Cinta Pertama Dan Terakhirku

Cinta Pertama Dan Terakhirku
#Cepat Nikahkan Aku


__ADS_3

Hari itu Yuna nampak tidak bersemangat. Dia menjatuhkan kepalanya di atas meja, sambil sesekali menatapi beberapa berkas yang membuat dia harus menelan pil pahit.


Dia begitu kecewa saat tahu kalau desainer yang Jian harap akan datang di malam perayaan ulang tahun perusahaan Jian harus menggagalkan rencana untuk pertemuan mereka, hanya karena dia tidak bisa mengecewakan Yuna. Entahlah, apa yang sedang dipikirkan desainer itu, Yuna pun tak tahu. Hhh.. yang pasti, dia sangat kecewa.


Cklek !!


" Yunaku ??" ( cemas ).


" Jian ?? Kenapa datang ??"


Tap tap tap tap..


Mendekat.


" Tentu saja aku harus datang, aku tahu kalau Yunaku sedang berusaha menahan kekecewaan padaku, jadi aku sengaja datang untuk menghibur kamu.."


Cup ?!


Mengecup kening..


Jian duduk di meja kerja Yuna dan memberi Yuna senyuman yang begitu lebar.


" Yunaku.. maafkan aku, ya.. aku juga tidak tahu kenapa dia bilang takut mengecewakan kamu, seharusnya dia tahu dulu kamu orangnya seperti apa, baru bisa berpendapat.."


" Itu tandanya dia bukan orang yang percaya diri, belum menunjukkan hasil kerja sudah takut di salahkan !??" ( mendadak berkobar ), " aku tidak butuh rekan kerja yang seperti itu !!! Menjengkelkan sekali !!? Untung saja dia tidak datang, kalau dia datang dan kami terlanjur bekerja sama, lalu apa yang akan terjadi pada bisnisku nanti.."


" Kenapa marah begitu ??" ( bingung sendiri ).


" Aku tidak marah !!"


" Baiklah, akan aku traktir bakmi malam ini, juga es krim kesukaan kamu itu.. mau tidak ??" ( membujuk dengan segala cara ).


" Benarkah ?? Sesuka aku mau sebanyak apa ?? Aku sudah diet sejak melahirkan Shi Yuan, jadi kali ini, kamu akan biarkan aku makan es krim sepuasku ??" 😋😋😋


Membayangkan..


" Iya, asal kamu senang.."😉


" Oke, malam ini ya.."


" Baik, aku akan menunggu kamu selesai.."


" Baik, sepakat ??!"


" Belum, kesepakatan bukan seperti itu caranya.." ( mendekatkan wajah ).


" Ah ?? Lalu ?? Bagaimana ??"


" Pura-pura tidak tahu, tapi aku suka yang seperti ini.."


Cup !?


" Ugh.."


Mencoba lebih dekat dan lebih dekat lagi..


Tapi..


Cklek.


" Kakak ipar, jangan lupa ada janji.." ( sadar ).


Dua orang itu tidak peduli, dan masih meneruskan kegiatan privatnya itu. Sebenarnya kalau sudah sering begini, namanya bukan lagi kegiatan privat.


" Aaaaaa... pemandangan apa yang aku lihat ?????" ( menutup mata rapat-rapat ), " mataku mendadak kemasukan debu, akhirnya aku tidak melihat apapun lagi..." ( berbalik dan pergi ).


Krebb !!!


" Akhh.." ( melepas ).

__ADS_1


Jian tersenyum tipis sembari mengelap bibir istrinya yang terlanjur basah karena perbuatannya. Bibir ini terlihat semakin manis saja. Hehe.. siapa dulu pemiliknya, perawatan mahal, mana bisa dilawan !!😉


" Jian, aku lupa, malam ini, ada janji bertemu dengan investor asing. Hari itu aku membatalkan jadwalnya karena harus bertemu dengan klien penting, dan dia mengajak aku bertemu malam ini, bagaimana ini ??"


" Kenapa baru ingat ??" ( kesal ).


" Hehe.. maaf, ya.. apa kesempatan es krim semauku masih berlaku untuk lain kali ??" ( memohon ).


Memasang wajah memelas..


Mata berbinar..


Arkh Yuna !! Siapa yang tahan melihat wajah kamu yang seperti itu ???


Jian akhirnya melirik, tapi mencoba tetap marah..


Bibir Yuna saat memohon..


Mata yang berbinar itu..


Dan mulai luluh..


Pada akhirnya..


" Hhhh.. baiklah.. Aku akan traktir kamu saat cuti Minggu depan.."


" Benarkah ????" ( senang ), " terima kasih Jianku sayang..." ( memeluk ).


" Iya, sama-sama.." ( berbalik memeluk ), " tapi untuk malam ini, kamu harus bertanggung jawab.."


" Baiklah.. Aku mau."


" Heii !!! Sudah belum itunya...." ( berteriak dari luar ).


" Hhh.. sejak awal kehadiran Alishia memang sungguh menggangguku.."


" Iya, aku tahu.. aku akan keluar..."


" Katanya mau tunggu disini ??"


" Itu kan kalau kamu tidak ada janji lain, tapi karena sudah ada janji lain lebih dulu, maka aku bisa menunggu kamu di rumah.." ( bangun ), " ingat, ya.. untuk lembur malam, aku akan menyiapkan kejutan manis untuk kamu, yang jelas, malam ini, adikku tidak akan patuh denganmu.. jadi siap-siap saja ya untuk sakit di seluruh badan saat bangun besok.."


" Sudahlah, kita lihat saja nanti..." ( menantang ).


" Kalau begitu, sampai jumpa.."


" Sampai jumpa nanti.."


Krebb !!?


" Kenapa begitu lama ?? Seharusnya kamu juga ingat waktu, istrimu itu bukan hanya wanita ranjang, tapi juga wanita karir, jadi tolong biasakan jangan menyita waktunya terlalu lama.."


Kericuhan mereka terdengar sampai ke dalam ruangan Yuna.


" Hhh.. adik Kakak ini.." ( mencium meja dengan kening ).


" Kamu sangat mengganggu !!"


" Apa ?? Jangan bicara begitu, kalau menurut kamu aku pengganggu, maka cepatlah nikahkan aku dengan seorang pria, maka seluruh hidupku pasti akan di tanggung suamiku !!!"


" Kupingku sakit, aku harus menjaga kesehatanku, sore ini, sopirku akan menemui gadis pujaannya dan dia akan segera melepas masa jomblonya, adikku yang cantik bahkan bisa kalah oleh seorang sopir.." ( mengejek ).


" Hhhhhhh... pergi kamu dari sini !!! Jangan munculkan wajah kamu selama satu Minggu ke depan, atau aku akan membawa kakak ipar ke pulau terpencil !!!!!" ( marah ).


" Baik, baik, aku akan pergi, nikmati waktumu, aku akan menunggu istriku nanti malam, dia akan segera bermain dengan cantik.." ( pergi sambil memanasi jomblo ).


" Membuat jomblo panas saja !!!"


Brak Brak brak brak ??!

__ADS_1


Sekarang langkah kaki Alishia terdengar bagai meruntuhkan tanah dan bangunan.


Mendadak gempa..


Adik ipar pasti akan segera datang..


" Hosh Hosh Hosh..." ( nafas memburu karena marah ).


Yang di depan malah tersenyum menyeringai, membuat hatinya semakin kesal.


" Kenapa ?? Mau mengejek aku sama seperti kak Jian ??? Aku tidak terima !!!!"


Brakk !!!


Melempar berkas yang akan di tunjukkan pada investor asing nanti.


" Jangan marah begitu, ini hanya ujian untuk jomblo sejati, hehe..."


" Menyebalkan !! Mau pergi denganku tidak ?? Mumpung aku juga punya pertemuan dengan kekasihku di tempat yang sama.." ( memalingkan muka ).


Padahal sejujurnya dia sendiri yang butuh kakak ipar.


" Ehemm.. baik, baik.. aku akan bersiap sebentar.." ( bangun dan merapikan berkas di meja ).


" Aku tunggu di luar !! Disini rasanya sangat panas !!"


Brak Brak brak brak !!


" Hh.. nasib jomblo memang selalu menyedihkan.." ( bergumam lirih ).


..." Aku masih bisa dengar ?!!" ...


..." Ah !??"...


' Apa dia punya telinga di ruangan ini ??'


...****************...


" Tuan, kita harus segera bertemu.."


' Apa kencan kamu gagal ?!!'


Di seberang terdengar sedang terkekeh..


" Jangan mengejek aku tuan, ini masalah yang sangat serius, jadi jangan mencoba untuk bercanda.."


' Baiklah, aku akan segera pulang..'


" Jangan !! Jangan bicara di rumah.. Bisa gawat kalau sampai ada yang dengar, kita bertemu di luar saja, aku akan mengirim lokasinya pada tuan.."


' Baiklah..'


...****************...


" Kenapa mengajak aku bertemu di luar ?? Apa ada yang sangat serius ??" ( duduk santai di Villa ).


" Ini bukan di luar, ini kan Villa tuan.."


" Iya, terserah saja, yang pasti, kamu tidak ingin pembicaraan kita berdua di dengar orang, apa yang ingin kamu katakan ??"


" Tuan.. dia bilang.. kalau dia... mengandung anak tuan.."


" Siapa ???"


" Gadis yang aku kencani hari ini..."


" Apa ?? Dia bilang begitu ??"


" Apa ?? Apa maksud ekspresi tuan ?? Jangan-jangan.. kalian benar..."

__ADS_1


__ADS_2