
Tapi ayah dan ibunya Lili yakni keyna dan juga alka melarang keras Andes menemui anaknya lagi karena laporan Loli jika Andes jarang pulang, sampai pada mereka mengancam Andes agar tidak mengabaikan anak istrinya.
“ kalo loe masih mau temenan dan saudara sama gue andes..! jauhi anak gue, anak gue bukan Lingling sosok yang loe cintai..! bukan sosok yang bisa loe jadiin obsesi. Loe fedofil? Sampai dunia kiamat pun gue nggak akan restu, demi tuhan Andes, lebih nekat loe dari sekarang,. Loe gue bunuh dengan tangan gue sendiri..!!!” tekan Keyna usai menghajar Andes habis habisan saat itu.,
" Loli sesempurna itu loe sia-sia in.!!! anak loe butuh bapaknya di rumah, main sama ngajarin dia jalan. Cukup loe aja yang nggak punya bapak!!! anak loe jangan..!! " Tegas Alka kuat.
Andes rapuh melihat Keyna memelas, tapi Keyna membuang muka tak suka.” loe pergilah tinggal diluar negeri aja, di sana loe mulai hidup damai sama istri loe, anak loe. Loe anak yang ditinggal sama orang tuanya, jadi jangan sampai anak loe ngerasain apa yang dulu loe rasain. Cintai istri loe, sekira loe nggak cinta sekalipun jangan katakan loe nggak cinta, jangan berhenti buat berusaha jatuh cinta. Kasih dia terbaik gue yakin hidup loe jauh lebih bahagia. andes bahagia tu bukan Cuma tentang loe bersama aorang yang loe cintai.. cintai dulu orang lain loe pasti bakal di cintai lebih dari itu..!!!!” tegas keyna dan menutup pintu rumahnya keras. Meninggalkan Andes dalam keadaan buruk.
Andes kehujanan mengusap air matanya, menatap pintiu yang usai di tutup oleh sahabatnya sendiri, samar samar ia melihat sosok mungil perempuan kecil di jendela mengintip dirinya sedih, melambaikan tangan. Andes terkekeh mengusap air matanya. Andes salah, benar benar salah dalam langkah,.
Sampai andes memilih untuk menerima saran dari Keyna untuk pindah keluar negri, meninggalkan sahabat sahabatnya, dan selama dua belas tahun ini juga mereka tidak pernah bertemu lagi, karena perjuangannya selama bertahun tahun Andes bisa melupakan kekasih lamanya dan menghilangkan rasanya pada anak sahabatnya sendiri, barulah mereka pulang dan Keyna menyambutnya.
Andes juga melakukan foto studio bersama keluarga keyna dan dirinya. Saat istrinya bertanya siapa perempuan di dekat Lili yang di sandingkan maka ia akan menjawab mengenang sosok sahabat keyna yang sangat mirip pada anaknya dan Loli dpercaya.
Baik keyna, dan siapapun bungkam akan masa lalu andes. Mereka hanya tau andes tidak pernah menjalani hubungan apapun.
Dan usainya Andes dan keluarga akan pulang ke Indonesia satu tahun sekali, Andes tetap tidak lagi berani menetap di Indonesia karena takut rasa itu kembali, dirinya sudah sangat bahagia, nyaman dan juga merasa senang dengan keluarga kecilnya, ada
Loli yang selalu menunggunya pulang dari kerja sebaris menyiapkan makan malam yang sehat dan hangat, tak jarang juga Loli menyiapkan air hangat untuk ia merendam kaki atau untuk dirinya mandi.
Lalu di pagi hari akan di beri sarapan buat sendiri oleh Loli dan bekal di antar kan kekantor. Atau memiliki anak seperti Willy yang hyper aktif, dimana mana ia akan menyerobot cerewet sama seperti Loli. jadi suasana di rumahnya sangat hidup. Andes memiliki keluarga cemara usai ujian yang ia lalui dengan semua tusukan duri yang menimpa kakinya.
Lalu mengapa Loli tidak hamil lagi usia melahirkan willy????
Sebenarnya karena Loli sudah tiga kali keguguran karena di buat oleh orang yang tidak menyukainya alias musuhnya. Andes kecolongan di saat terlalu focus pada Lili saat Loli hamil kalah itu dokter menaruh obat yang membuat Rahim Loli tidak kuat sehingga Andes menyarankan diangkat saja rahimnya, jadilah dia hanya memiliki satu anak tunggal.
Karena itu juga dirinya pernah sempat mengangkat satu anak perempuan, tapi sayangnya anak itu meninggal karena tertembak musuh. dan ia kembali mengangkat satu anak perempuan tapi usianya di atas Willy dan sekarang sudah menikah.
Bahkan Willy sudah beberapa kali hampir dibunuh saat kecil. Tapi luar biasanya Willy seperti kebal tidak pernah terluka, bahkan sebelum orang ingin menyentuh nya dia sudah lebih dulu terbakar.
Saat itu Andes tidak tau apa-apa, tapi saat Keyna menjelaskan jika gelang milik Willy itu dari Liingling untuk melindunginya membuat Andes menangis dan juga sadar jika sebenarnya cinta tidak harus memiliki, tapi harus saling menjaga dan melindungi. Lingling tidak pernah pergi tanpa dalam hidupnya, Lingling melindungi anaknya.
Willy pernah ingin melepaskan gelang itu, dan beberapa Minggu kedepannya Willy di racun dan hampir meninggal. segera ia pakaikan kembali gelang itu dan tubuh Willy segera sembuh. Mati-matian Andes menahan sesak di dadanya. mengucap terimakasih kepada Ling-Ling yang tidak pernah ia temui kembali.
Lalu apakah andes akan pulang ke Indonesia kelak? Maka jawabannya iya, tapi itu nanti dimana usia rentanya. Ia ingin menghabisi masa masa tuanya bersama orang orang tersayangnya, teman teman sejawatnya.
Mereka sudah memberikan rencana jika hari tua nanti akan membuat satu rumah di isikan oleh mereka mereka agar tidak kesepian. Andes sudah tidak mencintai Lingling, dan sudah mencintai keluarganya sendiri.
Lalu apakah melupakan Lingling?? tidak, Lingling akan tetap bersama dengan masalalu nya.
__ADS_1
...----------------...
“ Kai mau kemana?” Tanya Andrian melihat Caisar dan Disya yang keluar menggunakan baju santai, bedanya Disya masih menggunakan wigh agar orang orang tidak aneh melihat dirinya. Disya melihat andrian dan perempuan' di sebelahnya malas.
Sedangkan caisar tersenyum menyapa.” Oh itu, mau ke air terjun. “ ujar caisar ramah.
Andrian mendengarnya mengangguk paham.” Oh. Boleh ikut nggak?” tanyanya Andrian kepada Caisar pelan.
“nggak boleh.” Ujar Disya kepada andrian dengan tenang tapi lihat bahkan tatapannya sangat menusuk seakan akan mengingatkan mereka untuk benar benar tidak boleh ikut,,!!!
Caisar terkekeh pelan.” kalo pergi main begini itu lebih seru rame rame sayang., ayoo pak kalo mau ikut.” Ujar caisar pada andrian.
Andrian melirik disya yang terlihat cemberut, meledeknya disya dan mengangguk.” Oke Kai. Ayok.” Ujar andrian semangat.
“ aku juga ikut boleh kan?” Tanya Alice polos pada keempatnya.
“ nah kalo kamu jauh nggak boleh..!!!!” tekan Disya kepada alice.
Alice mundur menatap disya dengan takut, bahkan hampir menangis. Disya melihatnya mencebikkan bibir kebawah.” itu air mata buatan? Kalo cengeng jangan deket deket gue..!” tekan Disya malas.
Alice menatap Disya nanar dan juga takut, tapi Caisar melirik Disya dengan penuh tatapan tak suka., berbisik pada disya pelan.” disya jika kamu tidak suka cukup diami saja dan jangan ajak bicara. Kamu menyakitinya disya.” Ujar Caisar kepada Disya pelan.
Disya melirik caisar tak suka.” kamu belain dia?” tanyanya cemburu caisar mendukung perempuan lain.
Disya melirik Caisar dan menggeleng.”nah sama aku juga nggak mau. Dia kalo nangis lebih kenceng baru tau rasa. Jadi jangan bicara keras dan buruk lagi yah.” ujar Caisar lembut.
Disya mengangguk polos menatap Caisar mengerti., Caisar menghela nafas pelan menatap Andrian yang disebela Alice menatap Alice dengan tatapan tak tau harus melakukan apa.
“ kalian kalo mau ikut boleh. Cuma jalannya cukup jauh loh.” Jelas caisar lebih pelan.
“ gue sih nggak apa apa. Ntah kalo alice.” Ujarnya melirik Alice.
Alice mendengarnya menggeleng pelan.” Alice juga nggak apa apa kok.” Ujarnya kepada ketriganya polos.
Caisar menghela nafas pelan dan mengangguk, mengggenggam tangan Disya lebih erat. Disya melirik Andrian dan juga tunangannya tajam, seakan akan berkata, awas saja jika kalian menggangunya. Andrian dan Alice hanya memutar bola mata jengah.
Disya sangat tidak suka pada mereka yah.
Sampai diperjalanan yang cukup lumayan, mereka memilih menggunakan mobil kecil untuk pengunjung ke taman atau tempat healing semacam air terjun ini, karena memang jika jalan kaki itu memakan waktu cukup panjang.
__ADS_1
Di tempat wisata yang juga proyek milik andrian dan caisar mereka bisa melihat orang sangat ramai untuk main di sana atau hanya sekedar berfoto ria. Di sana juga sudah ada permainannya mobil mobilan yang bisa di sewa perjam, atau bahkan motor motoran.
“ wohhh keren airnya. Kayak air laut biru. Sampek kayu dibawanya kelihatan.” Ujar disya kepada Caisar heboh. " Cantik banget...."Ujar Disya yang sudah berdiri di bebatuan berbinar melihat airnya yang jernih.
Caisar mengangguk di sebelahnya, “ iya.” Ujarnya.
Di sebelah Disya ikut mengangguk.” Wah kai keren sekali bisa membuat tempat sekeren ini.” ujar Alice bertepuk tangan menatap kedepan sangat kagum,, Air jerni, ditengahnya ada ayunan yang banyak diminati orang untuk berfoto, alhasil banyak yang antri.
“ loe bodoh apa gimana??? Ini tu Tuhan yang captain airnya. Kai mana bisa captain air sebagus ini., t0lol kok dipelihara?” Tanya Disya melirik alice tak suka. mau memuji pacarnya. Kenapa tidak memuji tunangannya sendiri sih di sisinya itu, dasar perempuan murahan.
Alice menatap disya dengan tatapan layu tak enak dipandang.” Kan aku Cuma jujur kagumnya, maksud aku tu pemandangannya.” Ujarnya Alice merengut.
Disya mencibir dengan membuat bibirnya bergumam mengejek. “ tapi bener loe. Kata Disya ini tu Tuhan yang captain. Caisar Cuma buat suasananya lebih hidup aja., kayak ada restorannya, ada jembatan dan juga stan pemandiannya. “ jelas Andrian setuju.,
Disya tersenyum miring melihat uandrian. Caisar memijit pelipisnya pelan.” disya ayok kita main air, aku mau mandi juga ini. “ ujar Caisar mengerai keduanya.
Disya mengangguk. “ aku mau ikut.” Ujar Alice.
“ nggak, loe nanti nyusahin. Gue yakin loe ngak bisa berenang.” Ujar disya klepada alice ketus.
Alice mendengarnya menggeleng.” Alice main dipinggirnya aja kok nggak ketengah gitu.” Ujarnya tak mau ditinggalkan lagi.
“ ye siapa tau loe pura pura kepleset dan nggak taunya loe tenggelem beneran, eh minta tolong sama Caisar dan Caisar bantuin loe. Dan apa lagi yah? cewek cewek lugu kayak loe ini banyak drama biasanya.” Ujar Disya lagi ketus.
“ sya.” Ujar caisar menekan tangan diysa mengingat.
“ kan memang gitru caranya cewek dapetin cowok orang? Pura pura lugu, pura pura lemah. Udahlah Caisar aku udah tau trik busuk perempuan murahan kayak dia. Kamu aja terlalu polos mudah dia kibulin.” Jelas Disya melirik alice malas, muak dengan wanita banyak gaya begini.
“ tapi..” alice mremas tanganya sendiri menatap caisar dna Disya.” Aku nggak pernah main di air terhun dan bebas kayak gini. Aku Cuma baru kali ini.” ujarnya bergetar hendak menangis mendengr Ucapan Disya yang menyakitinya.
“ tuh contohnya Kai.” Ujar disya menunjuk Alice menggunakan telunjuknya.” Baru juga udah diomongin kan, pura pura lugu dan polos, apa lagi ha???? Nanti dia bilangnya gini akutuh punya penyakit jadi nggak bisa main di air terlalu lama. jadi mau pulang, ngerusak suasana.!!” Tegas Disya kesal.
Alice menunduk dalam.” Tapi aku memang sakit.” ujar Alice lemah.
Disya menunjuk alice lagi dengan kekehannya.
Sedangkan andrian menatap disya kagum. “ Disya loe cenayang?” Tanya Andrian bertepuk tangan pelan. tidak menghiraukan sang tunangannya sendiri.
Disya menggeleng pelan.” nah karena udah terbukti semua. Andrian loe jaga tu tunangan loe, jangan sampek kegatelan sama calon suami gue. kalo semisal semakin dia gatel sama Caisar. Semakin niat gue buat hilangin dia di muka bumi ini. Atau Garuk dia pakek Ulat bulu biar tambah gatel...” jelas Disya pada Andrian dan menarik tangan caisar menjauh.
__ADS_1
” Kamu harus jauh jauh sama cewek kayak dia. Manusia manusia Cuma bisa nangis. Munafik.” Gumam Disya Masih mengomel.
Caisar melihat Disya hanya menghela nafas pelan, kasihan pada alice tapi disini juga harus menghargai pasangannya. Sedangkan alice mengepalkan tangan menatap Disya dan caisar menjauh.