Bukan Pangeran

Bukan Pangeran
Cemburuan


__ADS_3

Toktok.. caisar melirik ke pintu kamarnya yang diketok. “ masuk.” Ujar caisar pelan. seseorang dari luar masuk dengan wajah kaget mentap caisar masih menatap laptop.


Caisar mendongak menatap siiapa yang datang. Fadly membawa buku ditangannya.” Eh Fadly. Kenapa?” Tanya caisar pelan menatap Fadly serius di hadapannya,


Fadly menggaruk pelan tengkuknya.” Loe sibuk nggak?” Tanya fadly.


” Kalo sibuk nggak ajdi deh hehe.” Ujarnya menatap jam sudah menunjuki jam 10 malam. Caisar menggeleng pelan menutup laptopnya.” Nggak apa apa. Kenapa hm?” Tanya caisar pelan,


Fadly insecure akan sikap perhatian Caisar.” Gue ada tugas ini matematika, dan besok harus dikumpul. Di kelas gue ada si yang pinter tapi pelit sama contekan. Loe bisa nggak ajarin gue Kai? Gue pusing liat rumusnya.” Ujarnya dengan kekehan pelan.


Caisat mendekati fadly dan melihat buku yang dibawa fadly. Fadly menunjukan lima soal di sana. Caisar mengangguik.” Oh ini. yaudah ayok masuk, biar sekalian gue ajarin.” Jelas caisar tenang.


“ tapi gue nggak ngerepotin kan Kai??” tanyanya takut.


Caisar melebarkan mata menatap fadly. “ nggak dong. Ayok sini.” Jelas Caisar segera membawa pulpen dan juga duduk di lantai ada karpetnya.


Fadly duduk di sebelah caisar dan menatap Caisar tenang.” Gue disini akan ajarin loe dan loe harus kerjain sendiri yah. “ jelas caisar.


“ kenapa nggak langsung aja sih Kai?” Tanya Fadly mendengus,


Caisar menatap fadly tersenyum.” Kalo semisalnya loe dikasih duit 1M. loe bakal apain?” Tanya caisar tenang


“ yah gue belanja lah. Poya poya.” jelas fadly terkekeh.


Caisar mengangguk.” Nah gitu. Semisal uang 1 M nya loe kasih ke orang dan loe Cuma pegang atm nya aja loe mau?” Tanya caisar.

__ADS_1


Fadly segera menggeleng tegas.” Enak aja.” Gumamnya.


Caisar terkekeh pelan.” nah begitu Fadly. Kalo loe mau nikmati yang loe punya, loe milikin, loe harus tau kode passport dari atm yang loe miliki, nggak boleh kasih tau sama orang lain kan selain diri loe punya kartunya. Sama dengan pelajaran ini. loe bisa aja lempar sama orang lain tapi kosequensinya orang yang nikmati dari apa apa yang seharusnya jdi milik loe. Guru kasih loe tugas bukan Cuma sekedar biar loe kerjain, tapi guru ngasih karena ada hak loe disini. Loe berhak jadi orang pinter dan berhak mampu menghitung ini.” jelas caisar.


“ tapi ini nggak digunain di kehidupan sehari hari kai. Loe tau yang digunain tu Cuma mata uang, pengurangan, pembagian dan juga perkalian. Yakali bayangan dan juga panjang busur mau dihitung. Nggak sekalian masalah hidup mau dihitung?” Tanya fadly lelah.


Caisar terkekeh pelan.” ini berguna buat orang yang paham fungsinya apa. Sekarang loe belum tau aja fungsinya apa, dan saat loe udah tau loe bakal nyesel nggak belajar sungguh sungguh. “ jelas caisar.


Fadly menghela nafas menatap caisar.” pantesan Cleo cerewet. Loe cerewet.” Jelasnya.


Caisar menatap Fadly menggeleng.” Jadi mau nggak gue ajarin?” Tanya caisar kepadanya.


“ yah mau lah. Cepet deh.” Jelas nya dengan kesla pada Caisar.


Caisar berdehem segera mengajari Fadly banyak hal dari semua soal., Fadly disana menatap kagum caisar yang mengajarnya.


“ Loh Fadly. Kamu disini?” Tanya Dwi yang masuk membawa susu untuk caisar. Fadly melirik kibunya berdehem lalu melanjutkan tugasnya


Dwi tersenyum lebar melihat mereka berdua yang akur. Dan fadly yang mau belajar.” Mau mama buatkan camilan nggak buat kalian?” Tanya Dwi menaruh susu di dekat Caisar, hanya satu dan memang dirinya sering memberi caisar susu ditengah malam begini..


Caisar menggeleng pelan.” nggak usah ma., ujar caisar tak enak.


” Boleh ma. Mie goreng dua telor setengah mateng. Kalo bisa yang pedes yah mah.” Jelas Fadly masih menulis tenang.” Oh iya kalo ada juga itu ayam goreng yang tadi dimakan nggak habis bisa dicampur aja,” lanjutnya,


Dw mendelik menatap anaknya tajam. Caisar terkekeh melihatnya. Dwi melirik Caisar yang diam saja.,” kamu mau mie apa Caisar biar mama sekalian buatin,” jelas Dwi lembut.

__ADS_1


Fadly melirik ibunya mendengus. Caisar ditanya lembut sedangkan dirinya dari tadi tidak ada ditanya kan dengan baik dan lembut, apa dirinya anak angkat?


Caisar menggeleng pelan.” nggak usah kok ma beneran.” Jelas caisar tidak enak.


Dwi menepuk pundak Caisar pelan.” kamu ini nggak usah sungkan. Mama buatin yang sama kayak fadly aja yah buat kamu. Masa fadly makan kamu nggak. Fadly pelit nggak akan mau ngasih kamu.” Jelasnya dengan pelan melirik fadly.


Fadluy mendengus.” Nggak sekalian pakek toa ma??? Soalnya orangnya disini loe.” Jelas fadly melirik ibunya malas.


Dwi terkekeh mendengar anaknya yang menggerutu. “ udah akh mama keluar dulu.” Jelas Dwi segera bangkit menyuruh pembantu membuatkan yang dipesan fadly. Sedangkan Fadly di sana hanya melirik ibunya keluar santai saja.


“ pangeran..” Fadly menghela nafas pelan menatap orang yang datang dengan wajah memelas sembari mengucek matanya.


“kenapa sih kalian suka banget ganggu waktu gue saama caisar, bahkan tengah malam.” Jelas Fadly kesal melihat Disya yang datang dengan merengek dan wajah manjanya


. Caisar melebarkan mata menatap Fadly yang kesal. Fadly mendengus disana lalu melirik Disya yang masuk. Disya masuk dan duduk di depan Caisar tenang. “ waktu waktu,. Loe kayak selingkuhan pacar gue tau nggak.” Ujar disya meliriknya dengan kesal.


Fadky mendesis pelan melihat Disya. Caisar mengusap pelan pipi disya.,” kenapa? Kenapa belum tidur udah malem ini. “ jelas Caisar kepafa disya agar keduanya tidak kembali ribut dan juga sibuk menyalahkan sana sini lagi. disya melirik Caisar dan memberi wajah memelas bak kucing.


” Disya nggak bisa tidur, mau dipeluk sama pangeran.” Gumamnya dengan pelan.


“ mau dipeluk sama pangeran. Bukan mahrom sya. “ jelas Fadly jepada Disya.


Disya melototi dfadly yang menatapnya julit. Disya menatapnya dengan tatapan remeh.,” sorry ye gue ateis.”ujar disya terkekeh disana mengejek fadly. Fadly menghela nafas melihat disya. Benar juga manuia jahat begini mana ada mempercayai Tuhan.


Caisar menggeleng melihat mereka.” Disya udah. Kamu tidur aja disini. Aku mau ngajarin Fadly bentar. Satu soal lagi ini yah dna Fadly Fokus sama tugas,” jelas Caisar pening melihatnya. Keduanya melirik Caisar dengan patuh karena kali ini suara Caisar sangat tegas. Pelan tapi pasti disya tidur di atas kasur Caisar dan juga memakaikan dirinya selimut. Disya menatap Caisar yang mengajarkan Fadly belajar

__ADS_1


Sedangkan fadly melirik Disya yang menatapnya dan memeletnya. Disya melotot menatap hal tersebut. Fadly licik rupanya yah..!!!


ha kenapa Disya banyak saingan nya sih!


__ADS_2