihat Caisar yang bersitatap dengan ayahnya yang super dingin. Ia bahkan tak berani dengan ayahnya.
Caisar menatapnya nanar.”Dia adik saya Om. Bisa kasih kepada saya.”Ujarnya disana dengan pelan. Menjaga sopan satun dan mencoba tenang dulu.
Fardan menatapnya dari atas sampai kebawah. Lalu tersenyum miring.” Dari mana saja sampai adik kamu dijalanan sendirian malam-malam??? Dasar tidak becus jadi kakak..”: Ia berkata pedas tanpa beban tanpa sadar ucapanya melukai hati caisar.
Fardan menatapnya tajam,.”Tidak. aku tidak akan memberikan dia dengan kamu, karena kamu sudah membiarkan dia berkeliaran sendiri diluar itu artinya kamu sudah tidak berhak atas dirinya..”Ujarnya dengan penuh tekanan dan menatap Caisar dalam.
Caisra mengepalkan tanganya.”BERIKAN ADIK SAYA KEPADA SAYA..!” Teriaknya membentak. Urat lehernya keluar dilehernya. Tanganya mengepal, matanya memburam. "Anda tidak tau apa-apa tentang hidup saya jadi berhenti menilai drai luar. JANGAN SOK TAU..! ANDA Hanya orang asing, sok-sokan bilang nggak berhak. Memang menurut anda anda berhak begitu?” Ia mendorong Fardan dan Fardan hampir terjatuh andai tidak ada sofa.
Cleo yang mendengar teriakan itu terbangun dari tidurya. Ia kaget dan menatap dirinya yang tertidur diatas tubuh Fardan. Matanya menpoleh matanya membola.” KAKAKKKK Kaiiii.”Teriaknya dengan cepat memberontak ingin memeluk sang kakak.
Fardan menahannya. Cleo tak habis akal, ia menggigit keras lengannya Fardan. Fardan tak kuat pun melepaskanya. Cleo dengan cepat melompat dari an memeluk kakaknya.”Kakak..” Teriaknya gemetar.
__ADS_1
Caisar dengan sigap memeluka diknya. Dirinya sampai terhuyung dikarpet ruang tersebut. Tapi sadar tak sadar ia tak merasakan sakit sama sekali, tertutup dengan rasa bahagia menemukan sang adik. Ia mencium kepala adiknya dengan pelan lalu menangis haru.
“Kakak hiks hjiks.. Cleo kangen kakak. maafin Cle kak hiks hiks. Maafin Cle nakal enggak denger kata-kata kakak hiks hiks..” Cleo terus menangis dillehernya Caisar tanpa sadar ia sesegukan.
Caisar merasa jika nafas Cleo tak beraturan mengusap bahunya.”Jangan nangis nanti dadanya sesek loh. Disini ada kakak. kakak ,minta maaf nggak bisa jagain cle yah sayang.”Cleo disana menarik tubuh Cleo hendak melihat wajah Cleo.
Cleo menahannya tapi Caisra lebih kuat. ia disana mengusap kepala Cleo penuh keringat dan mengusapnya menjadi satu, ia pun mengikatnya asal dengan tangannya supaya tidak membuat adiknya gerah. Ia mengusap mata adiknya yang terlihat membengkak.
“Kakak air mata Cle enggak mau berhenti. Gimana ini hiks hiks.. nanti air mata Cle habis gimana?”Tanyanya dengan nafas yang tersengal-sengal.
Caisar disana tersenyum lirih melihatnya.. pipi adiknya penuh luka itu satu hal luka paling sakit yang ia rasakan. Kepala adiknya bengkak.”Ini kenapa kepala Cleo dek??? Pipinya kenapa banyak luka cakaran?”Tanyanya lirih.
.
.
.
Rencananya mau Doble Up hari ini soalnya kmren cuma sekali hohoo. setuju nggak?
__ADS_1