Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
Balas Dendam Rafa junior.


__ADS_3

H A P P Y R E A D I N G..


🌹🌹🌹🌹🌹


Kabar hamilnya istri kecil sang mantan Mafia sekaligus CEO muda itu tersebar di rumah besar bahkan kabar itu sudah sampai di telinga pak Renan Daddy nya Rafa, dan membuat pria patuh baya yang sekarang sedang dikarunia seorang putri itu bahagia karena akan mendapatkan cucu dari putra sulung nya.


Kebahagian keluarga kecil Rafa membuat semua penghuni rumah yang tak lain para pekerja di rumah Rafa bertuah karna mendapatkan bonus yang pantastis dari sang tuan muda.


Mengikuti pengumuman yang berisi perintah untuk selalu mengawasi pergerakan sang istri tuan muda pun terdengar jelas di telinga setiap pelayan.


"Jaga istriku pastikan dia tidak melakukan hal-hal yang di larang di lakukan oleh ibu hamil, karna keselamatan nya adalah yang utama, mengerti !!."


Rafa kembali kekamar nya, ini sudah siang dan istrinya masih betah tuk berdiam diri di dalam kamar, dan hal itu membuat Rafa sedikit heran tidak biasanya istrinya jorok sampai engan mandi pagi.


"Sayang, ko belum mandi? mau di mandiin?." Rafa bertanya sambil meaminkan rambut sang istri yang sedikit berantakan.


Ririn melirik lalu mengeleng. "Aku tidak mau mandi mas, dingin." Ucap Ririn.


"tapi kan ada air hangat sayang, aku isi di bathub ya." Rafa masih mencoba untuk membujuk istrinya cepat mandi karena hari sudah mulai siang.


Ririn beranjak dari tempat tidur lalu melirik suaminya dengan tatapan kesal. "Orang ngak mau ko maksa, dingin tau." Ucap Ririn lagi lalu berjalan kearah sofa dan mencoba menonton menyalakan tv, jika biasanya Ririn selau menonton flm animasi maka berbeda dengan sekarang calon ibu muda itu memilih menonton sinetron.

__ADS_1


Rafa melihat gelagak istrinya yang sekarang menjadi bergedik ngeri, ini bahkan masih awal dan Rafa tidak bisa membayangkan jika istrinya yang terkenal dengan lemah lembut dan penyabar kitu sekarang mulai berubah menjadi bumil yang galak.


Jam sudah menujukan pukul 3 sore, dan si ibu hamil masih saja belum mandi apalagi dengan bungkus-bungkus cemilan yang sudah bertebaran di area Sofa membuat Rafa yang sedang bermain game hanya bisa menghela nafasnya pelan.


"Apa setiap ibu hamil selalu berprilaku seperti itu? apa ibu hamil bisa berubah menjadi macan?." banyak pertanyaan yang ada di otak Rafa dan pria tampan itu masih belum bisa mencairkan suasana.


Ririn tertawa cekikikan kala melihat seorang pemeran Antagonis di sinetron yang iya tonton sedang mendapatkan musibah yaitu di kejar-kejar angsa putih yang galak.


"Hahha rasain makanya jangan jahat jadi orang itu, udah syukur si Nadia masih baik hati ehk malah di curagin terus." Ririn mengoceh tak jelas dengan aura ibu hamil galak yang terpampang jelas di wajah nya.


Glekkk.. sekali lagi Rafa menelan ludahnya kasar melihat tingkah istrinya yang sekarang sedang mengomel dengan mulut yang terisi penuh dengan cemilan.


"Apa liat-liat !!." Ririn menoleh dengan wajah kesalnya, entah kenapa setiap melihat wajah suaminya Ririn selalu merasakan kekesalan yang kadang memuncak dan kadang juga iya ingin di manja tapi egonya selalu mau di perlakukan bak seorang putri oleh suaminya.


"Sabar Rafa ini hanya sementara."


.


.


.

__ADS_1


"Mas aku ingin makan sate, mas aku mau martabak rasa kacang, mau es cincau, mau bakmie pedas level 10, mau .surabi rasa daun pandan." dan banyak lagi permintaan si bumil yang lainya, sebenarnya permintaan Ririn tidak berat tapi hanya saja waktunya yang tidak tepat, jam sudah memperlihatkan pukul 11 malam dan bumil tetus merengek meminta beberapa makanan itu.


Rafa berkali-kali menghembuskan nafasnya, sudah hampir jam 12 malam dan iya sudah membeli keinginan sang istri tapi satu hal yang membuat nya tidak bisa pulang karena satu hal lagi yang belum iya temukan.


Es cincau entah kenapa sangat sulit sekali untuk bisa menemukan penjual Es di jam yang sudah larut malam ini, dan seketika pula Rafa teringat dengan ucapan istrinya beberapa jam yang lalu tepatnya sebelum kepergian nya.


" jika satu saja tidak di beli maka tidak akan ada jatah untuk sebulan kedepan." Terngiang-ngiang ucapan istrinya, Bahkan Ririn menambahkan ancaman lain jika keingianan nya tidak bisa terpenuhi maka ancaman nya suaminya harus tidur di sofa selama seminggu.


Rafa ingin meminta bantuan Zex dan Rey tapi hal itu iya urungkan mengingat Ririn sekarang sudah menjadi bumil galak dan iya sedikit takut jika istrinya mengetahui jika dia di bantu oleh Asisten nya dan Hal itu jelas akan membuat Rafa susah nantinya.


entah sudah beberapa kali Rafa mengacak rambut nya kesal." Hisss.. kayanya benar kata Zex Rafa junior ingin membalaskan dendam karna aku dulu memperlakukan ibunya dengan buruk." Gumam Rafa yang sedang menyupir dengan kecepatan sedang sambil mencari-cari gerai Es cingcau yang masih buka di jam yang sudah larut.


" Sepertinya tuan muda junior sangat kesal pada anda tuan, ingatkah dulu anda sering menyiksa ibunya. hemm jamgan-jangan tuan muda junior ingin balas dendam pada anda tuan." seketika ucapan Zex terngiang-ngiang di pikiran Rafa.


"Ingat satu hal ini demi Rafa junior dia tidak boleh sampai ileran." ucap Rafa lalu menghela nafas dalam-dalam dan kembali mencari gerai yang masih buka di tengah malam.


_________


🌹🌹🌹🌹🌹


Jejak !!

__ADS_1


__ADS_2