Cinta Pertama Dan Terakhirku

Cinta Pertama Dan Terakhirku
#Pertengkaran di Depan Cafe


__ADS_3

Ciittttt


Suara rem mobil yang dipijak mendadak tepat di sebuah cafe pribadi milik keluarga Lu membuat semua orang menoleh. Mereka dibuat terpana oleh kehadiran mobil mewah berwarna putih hitam. Dan tidak sia-sia, ternyata mobil Bugatti Centodieci ini berhasil membuat semua orang terpesona.


" Waahh.. siapa yang punya mobil ini ?? Bagus sekali.. Sepertinya dia orang yang sangat kaya.."


" Benar, mari kita lihat siapa yang akan turun dari sana.."


Tidak lama setelah itu, penantian mereka semua pun akhirnya terbayar lunas. Seorang pria tampan dengan kemeja putih polos dipadukan dengan celana hitam mengkilat terlihat turun dari mobil tersebut. Rambut yang ditata dengan tampan dan rapi membuat pesonanya semakin menebar dan mencairkan suasana hati.


" Itu tuan Jianan kan ?? Pengusaha muda paling kaya dan paling tampan di negara kita.."


" Iya, Mr Jianan itu yang katanya dulu koma selama beberapa tahun kan ?"


" Benar, lalu dengan siapa dia datang ya kira-kira.."


" Tunggu saja disini, aku ingin lihat siapa yang akan turun dari mobilnya, apakah dia wanita cantik atau hanya sekedar teman pria.."


Jian membuka pintu mobilnya dan mempersilahkan seorang wanita yang tidak lain adalah Yuna untuk keluar dari sana..


" Waahhhh.... ternyata wanita cantik.." ( terpesona ).


" Ternyata nona Yuna.. Artis multitalenta itu dulu.."


" Oh !! Yang terkena skandal itu ya ?? Hhh.. Awalnya sungguh bangga, setelah tahu kalau wanita itu dia, aku jadi malas.. Betul, kan ??" ( bertanya pada salah seorang temannya ).


" He'em.. dia pasti menggunakan cara licik supaya tuan Jianan bisa jatuh hati dengan dia.. Mana mungkin tuan Jian akan jatuh hati pada wanita yang pernah terkena kasus prostitusi ??"


" Hemm... Sepertinya menggunjingkan orang di belakang lebih buruk dari seorang pekerja malam.. Kenapa masih bicara di belakang ?? Cobalah bicara lebih jelas di depanku.. mungkin akan lebih menantang.." ( menjawab dengan santai ).


" Hiii.. Kamu ini kenapa sampai dia bisa dengar ??" ( berbisik ).


" Tenang saja, lihatlah, bahkan tuan Jianan terlihat tidak peduli dengannya.. Sepertinya wanita ini harus kita beri pelajaran.." ( membalas dengan berbisik juga ).


" Kenapa berbisik-bisik begitu ?? Katakan saja langsung di depanku. Kalian tidak usah malu.."


" Hehh !!! Wanita malam !! Mana ada laki-laki pengusaha kaya seperti tuan Jianan mau punya kekasih seperti kamu !! Lagipula kamu ini sudah tidak punya harga diri !! Dulu terkena skandal, setelah itu menikahi pria yang dituding sebagai teman tidur kamu, dan setalh kamu bosan, kamu campakkan dia, lalu berangan-angan akan menikahi tuan Jianan.. Kamu pikir kamu Cinderella??"


" Ehemm.. Mulut kamu itu hanya tahu bicara, sedangkan telinga kamu hanya mampu mendengar. Sebenarnya otak kamu tidak bekerja dan bahkan ingatan kamu sudah lumpuh !!!"


" Apa ?? Bisa-bisanya dia menghinaku di depan umum.. Huhuhu.." ( menangis ).


Cari simpati..


Semua orang mendekat, ingin melihat situasi..

__ADS_1


" Menghina ?? Lalu apa yang kamu lakukan dari awal terhadapku ?? Bukankah kamu sama saja sedang menghinaku dengan sebutan wanita malam ??"


" Kamu memang wanita malam, kalau tidak, kamu pasti tidak akan tidur dengan banyak pria.."


" Pria yang mana lagi yang ingin kamu sebutkan ??" ( Jian ingin berbalik menentang ).


Yuna menepis..


" Ini urusanku.."


" Tapi itu benar, kan ?? Kamu ini memang wanita murahan ?!!"


" Sepertinya anda butuh televisi dan menonton berita lama rupanya.. Ada yang tahu kelanjutan cerita pernikahan saya dengan tuan Demy ?? Kalau ada, majulah ke depan, dan berikan pernyataan tentang apa yang kalian dengar.. Aku akan memberi kalian upah tiga puluh juta.."


Berbisik di telinga Jian, " tidak apa-apa kan aku ambil tiga puluh juta ??"


" Kalau masih kurang, bilang saja.. Itu nominal yang sangat kecil, apa akan berhasil membuat orang maju dan memberi kesaksian ??"


" Baiklah.." ( kembali berkata pada semua orang ), " aku tambah lagi jadi seratus juta.."


" Nah.. Kalau begitu, lebih baik.. Demi harga diri kamu, satu milyar pun tidak masalah bagiku.."


Yuna tersenyum. Enak juga punya calon suami orang kaya..


" Wah ??? Seratus juta ?? Tapi itu sangat besar hanya untuk memberi kesaksian.."


" Romantis sekali.."


" Aku mau yang seperti itu, bisa tidak ya.."


Sementara wanita yang sedang dibuat telak itu mengepalkan tangannya. Giginya disatukan dengan geram, sementara wajahnya mulai terlihat merah padam karena sedang mencoba menahan amarahnya.


' Sial !!! Sepertinya aku sudah telak !!'


" Aku sudah bilang padamu jangan bicara apapun di depan orang kaya, kamu akan tetap terlihat salah di mata orang lain.." ( berbisik ).


Semua orang mulai sibuk mencari berita tentang Yuna terakhir, dan...


" Aku ?!!! Aku tahu ?!!!!" ( mengangkat tangan ).


" Kalau begitu, majulah dan beri penjelasan di depan semua orang.."


Laki-laki muda itu maju menghadap semua orang dan mulai menjelaskan rincian kasus yang akhirnya membuktikan kalau Yuna tidak bersalah. Dia tahu karena dia barusan menemukan berita itu di dalam ponselnya.


Beberapa saat kemudian, penjelasan dari pemuda itu selesai..

__ADS_1


" Iya, ternyata benar.. Nona Yuna memang tidak bersalah sama sekali dalam kasus itu.. Dia dijebak.."


" Benar.. kalau begitu, berarti wanita ini yang sudah mengarang cerita.."


Mulai memojokkan wanita yang entah siapa itu..


" Ak-aku pergi dulu, ya.. Kamu hadapi mereka sendirian saja, aku takut.."


" Kamu mau kemana ??"


Sang sahabat berlari keluar dari kerumunan dan membiarkan temannya menghadapi massa sendirian.


" Hihihi... Nona.." ( tidak ada pilihan lain ).


" Mau mencari pembelaan dimana lagi ??" ( Yuna semakin berani ).


" No-nona.. Maafkan saya.." ( berlutut ), " saya tidak.. bermaksud mencela nona.." ( memohon ).


" Hemm.. Apa Yunaku mau memaafkan dia ?? Atau kita bawa saja dia ke kantor polisi ??"


Yuna berdiri dengan angkuhnya. Ya.. Menikmati suami kaya saat di depan musuh adalah pelindung yang paling aman bukan ?? Kenapa tidak memanfaatkannya ??


" Mohon maafkan aku Tuan, nona.. Biarkan aku bebas.. Aku mohon.."


" Bagaimana calon istriku ?? Apa keputusan kamu ??"


" Sayang, aku tidak bisa melawan wanita yang lemah dan tidak punya harga diri seperti dia, lagipula aku termasuk wanita yang punya harga diri bukan ??" ( tersenyum meledek ).


" Kalau begitu, apakah kamu mau melepaskan dia saja ??"


" Hemm.. Ini adalah kesempatan bagi dia untuk lebih berhati-hati menjaga mulutnya.. Karena kalau dia melakukannya lagi, maka dia harus bersiap masuk penjara.."


" Wahh.. Yunaku memang wanita yang sangat baik.." ( memuji ).


' Hhh... Wanita ini !!!! Awas saja kalau aku bisa bebas !!'


" Ehemm.. Yunaku sudah memilih keputusannya, dia adalah wanita yang sangat baik.. Kamu sudah menghina dia tapi dia dengan baik hati memaafkan kamu !! Tapi kalau sampai terjadi lagi hal seperti ini, menghina di depan umum , maka rasakan sendiri akibatnya nanti.." ( wajah menindas ).


" Sudahlah, jangan terlalu lama disini, kita sudah ditunggu oleh orang yang sangat penting.."


" Iya, Yunaku benar.. Bahkan dia beribu-ribu lebih penting dari wanita ini.. Ayo kita pergi.."


" Baiklah.."


Berjalan meninggalkan kerumunan orang di luar cafe.

__ADS_1


" Hhhh... Kamu sudah membuat aku malu di depan umum !!! Aku harus membalasnya !!!"


__ADS_2