Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
S2. Suami kita berdua.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Rencananya Andrian akan mengajak istri nya untuk honeymoon, dia mendapatkan tiket gratis dari bosnya untuk menghabiskan waktu berdua saja dengan istrinya.


Ya karena di rumah atau di Apertemen nya tidak akan aman, mengingat Bundanya terus menganggu nya, Andrian tidak mau kejadian malam pertamanya dulu terulang lagi, dimana istrinya di culik oleh sang Bunda dengan alasan ingin tidur bersama istrinya.


Bunda nya selalu nekad, membuat Andrian harus berhati-hati, dia tidak mau istrinya tidak nyaman dengan sikap orang tuanya yang selalu menjurus kemesuman, apalagi Nana masih polos.


Dian menatap anak dan menantunya yang sedang berkemas itu dengan wajah yang berseri-seri.


"Ini hadiah untuk kamu cantik, nanti disana jangan lupa pakai ya." ucap Dian memberikan paper bag pada menantunya.


Nana menerima nya, namun saat dia membuka isi paper bag itu membuat nya seketika langsung melebarkan matanya sempurna.


Bagaimana tidak paper bag yang di berikan mertuanya itu ternyata berisi lima lingerie berbeda warna yang sangat seksi, dan tipis tentu nya.


Mertuanya benar-benar sangat mesum, bisa-bisa nya memberikan nya banyak lingerie seksi, mana banyak lagi.


"Kenapa kurang ya?, tenang nanti di Bali masih banyak lagi ko yang lebih tipis dari ini, mau Bunda pesenin sekarang juga bisa." ucap Dian malah semakin menjadi-jadi.


Cepet-cepet Nana menggelengkan kepalanya, bahkan yang di dalam paper bag saja masih belum di pakai, dan mertua nya malah ingin menambah lingerie nya, bisa-bisa liburan nya selama seminggu itu hanya di dalam kamar saja pikir nya.


"Terimakasih Bunda, tapi aku rasa ini juga udah cukup." kata Nana sambil tersenyum.


Dian memegang lingerie nya lalu dia perlihatkan pada menantunya. "Ini mahal loh sayang, Bunda pesen lingerie ini di desainer nya langsung loh." Dian berkata sambil memperlihatkan satu persatu lingerie berbeda warna yang ada di tangan nya.


"Nanti kalau mau cus lanjut jangan di sobekin, kasih tau Rian ya, ini mahal." sambung Dian lagi, masih dengan tangan yang memegang lingerie.

__ADS_1


Nana hanya tersenyum kikuk mendengarkan ucapan mertuanya yang terus menerus ke arah kemesuman, tapi bukan hanya itu saja kini Nana tau dari mana sifat hemat suaminya, ya mungkin dari Bunda nya, bahkan sekarang mertuanya mewanti-wanti untuk tidak merobekan lingerie nya.


Sedangkan di sopa nampak Andrian yang sedang menikmati kopi buatan sang Bunda bersama sang Ayah, keduanya habis membicarakan bisnis Roti Matre yang sekarang sudah memiliki banyak cabang di luar kota.


"Kamu pilih saja mau kamu yang mana yang akan kamu minum, tapi menurut Ayah lebih baik yang ini, lebih tokcer." Rey mulai mengotori pikiran putranya dengan jamu kuat.


Andrian melihat nya dengan wajah yang tidak habis pikir, bisa-bisa nya orang tuanya sibuk mempersiapkan acara malam pertamanya, padahal dia saja masih belum ada persiapan.


"Kalau Ayah selalu pakai yang ini, lebih top dan tahan lama." Rey kembali berceloteh ke arah sana, membuat Andrian jengah.


"Aku sudah kuat dan tidak perlu obat itu." tegas Andrian menolak membawa obat kuat berupa jamu yang di sarankan Ayah nya, menurutnya tanpa jamu pun dia akan bisa bertahan lama, apalagi mengingat dia sudah lama tidak merasakan nya, apa mungkin dia akan letoy.


Rey tak mau berhenti sampai di situ saja, dia memberikan kode pada istrinya jika rencana nya gagal.


Dan hal itu membuat Dian yang sedang membantu menantunya berkemas langsung melirik Nana.


"Nana." panggilnya, tangan nya ikut merapikan pakaian yang tadi di tumpukan di sebelahnya.


"Mau bantuin Bunda ngak?." tanya Dian.


Nana mengangguk. "Bantuan apa?."


Dian mengambil keresek kecil yang ada di saku celana nya, lalu dia berikan ke tangan menantu nya.


"Nanti disana jangan lupa kasih ini ke suami kamu, obat ini bisa membuat stamina bercinta suami mu lebih hot, kamu tau kan Andrian sudah lama ngak celap-celup takutnya kamu ngak puas." ucap Dian, dengan raut wajah yang sangat meyakinkan tentunya.


Nana tidak bodoh, tentu dia tau apa yang di berikan mertuanya yang tak lain obat kuat, sebenarnya Nana enggan mengambil nya karena setahunya obat itu bisa membuat pria jadi lupa diri alias liar, tapi melihat perjuangan mertuanya yang menginginkan cucu secepatnya membuat Nana tidak bisa menolak.


Sebelum pergi ke tempat honeymoon nya Adrian dan Nana menyempatkan untuk jiarah ke makam Mama nya Nana dulu, dan setelah itu ke makam Lily dan Ansela putrinya.

__ADS_1


"Lily aku datang bersama Nana, dia pering dan lucu sama seperti dirimu, aku harap kamu bisa tenang bersama putri kita Ansela di surga, doakan aku agar aku dan Nana bisa bahagia, kita tidak akan pernah melupakan mu Lily, Ansela." batin Andrian.


Nana memberikan waktu untuk suaminya berbicara dengan almarhum istri pertamanya Lily, tidak ada sedikitpun rasa cemburu di hati Nana, dia tau sebelum dirinya hadir di samping Andrian, sosok Lily lebih dulu hadir di kehidupan suaminya.


"Ayo sayang." ucap Andrian beranjak berdiri.


"Sebentar, aku mau bicara dulu." ucap Nana, dia duduk di tengah-tengah antara Lily dan Ansela.


"Hy Lily, dan kamu putri cantik Mami dan Papi." Nana melirik masing-masing batu nisan di sampingnya.


"Lily, Ansela.. aku janji akan menjaga pria yang kalian sayangi dengan sepenuh hatiku, aku tidak akan membuat suami kita melupakan kalian karena sampai kapan pun kalian adalah bagian dari kehidupan Andrian maupun aku, kalian akan tetap mendapatkan ruang di hatinya maupun di hatiku." ucap Nana sambil terisak.


Tidak ada wanita yang mau berbagi suami, Nana tau itu, meski keadaan nya sudah berbeda alam, tapi cinta Almrhum istri pertama suaminya pasti akan tetap ada meski terhalang alam berbeda, dan Nana tidak akan menghilangkan rasa cinta suaminya pada Lily, dia siap berbagi cinta dengan Lily.


Andrian yang mendengarkan ucapan istrinya sangat terharu, apalagi Nana mengatakan jika dia tidak akan membuat nya melupakan sosok Lily.


"Terimakasih, aku mencintai kalian." ucap Andrian sambil menatap satu persatu makam istri dan putri nya, dan beralih pada Nana.


Nana berdiri lalu memeluk suaminya.


"Kita mencintai mu juga sayang." ucap Nana sambil tersenyum.


Baik Nana ataupun Lily keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, Andrian sangat mencintai keduanya, dia bahagia karena Nana bisa menerima masa lalu nya.


Setelah itu keduanya berjalan ke arah mobilnya, keduanya masuk dan supir pun kembali mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang.


__________


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Jangan lupa jejak, ♥️


__ADS_2