Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
Reuni teman.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Jatuh cinta memang terkadang membuat siapa pun menjadi hilang kendali, berbagai cara di lakukan untuk mendapat balasan akan rasa yang sudah lama tersimpan di hati.


Mencintai atau di cintai dua kata berbeda itu memang saling berhubungan satu sama lain, di cintai berarti ada seseorang yang menyukai kita, sedangkan mencintai berarti menyimpan rasa pada seseorang.


Jadi kata mana yang pantas untuk Hany? mencintai sepihak?, terkadang Hany bingung sendiri dengan perasaan dan pikkran nya yang terus menerus menuju satu titik dan menyebutkan satu nama, satu pria yang berhasil mengubrak-abrik perasaan nya.


"Han kamu yakin ngak mau nyobain makanan punya aku? ini enak loh." ucap Adit sambil memperlihatkan makanan yang sedang dimakan nya.


Saat ini Hany Adit dan beberapa teman satu geng motor nya sedang mengadakan acara reunian di salah satu cafe yang sedang Viral di sosmed, cafe cinta namanya, tempatnya sangat nya luas dan kebanyakan pengunjung nya adalah anak muda karena cafe cinta memang sangat menarik untuk di jadikan tempat potret memotret.


"Engak Dit makasih." sahut Hany sambil memakan makanan yang di pesan nya.


"Eh Dit ini bukan nya Salma pacar lo? ko dia gandengan sama cwo lain sih mana bapak-bapak lagi." ucap Amir salah satu anak geng motor sambil menyodorkan ponselnya pada Adit.


Adit melihat gambar yang ada di ponsel teman nya. "Itu suaminya." ucap Adit sambil memberikan ponsel yang di pegang nya ke pemiliknya.


"Hah !! kapan mereka nikah? bukan nya dua bulan yang lalu si Salma masih sama lo ya?." tanya Jeny si joki motor wanita yang selalu mendapatkan hadiah jutaan hasil dari taruhan balapan motor.


"Ngak tau, tapi setau aku dia di jodohin bokap nya." ucap Adit sambil melirik Hany berharap Hany tahu jika dia sekarang sudah tidak memiliki pacar lagi alias jomlo.


"Wihh sad boy dong lo Dit, sabar ya bro mungkin dia bukan jodoh yang baik buat lo," Ridwan si joki anak juragan beras ikut menimpali.


"Jadi sekarang lo jompo dong Dit?." tanya si Jeny lagi.

__ADS_1


"Jomlo Jen jomlo.. bukan jompo." Ridwan si anak juragan kembali bersuara.


"Sama aja kali wan." sahut Jeny sewot sambil memakan makanan yang di pesan nya.


yang lain nya hanya mengelengkan kepala melihat Jeny dan Ridwan yang memang selalu membuat suasana menjadi berisik.


Setelah acara makan-makan selesai semuanya tidak buru-buru pulang sampai akhirnya Hany membuka suaranya, sebelumnya Hany memang tidak ikut menimpali percekcokan antara teman nya.


"Maaf Guys aku pamit ya." ucap Hany sambil berdiri.


"Mau kemana Han? ko buru-buru banget sih." tanya Amir si raja alay sosmed.


Hany melirik teman lama nya itu." aku sekarang lagi banyak tugas, maaf ya." ucap Hany sebenarnya dia bukan banyak tugas tapi dia merasa malas dan tidak bersemangat.


"Ya udah ngak apa-apa tapi lain kali lo harus ikut nongkrong sama kita lagi ya," ucap Jeny diangguki Hany. "Kalo ngak ada halangan aku bakalan datang ko." jawab Hany.


"Emm liat nanti aja, ngak bisa janji." jawab Hany. "Aku pamit duluan ya."sambung Hany lagi diangguki para geng joki nya.


"Aku anter ya Han." Adit menahan Hany yang ingin melangkah.


"Ngak usah Dit, aku bisa sendiri lagian aku bisa naik taxsi ko." tolak Hany secara lembut.


"Tapi Han___ " ucap Adit terhenti karna Hany sudah berjalan.


"Maaf Dit, aku ngak bisa buat kamu nyaman sama aku lagi kaya dulu, karna saat ini aku sudah ngunci hati aku buat seseorang." Batin Hany sambil berjalan.


"*Kamu b*enar-benar berubah Han, aku ngerasa jadi ngak kenal sama kamu yang sekarang." batin Adit sambil menatap kepergian Hany dengan wajah yang tak terbaca.

__ADS_1


"Bau-bau nya ada yang sad boy lagi nih." ucap Amir.


"Lo kenapa ngak nembak Hany dari dulu sih Dit, bukanya lo suka sama Hany dari dulu ya?." tanya Jeny kepo.


Adit menghela nafasnya. "Kalian tau kan gue masih punya hobby main sama cwe? untuk saat ini gue mau Hany menjadi pelabuha hati gue yang terakhir, dan kalian semua jangan ada yang bilang tentang rahasia gue." ucap Adit dengan wajah yang berbeda dengan tadi saat berkumpul bersama Hany.


Tidak ada bahasa aku yang ada gue dan lo, begitulah realita cinta yang bisa membuat orang membuat sandiwara berpura-pura seolah menjadi pria baik di depan gadis yang di sukai.


"Kapan sih Lo ninggalin dunia bejat itu, lo ngak takut sakit HIV apa, kalo gue mah ogah ya main sama cwe bayaran kaya gitu." ucap Amir sambip tertawa.


"Hahah.. lo harus nyobain kalo cwe yang di club itu lebih hot dan menggoda kebanding dengan gadis-gadis biasa." Adit menjawab seraya tertawa yang membuat teman-teman nya menggelengkan kepala.


"Gilo lo Dit, udah kecuci sama tante girang makanya jadi pencinta Se* kalo gue jadi Hany gue juga pasti ogah nerima barang seken." ucap Jeny sambil meminum jus alpukat.


"Kalian tau kan Hany kaya apa? dia itu polos dan tidak ngerti apa-apa, meski sekarang dia ngejauhin gue tapi gue yakin dia bakalan balik lagi cinta sama gue, lo kan tau dari dulu Hany cintanya sama gue." ucap Adit dengan percaya dirinya.


"Udah yuk kita main, tadi gue udah tanya-tanya harga di club Xxxxx katanya ada yang masih seger-seger, dari pada kita ngelamun disini mending kita happy-happy." sambung Adit lagi.


"Hayu lah capcus." ucap Ridwan menimpali dengan semangat.


"Heh pea, nasib gue gimana? masa kalian tega ninggalin gue." Jeny mengerucutkan bibirnya.


Ke tiga pria itu tertawa bersamaan." Lo pulang aja, meski kita bajingan tapi kita ngak akan pernah mau temen kita jadi budak Se*." ucap Amir diangguki Adit dan Ridwan.


____________


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Jejak !!


__ADS_2