Cinta Pertama Dan Terakhirku

Cinta Pertama Dan Terakhirku
#Menjelang Pernikahan


__ADS_3

" Apa ??" ( berbalik ).


Tiansha menutup sambungan. Dia mendapati beberapa orang yang berhasil memasuki kamarnya.


" Apa anda lupa kalau rumah kita bersebelahan ??"


" Mau apa kalian ??"


" Menangkap dan menghabisi anda sampai mati !!!"


" Tidak !! Jangan !! Jangan bunuh aku !! Kalian akan segera mati sebelum membunuhku !!!"


" Coba saja kalau bisa.."


" Menantang nyonya besar rupanya.. hehh.. kalian tidak tahu ya kalau nyonya besar juga pernah berlatih bela diri..."


" Jangan terlalu banyak bermain !! Cepat tangkap wanita itu !!!"


Ciattt !!


Bam !!


Tiansha berhasil melompat dari lantai dua melalui jendela.


Brakk !!


Dia terjatuh dan berhasil menuju mobilnya, dan beberapa saat kemudian, dia akhirnya bisa kabur dari sana..


" Sial !! Wanita itu berhasil kabur !!!"


" Apa ??" ( emosi ), " hhhhh... " ( menenangkan diri ), " aku mau dia ditemukan dan segera diamankan.."


Jian menutup ponselnya dan kembali mengalihkan perhatian pada Yuna. Mereka sekarang sudah berada di dalam mobil dan sedang menuju arah pulang.


" Ada apa Jian ???"


" Wanita itu berhasil lolos.."


" Hehh.. aku tidak menyangka kalau dia sangat nekad ingin membunuhku, untunglah mereka memberitahu kita tentang wanita itu yang menyuruhnya.."


" Aku ingin sekali membuat wanita itu sengsara dalam sisa hidupnya. Aku pikir dia sudah berubah setelah berpuluh-puluh tahun tidak berjumpa, tapi nyatanya.. dia malah menjadi wanita yang semakin kejam. Kekuasaan membuat kedua matanya buta.."


" Jian, tenangkan dirimu, jangan terlalu larut dalam kebencian.."


" Dia sudah berusaha membahayakan nyawa kamu dan anak kita, dan dia bahkan berniat untuk menyingkirkan kamu, aku benar-benar tidak bisa memaafkan dia begitu saja.."


" Aku tahu, memang tidak mudah bagiku melewati semua ini, apalagi itu adalah ibumu.."


" Iya, ibu yang seharusnya tidak hadir dalam hidupku, Yuna.. hanya kamu yang menjadi kekuatanku saat ini, wanita itu, aku harap, dia tidak pernah ada dalam hidupku.."


Jian memeluk wanita itu dan mengeluarkan segala keluh kesahnya dalam pundak Yuna.


Sebenarnya.. dia sangat hancur..

__ADS_1


' Aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Jian saat ini..'


.......


" Maaf saja ibu, ibu sudah terlalu membuat aku kecewa, jadi jangan salahkan aku jika mengkhianati ibu mulai hari ini...."


....


Hari pernikahan telah tiba.....


Hari yang begitu ditunggu-tunggu oleh semua orang, termasuk fans Yuna...


Artis cantik yang menjadi idaman semua pria itu akhirnya berhasil menikahi seorang pria yang menjadi cinta pertamanya. Hari bahagia itu benar-benar terjadi, dan terasa begitu membahagiakan..


" Wahh.. nona Yuna benar-benar sangat cantik.." ( puji Kalina ).


Yuna sedang duduk di sebuah kursi dengan mengenakan gaun putih berhias berlian yang sengaja dipilihkan oleh Jian secara langsung. Dia sebenarnya memang terlihat menawan. Apalagi senyum yang terus saja dia tebarkan. Rasanya manis sekali. Bagaimana nanti jika Jian melihatnya ya ??


" Yuna, kamu sangat menawan, kamu sangat cantik.." ( Hani pun tidak luput memuji ).


" Nona Yuna, berapa harga gaun ini ?? Aku tahu, harganya pasti sangat fantastis bukan ??"


" Hanya nona Yuna dan tuan Jianan yang tahu harganya.. lagipula model ini sangat langka dan hanya akan dipakai oleh satu orang saja, yaitu Yuna.. benar kan ??" ( mendadak datang dan mengoceh ).


" Sanni ?? Darimana saja kamu ?? Kenapa begitu lama menghilang ??"


" Kau kan tahu aku sangat sibuk mengurus semuanya diluar, jadi tidak bisa menemui kamu.."


" Apa kau sudah tidak membutuhkan ayahmu lagi ??"


Seseorang terdengar mengejutkan.


Yuna menoleh ke arah suara..


" Ayah ?? Ayah Sam ?? Ibu Syiana ??" ( bangun ).


" Jangan berlari, tetaplah disana dan kami yang akan berlari menemui kamu.."


" Iya, sayang sekali jika gaun bertabur berlian itu kamu bawa berlari menyambut kami.." ( sambung Syiana ).


" Ayah.. Ibu.." ( Hani memanggil mereka dengan lirih ).


Dua orang itu datang menghampiri Yuna dan memeluknya dengan erat. Sepertinya mereka begitu senang.


Lalu bagaimana dengan Hani ??


" Ibu sangat senang, akhirnya kalian berdua bisa melakukan pernikahan yang ditunggu-tunggu.." ( Syiana begitu senang ).


" Iya, selamat putriku, kamu sudah membuat ayah dan ibumu ini semakin senang.."


' Lalu bagaimana denganku ?? Apa kalian sudah melupakan aku ??'


" Sudahlah, jangan terlalu lama bercanda dengan calon pengantin, ini sungguh tidak baik.." ( mencoba menasehati para orang tua ).

__ADS_1


" Iya.." ( judes ), " lagipula kamu ini siapa ??"


" Saya Kalina nyonya, pembantu setia nona Yuna.."


" Pembantu ?? Aku pikir kamu bosnya.."


" Sudahlah.. jangan berdebat di depanku, acara sudah hampir dimulai, jadi lebih baik kita semua bergembira.. oh iya, dimana ibu ?? Apa dia belum juga bersiap ??"


Seseorang sedang berusaha meminta pertolongan. Mulutnya dibekap dengan selembar kain, dan kedua tangan dan kakinya diikat dengan sempurna.


" Hahahaha.. kalau sudah begini, mau apa lagi kamu ?? Memberontak juga tidak akan berhasil.."


' Sebenarnya siapa wanita ini ?? Kenapa dia menculik aku saat acara pernikahan hampir dilaksanakan..'


Tiansha memegang dagu Almira, dan tersenyum licik.


" Bersabarlah untuk sementara waktu, kita harus menunggu waktu yang tepat demi hasil yang lebih maksimal.."


.....


" Dia belum juga ditemukan, tuan..."


Jian membawa tubuhnya bangun dari duduknya. Dia masih belum datang juga ke tempat acara pernikahannya. Dia masih setia duduk di dalam kamarnya yang begitu luas.


" Kalau begitu, buat perketatan yang lebih lagi saat acara pernikahanku nanti, aku punya firasat kalau dia akan datang mengacaukan rencana pernikahan kami..."


" Tapi apa gunanya dia menghancurkan pernikahan tuan dan nona ??"


" Karena dia hanya ingin menjadi satu-satunya wanita yang berharga untuk Jian, dan dengan cara itulah, dia bisa menikmati kekayaan Jian tanpa adanya orang lain yang mengganggunya.."


" Alishia ??"


" Maafkan aku kakak.. ini semua adalah kesalahanku, bagaimana bisa aku mempercayai wanita seperti itu, yang pada akhirnya menyingkirkan aku juga seperti dia melakukannya pada kakak.."


" Kakak ?? Hehh.."


" Aku tahu begitu bencinya kamu terhadap aku, tapi kita berada dalam posisi yang sama. Sama-sama dibuang oleh ibu yang sama juga.. lalu kenapa masih sempat membenci satu sama lain, kalau bersatu juga bisa.."


" Apa yang akan dia lakukan ??"


" Aku sudah menyelidiki secara diam-diam, saat beberapa hari lalu dia kabur dari rumah, untunglah aku masih bisa mengejar dia, aku mengikutinya sampai akhirnya, aku tahu kalau dia, benar-benar sudah tidak waras..."


" Lalu apa rencana yang akan dia lakukan kali ini.."


" Dia ingin mengelabui kamu dengan cara menculik nyonya Almira dan menyuntikkan cairan yang bisa membuat nyonya Almira membisu, dan mengalami kelumpuhan total. Dan dia akan melempar seluruh kesalahannya pada kamu sendiri.."


" Apa ?? Bagaimana bisa begitu ??"


" Dia akan menjadi pahlawan kesiangan nantinya dengan menolong kamu untuk pergi keluar dari acara pernikahan itu, dan kamu jelas sudah tahu apa yang akan Yuna rasakan padamu kala itu juga.."


" Hemph... Kalau begitu, kita harus bertindak lebih dulu.. jika dia ingin bermain dengan cara seperti itu, maka kenapa kita tidak mengikuti alurnya saja.." ( melirik seorang pria ), " kirim orang segera ).


" Baik, tuan ?!!" ( menunduk ).

__ADS_1


__ADS_2