
Disya mengernyitkan dahinya menatap Fardan berada didepan kosan milik caisar dimana temnpat dirinya tinggal sekarang.
fardan melihat Disya yang sudah pulang mendengus kesal.” Disya saya telepon kamu tidak angkat, saya chat kamu tidak balas padahal kamu online, apa yang kamu lakukan sih?” Tanya Fardan kesal kepada Disya sata Disya sudah berada didepannya.
Disya mengerjab pelan mendengarnya. “ yah aku tidak tau., memang paman ada nomorku?” tanyanya polos.
Fardan menganga lebar.” Kamu tidak save nomor saya?” Tanya Fardan.
Disya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, menggeleng pelan.” tadi memang ada nonor asing menelpon, aku tidak tau itu paman.” Jelas Disya lagi kepada Fardan.
Fardan mendengarnya menatap Disya datar dan tidak percaya memijit pelipisnya pelan untuk menghilangkan rasa marahnya. Disya mlihat Fardan yang terlihat menahan amarahpun hanya diam tak bicara apapun. " kamu siap siap. Mau ikut saya bertemu caisar tidak?” Tanya Fardan bicara lagi melirik Disya malas. Disya ini keterlaluan.
Masa nomor dirinya tidak di save..!!!
Disya melebarkan mata dan segera mengangguk.” tapi save nomor saya, dwi dan juga semua dari kami atau tidak kamu tidak jadi saya ajak ke sana.” jelas Fardan sebelum Disya angkat suatu.
Disya menghentikan suara yang tercekat mendelik menatap nya dengan tatapan bertanya. “ nggak ada bantahan Disya. Saya ini juga sudah jadi keluarga kamu. Lain kali jika ada yang menelpon atau chat dibalas dan di angkat. Bisa jadi nanti berita buruk yang datang kamu akan kehilangan berita. Nangis penyesalan baru tau rasa. Dengar tdiak?” tekan Fardan mengomelin disya.
Disya mengeluarkannya Hpnya dan beredehem pelan memberikan pada Fardan.” Tarolah nomor kalian, aku sudah save nomor tante Dwi, fadly. Cuma Nomor paman aja yang nggak ada.” Jelas Disya lagi polos pada Fardan.
Fardan kehilanganm kata kata, kok seakan dirinya tidak penting yah mendengarnya??? “ udah lah sya. Kamu tinggal saja,. Nggak jadi saya ajak kamu.” Ujarnya malas kepada Disya menjauh.
Tapi disya menarik kera baju fardan.” Apaan sih omn kok gitu?” tanyanya kesal pada Fardan..
“nggak sopan kamu.” Fardan menepis tangan diusya di keranya,.
Disya mendelik kepada Fardan.” Memangnya kapan saya sopan?” tanyanya kepadanya Fardan mengejek. Fardan berdehem mengiyakan juga. Memang kapan disya punya akhlak?
“ yaudah cepet. Kamu harus beli gaun dulu sebelum berangkat. Kita pakai pesawat pribadi saja.” Jelasnya fardan kepada disya,.
Disya mendengarnya tersenyum lebar.” Memang om punya peswat pribadi?” Tanya disya polos dan tak percaya.
Fardan menaik turun alisnya.” Baru sampek kemaren hehe. Hari ini percobaan.” Jawab Fardan merapikan jasnya sombong.
Disya mendelik menatap fardan aneh.” Loh katanya om nggak punya banyak duit tapi kok beli peswat pribadi? Lagian mana ngajak percobaan lagi. mau ngajak mati bareng?” Tanya disya pada Fardan.
Fardan menepuk mulut Disya pelan membuat Disya memegang bibirnya mendelik menatap Fardan yang kurang ajar. “ mulutnya.. ini itu salah satu infestasi. Juga diperasikan kok tapi secara rekan bisnis, kamu ini juga mikirnya gagal gagal aja. sebagai penjiwa bisnis tidak ada namanya takut gagal. Gagal ulangi sampai sukses.” Jelas Fardan tegas.
__ADS_1
“ iya ini soalnya nyawa Om, semisal terjun bebas dari langit nggak bakal selamat. Belum ada sejarahnya yang jatuh dari pesawat hidup sejahtera. Dikira nyawa itu bisnis apa.” Gumam Disya mendelik para Fardan.
“ oh jdi kamu nggak mau ikut?” tanyanya.
“ Yah maulah om.” Tegasnya.
“ yaudah kalo gitu cepetan jangan banyak cincong. Ini cincong sana cincong sini.” Sindirnya pada Disya kesal.
Disya mendelik kesal kepada fardan.” Kenapa nggak pakek pesawat umum saja? Atau jet kan?” Tanya Disya kepalang kesal tapi mau ikut.
“ kamu ini Disya. kamu pikir kita punya stasiunnya yang bisa ubah jadwalnya sembarang? Acaranya itu nanti malem, kalo mau nungu pesawat umum besok landasnya. Kamu ikut aja dulu kenapa sih? buat beres-beres. Soalnya kamu di sana harus cantik biar Caisar nggak malu maluin bawa kamu itu. mana botak petakilan kamu ini.” tegas Fardan.
Disya mendengarnya menghela nafas kesal kepala botaknya kenapa dibawa bawa terus sih. ia hanya mengalah memasuki mobil Fardan. Fardan melihat Disya yang tidkay berkutik terkikik membatin. Mudahnya membuat Disya menurut. Hanya dengan mengatakanya kepala botak. Harusnya dari tadi fardan memanggilnya botak. Botak ayo botak. Haha membayangkannya saja Fardan ingin tertawa jingkrak.
Tin. Keduanya berhenti di salah satu pusat perbelanjaan. Disya yang dibawa ke sii melirik fardayn tidak senang.,” kamu harus pilih dres, pilih wigh dan juga sepatu. Saya yakin kamu nggak punya itu semua. Mau kamu kesana ketemu rekan bisnis caisar kepalanya botak?” tanyanya,.
Disya menghempaskan tubuhnya ke kursi mobil.” Udah ah nggak kadi ikut aja kalo gitu.” Bisik Disya malas.
“ yah nggak apa apa sih. Cuma kan ini acaranya gede, kemaren om denger kalo ada yang mau kenalin anaknya sama caisar, dan ad..”
Fardan menahan tawa melihatw ajah panic disya dan semangatnya yang membara. Rupanya disya bukan takut kepala botak tapi takut ditinggalkan caisar toh. “ disya pegang tangan saya. Kamu hilang nggak akan jadi kita pergi.” Jelas Fardan. Lagi lagi Disya menurut dan segera memasuki mall ini dengan tenang.
Ada banyak pilihan baju, Disya di suruh mencoba beberapa baju yang membuat dirinya jengah. Mulai dari warna pink, biru dan semuanya. Sampoai pada dirinya memilih baju berwarna pink soft yang hanya sepaha dirinya. Disya melirik kakinya yang terbuka mengernyit.” Ini nggak kependekan?” tanyanya kepada Fardan yang terlihat memandangnya aneh.
“ iya. Mana kepala botak. Kamu kayak tuytul di dandani..” ujar fardan polos.
“ OM FARDAN..!” Teriak Disya membahana.
Fardan terbahak melihat wajah disya yang memerah, bahkan pegawai lain ikut tertawa melihat Disya dan Fardan yang tertawa terbahak di sana. sumpah mereka sangat lucu dimata mereka sekarang.
Sampai pada akhirnya disya memilih baju berwarna pink soft yang sangat elegan tadi, ada pita di bagian lehernya, Disya dan fardan juga memilih sepatu, agar serasi dengan baju disya membeli juga hoils berwarna pink soft yang tingginya 7 Cnti, ada tali yang mengihasi yang akan di bagian tumit sedangkan dibagian depan serti pita hitam yang sangat lucu dipandangan Fardan.
“ saya pikir kamu bakal pilih yang dark dark disya.,” gumamnya polos. Agak kaget juga sebab Disya poilihannya benar benar perempuan asli begini.
Disya mengiuap pelan.” dikira saja pak, saya kan cewe tulen,.” Ujar disya malas. Fardan terkekeh mengangguk.
” Beli rambut dulu kita.” ujar Fardan.
__ADS_1
Disya menghela nafas pelan, memang kenapa sih dengan rambut botak padahal Disya rasanya nyaman dnegyan kepala botak begini, tidka menghabiskan sampo, tidak perlu keramas atau bahkan kegerahan,. Besok besok ia juga mau botak lah.
Pilihan rambut disya memilih rambut berwarna brown yang panjang menjuntai.
Sangat cantik untuk dirinya kenakan, pas juga pada baju dan kulitnya nanti. Fardan membawa disya menuju salon dan mulai mendandani disya. Disya tidak bisa dandan itu fakta. Sebab disya belum pernah menyentu barang barang make up. Lagi pula siapa yang mengajarnya? Teman perempuan aja tidak ada. Satu satunya teman disya ada Delon, itupun sama sama gila dan bermainnya juga bermain darah. Jadi jangan Tanya atau bicara disya fickmi girl,
...----------------...
Caisar menatap menatap acara Andrian buat kagum, hotel yang dibentuk oleh dirinya benar benar terlihat bagus dan mewah. Andrian di sebelahnya bahkan juga tak kalah kagum,.
” Luar bias apak Andrian. Konsep hotel anda luar biasa, bisa menjadi salah satu tempat yang disarankan untuk honeymoon sekalian di sini.” Ujar adari rekan bisnisnya
Sebabaula hotel ini mengarah langsung pada peandangan yang luar biasa, “ iya pak. Ini malam saja benar benar terlihat bagus, terlihat pemukiman warga dari sini, apalagi siang. Tadi saya sempat cek dikamar untuk menginap malam ini luar biasa, pemandangannya sangat asri dan sejuk. Bisa jadi saya dan istri akan memperpanjang waktu disini.” Jelasnya kepada Andrian semangat
Caisra terdengarnya terkekeh dan andrian mengangguk paham.,” tapi kalo perpanjang bayar yah pak.”
Klliennya terbahak mendnegar bercandanya andrian yang begitu.” Saya bayar dua kali lipat buat pak Andrian. Asal pelayanan yang kami dapatkan bagus.” Andrian terbahak mengangguk.
“ jika kami tau siapa yang membangun proyek ini pak?” Tanya rekannya.
Andrian merangkul caisar disebelahnya yang sama sekali tidak di lihat.” dia yang membuat proyek saya.” Jelasnya dengan bangga. Caisar membungkuk memberi salam pada rekan bisnis.
“ wah diapa dia? cucu dari perusahaan mana?” Tanya dari rekan bisnis lain.
“ aduh pak Trio. Dia bukan ucu dari presdir mnapun, dia pekerja keras dalam bidang proyek,” jelas andrian tegas. Menepuk pundak caisar agar tidka berkecil hati.” bahkan dia juga sudah mendpaatkan kontrak dari perusahaan Bram.” Ujar andrian lagi tegas.
Trio dan kawan kawnaya menatap caisar.” Oh dia nak Raja itu bukan?” Tanya tekan Trio disebelahnya
“ nama saya caisar pak bukan Raja.” Ujar Caisar. Andrian dan yang lain terbahak mendnegarnya.” Iya Caisar yah? tapi kalo dalam artiannya raja? Nggak salah saya.” Ujar rekannya semkain menambah tawa dari yang lain.
Caisra tersenyum tipis melirik Andrian. Disini caisar sangat dikkenalkan oleh Andrian pada rekan kerja lain, sampai pada caisar kualahan sata di ajak bicara bisnis dan proyek besarnya.
Caisar mnemilih menjawab seadanya dna jika untuk lebih lanjut bisa langsung ke kantornya untuk menemui sekretarisnya. Beberapa orang kjuga sangat penasaran akan sosok caisar yang terlihat sangat berwibabawa dan angat dibangga banggakan oleh orang orang. caisar tak lepas dari sorot mata milik Erik dan Viona yang berada di tengah tengah rekan acaranya. Vaisar sangat berkilau, menjadi pasok udara di sana, melebihi dari pemilik acara.
Bahkan di sana juga ada Lina dan Patrik melihat anaknya yang sekarang sudah sangat sukses dalam bidang bisnis dan proyektor. “ ehem.. itu pak Alka yang kamu tanyakan kemaren Kai, dan itu istrinya Kayna.” Andrian memberikan arahan pada Caisar kepada sosok yang baru sampai. l
Kemarin cessy mengabarkan kerja sama pada orang yang hebat di Indonesia. Saat dicari tau oleh Caisar, Caisar lebih dulu insecure rasanya. Sebab alka dan keyna orang terkaya di asia saat ini.
__ADS_1