Cinta Pertama Dan Terakhirku

Cinta Pertama Dan Terakhirku
#Kehadiran Tiansha dalam Pesta


__ADS_3

Ciittttt..


Mobil mewah berwarna putih mengkilat yang membawa mempelai wanita sudah terlihat tiba di tempat yang akan dilaksanakannya pernikahan. Dia terlihat keluar dari dalam mobil usai seorang pria dengan pakaian rapi membukakan pintu mobil untuknya..


Yuna keluar, dan kemudian menebar senyum manisnya untuk yang kesekian kali. Langsung saja semua orang menyambutnya dengan jepretan puluhan kamera. Memang para wartawan sudah terlihat menunggunya sedari tadi, dan momen inilah yang mereka nantikan.


Sebelumnya, Jian sudah terlebih dulu sampai ke tempat tersebut. Dia sudah bersiap di dalam ruangan. Dia terus menunggu sambil memastikan keadaan benar-benar terkendali.


" Itu Yuna.. cantik sekali dia.."


" Iya benar, gaunnya begitu mewah dan berkelas.. dia terlihat semakin anggun saja..."


" Iya, akhirnya setelah perjuangan cerita cinta mereka yang pelik, sekarang mimpi mereka untuk menikah terwujud juga.."


Yuna dengan senangnya mulai masuk ke dalam sambil digandeng oleh Sanni dan Hani. Sementara, di belakang, terlihat juga Kalina yang berjalan sambil membopong gaun Yuna yang menjuntai panjang..


" Terima kasih Nona, anda sudah memberi saya pekerjaan paling menyebalkan dalam pernikahanmu.."


" Iya, sama-sama.. terima kasih juga sudah mau menerima pekerjaan membosankan ini dariku Kalina.."


" Meskipun kau begitu menghinaku, tapi aku sangat bangga dan menganggap gaun ini begitu berharga.."


" Baguslah, jika kau sudah tahu terlebih dulu.."


" Sudahlah diam.. lihatlah semua orang sedang memotret kita, jangan berikan mereka pikiran negatif." ( ucap Hani bijaksana ).


" Nona Yuna, bisakah bicara sebentar dengan kami ??"


" Mohon maaf, nona Yuna tidak boleh bicara sebelum melaksanakan pernikahan, bicara nanti saja, ya.." ( Sanni mewakili Yuna ).


" Hanya sebentar !!"


" Maaf sekali.." ( tersenyum ramah ).


.......


" Terus awasi sekeliling, kita masih belum menemukan keberadaan bibi Almira, jadi bergerak sedikit lebih cepat, atau kita akan kehilangan kepercayaan Yunaku..."


" Baik tuan.."


Dan akhirnya..


" Mempelai wanita datang..."


Semua orang menoleh, ingin melihat bagaimana wajah wanita itu. Wanita yang menjadi idaman kalangan pria, yang kini akhirnya dengan bahagia mengumumkan pernikahannya dengan pria yang dia cintai.


Ratusan tamu undangan terlihat berdiri untuk menyambutnya.


" Ayah ??"


Sam mendekat ke arah Yuna, dan mengantar anaknya menuju pria yang dia nikahi.


' Tapi dimana ibu ??'


........


' Tuan, nona Alishia sudah menemukan nyonya Almira..'


Mendapat berita dari bawahannya..


" Bagus, lakukan sesuai rencana.."


' Ada apa dengan Jian ?? Dia terlihat sedang bicara dengan seseorang, apa ada suatu hal yang penting ??'


Yuna terus berjalan, dan sampai akhirnya mereka berdua bertemu.


' Apa yang sedari tadi aku pikirkan ?? Mengapa aku baru sadar kalau Yunaku terlihat begitu mempesona..'


Memandangi dengan senang..


.....

__ADS_1


" Sudah selesai..."


Tiansha berhasil menyuntikkan sebuah cairan ke tubuh Almira dengan menggunakan jarum suntik.


" Haha... cepat bawa dia ke dalam, dan kamu, lakukan sesuai yang kita rencanakan..."


" Baik nyonya.."


....


" Saudara Yunaira.. apakah kamu bersedia menjadi istri yang sah untuk saudara Jianan Arkana ??"


" Iya.. saya.."


Brakk !!


Almira dibawa masuk oleh seorang pria suruhan Tiansha dengan keadaan yang masih terikat.


" Arkh !!"


Namun suara itu akhirnya berhasil membuat semua orang mengalihkan pandangan, termasuk Yuna. Acara pernikahan itu terpaksa harus ditunda..


" Ibu ??"


' Hemm.. ternyata ucapan Alishia benar..'


Benak Jian..


Yuna berlari ke arah ibunya tanpa memperhatikan situasi.


Brukk !!


" Ibu ?? Apa yang terjadi pada ibu ??"


Yuna melepas ikatan di mulut ibunya, dan mencoba bertanya satu kali lagi..


" Ibu ?? Apa yang terjadi ??"


Seorang pria dengan pakaian jas hitam dan rambut yang terlihat rapi nampak menjelaskan.


" Apa ??" ( Yuna terkejut ).


' Hehh.. ternyata kali ini pun sama dengan yang Alishia katakan..'


Almira masih terdiam..


" Tidak, ini tidak mungkin.." ( tidak percaya ), " ibu, katakan padaku, kenapa ibu hanya diam saja ??"


Almira terdiam membisu.. Apa dia memang benar-benar bisu ??


" Ibu.. katakan padaku, jangan diam seperti itu ?!!"


Almira masih saja diam.. Dia hanya bisa menangis tak bersuara. Air matanya menetes..


" Tentu saja dia tidak bisa bicara, Tuan Jian yang sudah membuatnya bisu.."


Azof mulai terpancing emosi.


" Apa ??" ( Yuna bertambah terkejut ).


" Apa kamu bilang ??!!!!!" ( mulai tidak bisa menahan ).


" Azof, jangan gegabah.."


Hani menarik tangan suaminya saat suaminya hampir saja masuk dalam jebakan.


" Hani, dia sudah berusaha mencelakai ibuku, dia sungguh keterlaluan.."


" Tunggu, aku melihat ada yang tidak beres disini.."


Semua orang yang berada dalam pesta pernikahan tersebut mulai berbisik mengenai kejadian itu..

__ADS_1


" Jian !? Apa itu benar ??" ( mulai masuk ke dalam lubang ).


" Kita dengarkan dulu penjelasan lebih lanjut, baru aku bicara.."


" Tidak perlu !! Itu artinya kamu hanya sedang mengelak atas semua ini, apa kamu pelakunya ?? Yang sudah menculik dan membuat ibuku bisu ?? Hahh ??" ( menitihkan air mata ).


' Yuna, kamu harus meminta maaf untuk kejadian ini..'


" Jian katakan padaku !!"


" Aku tidak bisa bicara apapun karena aku memang tidak tahu mengenai semua ini.."


" Tapi, dia bilang.."


" Lebih percaya aku atau orang lain ??"


" Mau mengelak apalagi tuan Jianan yang terhormat ?? Anda sudah berusaha melukai nyonya ini hanya untuk membalas dendam.."


" Balas dendam karena apa ??" ( Azof mulai maju ).


" Saya mendengar sendiri sebelum dia disuntik, dia berkata kalau dia akan membuka semua kelakuan Jian terhadap dirinya saat itu.."


" Kelakuan apa ?? cepat katakan padaku !! Jangan bertele-tele lagi.." ( semakin tidak terkendali ).


" Dia sudah menodai ibu ini, dan lebih parahnya lagi, karena tuan Jian takut semuanya terbongkar, maka dia dengan segera melumpuhkan wanita ini.. sebenarnya wanita ini sudah punya rencana untuk membuka semua aib tuan Jian dalam pernikahannya, tapi tidak disangka tuan Jian malah lebih dulu berbuat.."


" Hhh.. anda bicara semuanya.. apakah anda sudah di setel oleh seseorang ??" ( bicara dengan santai ).


" Cukup Jian !!!" ( marah ).


" Yuna.."


" Jangan panggil aku lagi, kamu laki-laki yang sangat bejad !! Kamu tidak tahu malu !!"


' Dia Ingin aku berakting seperti ini kan ??'


" Yuna.. apa kamu sungguh mempercayai perkataan pria yang tidak kita kenal itu ??"


" Jian ??" ( berlari dari luar ).


" Nyonya Tiansha.."


" Kenapa dia juga datang ??" ( Sanni bertanya-tanya ).


' Apa ada sesuatu yang tidak dikatakan tuan padaku ??'


Sanni melangkah, tapi dia melihat sebuah isyarat yang ditunjukkan oleh Jian kepadanya. Dia sepertinya hanya harus diam.


" Kamu harus menyelamatkan harga diri kamu !! Ini jebakan dari Yuna Jian.." ( meraih tangan Jian ).


" Anda kenapa datang ??"


" Aku tahu ada yang merencanakan semua ini untuk menghancurkan kamu, dan lihat saja, semua orang sudah mendapatkan berita ini, sebentar lagi nama kamu akan rusak.. Dan semua gara-gara wanita ini !!" ( menuduh Yuna ).


" Apa ?? Kenapa saya ?? Bukankah tuan Jianan sendiri yang sudah membuat ibu saya lumpuh dan tidak bisa bicara ?? Kenapa jadi saya yang salah.."


" Aku tahu kamu masih belum bisa melupakan mantan suami kamu itu !! Jadi kamu sengaja membuat skenario ini hanya untuk membuat Jian pergi dari hidup kamu.. Dan aku juga tahu kamu begitu dendam karena kamu pernah dibuat menunggu selama bertahun-tahun oleh Jian, dan sekarang, kamu membuat Jian membayarnya dengan nama baik.. Kamu ingin mengembalikan nama baik kamu lagi menggunakan rencana ini... Kamu yang sudah merancang penculikan ibumu sendiri, dan kamu yang sudah menyuntikkan cairan racun itu padanya, supaya dia lumpuh dan bisu.."


" Apa ??" ( tercengang ).


" Bisa-bisanya nyonya menyalahkan orang lain, padahal anda bukanlah siapapun disini.." ( maju dan menghalangi Tiansha ).


" Siapa lagi ini ?? Apa kamu ini keluarganya ??"


" Saya kakaknya Yuna, dan saya yang lebih mengenal Yuna daripada anda. Adik saya tidak mungkin melakukan semua itu hanya karena masih mengenang masa lalu.. Jadi, akui saja perbuatan kamu Jian !! Sebelum kamu akan lebih merasa malu lagi disini !!"


" Mengaku apa ?? Sudahlah Jian sayang, kita pergi saja dari sini, mereka sudah merendahkan kita.." ( menggandeng tangan Jian ).


" Nyonya pikir tidak ada yang tahu rencana nyonya ??"


Deg !!

__ADS_1


Tap tap tap tap tap..


__ADS_2