
Gluk.
Yuna meminum sedikit bir di atas meja. Rasa dan warna yang menarik membuatnya tidak bisa menahan diri. Tapi dia sudah berjanji tidak akan minum sampai mabuk. Jadi dia harus bisa menahan diri.
" Hai nona.."
" Um ?? Hallo.."
" Tidak aku sangka rupanya nona Yuna ini calon istri tuan Jian.."
" Seharusnya semua orang memang belum tahu, tapi dia sendiri yang bersikeras ingin semua orang mengetahui hubungan kami yang memang sudah terjalin cukup lama.."
" Dengar-dengar, nona Yuna ini pernah menikah dengan pria dan tinggal di kota K. Bagaimana bisa sekarang tiba-tiba mengakui tuan Jianan sebagai kekasih sejak lama.."
" Itu bukan urusan anda, tuan.. Sepertinya dari tadi anda sudah sangat mencampuri urusan pribadi saya terlalu jauh.."
" Hahh.. Tidak juga, aku hanya ingin tahu kenapa nona yang sudah punya kekasih kaya seperti Jianan, masih harus mencari kerja di perusahaan lain, apa dia tidak mencukupi kebutuhan nona.."
" Saya tidak bisa terus bergantung pada orang lain, saya bukan wanita seperti mereka yang menikahi laki-laki karena uang, saya lebih mengutamakan harga diri dan perasaan.."
" Wahh.. Sepertinya nona Yuna benar-benar punya prinsip yang sangat baik.." ( memberi minum ), " minumlah.."
' Heh. Aku tahu trik lelaki mesum seperti dia.. Trik kuno..'
" Terima kasih.." ( menerima ).
Gluk.
Minum..
' Hehh.. wanita bodoh, malam ini, aku akan meminjam wanita kesayangan Jian..'
' Memberi obat perangsang menggunakan bir ?? Aku pernah ada di posisi itu..'
Ssshhh..
Mulai pusing..
" Yuna ?? Kamu kenapa ??"
Grakk.
Jatuh dalam pelukan Zeff..
" Kepalaku pusing.." ( memegang kepala ).
' Kena kamu..'
Dari kejauhan, seorang wanita terlihat tersenyum sambil menggoyang-goyangkan gelas berisi bir. Dia menatap wajah Yuna yang saat itu memerah karena pengaruh obat perangsang..
" Rencanaku berhasil.."
Beberapa hari yang lalu..
Hotel bintang lima daerah barat..
" Tuan muda Zeff, kamu harus membantuku.." ( mengelus dada Zeff ).
" Dalam hal apa ??"
" Aku tahu ayah tuan begitu menghormati dan sangat akrab dengan tuan Jianan itu, tapi aku juga tahu kalau tuan berbeda. Tuan sangat membenci tuan Jianan karena tuan menganggap laki-laki itu pesaing yang berat.. Jadi.." ( tangan mulai nakal ).
" Jadi apa ??" ( menepis ).
" Maukah membantuku menyingkirkan dan memisahkan dia dari kekasihnya ??"
" Kekasih ? Bukankah dia tidak pernah menyukai wanita ??"
" Dulunya iya.. Sejak wanita itu datang, dia bahkan dibuat mabuk oleh wanita itu.."
" Apa imbalannya ??"
" Dia wanita yang mungkin.. anda akan sangat menyukainya.."
__ADS_1
" Katakan saja siapa namanya dan apa untungnya bagiku.."
" Dia adalah wanita yang anda angkat sebagai sekretaris kemarin.."
" Maksud kamu Yuna ??" ( agak terkejut ).
" Heemm.. Aku lihat, tuan nampak terpesona saat pertama kali melihat dia.."
" Kamu menguntitnya rupanya..."
" Tentu saja, ingin melihat kelemahan musuh ya harus dengan cara itu.."
" Jelaskan lagi bagaimana selanjutnya.."
Mulai menggerayangi dan menelisik ke dalam kemeja Zeff. Gadis ini memang punya gairah yang cukup besar..
" Anda bisa mempermainkan Yuna sesuka hati, dan aku bisa mendatangi Jian saat terluka.." ( membuka kancing baju Zeff ).
" Mm.. Menarik.." ( tersenyum licik ), " lalu bagaimana dengan uang mukanya ??"
" Haruskah aku menjelaskan semua perbuatanku dari awal ??"
" Tidak perlu.."
Cup !?
...
" Enak saja, sudah merenggut keperawanan malam itu, kalau sampai malam ini tidak berhasil, kamu harus menerima akibatnya.."
" Hallo, Hannuri ??"
Terkejut.
Bangun dari lamunan..
" Rupanya kakak disini juga ??"
" Alishia ?? Kamu juga datang ??"
" Dia memang selalu baik kalau punya uang banyak, kalau sedang terjatuh, maka akulah pelampiasan selanjutnya.."
" Jangan sedih, ya, kakakku.. Nasib kita memang tidak ada yang bisa merubah.."
" Aku tidak butuh nasehat kamu.."
" Bagaimana dengan Paman Zumi ?? Apa dia juga datang ??"
" Iya, dia juga datang, apa kakak punya keperluan dengan ayah ??"
" Iya, sebenarnya ini kesempatan kakak untuk mengutarakan isi hati kakak ."
...
" Bagaimana ?? Sudah lebih baik ??"
" Sudah lebih baik.." ( mencoba berdiri tegak ).
Tapi dia bahkan tumbang lagi.
" Arkh.."
" Jangan memaksa .. Pelayan, bawa dia istirahat, sepertinya dia minum terlalu banyak.."
" Baik, tuan."
Membawa Yuna ke kamar atas.
' Aku akan menyusul sebentar lagi..' ( tersenyum smirk ).
Yuna diantar oleh seorang pelayan yang memang sudah dibayar oleh Zeff secara khusus sebelum melakukan aksinya ini. Dia pun dengan sangat menurut melakukan tugasnya dengan baik.
" Istirahat dulu, nona.."
__ADS_1
Wanita itu merebahkan tubuh Yuna di atas ranjang. Dia kemudian, menyingkapkan gaun Yuna yang panjang itu agak ke atas. Mungkin biar lebih menggoda, dia bahkan tidak tahu kalau Yuna sebenarnya masih begitu sadar. Yuna hanya diam saja dan berakting seolah-olah dia benar-benar terkena pengaruh obat perangsang. Ratu akting memang tidak bisa dilawan. Dia langsung saja pergi meninggalkan Yuna di dalam kamar sendirian.
Krebb..
Pintu ditutup..
Yuna mengambil ponsel di dalam tasnya, dan kemudian menghubungi seseorang..
" Pak, bawa masuk segera.."
Dia mematikan ponsel, dan menunggu dengan resah.
Cklek..
Pintu jendela mendadak terbuka. Untung dia sudah menyiapkan hal ini sebelumnya. Meski wanita ini terlihat begitu lucu, siapa yang sangka dia bisa punya pikiran seperti itu..
" Cepat baringkan dia.."
Pak Harry terlihat ikut membantu pria muda bawahannya membaringkan seorang wanita malam yang sudah dipakaikan gaun yang agak sama dengan milik Yuna.. Kemudian, lampu yang terang dimatikan, dan sekarang yang menyala tinggal lampu yang agak redup..
...
" Ini imbalannya, sepuluh juta.."
Wahh.. Enak bener cuma bawa wanita ke dalam kamar aja dibayar sepuluh juta. Orang kaya emang beda..
" Terima kasih Tuan.."
" Sudah pergi sana.."
Pelayan itu pergi dengan perasaan yang begitu gembira.
Sementara mengira usahanya berhasil, Zeff dengan gembiranya memasuki ruangan itu. Dia tidak mencurigai apapun. Dia hanya berpikir malam ini dia akan makan santapan orang kaya nomor satu di negara mereka. Wanita milik orang kaya bisa dia nikmati, dia memang sangat bangga.
Kreeekkk
Pintu dibukanya secara perlahan.
" Hemm, wanita itu tahu hal romantis.. Mematikan lampu, bisa menambah kesan romantis.."
Krebb.
Klik..
Pintu terkunci secara otomatis.
Zeff mulai mendekat, dan akhirnya mulai melakukan aksinya..
...
" Dimana Yuna ?? Dia tidak terlihat dimanapun ??"
" Kenapa tuan ??"
" Aku tidak melihat posisi Yuna.."
"..." ( bingung ).
Memencet tombol di telinga, " cari dimana posisi Yuna.."
" Apa yang terjadi ??"
" Ada apa memangnya ??"
Mendadak suara keributan terdengar di telinga semua orang. Terjadi kegaduhan dari arah lantai dua, dan hal itu membuat Jian juga merasa penasaran.
" Ada pasangan mesum yang diduga melakukan hal tidak senonoh di kamar atas.."
" Benarkah ?? Memangnya siapa ??"
" Entahlah, semua orang masih bertanya-tanya, mereka sedang berada di depan kamar tersebut, dan mencoba mendengarkan lebih dulu.."
Jian menjadi semakin penasaran. Dia ingin juga melihat siapa yang sedang mereka bicarakan ini. Tapi disisi lain, Jian juga tidak melihat dimana Yuna berada.
__ADS_1
' Sebenarnya apa yang terjadi disini ??'