
Tama memijat pelipisnya, belum selesai perkara ibunya marah karena gagalnya pernikahan Tama dan Sanas, kini di tambah lagi pengakuan Aklis tengah hamil anaknya.
"Pak Tama... gawat!!!" ujar Ujang sang OB.
"Tidak sopan, masuk ruangan saya tidak ketuk pintu dulu. Bosan bekerja kamu Hah.." bentak Tama.
"Aduh.. Bapak marahnya nanti saja ya, sekarang lebih baik bapak menuju lantai paling atas." kata Ujang terengah - engah.
"Lancang sekali kamu nyuruh - nyuruh saya. Ngapai. juga aku harus ke lantai paling atas, emang nggak waras kamu tu." ujar Tama masih dengan nada tinggi.
"Bapak, saya kan sudah bilang. Marah - marahnya nanti aja. ini masalahnya kalo bapak nggak kesana Bu Aklis mau bunuh diri loncat dari gedung ini." kata Ujang.
"Apa?? kenapa nggak bilang dari tadi.." kata Tama lalu berlari kearah lift menuju lantai paling atas.
"Lahh... kan belum apa - apa dia tadi yang marah - marah. kok jadi aku yang salah." gerutu Ujang.
__ADS_1
Sesampainya di lantai atas, Tama segera mendekati kerumunan yang mencoba menghalangi Aksi bunuh dirk yang akan di lakuhkan Aklis.
"Aklis..." teriak Tama, membuat semua orang spontan menoleh ke arahnya, tak terkecuali Aklis.
"Stop!!! kamu jangan gila." ujar Tama.
"Apa? buat apa aku hidup kalau nantinya semua orang akan menjauh, semua akan membenciku." teriak Aklis tak kalah nyaringnya.
"Kita bisa bicarakan ini Aklis, plis.. jangan gegabah." bujuk Tama.
"Ok.. Ok.. Ok.. Aku bakal tanggung jawab, aku bakalan nikahin kamu." ujar Tama yang membuat Aklis berbinar. Ia berjalan mundur perlahan, dan segera berhambur ke pelukan Tama.
Namun mereka lupa, ada beberapa pasang telinga yang mendengar percakapan mereka berdua. Kali ini yang membuat heboh bukan lagi Media, melainkan kecerobohan dan keegoisan keduanya. Benar saja, dengan cepat kilat kabar tersebut sampai pada awak mesia Jika kemarin muncul berita. Arthama Ardiwinata pewaris Arthamara Group gagal menikahi seorang gadis yang di ketahui Pewaris Tunggal Wara's Group. Namun kali ini di pastikan akan muncul kembali berita Scandal Boss dan Sekertaris yang jadi penyebab gagalnya pernikahan Pewaris Arthamara dan Wara's Group.
Kabar ini membuat geger jagat maya dan kalangan bisnis tentunya, Siapa sangka sudah hampir setengah abad Arthamara Group berdiri baru kali ini terserang kabar yang tentu saja membuat citranya Turun.
__ADS_1
Tama POV
Inilah yang aku takutkan selama ini, Aku salah jika mengira Aklis adalah pelarian semata. karena faktanya, aku terbuai dengan apa yang seharusnya tidak aku lakuhkan.
"Aku Hamil.."
Kata - kata itu terus terngiang - ngiang di pikiranku. Apa yang harus aku lakuhkan. Membiarkannya begitu saja? ahh.. tidak mungkin, perutnya lama - lama akan membesar, dan bagaimana pun itu adalah darah dagingku. Lalu aku harus apa? jelas Mama dan Papaku tidak akan pernah menyetujuhiku menikahi gadis mana pun selain Sanas. Dasar!!! bodohnya aku, aku hanya bisa memijat kedua pelipisku sembari memikirkan jalan keluar.
"Pak Gawat!!!" kata OB yang tiba - tiba masuk ke dalam ruanganku. Aku sangat kesal dengan sikapnya yang tak tau sopan santun.
"Bu Aklis mau bunuh diri, loncat dari gedung ini."
Deghhh!!! bak di sambar petir di siang bolong, aku segera menuju lantai paling atas untuk mencegah tindakan konyol yang di lakuhkan Aklis. Segala bujuk rayu ku katakan padanya agar menggagalkan aksi bunuh dirinya. hingga akhirnya..
"Ok.. Ok.. Ok.. Aku bakal tanggung jawab, aku bakalan nikahin kamu." Kata - kata itu mampu meluluhkan hati Aklis. Tapi tunggu... Kira - kira apa yang akan terjadi setelah ini? akankah keluargaku bisa menerima Aklis yang sedang mengandung anakku? atau justru mereka murka dengan keputusanku. Haha.. itu hanya kemungkinan kecil, kemungkinan besarnya ialah, aku akan di coret dari ahli waris keluarga Arthamara.
__ADS_1