Cinta Pertama Dan Terakhirku

Cinta Pertama Dan Terakhirku
#Perjamuan


__ADS_3

" Cantik sekali adik iparku ini.." ( tersenyum ).


" Hemm, ini hari pertama aku bekerja, aku harus kelihatan lebih baik.." ( sambil mengenakan blezer cantik ).


" Jadi kau sudah diterima disana, ya.."


" Iya, begitulah, sang CEO memberiku jabatan sebagai sekretaris langsung tanpa basa-basi.. "


" Oh ya ?? Bagus sekali.. Baru diterima, langsung jadi sekretaris, sepertinya karirmu akan segera gemilang.."


" Fiuhh.. Entahlah, semoga saja tebakan kita benar.."


" Aku harap begitu.."


" Kalau begitu, kakak ipar, aku pergi dulu, ya.. Sampai jumpa.." ( pergi ).


" Hehh.. Anak ini.."


' Sepertinya aku tidak bisa mengatakan kecurigaanku dulu pada kakak ipar, kalau dia tahu, seharusnya dia tidak memberikan aku pekerjaan disana bukan ?? Sepertinya dia memang tidak tahu apapun..' ( pikirnya ).


........


Yuna sedang berusaha membereskan beberapa barang miliknya ke tempat baru. Ada banyak teman yang menatapnya dengan sinis, tapi ada beberapa juga yang rasanya humble dan tidak suka membuat masalah dengannya.


Brugg !! Tak tak !!


Suara tangan Yuna sedang membereskan barang-barang yang terdengar tidak dibuat-buat, membuat seorang gadis dan satu laki-laki mendadak memperhatikannya. Mereka menyadari kalau Yuna adalah orang baru. Mereka mulai merasa cemas.


" Apa dia anak baru ??"


" Kalau dia duduk disitu, sudah pasti anak baru.." ( menata buku ).


" Baru satu Minggu yang lalu sekretaris dipecat, dan sekarang sudah ada lagi yang datang ."


" Kenapa cemas ? Sudah sering kita melihat pemandangan seperti ini, seorang wanita cantik datang dan duduk di kursi itu, lalu hampir genap satu bulan, wanita itu akhirnya menyerah juga. Sikap CEO Zeff memang terlalu buruk.."


" Apa kita tidak bisa membantunya ??" ( laki-laki itu terlihat begitu iba ).


" Apa kamu sedang mencemaskan wanita itu ?? Ingat, Tala, dia bukan urusan kamu, kalau kamu mau terus bekerja disini, maka jangan cari masalah.."


" Hhh.. Entahlah, semuanya terlihat rumit dalam otakku.."


Sementara Yuna terlihat sudah selesai melakukan pemindahan barang, dan akhirnya dia bisa istirahat. Kesempatan itu digunakan Tala untuk mendekati wanita itu..


" Hallo.." ( melambaikan tangan ).


" Hallo.." ( tersenyum ramah ).


Maklum saja, sedari tadi Yuna datang, tidak ada satu orangpun yang bicara atau sekedar menyapanya, jadi saat Tala tiba-tiba datang menyapa, Yuna menjadi sangatlah senang.


" Siapa namamu ??"


" Yuna, aku Yuna.."


" Yuna, ya, rupanya.. Namaku Tala, sepertinya mulai hari ini kita akan menjadi teman.."


" Hemm,, iya, aku sangat senang akhirnya aku punya teman disini.."


" Tala, ada apa denganmu ?? Bisa-bisanya mendekati wanita ini, dia bukan urusan kamu.."


" Kita memang tidak punya urusan tadi, iya, kan, Yuna.."


" He.. Ya sudah, lanjut kerja lagi, kalau boss tahu kita asik mengobrol di jam kerja, maka dia akan memecat kita.." ( tatapan sinis ).


" Baiklah, Yuna kita bicara lagi nanti.."


" Baik.."


........

__ADS_1


Keesokan harinya..


Pukul 21.00


Hari perjamuan antara para pebisnis besar telah tiba. Perjamuan yang sengaja diselenggarakan oleh tuan Lu kali ini menurut mereka adalah perjamuan terbesar sepanjang masa. Tak segan akan ada banyak tokoh motivator dan para pebisnis yang besar akan datang. Salah satunya adalah Jian..


" Hari ini tuan muda Zeff terlihat begitu tampan ya.. Lihatlah rambut pirangnya itu, menawan sekali.."


" Iya, orang seperti dia sudah pasti menjadi idaman semua wanita di kota.."


" Beruntung sekali wanita yang bisa mendapatkan hatinya.."


Semua pujian yang dilontarkan para wanita saat dia lewat membuat sifat sombongnya mulai bangun.


" Wahh, siapa lagi yang datang ?? Apa dia seorang pangeran ??"


Tapi kemudian kedatangan seseorang membuat pandangan semua orang beralih. Dua orang yang datang, sepasang kekasih legendaris yang sudah terkenal membuat semua orang terpana.


" Wah.. Ternyata dia Mr Jianan yang tampan itu, ya.."


" Apa wanita itu kekasihnya ??"


" Apa kalian ingat wanita itu ??"


" Dia kan artis yang terkena skandal beberapa tahun yang lalu.. Apa mungkin Tuan Jianan sedang dimanfaatkan saja oleh wanita ini ??"


" Jangan berprasangka buruk, dia terlihat sangat cantik.."


" Iya, mereka pasangan yang sangat cocok.."


Dan masih banyak lagi anggapan dan komentar dari beberapa orang di tempat itu. Yuna mulai merasa aneh dan tidak nyaman. Dia agak panas juga mendengar semua perkataan mereka. Rasanya agak pedas juga.


" Jangan dengarkan mereka. Kamu datang denganku, maka aku akan menjaga kamu dari mereka."


Merasa mulai diacuhkan oleh semua orang, membuat Zeff mengalihkan perhatiannya juga pada sepasang kekasih ini. Dia penasaran mengapa semua orang bisa mengacuhkan dia demi sepasang kekasih yang dia saja belum tahu siapa mereka.


" Wow.. rupanya tuan Jianan, ya.. Dengan siapa dia datang ?? Hemm.. Penasaran juga.." ( mulai kepo ).


" Hallo, Mr Jianan.. Selamat datang.."


" Hemm,, tuan muda Zeff.."


" Dengan siapa anda datang ini ?? Sepertinya saya kenal.."


' Gawat.. Mereka bertemu sebelum waktunya, semoga saja Zeff tidak bercerita soal pekerjaan aku di kantornya..' ( agak cemas ).


" Seharusnya kamu tidak lancang mengenali calon istriku.."


" Calon istri rupanya.. Apa anda ingin segera melepas lajang ??"


" Bukan urusan anda tuan muda Zeff.. Sepertinya tidak pantas juga mengulik kehidupan orang lain.."


" Oh.. aku memang salah.. Aku minta maaf.."


" Asal tidak mengganggu kenyamanan calon istriku, maka aku akan memikirkannya.."


" Jangan segan begitu, nikmati perjamuannya, aku harus menemui tamu yang lain.. Permisi.." ( dia pergi ).


Fiuhh. Untung Zeff tidak bicara apapun..


" Hhh.. Tuan muda yang satu ini, membanggakan perjamuan yang dilakukan oleh ayahnya dan para rekan kerja, apa gunanya dia disini ??"


" Sudah, apa kamu mau kita terus menunggu disini ??"


" Baiklah, minum sesukamu, aku tidak akan minum, jadi kamu puaskan saja, aku akan membantumu jika mabuk.."


" Aku tidak serakus itu.."


" Aku akan mempertemukan kamu dengan rekan kerjaku yang lain, siapa tahu mereka mau membantu kamu memulai bisnis baru.."

__ADS_1


" Jian, aku kan sudah punya pekerjaan, aku bisa belajar sedikit demi sedikit di kantorku nanti.."


" Dimana kamu bekerja ?? Rasanya aku belum pernah mendengar kamu bercerita tentang perusahaan itu.."


' Bagaimana ini ?? aku tidak mau Jian tahu semuanya dulu, biar aku bisa membuka semua kedok dari Zeff, dan barulah aku akan bercerita semua hal kepadanya..'


" Yuna ??"


Bangun dari lamunan..


" Ah ??"


" Kenapa diam ??"


" Tidak, tidak apa-apa.."


" Wahh.. Ada tuan besar yang datang rupanya.." ( datang entah darimana ).


" Tuan Lu.. Tidak perlu berlebihan seperti itu.."


Berjabat tangan.


" Berlebihan bagaimana ?? diantara semua orang disini, tuan Jianan lah yang paling saya tunggu.."


" Jangan seperti itu. Semua orang juga penting bukan.."


' Jadi ternyata setinggi ini kehormatan Jian di depan semua orang..'


" Dengan siapa anda datang ?? Cantik sekali, apa ini calon istri tuan ??"


" Perkenalkan , ini calon istriku, Yuna.."


" Sudah kuduga, anda tidak akan salah memilih, wanita ini sangat cocok dengan kepribadian anda yang selalu melajang selama ini.. Cepat-cepat dapat momongan ya.."


" Semoga saja.." ( tersenyum ).


' Ishh.. anak ini..'


" Nona, kenapa diam saja ?? Minumlah dan ambil makanan sesukamu.."


" Dengan senang hati tuan.."


" Tuan Jianan yang terhormat, aku ingin menemui anda secara pribadi.."


' Sepertinya aku harus pergi dari sini..'


" Maaf, kalau begitu, kalian lanjut saja, aku harus pergi menikmati perjamuan ini.."


" Hati-hati sayangku.."


' Laki-laki ini membuat aku kikuk saja..' ( sambil pergi ).


" Tuan, perusahaanku akhir-akhir ini mengalami keganjilan dalam hal keuangan dan nama baik.. Aku tidak tahu apa masalah yang sebenarnya terjadi disana.. Apa anda bisa membantuku mencari tahu ??"


" Bukankah tuan Lu sendiri yang memegang semua perusahaan ? Bagaimana anda sampai tidak tahu ??"


Kebetulan Tuan Lu sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan Tuan Zeff. Meskipun mereka punya hubungan ayah dan anak, rasanya sifat mereka tidak ada yang sama, bahkan selalu bertentangan.


" Aku sudah memberi dua perusahaan untuk putraku, tapi sepertinya setelah satu tahun di pegang dan dikelola oleh dia, bukannya semakin maju, justru malah semakin jatuh. Dia memang menyembunyikan hal itu dariku, tapi anda tahu sifat saya yang tidak bisa ditipu bukan ??"


" Hemm. Sepertinya ini masalah anak dan ayah yang sedang bertentangan dalam dunia bisnis ."


" Lalu bagaimana menurut anda tuan ?? Bisakah membantuku kali ini ? Aku ingin membongkar semua kecurangan Zeff lewat orang lain, karena jika aku sendiri yang membukanya, aku tidak punya cukup kekuatan untuk itu.."


" Aku akan memikirkannya lagi.."


...


Dia sedang mengawasi setiap gerak-gerik Yuna dari kejauhan. Sambil menggoyang-goyangkan gelas supaya minumannya tercampur, dia tersenyum miring dan mulai berotak jahat.

__ADS_1


" Wanitanya Jian ya rupanya.. Dia pasti rasanya sangat manis, sampai-sampai laki-laki yang tidak percaya dengan perempuan itu akhirnya meleleh juga.. Hehh.. Sebelum Jian, harus aku dulu yang mencicipinya.."


__ADS_2