Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
Menjaga Babby Kelle


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!


Selamat membaca😉


🌹🌹🌹🌹🌹


Ririn masih di dalam ruangan VIP iya masih ingin menemani bayi mungils yang terus mengeliat itu, entah kenapa hari dari tadi bayinya hanya bisa diam jika Ririn yang menenangkan dan hal itu di sambut hangat oleh Ririn yang memang menyukai bayi.


Tidak dengan Rafa yang terlihat menahan kesal karna Ririn lebih perhatian pada bayi yang jelas-jelas bayi itu adalah bayi wanita yang sangat iya benci, beberapa kali Rafa mencuri-curi perhatian istrinya namun sayang nya Ririn seolah tak menghiraukan nya.


Zex dan Dian yang juga ada di ruangan itu di tugaskan oleh sang majikan untuk membantu jika di perlukan saat mendesak hanya bisa menghela nafasnya, keduanya nampak tidak suka dengan ruangan yang di penuhi dengan tangis bayi itu.


"Aku memang menyukai bayi, tapi aku tidak suka mendengar tangisan nya, itu membuatku pusing." Batin Zex dan Dian yang sama-sama tidak terlalu menyukai bayi apalagi bayi yang rewel.


Pintu terbuka.


"Kalian tidak pulang?." Tanya pak Renan yang baru masuk keruangan si bayi.


Rafa menghembuskan nafasnya kasar." Kau mengusirku Dad?." Rafa sensi.


"tidak,Daddy hanya bertanya, kenapa kalian belum pulang ini sudah malam bukan." Ucap pak Renan lagi.


"Kita akan menginap." Ucap Ririn cepat yang membuat Rafa menghembuskan nafasnya kasar.


" Sayang," Rafa nampak tak suka.

__ADS_1


"Kenapa Mas? aku mau nginep disini kalo Mas mau pulang silahkan duluan aja. kasihan dedeknya ngak ada yang jagain." Ucap Ririn.


Rafa kembali kesal sedangkan Zex dan Dian hanya diam mendengarkan, pak Renan tersenyum melihat mantu nya yang nampak sudah bisa mengendalikan sang putra terlihat dari wajah Rafa bahwa pria tampan itu sudah bisa di taklukan oleh menantunya.


"Baiklah kalau begitu Daddy akan menunggu di ruangan sebelah, jika perlu apa-apa Daddy panhgil Daddy saja." Ucap Pak Renan sambil berjalan ke luar ruangan.


"Mas marah ya? maaf." Ucap Ririn yang melihat Rafa terdiam di sofa dengan wajah yang di tekuk.


Rafa melirik wajah cantik yang nampak polos itu, mana bisa dia marah apalagi melihat wajah Ririn yang menggemaskan, "ngak sayang, Ayo tidur." Ucap Rafa sambil merentangkan tangan nya.


Ririn masuk kedalam pelukan suaminya keduanya membaringkan tubuhnya di sofa yang cukup besar, tak butuh waktu lama Ririn dan Rafa tertidur dengan posisi nyaman nyam


sama hal nya dengan Zex dan Dian yang juga tidur di sofa yang saling berhadapan, sebenarnya Zex dan Dian risih apalagi jika mereka melirik ke belakang pasti yang mereka lihat adalah kedua majikan nya yang tertidur dengan posisi yang berpelukan.


Pagi harinya mereka berempat bagun kesiangan dengan wajah yang acak-acakan, mata panda mereka terlihat jelas, menguap lebar itulah yang menjadi rutinis mereka berempat untuk 1 jam dari mereka bangun, jelas penyebabnya karna tadi malam mereka berempat di sibukan dengan Babby Kelle yang tidak bisa berhenti menangis.


Beruntung Ririn bisa menangkan si Babby Kelle meski pada Akhirnya bayi kecil nan mungils itu menangis kencang karna Asi nya habis, dan yang membuat Rafa Zex dan Ririn kesal Dian lama membuatkan susu nya.


mau tak mau Zex pun harus melihat apa yang sedang Dian lakukan dan sampai di tempat Dian membuat Susu Zex menatap tak percaya gadis tomboy itu malah seperti tengah mencari sesuatu.


Cukup lama mereka mencari sendok untuk pengukur susu nya, dan untung nya Zex menemukan nya di tempat kantung kresek yang hampir saja terbuang.


dan malam itu pun mereka berempat di buat rempong dan kelelahan mengurus satu bayi.


"Hoam, aku masih mengantuk." Ucap Rafa sambil duduk di sofa.

__ADS_1


" Ternyata sulit juga ya mengurus bayi." Bukan Ririn melainkan Dian yang tanpa sengaja ikut menimpali percakapan majikan nya.


Upps..Dian menutup bibirnya cepat setelah menyadari kesalahan nya. apalagi Zex yang sudah menatapnya tajam.


" Maaf tuan saya lancang menimpali obrolan anda." Ucap Dian nampak ketakutan.


"Tidak apa, Kak Zex bisakah wajah mu tidak seram seperti itu? kasihan Kak Dian sudah berkerja keras tadi malam." Bukan Rafa melainkan Ririn yang menjawab.


" Maaf nona." Ucap zex.


"Sayang bukan mereka saja yang bekerja keras tapi aku juga sama." Ucap Rafa yang mau di puji seperti anak kecil yang cemburu jika ibunya memuji orang lain.


Ririn menghela nafasnya pelan.


Banyak sekali perubahan Rafa yang iya rasakan dan yang paling menonjol adalah sifat ini, cemburuan dan Manja.


sedikit demi sedikit Ririn mulai mengetahui sifat asli suaminya yang ternyata bertolak belakang dengan apa yang iya lihat pada awal-awal pernikahan nya dulu.


_________


🌹🌹🌹🌹🌹


Cinta memang ajaib bisa membuat seseorang lupa akan semua hal, termasuk bisa mengubah sifat buruk seseorang eaaakkk😚


^^Happy Reading^^

__ADS_1


__ADS_2