
Tatapan Fardan terlihat menajam.”Bapak abangs4t-bapak bangs4t. he anak kurang ajar.. saya ini lebih tua loh. Kamu tidak bisa sopan sedikit sama saya gitu?”Tanyanya pelan dam datar meminta halnya sebagai orang tua pada sang anak tanpa memberikan tanggung jawab selaku orang dewasa.
Cleo mendelik ”Ngapain sopan. Bahasa bangs4t itu adalah yang paling sopan untuk bapak yang suka sakiti hati perempuan, suka selingkuh dan juga telantarkan anak. Karena bapak itu lebih buruk dari banci..!! “Ujar Cleo sombong dan tak mau kalah. Matanya bahkan menyurat tak ada rasa takut meski hanya sendiri dan hanya anak kecil.
Fardan menatap Cleo kesal.”Anak ini tidak pernah berubah.,”Ujarnya pelan mendesis.
“Emang mau berubah jadi apa? Spiderman? Cle tidak pernah bisa berubah padahal udah digigit laba-laba tetap saja tidak jadi Spiderman..”Ujarnya polos lagi..
Fardan mengerang tertahan disana. ingin sekali ia menguliti Cleo saat ini juga, menjahit bibir tajam itu dan juga memotong lidah yang sangat lihai dalam menjatuhkan moodnya. “Anak kecil ngapain malam-malam begini dijalanan? Mana muka lebam-lebam gitu, bawa ransel. Kamu kabur yah dari rumah? Atau jangan-jangan diusir dar rumah karena kamu nakal?”Tanyanya pelan mendelik tak suka pada sang anak. Lebih tepatnya menuduh malas meladeni ucapan unFaedah dari sang anak tadi.
Cleo terdiam sebentar lalu menatap Fardan ayah Fadly temannya Caisar didepannya. Ia mengerjab pelan berfikir cepat. Ia menggeleng.”Cle kabur dari rumah mau pulang kerumah kakak Cle, tapi masih jauuuuuh banget dan Cle juga lupa jalan. Tapi Cle yakin bakal sampai meksipun jalan kaki. Dari tadi tidak ada bus Way untuk Cleo Tumpangi. “Ujarnya polos. Sangat polos tanpa sadar ucapannya mengundang rasa tarik sang pria,
Fardan menatapnya heran.”Kamu kabur dari rumah orang tuamu dan mau pulang kerumah Caisar kakakmu? Memang kenapa kamu kabur? Kamu nakal yah? mari kamu ikut saya aja dulu, nanti kamu diculik loh.. ini udah malem banget bahaya buat begal atau penculik yang menculik kamu, pasti mereka rugi besar nanti.. kamukan doyan makan.” Ejeknya menarik tangan Cleo masuk kedalam mobil.
“Om bukan mafia yang jual organ tubuh anak kecil atau jual-jual anak-anak kan? Cleo itu ngak bisa ngapa-ngapain loh om. Dan organ tubuh Cleo tu jelek soalnya sebulan ini tu makannya rumput semua kayak embeekkkk..”Ujarnya berbisik meniru suara kambing, ia menganggap Fardan seperti teman saja.
Fardan terkekeh mendengar Cleo yang bercerita dan mengabaikan pertanyaannya., ia menaruh Cleo disampingnya lalu masuk juga.
“Jalan pak.”Ujarnya. supir yang diperintah mengangguk saja. Fardan mengambil selimut dibelakang kursi dan bantal untuk leher. Ia memberikan pada Cleo. “Saya tidak mau culik kamu.. kamu kan suka makan, mana jelek, nakal lagi. nggak ada yang mau beli.”Ujarnya.
Cleo malah menampilkan jempolnya semangat.”Emang..” Ia malah bangga. Fardan menepuk keningnya heran dan supir yang terkekeh mendengarnya.
“Jadi kenapa kamu kabur?”Tanya Fardan menyelimuti Cleo yang sudah pucat. Wajahnya bahkan sudah menggigil. Bibit yang bergetar mata yang sayu. Cleo yang diberlakukan baik hanya diam karena memang sangat butuh, ia sudah sangat lemah berjalan selama dua jam. Tapi dia tidak pingsan yah...! Sebab dia anak kuat...!
Padahal sekarang sudah jam 5.
__ADS_1
“ Cleo mau pulang soalnya disana nggak enak. Masa Cleo disuruh sekolah dirumah, dimana-mana tu sekolahnya yah disekolah banyak anak-anak. Kan Cle sukanya main sama temen-temen, main petak umpet. Lompat kodok, lempar batu. Apalagi sama Coco. Coco baik banget suka kasih Cle coklat kayak namanya coco hhehe. Pasti dia nggak ada orang yang bantuin habisin coklat, permen dan bekal-bekalnya.”Ia terkekeh mengingat temannya satu itu.
“Beban temen.”Gumam Fardan terkekeh tapi tak bisa memungkiri ia terhibur akan cerita Cleo.
Cleo mendengus tak terima.”Bukan beban, tapi membudidayakan teman yang bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat tuan... kapan lagi ada temen yang sebaik Cle kan yang mau bantu makan??”Tanyanya polos. Fardan meringis. Ini anak polos-polos bangs4t emang batinnya.
“Terus kenapa Tuan dijalan jam segini? Bapak baru Tuan dari rumah selingkuhan yah?”Tanya Cleo memicingkan matanya. Telunjuknya ia tunjuk kewajah dan menuduh. Bibirnya tersenyum miring.”Hayoo ngaku tuan kan memang bangs4t b4jingan sama aja kayak mama papanya Cle. Mama tiri juga. Saudara-saudara tiri.. cihhh kalian b4jingan semua. Jangan-jangan satu gen lagi.”Dengusnya tak suka.
TlAaaak.. Bibir Cleo disentil oleh Fardan, Cleo disana meringis mengusap bibirnya mendesik tak terima. Apa dia seburuk itu batimya Fardan ytak terima., ia tak begitu juga kali..!! hatinya tersentil loh.
“Mulutnya nggak ada akhlak yah.. kayaknya memang ngak diajarin akhlak.”Cibir Fardan pelan.
Cleo menatapnya melotot lalu menepuk lengan Fardan.” Sakit ih.. kan Cle memang bener. Siapa yang suka selingkuh? Siapa yang menelantarkan anak??? Jadi tolong sadar diri. Dan sering-sering liat cermin. jangan Cuma suka liat wajah selingkuhannya aja. Cle jadi heran sama selingkuhan Tuan. Ko bisa mau sama tuan, ganteng enggak b4jingan iya.”Ujar Cleo. Sopir disana hanya tersenyum miris dalam mendengar ujaran Cleo yang kelewatan berani.
“Kamu siapa sih yang ngajarin ngomong kasar?”Tanya Fardan kesal.
Fardan mengusap kepalanya sakit. Meladeni Cleo tak ada habisnya. “ Saya baru pulang dari luar kota anak kurang ajar. Dan tadi ketemu kamu dijalanan. Ini mau pulang kerumah.”Ujarnya sabar paa anak didepannya.
Cleo meliriknya.”Pulang kemana?”tanyanya pelan.
“Yah kerumah sayalah masa ke kolong jembatan.”Ujarnya datar. Alisnya merenggut kesal.
Cle nyengir.”Hehe kirain rumah selingkuhan.”Ujarnya.
Wajah Fardan terlihat makin datar. "Yasssalam...!"
__ADS_1
”Engak canda elah. Baperan amat si tuan.”Ujarnya menghela nafas.”Cle tu mau numpang kerumah kak Caisar gimana??? Nanti Cle bayar deh ongkosnya. Cle punya uang loh.” Ia tersenyum sombong pada Fardan.
Fardan mendengus.”Saya juga banyak,” Cleo sangat mood dimatanya, ia yang lelah langsung hilang penatnya, moodnya naik dan juga turun diwaktu bersamaan.”Jika saya tidak mau nganterin kamu gimana? Kan uang saya udah banyak?”Tanya Fardan menjahili Cleo. Dari tadi Cleo terus satu langkah didepannya. Sekali balas anak kecil tak apakan?
Cleo mendelik”Yasudah. Karena uang cle banyak Cle enggak maksa, nanti Cle suruh kak Fadly yang anter. Kan tuan emang jahat, Cuma kak Fadly yang paling baik..” Cleo tersenyum menjatuhkan lawan. Sangat-sangat menurun moodnya Fardan, dia yang jail dia juga yang kalah.
Fardan mengusap wajah Cleo.” Sok tau. Tidur sana udah jam segini anak kecil ngak baik loh, kamu tidak tidurkan sedari tadi?”Tanyanya. Cleo pun sebenarnya sudah ngantuk, apalagi diberis elimut hangat dna bantal dileher. Tapi ia tak enak tidur dari tadi. Ia menghela nafas.
”Tapi tuan janji nggak jual Cle?”Tanyanya polos.
Fardan menghela nafas lagi.”Emang ada tampang penjual anak diwajah saya?”tanyanya tak terima pada Cleo.
Cleo mengangguk.” Semua dari tuan si. Soalnya aura tuan tu aura orang jahat.”Jawabnya tampa beban.
Kretekk.. Suara hati Fardan yang retak.
Fuhhfg.. supirnya tak lagi bisa menahan tawa melihat wajah tuannya yang masam dikucilkan anak kecil. Cleo menguap lebar karena mengantuk. Fardan hanya diam tak lagi menjawab menatap lain arah. Dia bagai buah durian dan buah mentimun. Mau menyerang sudut manapun mentimun akan hancur dan Dirinya yah mentimunnya dan Cleo duriannya..
Faran tertegun merasakan kepala Cleo mengenai lengannya, ia melirik kesamping menatap wajah Cleo yang ternyata sudah tertidur. Ia mengusap kepalanya dna tersenyum tipis. Meski kurang ajar itu adalah daya tarik didirinya Cleo baginya.
“ Cari tau apa yang terjadi dengannya dan lapor dengan saya.”Ujarnya pada sang supir. Supirnya mengangguk pelan Masih melaju. Fardan mulai memperbaiki tidur Cleo dan ikut tertidur.
“Goodnight, little girl,..” Ia mengecup pelipisnya pelan dan memejamkan matanya. supir terdiam melihat dari kaca. Itu tuanya kok soswit sekali??”.
.
__ADS_1
.
lagi nggak ni? kalo banyak komen lanjut loh