
Bibur Cleo bergetar merasakan dinginnya angin malam menusuk tulang dalam masa pertumbuhan miliknya. Sudah tak lagi ada mobil yang lewat disini. Tak ada angkutan umum, taksi bahkan orang –rang saja tidak ada. Hanya ada suara jangkrik dan juga kodok. Sebagai penerang hanya lampu jalan yang terang dibeberapa sudut.
Kalian bertanya apakah Cleo takut? Tentu saja takut. Tapi itu semua tertutup dengan Tekat. Usianya baru tujuh tahun, selama tujuh tahun hidupnya penuh dengan kebahagiaan dari kakaknya Caisar. Meski hidup mereka penuh kekurangan sekalipun, sang kakak tidak akan membiarkan adik-adiknya dalam keadaan kesusahan. Tak pernah menyakiti barang seujung kuku pun.
Dulu Cessy pernah mematahkan tukang teman satu SDnya karena dibully. Caisar hanya diam dan tersenyum berkata’ Tak apa, jangan biarkan orang lain menginjak harga diri kita meski kita miskin. itu memang sangat bagus tapi lebih bagus lagi jika kamu diam dan tak usah meladeninya. Kita miskin hanya akan mendapatkan caciian dan juga kalah, mau benar atau tidak. Dan jika bertindak hanya akan merugikan diri kita yang miskin. jadi jika diabelum main fisik jangan sampai main fisik, dan jika dia sudah main fisik dan keterlaluan balas, tapi jangan bilas tubuhmu dengan air atau disentu orang lain. Karena hanya itulah lagi penolong kita.’
Cleo ingat kata-kata sang kakak meski umurnya masih sangat mungil dikalah itu, alasanya kenapa? Karena jika ada sidik jari yang melakukan kekerasan maka mereka bisa melaporkan kepihak berwajib, tapi jika sudah terkontaminasi dan dibersih maka tak lagi bisa mereka lakukan selain diam. orang miskin jika menang hanya akan jadi arang dan kalah menjadi abu. Sama-sama merugikan diri sendiri meksipun kalah atau menang sekalipun.
Baik dari Cessy, begitu juga Farel. Farel itu kakak ternakal milik Cleo, dia pemberontak dan pembuat onar, dia itu bisa dibilang Badboy. Karena apa? Karena ia benci direndahkan dan dibully atau dibeda-bedakan oleh teman dan guru-guru nya. Ia membenci yang namanya ditataps evelah mata. Mangkanya jika tak kaya maka ia akan berusaha membuat semua orang tunduk dengan sikapnya yang otoriter. Ia pernah dikepung masal oleh geng motor dan digebuk ramai-ramai. Tapi syukurlah dikalah itu ada guru yang membantunya. Farel juga kerap kali berkelahi dengan teman atau guru yang menurut nya sangat jahat lalu masuk keluar ruang BK. Tapi Caisar tidak pernah melukai dirinya secara fisik. Caisar hanya akan memberian ia wejangan dan kata mutiara.
‘Jika kamu begini terus yang rugi itu kamu sendiri bukan kakak. yang luka kamu, yang ngerasain sakit kamu. Dan kamu akan dicap buruk orang lain. Kakak marah karena kamu terluka bukan karena kamu yang nakal. Mau kamu melakukan apapun kakak tidak akan marah tapi dengan satu syarat kamu jangan terluka dan jangan melakukan kejahatan.”
Cleo menangis mengenang masa lalunya dijalan. “kakak.. Cle salah mafin Cle.”Gumamnya lirih. Ia disana mengeratkan jaket milik pak Miin tadi lalu mengusap pipinya yang memucat akibat dingin. Bayangan sang kakak yang teramat baik sunguh membuat ia semakin merrasa bersalah.
__ADS_1
Ingatannya mengintai dikalah dulu Rafa yang selalu sakit dna harus melakukan cek up selama satu bulan sekali untuk jantung dan enam bulan sekali untuk alergi mataharinya. Iitu cukup menguras uang dan tenaga Caisar. Tapi ia tak pernah marah. Ia malah tersenyum dan berkata ’Uang bisa dicari, tapi kamu adik kakak yang paling berharga tak ada yang bisa menandinginya. Kakak sayang kamu dan kalian semua. Jadi sehat terus yah..!!” itu hanya bagian kecil.
Bagian besarnya ketika Caisar belum bertemu nenek Ana, dimana harus hidup dijalanan bersama mereka berempat dan Cleo yang masih bayi berwarna merah. Cleo tidak akan mampu membayangkan bagaimana hidup anak berumur 10tahun harus mencari uang untuk makan satu keluarga dan juga susu untuk anak-anak? Ckeo tidak akan pernah bisa membayangkan bagaimana sakitnya Caisar mencari uang. Tapi kenapa bisa mereka malah menentang ucapan kakaknya hanya karena pemikiran egois mereka yang ingin hidup kakaknya jadi lehih baik lagi sedangkan sang kakak tidak pernah mengharapkan hal itu?
Tin.. Tin.. Cleo membuyarkan lamunanya dijalan, ia tak sadar jika berjalan ditengah jalan, ia menutup matanya pelan gugup dan takut. Ia sangat takut saat ini.”Yaatuhan jika aku mati tolong buat kakak Caisar dan kakak-kakak Cle bahagia.. maafin Cle yah kak Caisar.” Batinya Cleo takut.
Sinar cahaya lampu mobiil itu menyorot tuh mungilnya, nampak terhenti dihadapanya Cleo. Pengemudinyapun turun menatap sang anak yang hampir ia tabrak. Jantungnya terasa jatuh saat ini.”Tuan.. ada anak kecil yang hampir saya tabrak.”Ujarnya pelan pada tuannya.
Tuanya mengernyit kaget. Kepalanya hampir terkena kursi depan andai saja tidak ada slingbat mobil yang ia kenakan. “Siapa?? Begal? Hantu?”tanyanya gambling. Ada banyak yang mengenakan grik begini, trik anak hampir tertabrak, orang yang pingsan dijalan, ada juga pembunuhan dijalanan. Jadi ia tak juga peduli.
Tuannya mengernyit, ia melirik kedepan, tepat ketika wajah sang anak mendongak menatap kearah mobil cleo disana mendongak merasa tubuhnya tidak sakit pun mebukq matanya menatap kearah mobil yang hampir menghantarkannya kerumah malaikat maut
“Kok Cle enggak mati yah?”Gumamnya heran pada dirinya sendiri saat ini. silau ketika melihat cahaya lampu. Ia baru sadar jika ia belum meninggal. Ia menghela nafas legah menyentuh badannya.”Yaampun cleo masih bisa ketemu kakak Caisar berarti.”Gumamnya. tanpa sadar senyum lebarnya merekah lebar sangat mengerikan saat ini.
__ADS_1
Sosok tuan didalam pun mengernyit menatap sang anak yang tiba-tina tersneyum, tapi tunggu dulu, ada yang aneh. Ia ingat siapa anak itu, itu siapa?? Ia mengernyit mengingat siapa anak itu. Dan Dam. Matanya mebola.
”Anak kurang ajar...”Gumamnya ingat.
“Pak tunggu.”Ujarnya pak supir, ia meningalkan mobilnya dna mendekati Cleo, matanya menatap Cleo tajam. Supir yang melihat tuanya keluar cukup kaget takut juga jika itu jebakan orang jahat. Tappi mendengar suara tuannya yang terdengar akrab untuk anak itu ia urungkan untuk keluar dan juga menghalangi tuannya.
“He anak kurang ajar.” Suara nya terdengar sangat dingin masuk ketelinga Cleo yang kaget. Clleo berbalik menatap sang empu yang mengatainya anak kurang ajar. Cleo mendengus tak suka dia anak baik juga. Matanya menatap pemilik wajah, sinar lampu mobil yang sangat terang menyulitkan ia menatap wajah nya.
Beberappa saat seetlah berusaha barulah ia bisa melihat langsung. Mulut Cleo menganga”Bapak bangs4t tukang selingkuh.”Ujarnya berteriak heboh. Tatapan mata pria paru baaya menbdatar menatap Cleo mendengus. Cleo disana menganguuk semangat.”Aku kaget loh pak, dikira siapa yang mau nabrakin Cle. Cle pikir bakal pulang ke pangkuan Tuhan eh nggak taunya nggak jadi.. “Ujarnya polos.
Tatapan Fardan terlihat menajam.”Bapak abangs4t-bapak bangs4t. he anak kurang ajar.. saya ini lebih tua loh. Kamu tidak bisa sopan sedikit sama saya gtu?”Tanyanya pelan dam datar meminta halnya sebagai orang tua pada sang anak tanpa memberikan tanggung selaku orang dewasa.
.
__ADS_1
.