
"kakak....!!!"
Disudut ruangan ada Farel yang mendengar suara yang sangat ia kenali, jantungnya berdegup lebih cepat. Ia menatap kearah pintu takut...
Benar saja. Ia melihat sosok yang sangat cantik nan mungil, sangat ia kenali sekaligus ia rindukan selama ini. Gadis kecil itu mengenakan switer putih yang menenggelamkan tubuhnya lalu celana pendek berwarna biru yang tak terlihat karena Hodienya. Ditanganya ada kue keju.,, ia memegang dadanya.”Princess..” Gumamnya lirih. Ia merasa dirinya kembali menapaki dunia. Darahnya mengalir deras ditubuhnya.
Matanya nanar menatap mata Princess yang ia panggil menatapnya terlihat Cleo yang melihatnya disudut tersenyum menampilkan gigi susunya. Cleo disana dengan segera berlari kearah Farel dan menerjangnya sebelum menaruh pane cake keju ditangannya.
“Kakak.!!” Teriak Cleo yang terdengar lucu. Ia bahkan terlihat tak takut sama sekali akan kegelapan ataupun dengan Farel yang terlihat kacau.,
“Cle--!!” Gefri disana mau menahan Cleo takut Cleo diapa-apakan oleh Frael. Namun tangannya ditahan oleh Caisar.
Gefri menatap Caisar dnegan tatapan takut.”Dia—“
“Farel tidak mungkin menyakiti saudara-saudaranya. Apalagi Cleo permata milik kami.” Ujarnya Caisar pelan nyaris tidak terdengar. Gefri terdiam mendengarnya. Ia mengerjab menatap kearah Cleo yang memeluk Farel.
Tak.. lampu dihidupi oleh Rani menampilkan Cleo yang memeluk Farel. Farel membalas pelukan sang adik nanar dan juga erat. Cleo disana menahan sesak didadanya dan juga menahan air matanya jatuh. Tetapi tidak bisa, ini diluar kendalinya. Farel dengan gemetar mengusap kepala sang adiknya dan juga menangis dibahu sang adik.
” Princess kemana aja? Kakak kangen..”Gumam Farel lirih.
__ADS_1
Cleo disana mengeleng.”Cle enggak kemana-mana kok. Hehe kakak aja yang sakit jadi nggak bisa ketemu Cle, mangkanya jangan sakit biar kita gowes sama sepeda dipantai. Kita main Go Goo goo.!!!” Suara Cleo terdengar sangat ceriah meski ia menangis. Cleo tersenyum cerah dengan mata yang berkaca-kaca
Farrel melihatnya menggigit bibir bawahnya. Ia mengusap pipi adiknya yang basah. Farel menciumnya sebentar. “ Kakak hiks hiks.. kak Rafa gara-gara ka—“
Cleo disana menutupi bibir Farel dengan telapak tangan mungilnya. Cleo mengerjab menjatuhkan air matanya. ia menggeleng nanar.”Kakak nggak salah kok, tapi memang keadaan aja yang sedang menguji kita.. kakak enggak salah jadi jangan nyalahin diri kakak.” Ujarnya gemetar, air matanya terus menetes.
Farel Menggeleng menatap Cleo merasa bersalah.”Cle kakak hisk hiks. Gara-gara kakak kak Raf---”
“ KAKAK NGGAK SALAH CLE BILANG..!!!” Cle membentak Farel membuat Farel menangis dengan menunduk. Cleo menangkup pipi Frael menatap wajah kakaknya yang terlihat kusam dan juga pucat. “Kakak liat mata Cle.” Suruhnya pada Farel. Farel menatap mata Cleo nanar.
Mata Cleo terlihat sayu. Ia menusap air mata kakaknya.”Kakak jangan cari kesalahan dalam masalah ini. kak Caisar tidak pernah mengajarkan kita untuk menjadi adik-adik yang lemah. Kita diajarkan untuk selalu kuat dan juga mengambil sisi positif dalam setiap masalah ataupun musibah. Mungkin saat ini kita sedang diuji tapi bukan berarti kita memilih mati. Ingat kak jika rencana Tuhan lebih baik dari apa yang kita inginkan,.” Bisiknya lalu mengusap kepala sang kakak. rambut Farel tidak pernah pancang selalu pendek dan terkesan bad tapi ini rambutnya bahkan sudah memanjang dan bisa dikucir. Meski begitu kakaknya masih tetap tampan dan juga Coll. Lebih tampan malah.
Farel menitihkan air matanya. Cleo disana mengusap air mata kakaknya panik.”Cle enggak nyalahin kakak kok demi Tuhan, nggak kakak. tapi Cle minta tolong buat kakak nggak sakit lagi. kita harus jaga kak Rafa tauk. Kak Caisar sama kak Cessy lagi usaha buat cari uang pengobatan kak Rafa yang dirawat dan baru udah dioperasi, lalu mereka juga usaha buat cari cara untuk balas dendam. Kak Rafa sendiri sekarang kalo nggak ada kakak siapa yang jagain kak Rafa? Kak Caisar minta bantuan sama tante Rani dan Om Gefri buat jagain kak Rafa sesekali karena dia sibuk cari uang sekaligus cari jalan buat balas dendam. Kakak tega liat kak Caisar sama kak Cessy pikul beban sebrat itu?? Kakak tega liat kak Rafa berjuang sendiri tanpa ada kita?” Tanyanya pelan berbisik.
Farel mendengarnya tertegun. ia tidak bisa menerima semuanya. Ini terlalu memukulnya. Tetapi yang dikatakan Cleo menyadarkannya.
Cleo menepuk pipi sang kakak memeluknya.”Kakak jika kakak mengaggap yang kakak lakukan adalah kesalahan maka bukan dengan cara begini kakak lampiaskan. Kakak ada didunia nyata bukan didunia mimpi kak. Kami butuh kakak buat hidup dan juga tegas. Kita butuh kakak buat cari tau siapa yang buat kak Rafa gini kak. “Bisiknya lagi,.
“Ada banyak kejadian diluar sana, jika kakak merasa kakak gagal menjadi kembarannya kak Rafa yang ngak bisa jaga dia, lantas bagaimana dengan kak Caisar yang merasa gagal menjaga keempat adiknya? Bukan hanya satu kak tapi keempat. Kakak bayangkan bagaimana hancurnya kak Caisar buat mikirin kita. dia bahkan enggak pernah sempet buat mikirin dirinya sendiri loh kak. Sedari kecil., Cle mohon sekali kak jangan gini, kita bangun sama-sama yuk. Kakak gagal jadi kembaran bukan berarti nggak bisa perbaiki kegagalan itu kak....”Ujar Cloe lirih.
__ADS_1
Farel memejamkan matanya menangis diam. Yang dikatakan Cleo benar, tetapi ia malu dengan Caiar. Gara-gara dirinya yang mau dengan orang tuanya lah yang membuatnya begini. Andai ia dan kakaknya Rafa tak egois keadaan tidak mungkin begini. Ia mengusap kepala Cleo lembut dna berbisik.”Maafin kakak.” Ujarnya lirih.
Cleo mengangguk menghapuskan air matanya. ia mengubah ekspresinya dengan secepat kilat tanpa beban sekaan yang ia lakukan tadi bukan hal yang menyedihkan.”Ayo kita makan pancake keju dan jus alpukat..!! kakak apsti laparkan.!” Ujarnya menarik tangan Farel. Farel tersenyum mengusap air matanya cepat lalu duduk menatap Cleo yang menjauh.
Percakapan mereka didengar oleh orang diluar sana. Gefri diam melirik Caisar yang diam menatap kedua adiknya dalam. Cleo bicara seakan sangat Dewasa. Ia tau Cleo tidak seceria itu ada relung hati yang selalu ada rasa sedih. Ia hanya berpura-pura lalu bahagia demi keadaan sekitar baik-baik saja, tidak memikirkan dirinya.
Rani melirik Cleo sendu. Caisar sangat sukses menjadi kakak dari empat adik sekaligus. Ia kagum sekaligus iba.
“Kita kebelakang saja yuk....” Ujar Gefri membuat Caisar mengangguk. Gefri mengajak Caisra duduk diruang belakang yang ada taman mini milik keluarganya. Ia melirik rani.”Kamu awasi saja mereka yah jika mereka ada perlu sesuatu atau apakan.”Ujarnya pada sang istri. Istrinya mengangguk dan tersenyum memilih menatap kedua adik Caisar yang masih dalam mode mewek....
Cleo anak istimewa diantara keluarga istimewa Caisar si bukan Pangeran ..! Tapi tetap saja dia seorang Caisar, Sang raja yang melakukan tugasnya menjadi raja atau pemimpin para adika-adiknya...
.
.
.
.
__ADS_1
Hallooo.... Terimakasih buat yang selalu dukung aku, sehat terus yah kalian.... :)