
" Apa sudah berhasil menemukan lokasi Alishia ?" ( bertanya pada salah satu pengawalnya ).
" Belum tuan, sepertinya kabar tentang kekuatan yang besar itu memang benar adanya, bahkan kami tidak bisa menemukan keberadaan tempat pribadi milik tuan Fu tersebut, sepertinya dia punya penjagaan yang sangat sulit untuk di tembus."
Huhh..
Jian berkeluh kesah. Tentu saja dia merasa lelah, sudah lima hari berlalu dan Alishia belum juga ditemukan. Sementara dia harus terus mengawasi perusahaan yang tidak bisa dia tinggalkan begitu saja.
" Aku tidak bisa berkutik kalau seperti ini jadinya, apa yang harus aku lakukan ??"
Drrrttt Drrrttt
Ponselnya mendadak berdering dengan begitu keras.
Bip !?
Mengangkat..
' Tuan Jian..'
" Kamu ?? Ada apa menghubungi ??"
' Tuan, aku dengar dari nyonya Yuna anda sedang mencari tahu keberadaan tempat pribadi milik tuan Fu, apa itu benar ??"
Jian beranjak dari kursinya, dan mulai mendengar perkataan Yu Fei dengan begitu serius.
" Iya, benar.. apa kamu punya informasi tentang tempat itu ??"
" Aku juga tidak pasti, aku melihat sebuah peta yang ada di laptop dia saat aku menginap di rumahnya saat itu, tapi belum juga ku melihat dengan jelas, Fu Xuelan mendadak mengetahui yang aku lakukan, dan segera menutup laptop nya.."
Hahhh..
Jawaban yang sebenarnya tidak dia inginkan..
" Tapi.."
" Tapi apa.."
Mendengar satu kata itu membuat Jian merasa ada suatu hal yang membuatnya merasa tertarik.
" Aku melihat satu nama kota yang ada di peta tersebut.."
" Sungguh ??" ( mulai penasaran ), " apa nama kotanya ??"
" Kota M.."
" Kota M ??"
' Bukankah itu tempat tinggal Demy ??'
" Maksud kamu Kota M yang tidak banyak penghuninya itu ??"
" Mungkin saja tuan, tapi aku juga tidak begitu yakin.."
" Hhh.. baiklah, terima kasih atas kerja sama kamu, aku akan berusaha membuat Fu Xuelan menikahi kamu, anggap saja sebagai balas Budi.."
" Iya tuan, aku harap tuan bisa segera menemukan nona Alishia..".
" Iya, semoga saja.."
Bip !?
Fiuhhh..
" Kota M ? Apa ini hanya kebetulan saja, atau bagaimana ??'
...****************...
Gudang Kosong di Kota M.
__ADS_1
" Aku tidak bisa terus menerus menunggu kabar dari boss, kalau begini, bagaimana aku bisa mendapat keuntungan ??"
Pria itu sedang asik bergumam sendiri di depan Alishia.
Dasar ceroboh !!
Alishia diam-diam mendengarkan..
Ternyata pria ini adalah orang yang sangat bodoh, dan juga.. sangat ceroboh.
" Hhh.. bos, kenapa tidak mengirim kabar apapun padaku ?? Apa ini artinya aku harus melakukan semauku pada gadis ini ?? Tadinya aku pikir dia serius ingin memberiku uang tiga triliyun hanya untuk menahan wanita ini.."
' Bos ?? Siapa yang dia maksud ??'
Pura-pura terpejam.
Drrrttt Drrrttt
Mendadak ponsel Fu Xuelan berdering. Ada seseorang yang menghubungi dia.
" Halo, tuan.. apa yang anda lakukan ?? Kenapa tidak menghubungi aku sejak tadi ??"
Jika anda bingung, maka ikuti terus kisah kehidupan para pengusaha yang sangat rumit ini, akan ada kejutan yang menegangkan nantinya.
" Apa yang harus aku lakukan pada gadis ini ??"
Yang di seberang terdengar bicara, meskipun masih agak kurang jelas.
' Sebenarnya siapa yang dia hubungi ini ?? Sepertinya orang yang sedang berbicara dengan Fu Xuelan juga orang yang terlibat dalam penculikan ini..'
" Baik, aku tahu, tapi.. bagaimana jika dalam dua hari ini dia tidak datang ??"
Terdengar bicara lagi..
" Baik, tuan.."
Bip !?
Terduduk dan terlelap.
Sementara dua orang pengawal Fu Xuelan terlihat masih berjaga di depan pintu gudang dengan setelan rapinya, oh iya.. jangan lupakan kacamata hitamnya juga...
Author halu 😁😁
Zzzzz
Zzzzzz
' Pria ini menyebut siapa barusan ?? Siapa yang dia maksud di ajak bekerja sama ?? Siapa yang dia panggil bos dan tuan itu ?? Apa semua ini hanya kebetulan saja, atau bagaimana ??'
Kota K.
" Sudah berhasil di retas ??"
" Sudah tuan.." ( masih fokus menghadap komputer ).
" Bagaimana ?? Bagaimana hasilnya ??"
" Laporan panggilan dari nomor ponsel Fu Xuelan memang berada di kota M. Sepertinya dia juga menerima sinyal dari orang yang menempati kota yang sama.."
" Benarkah ??"
' Bagaimana bisa seperti itu ??'
" Kalau begitu, kita langsung terbang ke sana, siapkan pasukan yang lebih banyak, aku takut terjadi suatu hal yang berada di luar dugaan, sepertinya, musuh yang Kuta hadapi, bukan hanya Fu Xuelan.."
Membenarkan jas hitamnya dan berjalan keluar dari ruangan.
Tapi di luar, dia berpapasan dengan sang istri yang sedang berhati-hati membawakan kopi untuknya..
__ADS_1
" Eh, Jian ?? Kenapa terburu-buru ?? Aku sudah membuatkan kopi untuk kamu, minumlah dulu, ya.."
Jian tersenyum. Meski kesal di hatinya semakin terasa menyesakkan, tapi di depan istri, harus tetap tersenyum.. kalau tidak, maka dia akan melahap kamu..
" Terima kasih sayangku .." ( menerima kopinya ).
Slurp !!
" Arkh !! Segarnya.."
Tak.
Meletakkan cangkir kembali.
" Kamu ini sedang terburu-buru memangnya mau pergi kemana ??"
" Aku sudah mendapat informasi mengenai tempat pribadi Fu Xuelan, dan aku juga sudah berhasil meretas jaringan tempat itu, walaupun tidak begitu yakin apakah Alishia ada di sana atau tidak, tapi setidaknya aku bisa memastikan sendiri.."
" Memangnya di mana tempat itu ?? Apa sangat jauh ??"
Jian langsung memutar otaknya kala mendapat pertanyaan dari istri cantiknya itu..
' Lebih baik aku diam dulu untuk sementara waktu, aku rasa dia tidak perlu tahu aku akan terbang kemana..'
" Jian?? Kenapa diam ??"
" Untuk sekarang, aku tidak ingin bicara, mungkin setelah aku menyelesaikan semuanya nanti, barulah aku akan bicara.."
" Kalau begitu, tidak masalah.. berapa hari kamu akan pergi ??"
" Tidak tentu, aku akan mengabari kamu kalau aku sudah menemukan Alishia.."
" Kalau begitu, berhati-hatilah, jangan biarkan aku mencemaskan kamu, ya.."
Memeluk..
" Jangan cemas, aku akan baik-baik saja.."
Yang di peluk bukannya cemas, tapi malah salah tingkah sendiri..
" Kenapa ?? Kenapa diam saja ??"
Melepas pelukan, dan menatap Yuna.
" Kamu kenapa sayang ?? Apa kamu tidak mau aku pergi ??"
" A ?? Tidak, bukan, aku baik-baik saja, kamu harus pergi, jangan sampai terjadi sesuatu pada Alishia.."
" Terima kasih sayang, aku sangat mencintai kamu.."
Cup !?
Mencium bibir Yuna dengan lembut..
" Ugh..."
Lama sekali, ciuman maut mereka berdua, sampai yang di sekitar hanya berani berkeluh kesah dalam batin saja. Tahukah kalian kalau rasanya sangat menyiksa ??
...****************...
" Kemana aku harus menyembunyikan wanita ini ??"
" Bagaimana kalau di tempat eksekusi kemarin saja tuan ??"
" Tidak, aku mau dia di tempatkan di tempat yang jauh.. seperti, di tempat persembunyian di luar kota.."
" Apa tuan berniat mengamankan nona ini di tempat pribadi milik tuan ??"
" Tidak !! Tempat itu, jangan sampai ada yang tahu, kita hanya perlu bergeser sedikit dari tempat pribadiku, mungkin di sana akan lebih aman.."
__ADS_1
" Baik, sesuai perintah.."