Cinta Pertama Dan Terakhirku

Cinta Pertama Dan Terakhirku
#Shizin, Nikahi Aku


__ADS_3

Yuna meraba lagi bekas luka dalam perutnya yang masih membekas mungkin kira-kira sekitar lima centimeter, atau bahkan bisa saja lebih. Dia meraba dengan penuh keraguan, dan juga rasa sesak yang dia sendiri tidak tahu apa penyebab pastinya. Mengapa seperti ada sesuatu yang hilang di hatinya ??


Tapi sesuatu itu.. apa mungkin, ada hubungannya dengan bekas jahitan operasi di perutnya ?? Apa mungkin yang dia rasa hilang itu, memang benar seroang anak ?? Tapi mengapa Demy tidak berkata apapun pada dirinya ??


' Demy benar-benar menyembunyikan sebuah hal besar dariku, haruskah aku bertanya pada pria itu ?? Atau lebih baik aku diam dan bertahan dulu di posisi ini, sambil mencari tahu hal besar apa yang mungkin saja dia sembunyikan dariku..'


Yuna memicingkan matanya ke arah luar. Sekilas dia seperti melihat bayangan hitam yang bergerak menuju arah pepohonan di halaman rumah Demy. Dia bersembunyi di balik tirai, dan mencoba melihat situasi di luar. Mungkin ini sebuah tanda bahaya..


' Bagaimana bisa ada orang yang bersembunyi seperti itu ?? Kecuali kalau dia memang.. sedang mengintai rumah Demy.. Apa Demy mungkin orang jahat ??'


Yuna melihat lagi ke arah luar, dan melihat sosok bayangan hitam itu yang semakin lama akhirnya menghilang di antara pepohonan yang rindang.


' Kemana orang itu pergi ??'


...****************...


" Cek ??" ( suara yang di buat selirih mungkin ).


" Tuan ?!? Jawab aku ??!"


' Iya, aku mendengar kamu...'


" Aku sudah sampai di lokasi, dan di perkirakan dia memang tinggal di sini.."


' Bagus, coba cari tahu apakah nyonya Yuna memang di tahan di sana atau tidak..'


" Aku hanya bisa bersembunyi di bawah pepohonan, tuan Demy menyiapkan banyak personel untuk menjaga tempat ini, dan tuan.."


Dia memberhentikan bicaranya usai menyadari ada sorot lampu yang mengarah ke arah pepohonan. Secepat kilat dia menunduk, menghindari sorotan lampu yang bisa saja membuatnya mati di tempat seketika.


' David ??'


Setelah di rasa keadaan sudah cukup aman, David akhirnya kembali bicara. Tapi saat itu, matanya mendadak melihat sebuah tanda yang terlihat sama sekali tidak asing baginya. Tanda yang sama saat dia melihat anggota tim khusus Fu Xuelan.


" Iya, tuan.. aku mendengar anda, tuan, aku melihat sebuah tanda, yang sama dengan milik para anggota tim khusus tuan Fu Xuelan.. Sepertinya mereka berada dalam pihak yang sama.."


' Hemm, jadi dia berusaha memperalat aku hanya untuk hal ini... baiklah, cepatlah kembali.. keadaan sudah tidak aman..'


" Baik !!"


David bergegas menyembunyikan lagi alat komunikasinya dengan tuan Jian, dan setelah itu, berusaha pergi dengan mengendap-endap.


Yang di atas terlihat memperhatikan kepergian bayangan hitam yang tidak lain adalah David, suruhan suaminya sendiri, tuan Jian..

__ADS_1


' Ah ?? Sepertinya dia memang sedang mengawasi sesuatu.. apa mungkin Demy juga punya musuh yang besar ??'


...****************...


" Bagaimana rencananya tuan ??"


" Kita akan mendatangi markasnya malam ini.."


" Tapi soal tim khusus tuan Fu Xuelan yang di gandeng oleh tuan Demy ??"


" Apa kita harus mencemaskan hal semacam itu ?? Orang kita jumlahnya cukup banyak, dan juga sudah terlatih oleh tuan James, kita seharusnya tidak perlu cemas hanya karena tim khusus yang di ambil dari Fu Xuelan.."


" Tuan memang benar, terima kasih sudah mempercayakan aku dan anggotaku juga dalam misi penyelamatan nyonya Yuna.."


" Jangan mengalihkan pembicaraan.." ( wajah datar ), " dimana Shizin ??"


" Iya tuan ??"


" Aku malah merindukan kamu, daripada tuan James ini.."


" Dan sekarang tuan yang mengalihkan pembicaraan.." ( wajah tidak berdosa ).


" Terserah.. aku hanya ingin, strategi yang bagus, jangan sampai kita kehilangan nyonya kali ini.."


Sementara yang lain sibuk berunding tentang masalah untuk malam ini, Shizin malah terlihat asik menatap layar ponselnya, dan sesekali dia juga mengetik beberapa tombolnya di sana.


' Shizin, aku harus bagaimana ?? Ayah dan ibuku sudah tahu kalau aku sedang hamil, dan mereka juga tahu siapa ayah dari anak yang aku kandung, dia memintaku untuk menggugurkan kandunganku, Shizin, tolong aku, bantu aku, bantu aku untuk melalui semua ini, Shizin, hanya kamu yang mengetahui segalanya, jadi tolong, bantu aku mengakui anak ini, aku tidak sanggup menggugurkan kandungan ini, Shizin.. Aku mohon..'


Shizin hanya terdiam membisu, meresapi kata demi kata yang dia baca dari pesan tertulis dari Yu Fei untuk dirinya.


Kalau di pikir-pikir, sebenarnya kasihan juga harus terus melihat penderitaan gadis polos yang di hukum paksa oleh keluarganya karena perbuatan bejad dari seorang Fu Xuelan.


Tapi ya salah sendiri, kenapa bisa melakukan semua itu dengan pria seperti Fu Xuelan ?? Seharusnya dia berpikir dulu sebelum mengambil langkah terlalu jauh. Huhh !! Dasar gadis bodoh !!


' Minta tolong saja pada kakek kamu, dia kan sangat menyayangi cucunya, mana mungkin dia akan membiarkan buyutnya meninggal saat masih dalam kandungan ??'


Balasnya mencoba untuk acuh.


' Tapi Shizin, kakek sudah tidak mau lagi membantu aku, dia sudah kesal terhadap aku dan bayi dalam perutku ini, dia bahkan mengancam akan menendang aku keluar dari rumah ini kalau aku tidak segera menggugurkan bayi tidak berdosa ini...'


Hhhhh...


Sungguh menjengkelkan !!

__ADS_1


Pria muda itu terlihat menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak terasa gatal sama sekali. Hatinya di selimuti kekesalan, namun juga rasa iba yang tidak bisa di sebut lagi seberapa besarnya. Iya, walaupun memang hanya sekedar iba, tidak lebih..


' Lalu apa yang bisa aku bantu ??'


Entah kenapa wanita itu agak lama tidak membalas pesan dari Shizin. Pria itu hanya terdiam saja, mencoba acuh, seacuh mungkin. Tapi sejujurnya dia begitu khawatir pada Yu Fei..


Tring !?


Shizin buru-buru membuka ponselnya saat mendengar notifikasi masuk, pertanda gadis itu sudah membalas pesannya.


Melihat, dan membaca..


' Tolong nikahi aku Shizin.. aku tidak bisa mempermalukan keluargaku, tapi aku juga tidak mau menggugurkan bayi yang tidak berdosa ini...'


Deg !?


Menikah ???


Dengan gadis yang menjadi pujaan hatinya beberapa hari yang lalu..


Tapi..


Apakah dia seharusnya senang ?? Bisa menjadi bagian dari seorang wanita yang dia cintai sejak hari itu ?? Tapi, anak itu.. Anak dalam kandungan itu... apa artinya dia juga mendapat bonus seorang anak dari hubungan itu ??


Arkh !!


Dasar tidak punya harga diri.


Shizin menutup ponselnya, dan beralih menuju perkumpulan para anggota tim khusus Jian yang sedang berunding. Dia mencoba mendengarkan penjelasan Jian dan juga tuan Kim, yang semakin lama, akhirnya semakin membuat pikirannya bertambah kacau.


' Apa aku harus menikahi gadis itu dan menyelamatkan harga dirinya ???'


Dia terlihat begitu murung dan juga bingung..


Arkh !?


Pikirkan saja nanti, sekarang adalah waktunya untuk menemani tuan Jian..


...****************...


Demy menatap dengan kosong vas bunga cantik yang ada di depannya. Dia bersandar di sofa ruang tengah, lalu memberi kode pada seseorang untuk mendekat.


" Iya tuan ??"

__ADS_1


" Siapkan rencana cadangan.."


__ADS_2