
Sesampainya di kost, Sanas melihat ada mobil terparkir di depan gerbang rumah kostnya. Ia tak menghiraukan itu, Sanas masuk ke halaman.
"Apa ekspresi seperti itu pantas untuk menyambut ayahmu yang tampan ini." ujar seorang pria mengejutkan Sanas.
"Ayah!!!" seru Sanas dan berhambur ke pelukan sang ayah yang beberapa tahun ini ia rindukan.
"I Miss You Baby!!!" kata Wara.
"I Miss You Too Ayah, Ayah kemana saja? kenapa ayah tak pernah mengunjungi Asa di sini?" tanya Sanas.
"Maafkan ayahmu ini sayang, ayah terlalu sibuk." ujar Wara.
"Dari dulu selalu begitu." sungut Sanas.
"Astaga apakah bayi gede ayah ini merajuk?" tanya Wara.
"Ayah.. Aku ini sudah besar, jangan perlakuhkan aku seperti anak kecil." ujar Sanas.
"Baik.. Baikk.. tuan putri." kata Wara mengusap - usap rambut Sanas.
"Sayang.. Ayah hanya ingin memberitahumu kalau tepat di malam ulang tahunmu yang ke 19, ayah akan merayakannya di Hotel Melati." kata Wara.
__ADS_1
"Ayah untuk apa di sana? kenapa tidak di rumah saja, aku bisa minta ijin kerja kok." ujar Sanas.
"Hey.. Ayah akan memeriahkan ulang tahunmu. Sekaligus acara pengesahan cabang baru perusahaan ayah di sini." jelas Wara.
"Astaga aku lupa jika ayahku sekarang adalah bos besar." ujar Sanas.
"Ini semua berkat doa dari anak cantik ayah.." kata Wara.
"Ini semua juga berkat perjuangan dan kerja keras ayah." Kata Sanas mencium sekilas pipi yang ayahnya.
"Ayah apakah aku boleh mengundang temanku?" tanya Sanas.
"Tentu sayang, undang semua temanmu." jawab Wara.
"Ayah.. apa kau sesibuk itu sampai menemuiku hanya satu detik saja?" tanya Sanas kecewa.
"Ini demi kebaikanmu nak.." ujar Wara, Sanas pun mengangguk tanda mengerti, selama ini ia sudah terbiasa dengan kebiasaan sang ayah yang pekerja keras dan pantang menyerah. Sudah pasti dia akan melakuhkan banyak hal demi mempertahankan pencapaiannya.
"Baiklah Ayah.." ujar Sanas dengan berat hati.
"Oh.. Ya, Ini untukmu. Pakailah saat pesta nanti." kata Wara.
__ADS_1
"Terima Kasih ayah.." kata Sanas.
"Sama - sama Tuan Putri!! Ya sudah, Ayah pergi dulu.. Assalamu'allaikum." kata Wara berpamitan.
"Wa'allaikumsallam.. Hati - hati ayah.." ujar Sanas yang di balas senyuman oleh Wara.
Setelah memastikan Mobil ayahnya hilang di ujung gang, Sanas masuk ke kamar kostnya. Ia membuka paperbag yang baru saja di berikan ayahnya, Sanas sangat takjub dengan isinya. Sebuah Dress panjang di atas lutut tanpa lengan warna Gold dengan di hiasi berbagai macam springkle yang memberikan kesan mewah, bukan kesan tapi memang itu mewah.
"Arghh.. Aku sudah lama tak merayakan ulang tahunku dengan meriah." ujar Sanas sambil meraba dress pemberian ayahnya.
***
Pesta ulang tahun Sanas sekaligus pengesahan anak cabang perusahaan milik ayahnya tinggal 2 hari lagi, tapi pesta kali ini Sanas tampak sedih. Pasalnya ia tidak bisa merayakan bersama keempat sahabatnya di karenakan jarak yang menjadi penghalang. Sanas mengambil cuti selama seminggu, ia ingin fokus mempersiapkan pesta.
Mengingat acara tinggal 2 hari lagi, Sanas berniat untuk perawatan ke salon. Karena kali ini pestanya berbeda, jika biasanya di hadiri teman sekolah dan keluarga. Pesta tahun ini juga akan di hadiri para Colega, rekan bisnis, dan tentu saja media. Untuk itu Sanas memutuskan untuk sedikit mempercantik diri. (padahal dia udah cantikš)
Selama ini Identitas Sanas sebagai anak tunggal dari Wara Subrata tertutup rapat dari kalangan bisnis maupun media, tapi apakah selamanya semua itu harus di sembunyikan? padahal jelas - jelas Sanas adalah pewaris tunggal dari Wara's Group yang beberapa tahun terakhir sangat berkembang pesat. Maka dari itu Wara sengaja membuka anak cabang di tempat putri semata wayangnya berada agar putrinya mau menghadiri pesta sekaligus memperkenalkannya kepada rekan bisnisnya.
Sebenarnya Sanas sempat keberatan atas keputusan ayahnya untuk memperkenalkan dirinya sebagai putri sekaligus pewaris tunggal Wara. tapi apalah daya, ia tak mampu berbuat apa - apa. Ia sangat menghargai perasaan ayahnya, ia tak ingin mengecewakan ayahnya.
...****************...
__ADS_1
...Hmm.... mulai mendekati detik - detik dimana Daniel and Family's tau jati diri seorang Kreyasa Anastasya yang biasa mereka sebut sebagai gadis miskin nih, Duh.. kira - kira gimana ya kelanjutannya? simak terus ya guys, jangan lupa tinggalkan like, komen dan juga vote ya Readersku yang baik hati.. semoga syukakš...