
Disya tampa aba aba menyeburkan diri ke tengah membuat Caisar kaget. Menyipitkan mata melihat Disya yang lamban ke atas.
Byur... Disya Mengusap wajahnya sagar tersenyum melihat caisar.” Seger banget. Ayok pangeran mandi.” Ujar Disya menyiramkan Caisar menggunakan air.
Caisar terkekeh membuka bajunya dan menyusahkan kaos putih lengan pendek dan segera ikut menyebur bersama Disya. Caisar kaget saat tau jika airnya sangat dalam, atau bahkan mungkin mencapainya dua meter lebih.
Disya melihat Caisar yang keluar dari permukaan air terkekeh pelan.” dalem banget,” gumamnya Caisar kepada Disya. Disya terkekeh memgangguk kepada caisar.
“ loe ngak usah macem macem., loe duduk di sini. Gue mau mandi, loe hanyut Nggak tanggung jawab gue. Mending pesen pop Mie sama teh botol sambil duduk loe.” Ujar Andrian kepada Alice di sebelahnya yang berwajah masam.
Alice berdehem melirik Andrian yang segera mendekati Caisar dan yang lain. Mereka semua membuatnya jengah. Ia akan melaporkan hal ini kepada morgan, ia harus memberi tahu siapa Disya sebenarnya.
Iya... alice akan membuat keduanya berpisah jauh.
...----------------...
Sudah dua hari Disya di sini dan dirinya sudah harus pulang ke rumah bersama Fardan, sedangkan caisar akan pergi ke pusat bukan ke rumah milik Fardan. Sebab membicarakan bisnis kepada keluarga Keyna dirinya harus kekota dimana rumah mereka berada. Keyna sempat berpesan kepadanya jika ia menungu di rumah, karena jarang pergi keperusahaan miliknya sendiri.
Awalnya Disya ingin ikut tapi Fardan melarang Disya yang ikut, sebab Disya sudah harus sekolah lagi karena waktu libur yang sudah habis senin ini, disya mau tak mau menurut saja perkataan Fardan. Lagi pula jika Disya ikut hanya menghambat Caisar saja nanti. Caisar butuh ruang sendiri dan tidak ada hambatan dalam pekerjaannya.
Sedangkan alice sendiri sudah pulang ke Negara asalnya di antar oleh Andrian juga. Maka dari itu sekarang Caisar pergi sendiri menuju pusat kota keluarga Keyna, dengan berbekal google map saja.
Caisar sangat jarang dengan sekretarisnya sekarang sebab sekretarisnya hanya akan menggantikan dirinya diperusahaan pusat. Mungkin ia akan mencari satu sekretaris lagi untuk menemaninya diperjalannan jauh nanti.
Caisar menatap lamban rumah yang akan dirinya masuki ini, mengerjab pelan dan meneguk saliva kering, ini rumah termewah yang dirinya lihat selama hidup, saat ingin masukpun dirinya dihadang empat penjaga sekaligus menggunakan pakaian seragam hitam. Mobil taksi yang mengantarkan caisar tadi sudha pergi dan dirinya harus menunggu persetujuannya orang dalam jika dirinya boleh masuk atau tidak.,
Kalian tau kekayaan Andrian dan Fardan??? mereka bahkan tidak ada apa-apnya dari keluarga Keyna.
ibarat katanya mereka adalah rajanya pebisnis.
“ silahkan masuk dek.” Ujar penjaga membuka gerbang yang sangat tinggi tersbeut.
Kemewahan yang dari luar terlihat sekarang lebih terlihat lagi, rumah Keyna masih sangat jauh untuk dirinya tempu sebab rumahnhya memiliki lapangan yang sangat luas, di sana juga ada helicopter sendiri dan tempat mendarat sendiri. Caisar melihat itu tidak bisa tidak insecure. Tolong katakan pada caisar apa yang dikerjakan oleh Alka sampai bisa sekaya raya ini??
Jangan bilang ngepet atau pakai tuyul yah. sebab ngepet atau menggunakan tuyul saja Caisar tidak yakin bisa sekaya nereka.
“ dek, bisa menggunakan sepedanya atau motor ini untuk ke rumah. Silahakan bawa saja.” Ujar penjaga kepada Caisar pelan menunjukan beberapa kendaraan di sebelah Caisar yang tidak terlihat.
__ADS_1
Caiar bergeser pelan. Caisar pikir harus jalan kaki tadi.” Atau bisa naik mobil itu saja. Bari saya antar.” Ujar penjaga satunya lagi membawa Caisar.
Caisar mengangguk mengikuti penjaga, membawanya menaiki mobil minicupper yang sangat bagus. Caisar sangat guguyp duduk di sebelahnya dan menaruh tasnya di depan. “ adek temannya nona Lili yah?” Tanya sang penjaga pelan pada Caisar.
Caisar menggeleng pelan.” hmm saya mau ketemu nyonya Keyna.” Ujarnya Caisra pelan. siapa juga Lili dirinya tidak tau. Penjaga terkekeh mengangguk pelan melihat Caisar yang sangat polos dan gugup melihat kedepan. Tak heran, dulu dirinya pertama kali menapakkan kaki disini, juga kaget.
” Kamu jangan sembarang pegang barang nanti di dalem yah. takutnya ada hal yang enggak enak kan,” ujarnya.
Caisar mendelik melirik penjaga tak suka.” Bapak kira saya mau nyolong?” Tanya caisar.
Penjaga menggeleng mengibas tangan cepat.” bukan, aduh gimana yah ngomongnya.” Gumamnya meringis pelan.” itu di dalam nyonya Keyna memilih beberapa barang jebakan jadi semisal kalo adek salah pegang dan adek bisa mendapatkan hal buruk.” Ujarnya. Caisar mendengarnya hanya berdehem pelan.
“ BTW gaji bapak di sini berapa pak?” Tanya Caisar pada penjaga.
Penjaga melirik caisar dna tersenyum bangga.” Dua belas juta.” Ujarnya.
Caisar mendengarnya membulatkan mata. Besaran gaji dia ketimbang gaji karyawan UMR..!!!
penjaga terkekeh.,” iya emang gede, tapi resikonya juga gede disini, secarakan mereka orang kaya, pasti ada aja musuhnya, jadi kalo semusal kita kecolongan habis kita.” jelasnya pada Caisar lagi.
Mobil sampai di rumah bercat gold yang sangat indah. Dengan segera Caisar turun dan berterimakasih kepada penjaga tadi, kembali menatap kedepan usia penjaga tadi kembali ketempatnya tadi. Saat caisar mendekat ia bisa melihat dua penjaga lagi dibagian pintu. Dengan tegas salah satu mendekat dan bertanya.” Ada yang bisa dibantu?” tanyanya tegas,
“ saya ada janji dengan nyonya Keyna dan pak alka.” Ujar caisar tegas.
Penjaga mengangguk menunjukan jalan.”mari ikuti saya tuan, nyonya sudah menunggu di dalam.” Ujarnya.
Caisar mengangguk. Bahkan ke dalam saja pakai ada pemandu. Gile sih batinnya usai dengan kekagumannya caisar berjalan mengikuti penjaga tadi, menatap rumah keyna yang luar biasa mewahnya, bahkan hotel kalah mewah. Mengingat kata penjaga jangana sal pegang membuat ia mengeratkan tangannya di tas,.
Suara tawa keras terdengar nyaring dari ruang tamu mengalihkan atensi Caisar. Dan yang tertawa terdiam mlihat caisar lewat. Caisar melirik satu perstau dari mereka yang menatapnya dnegan banyak tatapan.
” Wah.. Li siapa ini Li? Ganteng banget?” pertanyaan itu masuk di telinga Caisar yang diucapkan oleh seorang gadis menatapnya berbinar.
Yang ditanya oleh temanya menggeleng pelan. Caisar mengerjab pelan menatap gadis itu, wajahnya bulat dengan bibir yang sangat cantik., mata bilat berwarna biru, hidung mancung, dia sangat cantik.
Caisar memalingkan wajahnya. Dirinya tidak boleh memuji perempuan selain disya..!!!!
Sosok yang ditanya temannya menggeleng.” Itu siapa pak?” tanyanya kepada penjaga.
__ADS_1
Bahkan suarsanya saja sangat lembut.
Penjaga menatap perempuan tercantik itu sopan.” Tamu nyonya nona.” Ujarnya. Gadis itu mengangguk pelan dan paham.
“ mari tuan lewat sini.” Ujar penjaga pada caisar. Caisar mengangguk menuju ruang kerja Keyna, meninggalkan keempat gadis yang bersorak heboh di ruang tamu melihat dirinya.
“ gila sumpah mana tinggi, dia type gue banget..!!!!” ujar yang lain lagi berbinar menatap Caisar.
“mana kenal sama mamanya Lili, pasti kaya raya dia. Omo omo.. gue meleleh, gue jatuh cinta pandangan pertama,.” seru yang sedari awal sudah menyeletuk tadi.
Lili mengangguk pelan mengakuinya.” Iya, dia ganteng, sopan lagi.” gumamnya. Lili baru kali ini merasa ada yang melihatnya dan memalingkan wajah, biasanya ia selalu mendapatkan tatapan kagum dan memuja karena parasnya yang dikatakan tidak manusiawi kadang menyulitkan dirinya.
Caisar menghela nafas pelan memasuki ruangan yang ada Keyna sedang membuka berkas berkasnya.” Duduk saja Kai..” ujar Keyna menutup dan meningkirkan berkas yang mungkin sudah ia selesaikan di sisih bawah, ada kardus yang menanti di sana.
Caisar mengangguk segera duduk di sisi keyna. “ pelayan bawa minumn dan camilan ke sini.” Ujar Keyna pada penjaga yang masih menungu. Ia mengangguk segera keluar.
Keyna tersneyum.” Kita duduk di sofa saja yah Kai.” Ia mengajak Caisar duduk di sofa berada di dalam sana. Caisar bangkit dari duduk awalnya didepan tempat kerja keyna menjadi di sofa. Keyna mengeliat pelan merasa otot ototnya terasa kaku.
“ kamu cepat juga yah kai ke sini, saya pikir kamu perginya hari minggu depan, kan hari ini sudah senin, harusnya masuk sekolah. Atau kamu udah tamat sekolah?” tanyanya Keyna pada Caisar bingung. Dilihat dari wajah Caisar, dia masih muda..
Caisar melirik keyna sopan.” Saya sekolah kok bu, Cuma jika saya tunda lagi bertemu ibunya nanti saya tidak bisa, soalnya ada beberapa proyek yang belum selesai, saya harus segera pulang ke kantor pusat sesudah urusan di luar kota. Jadi sekalian saja, kan dari kota kemaren nggak terlalu jauh dari kota ibu, saya naik bis Cuma enam jam, “ ujar caisar.
“ wah berarti kamu tadi dari naik bus langsung ke sini?” Tanya Keyna kepafda Caisar serius.
Caisra mengangguk.” Awalnya tadi mau boking pesawat, tapi rupanya deadline, lagi dihentikan semua karena terdeteksi akan ada hujan deras, saya nggak bisa terlalu lama di sana buk, jadi naik bus ke sini sampai bandara, terus naik taksi kesini.” Jelas caisar.,
“ wah... kamu belum nyewa hotel?” Tanya Keyna pelan.
Caisar menggeleng.” Itu gampang kok bu, saya bisa pesan lewat online.” Ujar caisar juga tenang.
Keyna menggeleng.” Nggak usah sewa, kamu bisa istirahat di sini sejenak kok. Kamu juga baru dari perjalanan kan? kamu istirahat saja dulu. Nanti sore atau sehabis makan makan kita baru bicarakan.” Jelas Keyna kepada Caisar kasihan.
Caisar mendengarnya menggeleng,.” Oh nggak kok bu, saya bisa menyewa hotel di sekitar sini, tadi saya cek di hp ada cukup banyak hotel yang cukup bagus, lagi pula pasti akan merepotkan, kita bisa bicarakan sekarang saja untuk kerjaannya, ibu pasti tidak banyak waktu untuk saya.” Ujar Caisar kepada Keyna lelah.
Siapa yang bilang dirinya tidak lelah? Tapi jika diinya harus istirahat sekarang nanti kerja sama dengan Keyna akan lamban dan dirinya semakin lamban lagi pulang.
Keyna mengibas kan tangannya tenang.” Kamu tenang saja. Hanya kerja sama begini hanya tinggal tanda tangan. Kamu beri saja proposal nya dulu pada saya sekarang dan nanti malam kita akan bicarakan lebih lanjut, biar saya pelajari dulu.,” ujarnya kepada Caisar pelan. Caisar mendengarnya menatap keyna kagum. Sudah kaya raya baik juga yah.
__ADS_1