Cinta Pertama Dan Terakhirku

Cinta Pertama Dan Terakhirku
Perkenalan dan Persetujuan


__ADS_3

Tak lama suster itu kembali masuk sambil membawa cairan infus buat mama dan menggantinya. Aku sempat shock tadi, kukira kondisi mama drop lagi seperti waktu pertama kali dibawa ke rumah sakit. Aku menarik nafas dalam-dalam sampai akhirnya suster itu datang lagi.


“Bu Maria, trimakasih martabaknya ya bu. Rasa martabaknya sangat enak bu, teman-teman pada suka. Harusnya


tidak usah repot-repot bu.”


“Tidak apa-apa rara, biar ada cemilan di depan buat rara dan teman-temannya.”


“Suster Rara aslinya mana?”


“Orang tua saya aslinya dari Malang bu, tapi dari nenek dan kakek saya sudah lama tinggal di Medan. Dan saya lahir, serta besar di Medan juga bu.”


“Jadi rara sendiri di Jakarta?”


“Benar bu, sejak kuliah saya sudah tinggal jauh dari orang tua.”


“Rara berapa bersaudara?” Tanya mama masih ingin lebih mengenal suster yang dikaguminya itu. Yang menurut mama sejak dirawat di rumah sakit ini, sikap suster yang satu ini sangat baik dan tulus dalam merawat pasiennya.


“Kami dua bersaudara bu, saya anak tertua dan adik saya masih kelas 3 SMA.”


“Adiknya rara laki-laki atau perempuan.”


“Adik saya laki-laki bu.”

__ADS_1


“oo.o maaf ya rara, ibu jadi nanya-nanya hal yang pribadi.”


“Ga apa-apa bu.”


Semakin pribadi saja mama menanyai suster itu, aku hanya mendengarkan dalam diam sambil mengerjakan


pekerjaanku yang kubawa dari kantor tadi pagi.


Dan akhirnya mama pun menyampaikan niatnya.


“Rara. Maaf nih, kalau boleh ibu ada permintaan pada kamu.”


“Ada apa bu? semoga rara bisa membantu.”


berbicara.


“Ada apa bu? tidak usah sungkan pada rara.”


“Kemarin kan dokter gilbert bilang pada saya, kalau tekanan darah dan gula darah saya sudah terkontrol, saya sudah boleh pulang. Tapi saya kepikiran kalau dirumah nanti tidak ada yang bisa menemani saya setiap hari, anak saya hanya dua, yang besar perempuan sudah menikah dan tinggal dengan suaminya. Sementara yang satunya itu


tuh (kata ibu sambil melirik kerahku) dia sibuk dengan pekerjaannya. Jadi tidak ada yang bisa mengantarkan ibu untuk kontrol kerumah sakit. Padahal kata dokter Gilbert saya harus kontrol setiap minggu sekali, dan tekanan dara serta gula darah saya harus dicek setiap hari sampai kondisi saya pulih dengan baik.”


Rara masih mendengarkan penjelasan bu Maria.

__ADS_1


“Seandainya saya meminta rara untuk jadi suster pribadi saya dan tinggal dirumah saya, bagaimana ra?”


Rara sangat memahami perasaan mama dan diapun sepertinya tidak tegaan untuk menolak permintaan orang lain.


“Bu Maria, maaf sebelumnya, bukan saya ingin menolak untuk membantu ibu,” jawab rara ragu-ragu.


“Sebenarnya saya bekerja disini masih sambil kuliah, karena pendidikan saya dari Medan masih sampai tingkat Akademi, sekarang saya sedang melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. Jadi saya dapat kebijakan dari rumah sakit, kalau saya bekerja hari senin sampai kamis dan saya bisa kuliah hari jumat dan sabtu. Kebijakan ini


saya dapat setelah saya satu tahun bekerja disini. Sehingga sekarang saya masih teRikat kontrak karena kebijakan itu, dan saya sangat menyukai bekerja di rumah sakit dengan banyak ilmu yang bisa rara dapatkan dari pengalaman selama disini.”


“Walaupun begitu, saya akan membantu merawat ibu dirumah. Saya bisa datang setiap selesai jaga pagi atau sebelum jaga siang. Untuk hari jumat dan sabtu, karena saya ada kuliah maka rara akan datang  setelah pulang kuliah, jadi mingkin setelah magrib baru rara sampai dirumah ibu. Bagaimana bu?”


“Ohh. Ga apa-apa ra. Lalu bagaimana untuk transport kamu, berapa yang harus ibu berikan setiap bulan kepada rara?”


“Tidak usah bu, saya sangat senang bisa membantu ibu. Saya pasti merasa seperti saya sedang merawat bunda saya.”


Kulihat mama tersenyum bahagia sambil menggenggam tangan suster itu.


“Trimakasih rara, kamu sangat baik. Tapi kamu arus tetap tuliskan no rekening dan no handphone kamu, kalau tidak ntar ibu malah yang tidak nyaman ke rara.”


“Sama-sama bu. baiklah nanti akan rara berikan.”


Tbc

__ADS_1


Mohon maaf bila ada  kesalahan-kesalahan penulisan, harap maklum. Penulis masih pemula.


__ADS_2