CEO Arogan Itu Jodohku

CEO Arogan Itu Jodohku
Episode 30


__ADS_3

"Sebelumnya perkenalkan namaku-" Sanas memotong pembicaraan Nelly.


"Langsung to the point aja." ujar Sanas sambil memakan baksonya.


"Huft.. baiklah ku rasa kau sudah tau siapa aku." ujar Nelly sedikit mengejek.


"Aku ga tau dan ngga mau tau." jawabnya enteng, hal ini membuat Nelly mendengus kesal.


"Ada hubungan apa kakak dengan Daniel?" tanya Nelly.


"Teman." jawab Sanas singkat.


"Oke, ku peringatkan jangan dekati Daniel lagi." ujar Nelly.


"Why?" tanya Sanas mengernyitkan dahi.


"Karena dia kekasihku." jawab Nelly.


"Oh Ya?" tanya Sanas enteng.

__ADS_1


"Jangan mentang - mentang kau seniorku lalu kau berbuat semaumu membuat skandal dengan kekasihku." kata Nelly mulai emosi.


"Kita lihat saja nanti." cibir Sanas lalu pergi meninggalkan Nelly sendirian menanggung kekesalannya.


"apa tidak ada tuduhan lain yang pantas untukku selain cemburu buta." batinnya.


"Huft... apa muka ku ini muka - muka jalang sehingga semua menanggapi seolah - olah aku menggoda prianya." dengusnya kesal. Bisa - bisanya ia di labrak adik kelasnya gara - gara kejadian yang tak terduga. Ia pun masuk kelas dengan ekspresi yang tidak dapat di artikan, Gea yang melihat sahabatnya memberi isyarat pada teman - temannya.


"Sst... itu" ketika mendapat kode dari temannya Gita pun mendongakan kepalanya dan mendekati Sanas.


"Jadi gimana?" tanya Gita.


"Yang tadi." kata Gita lagi.


"Ngga gimana - gimana." jawab Sanas.


"Kalian ngga jambak - jambakan sama cakar - cakaran kan?" tanya Gea.


"Terus dia bilang apa aja?" tanya Cindy.

__ADS_1


"Apa dia bahas tentang kamu dan Daniel?" tanya Santi dengan polosnya.


"Menurut Loe?" teriak Sanas, Gita, Gea, dan Cindy serentak, spontan membuat Santi menutup kedua telinganya.


"Huft..." Sanas pun menceritakan kejadian dengan Nelly tadi kepada teman - temannya.


"Kok gada sopan - sopannya ya tu anak." kata Gea.


"Cukup punya nyali juga tu bocil datengin Queen - nya gue." kata Cindy.


"Udah ihh.. ga usah di bahas males kek ga ada kerjaan." imbuh Sanas.


Kreyasa Anastasya POV


Aku bingung dengan diriku, mengapa saat Nelly mendatangiku sangat berat saat ingin mengatakan bahwa aku hanya berteman dengan Daniel, padahal memang kenyataanya seperti itu mengapa lidahku mendadak kelu. Mengapa Aku takut? bukan takut, mengapa aku gugup? Ada apa dengan hatiku, mengapa ia menolak keras jika aku hanya ingin berteman dengan Daniel, Arghhh!!! sesuatu yang rumit dan sangat sulit untuk aku pahami. Apa aku akan menyandang gelar baru sebagai wanita penggoda? Oh.. Astaga mengapa aku berpikir seolah perasaanku terbalaskan, apa kau lupa sudah pasti Daniel memilih kekasihnya.hahaha...kau ini siapa hingga berharap Daniel membalas perasaanmu. Entahlah hatiku akan seterusnya seperti ini atau akan mereda dengan sendirinya, Daniel ku mohon bekerja samalah untuk membuang perasaan yang tak mungkin terbalaskan ini dengan seolah kau memberi harapan. Tapi bagaimana jika seandainya Daniel juga mempunyai perasaan yang sama, apa aku akan melanjutkan? apa kau siap dengan gelar barumu? Rasanya mustahil jika di pikir dengan logika. Arghhh!!!! aku benci pikiranku, aku bingung dengan perasaanku. Ku rasa memang aku sedang jatuh cinta, tapi atas dasar apa dan kenapa aku bisa jatuh cinta? bahkan baru saja aku bertemu dengannya. Ohhh... Hati!! sungguh aku tidak bisa berbohong lagi.


💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋


Hallo Guys!!! gimana nih kabarnya? Makasih ya udah mau mampir karya Author, semoga kalian ngga bosan - bosan bacanya!!! maaf banget karena masih banyak Typo atau bahkan kata yang belum tepat penempatannya.

__ADS_1


__ADS_2