Bukan Pangeran

Bukan Pangeran
Senyuman Itu


__ADS_3

Mau tak mau alice mengambil minuman yang diberi oleh cessy tadi. “ yaudah dibanding nggak banget kan. tapi mau yang rasa apel saja boleh?” tanyanya lagi melirik di merk yang sama tapi rasa yang berbeda. Cessy menghela nafas mendnegarnya.


“ yaelah minum doang mau di debatin. Nih nih. Yang jambu biar yang gue aja nih. Ribet.” Willy sedari tadi diam angkat bicara sembari memberikan minuman rasa apel kepada Alice. Alice melirik willy dengan mendesis. “ loe kok sirik banget keliatan sama gue. dari tadi ngomongnya gitu amat.” Jelas Alice kesal pada willy.


“ itu namanya temen.” Jelas Cessy sebelum Willy menjawab. Willy mendelik menatap Cessy tapi Cessy malah menekan belakang baju willy.” Kalo satunya judes satunya pendiam. kalo willy judes yah gue yang baiknya gitu hehe. Yahkan Wil?” Tanya cessy pada willy. Willy ditatap tajam mau tak mau mengangguk gugup.


Alice mengangguk paham dan mulut yang berbentuk o kecil.” Yaudah gitu.” Ujar alice mengangguk paham.


Cessy mengangguk dan willy mendesis melirik Cessy. Apa apaan si Morgan ini, bisa bisanya ia malah di ancam padahalkan dirinya tidak melakukan apapun,. berujung masak grill beberapa daging yang masih segar di siapkan oleh Willy. Mereka membuat beberapa makanan ala ala korea.


Ada beberapa makanan dan ikan pastinya menu utama. Ikan yang mereka dapatkan dari memancing sendiri. Alice terlihat sangat bahagia memakan makanan yang mereka nikmati saat ini. cessy melirik Willy dan berbisik.” Ini beneran daging yang rendah kalori dan protein kan?” tanyanya dengan pelan.


Willy mengangguk.” Iya dong. Harganya mahal tapi,” jelas willy songong.


“ loe kan kaya. Jadi nggak papa sesekali.” Jelas Cessy berbisik. Melirik Alice yang terlihat bahagia memakan daging dagingnya khidmat. Alice tidak dibolehkan memakan daging dan susu atau berjenis lainnya terlalu banyak. Bahkan hanya bisa sedikit saja jika memang benar benar selera. Karena dirinya mengalami penyakit jantung ada beberapa makanan yang tidka boleh dinikmati. Salah satunya yang berprotein tinggi.


Alice mengunyah pelan ikan nya yang ia ambil.” Enak banget. Gue baru nyobain makanan seenak ini.” jelas Alice dengan gembira.


“ emang selama ini loe nggak pernah makan daging atau gimana?” Tanya willy sembari mengamit makananya dengan sumpit.


Alice mengangguk pelan.” Emang, biasanya Cuma sebatas sayuran doang.” Jelas Alice pelan.


Willy hendak bertanya lagi tapi segera ditahan oleh cessy.” Oh loe mau lagi nggak? Ini jamur teriaknya enak banget loh. Loe harus nyobain sih, nih.” Ia menaruh jamur itu di piring alice.


Alice tersenyum dan mengambil jamur itu, segera memakannya. Ia menatap Cessy dan mengangguk cepat.” Enak emang.” Jelasnya.


Cessy terkekeh menaruh lagi jamur yang sama dipiring Cessy.” Makan yang banyak yah. ini juga brokolinya. Enak loh” jelas Cessy kepada Alice menaruh beberapa brokoli.


“ loe nggak makan daging?” Tanya willy kepada Cessy yang di piringnya ada beberapa sayur saja. Tidak ada dagingnya.

__ADS_1


Cessy menggeleng.” Makan dong. Nih tadi belum di ambil aja. “ jelas cesys mengambil daging terkekeh. Mereka malah mengangguk paham melihatnya.


Cessy tidak terlalu suka daging, dia pecinta sayur tapi Cessy tidak mengatakannya. Karena tidak mau Alice tau jika sebenarnya ini dirinyalah yang menyiapinya. Ia tak mau Alice tau jika ia melakukan ini untuk dirinya.


Diam diam Cessy meliririk siluet orang orang yang ada tak jauh dari sana. Di sana ada beberapa orang yang berkdiri dan mengawasi mereka sejak mereka berada di tman hingga ke sini. Dan cessy sadara akan hal itu. Cessy tersenyum miring dalam batin. Baik misinya berhasil.


Sedangkan beberapa orang disana menatap mereka dengan beberapa tatapan. mereka adalah Bram. Alea dan juga beberapa orang orangnya. Tadi saat di rumah sakit mereka mengabarkan lagi jika alice kembali kabur dari rumah sakit, dan mereka sudah sibuk mencari dimana Alice berada. Karena itu Bram dan Alea segera datang ke rumah sakit dan mencari anak mereka. Mereka memang sedang ada beberapa masalah dan urusan diluar. Sebab itu alice ditingal bersama para bodyguardnya. Tapi rupanya Alice ini tidak bisa di abaikan. Dia sangat gesit,


Dan berakhir mereka bertemu dengan Alice di taman yang tak jauh dari rumah sakit dengan ke adaan tatapan kosong. Bram ingin mendekati anaknya dan memeluknya tapi di dahului oleh Cessy yang datang dan memberikan anaknya es krim. Bram tidak suka awalnya dan ingin memarahi Cessy karena itu berbahaya untuk anaknya.


Tapi saat melihat senyuman anaknya mengembang lebar ia tak jadi memarahi Cessy dan malah menatap anaknya hangat. Anaknya sangat jarang bisa tersenyum dan sebahagia itu. anaknya biasanya malah lebih sering murung.


Alea tersenyum mengeratkan pelukanya di tangan sang suami.” Alice kelihatannya bahagia banget yah pa.” jelasnya, mata Alea selalu merah dan nanar jika bersangkutan dengan anak semata wayangnya itu., selalu merasa sakit dan sedih,.


Bram mengusap kepala sang istrinya dan berdehem.” Tapi itu dagingnya tidak baik untuk kesehatannya Alice.,” ujar Bram pelan dna nanar. Bram khawatir jika nanti anaknya akan kenapa napa. Ia tidak ingin anaknya kembali drop atau merasakan sakit lagi.


Alea mengusap air matanya pelan mendnegarnya dan bramm bisa bernafas legah mendengarnya. Ia mengangguk pelan.” Morgan sangat baik, dan sangat paham akan kondisi Alice meski baru beberapa kali bertemu dna kenal.” Jelas Alea pelan kepada sang suami., maish menikmati pemandangan anaknya yang makan benar benar lahap dan juga semangat. “ lihat pa dia bahkan makan sangat banyak dan lahap. Aku lupa terakhir kali Alice makan selahap itu kapan.” Jelas Alea bergetar menatap anaknya penuh haru.


Bram mengusap pelan punggung istrinya yang menangis pelan, tapi kali ini menangis bahagia. Bram mengangguk” iya dia sangat baik.” Jawan Bram ragu. Jujur ada hal yang dia rasa janggal tapi Bram tak menemukan apapun., bahkan Bram bisa pastikan jika Morgan tidak tau jika dirinya adalah Bram pemilik perusahaan B yang sedang dirinya minta kerja samanya,.


“ atau kita jodohkan saja mereka pa? mereka terlihat cocok kok dan alice terlihat nyaman dengan Morgan.” Jelas Alea kepada sang suaminya.


Suaminya menatap istrinya tidak setuju, tapi ia tak juga ada niatan menentang.” Kita tanya saja dengan mereka langsung yah nanti.” Jelasnya pelan.


Alea mengangguk pelan tersneyum lagi.” jika Morgan menjadi suami anak kita pasti Alice akan sangat bahagia. bahkan dari matanya saja aku bisa menebak jika alice itu menyukai Morgan.” Jelasnya lagi kepada sang suami.


“ tapi kamu nggak lupa kan jika sebenarnya alice sudah di jodohkan oleh kakek dengan dia?” Tanya Bram pelan.


Alea terdiam mendengarnya.” Kakek sangat sulit di kendalikan. Bahkan dia sudah merencanakan hal ini sebelum Alice lahir.” Jelas Bram.

__ADS_1


Alea mendengus.” Papamu memang keterlaluan.” Jelas Alea lagi. Bram hanya bisa menghela nafas pelan karena ucapan istrinya memang benar.


“ kemarin juga papa sudah menelponku untuk membawa Alice ke Indonesia, mereka ingin membicarakan perjodohan itu.,”Jelas Bram pelan kepada Alea.


Alea mendelik menatap sang suami tidak setuju.” Usia Alice bahkan baru enam belas tahun..!!” bisa bisanya kakeknya mereka malah menyuuh alice terikat pertunangan. Apakah itu tidak keterlaluan?


Bram mengangguk.” Kamu tenang dulu. Ini hanya pertunangan. Aku bisa mengatasinya nanti. Kau serahkan saja dengan suamimu ini. sekarang yang harus kita fokuskan adalah kesembuhan Alice. Aku juga sedang berusaha mencari jantung yang cocok untuk anak kita.” jelasnya kepada sang istri. Alea hanya bisa bernafas pelan karena ia kesal. Kesal mengapa memiliki mertua yang kejam.


“ bro kok diem baek. sih makan.” Jelas Willy menaruh beberapa stikfood yang ia rasa paling enak di mangkok miliknya Cessy. “ kuah tomyamnya enak banget. Dibikin sama chef dari rumah gue. dia mantan chef di Faris loh. “ jelasnya bangga kepada Cessy,


Cessy mengangguk pelan setuju.” Memang sih rasanya enak banget, kualitasnya menjadi pembuktian.” Jelas Cessy tidak mengapik maksud lain dari Willy


Willy menaik turun alisnya bangga.” Iya jelas dong. Namanya willy gitu loh.” Jelas Willy menarik bajunya dengan sombong. Cessy malah meliriknya lempeng. Laki laki ini kapan sih tidak narsis.


Alice disana menatap willy dnegan malas.” Emang enak. Tapi yah gimana yah., ini enak karena racikannya Morgan juga. Tadi lihatkan kalo Morgan nambahin garlic dan beberapa bumbu lainnya.” Jelasnya Alice kepada willy. Memang tadi cessy sudah menambah beberapa bumbu sebab dilidahnya Cessy itu kurang gurih,


Willy berdecap pelan.” dia Cuma nambah dikit jadi nggak akan ngaruh apapun.” jelas Willy kepada Alice.


“ kata siapa?” Tanya Alice tidak setuju.” Perubahan itu di mulai dari hal kecil. Jadi kalo bukan dari hal kecil nggak akan mungkin ada perubahan besar., ibarat beli baju kalo duitnya kurang nggak bakal bisa dibeli, meksipun kurangnya dikit.” Jelas Alice kepada Willy.


Willy melirik Alice malas.” Dari Tadi perasaan nggak ada bijak bijaknya loe. Sekarang sok bijak juga.” Jelas Willy.


Alice menatap wily dengan bangga dan terkekeh. Cessy berdehem menggeleng pelan.” udah udah, masalah makan aja kalian ribut. Nih habisin, habisin. Mubazir.” Ia menaruh banyak makanan lagi dipiring mereka.


“ gue udah wey. Kenyang.” Jelasnya willy menolak. Cessy malah menyodorkan sumpit berisikan daging dimulut willy. Willy yang sedang bicara dipaks amakan membuatnya melotot.


Cessy terkekeh melihat Willy yang mau tak mau makan dan melotot. Cessy terkekeh pelan mengusap sisa saus dipipi willy. “ makan yang banyak biar gemoy.” Ujar Cessy pelan. sama seperti yang ia bolang dengan Cleo biasa. Tampa Cessy sadari willy disana menegang dan sedikit salah tingkah tapi ia tutup dengan bibir yang ia majukan. Alice ikut terkekeh disana melihatnya. Willy sangat menggemaskan..


Sedangkan Alice hanya makan santai tanpa tau hal di sekitarnya.

__ADS_1


__ADS_2