Bukan Pangeran

Bukan Pangeran
Aku saja


__ADS_3

” Ku lihat sepatumu harganya ratusan juta. Jam yang harganya milyaran. Ku kira ini bukanlah angka yang kecil bukan?” Tanyanya Disya pada Karen. Karen disana menatap cek yang terisi itu diam.


Disya tersenyum iblis...!


Ayolah dia antagonis


20miliyar..!! waw...


Gibran melotot melihatnya.”Itu namamnya pemerasan..!” Ujarnya melotot.


Dsiya disana mengipasi wajahnya dengan cek itu.” Saya rasa ini resiko karena memberikan kami hal dan wewenang. Demi Tuhan aku bisa jamin jika ini hanya angka semut dari banyaknya uang kalian.” Jawabnya santay bagai bukan hal yang besar..


“Dis—“


“ Dokter...!!!” beberapa suster keluar dari uang adiknya Caisar. Caisar kaget disana melihatnya bangkit melupakan perdebatannya. Ia , melihat beberapa dokter dan perawat masuk.


”Ada apa dok?”Tanyanya dengan lirih. Jantungnya berdegup sangat cepat. Dokter sudah masuk menyisahkan satu perawat menutup pintu.


“Maaf dek.. pasien mengalami kejang-kejang, jantungnya berhenti berdetak dan otak—


"“Suster cepat..!!!” Teriakan dari dalam menyadarkan suster yang bicara.


”Maaf saya harus masuk.”Ia meningalkan Caisar yang terlemas kaku melihat adiknya.


Disya dan Cessy terdiam mendengarnya masih duduk dikursinya. Sudah seminggu Rafa tak memiliki perkembangan, tak boleh masuk sesuka hati mereka, diruang intensif kusus yang bahkan tak boleh memiliki bakteri dikarenakan lukanya harus higenis. Lalu hanya diber uang jengunk dua kali dalam sehari dan selai jenguk hanya stau jam... kenapa adiknya???


Caisar dan semua nya diam termausk Karen,. Disya disana mengusap bahu Caisar.”Semua baik-baik saja. Tenang.”Ujarnya pelan.


Caisar memngangguk pelan menatap Disya. Mereka menunggu cukup lama tak ada kabar baik atau buruk. Karen juga ikut menunggu disana Meski lelah tapi ini kesempatannya untuk ia dapatkan.. Gibran juga diam melihat kekalutan Caisar. Cessy diam ditempatnya tak memangis tak menujukan ekspresi apapun lagi hanya beberapa kali menghela nafas pertanda membuang sesak didada.


Pintu terbuka menampilkan dokter yang masuk tadi lalu dua dokyter lainnya yang berlalu, ada beberapa perawat yang masih tinggal.” Saudara Caisar?” Ia bertanya pada Caisar. Caisar dengan cepat mengangguk menatap dokter Andi. Dokterr Anda disana menatap Caisar dalam.


”Tuan... kita lepas saja yah alata dik an--“


“Apa yang kau bicarakan bodoh..!!! bagaimana keadaan adik saya?”Tanya Caisar dingin tak suka mendengar ucapan dari sang dokter didepannya.

__ADS_1


Dokter terdiam menatap Caisar. Ia menghela nafas,.” Keadaanya semakin memburuk Caisar.. dan jika pun selamat hanya memiliki presentase kecil. Hanya 5% jadi tolong jangan egois. Adikmu tersiksa, dia sakit Kai, kau mempersulit hidupnya.”Ujarnya pelan menatap caisar.


Caisar mengusap wajahnya menggeleng. Ia menahan mati-matian untuk tak menangis. " Sampai kapanpun saya tidak akan melakukan hal bodoh itu. itu sama saja saya membunuh adik saya!!!" Tekannya didepan wajah dokter.


Dokyer Anda menghela nafas.”Kita harus melakukan operasi dalam waktu 24 jam supaya tidak ada pembusukan dibagian jantungnya yang tak teraliri darah. Apakah kau sudah menyiapkan uang nya?” Ia lupa jika harus professional. Ia sendiri sangat-sangat prihatin dengan Dafa. Dafa jikapun selamat akan menjadi manusia tak bernyawa, tak bisa bicara dan hidup normal. Jika begitu bukankah seharusnya dilepaskan saja dan biarkan dia hidup bahagia bersama Tuhan? Caisar egois baginya.


Tapi jika semua kakak ada diposisi Caisar pasti akan memilih hak yang sama untuk adik tersayangnya.!


“Ya.. siapkan semuanya dan keberangkatannya.. “Ujarnya Disya menyelah.


Caisar menatap Disya nanar. " Uangnya...!!!" Tanyanya lirih.


Disya melambaikan cek ditangannya. " Sesekali serakah tidak membuat mu buruk...!!!"


Caisar diam berfikir sebentar disana menatap dokter.”Iya. lalukan yang terbaik untuka diks aya dok. saya tetap yakin dia akan baik-baik saja.” Itu Cessy yang angkat bicara. Caisar diam menatap Cessy memang tidak ada pilihan lain.


Dokter Anda hanya mengangguk pasrah.” Baik saya permisi menyiapkan semuanya. Sebagai ketentuan kalian sudah taukan? Jadi tolong siapkan dan bereskan administrasi secepatnya.” Ia melangkah meninggalkan mereka smeua.


Administrais yang menghabiskan uang yang fantastis. Bukan karena apa tapi itu karena Enam dokter spesialis yang berkompeten, enam perawat dan satu pesawat yang disewa pribadi untuk pergi kerumah sakit yang mereka datangi nanti, Rumah sakit besar yang ada diluar kota. Itu memang menggunakan uang pribadi hey jadi jangan kaget..!!


“Ehemmm Caisar jika kamu membutuhkan banyak uang kau bisa bekerja sama denganku dan aku akan pastikan jika uang di—‘


“ Sudah ku duga kau memiliki niat busuk... pergilah jangan memperkeru suasana..!” Ujar Disya disana mengusir pelan.


Caisar pun disnaa menatap Karen dingin. Karen dan Gibran terdiam.”Bukan begitu. kami hanya mau membantumu Kai. Jadi tolong dengarkan dulu apa yang aku sampaikan siapa tau kau tertarik untuk mengobati adikmu.”Ujarnya pelan.


Disya disana diam. Caisar menatapnya dengan tatapan Tanya.,”Tuan saya saja.... Jika saya saja mengganti Kakak saya bagaimana tuan?? Saya bisa kok seperti kakak saya.,”Ujarnya Cessy cepat mengalihkan semua orang kepadanya.


Cessy diam menatap mereka yakin.”Kakak saya sudah terlalu banyak beban. Izinkan saya atau kali memikul beban untuk membantu kakak saya.”Ujarnya lirih.


“Cessy..!” peringatan Disya. Disya disana menatap Cessy dengan tatapan tak suka dan mengode mengeleng tak memberikan peluang untuknya bicara lagi.


Disya menghela nafas.,”kak jika kita bisa saling bantu nanti kita juga bisa berbagi apapun yang akan kita lakukan. Ku rasa kata kak Disya benar jika kita membutuhkan banyak kepakan sayap,.”Ujarnya menjelaskan pada Caisar.


“Dia orang asing dan ita tidak tau apa maunya.”Ujar Dosya pelan menentang.

__ADS_1


“Justru karena itu kita harus menanyakan kesepakatan apa kak.. “Ujarnya Cessy lirih.


Caisar dan Disya diam menatap Karen penuh tanda Tanya. Kesepakatan dan kerja sama apa yang akan mereka jalankan. Karen dan Gibran diam. “Kami tidak bisa menjelaskan saat ini. Jika mau kalian harus setuju dengan semua kosequensinya. Aku jamin ini bukan pembunuhan atau penculikan sejenis dunia gelap. Ini murni kerja sama yang baik dan menguntungkan kalian. Tapi aku membutuhkan anak laki-laki bukan perempuan.” Ia menekan kata-katanya pada Cessy yang didepannya.


Cessy disana diam menatapnya nanar.


“Kau mau menjebak kami?”Tanya Caisar dingin. Ia mengeleng.”Tidak ada kesepakatan dalam karung. Tak ada hitam diatas putih maka kamu menolak jadi silahkan pergi kami bisa mencari uang untuk adik kami sendiri dan terimakasih bayarannya tuan.”Ia disana menatap lain arah menahan emosi yang meledak didadanya.


Karen menggeleng.”Ini diatas kertas putih kok. Kita melakukan kesepakatan secara nyata tapi sekarang ditangan kalian hanya memberitahuku setuju atau tidak jika steuju maka nanti aku akan menjelaskan dengan kalian secara langsung barulah melakukan kesepakatan. Tenang saja ini tidak akan merugikan kalian. Mungkin.”Ujarnya dengan bijak tapi menambah kata diujung nya didalam hati.


“Tuan saya bisa jadi laki-laki tapi tolong jangan membuat kakak saya susah. Biarkan saya membantu tuan.”Ujarnya Cessy. Karen melirik Cessy lagi tak minat sejujurnya. Cessy menatapnya memelas dan juga berharap


“Cessy diamlah.”Bisiknya Caisar.


“Kakak hanya punya kamu sekarang. bagaimana bisa kakak membiarkan kamu juga dalam masalah.”Ujarnya lirih.


Hanya Cessy yang bisa ia andalkan saat ini, semua adiknya lihatlah sekarang terlihat lemah semua. Cessy mengusap lengan sang kakak.”Kak tenanglah. Kakak ingat bukan jika aku ini kuat jadi aku akan baik-bak saja. Semua yang ku lakukan untuk kita. untuk Rafa dan Farel. Untuk menjemput Cleo lagi secepatnya.”Ujarnya pelan


“Tapi saya tidak membutuhkan perempuan. Saya mau Caisar.”Tegasnya Karen.


“Memang apa bedanya perempuan dan laki-laki? Kau pikir kaki lemah atau apa?”Disya disna membentak keras hendak menjambak kepala Karen. Karen terdiam mendengarnya.


Ingat menjambak kepala bukan rambut...! Bayangkan tu


Luar bias baru kali ini ada yang membentaknya..!!!


.


.


.


.


Huuuu aku akhir-akhir sibuk tapi aku bakal berusaha buat luangkan nulis jadi bantu vote, komen dan like yah guyss

__ADS_1


__ADS_2