Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
S2. Restu Dian.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Adanya Babby Bian membuat keluarga kecil Arka dan Alena menjadi semakin harmonis, kebahagian menyertai setiap detik menit kehidupan nya, cinta dan kasih sayang orang terdekat membuat hari-hari mereka menjadi semakin lebih bermakna.


Setelah di rawat intensif selama satu Minggu akhirnya Arka bisa bernafas dengan lega karna kesehatan Alena yang semakin membaik, sebelum nya memang Alena sempat mengalami kondisi yang sangat melemah, tapi semua itu bisa di lewati nya karna doa dari orang tersayang dan dorongan semangat dari suami tercintanya.


Makanan sehat dan waktu istirahat yang cukup membuat kondisi nya cepat membaik, Alena memilih menurut pada setiap ucapan suaminya, karna ada putranya yang harus dia berikan kasih sayang, apalagi sudah dua hari ini Alena tidak memangku Babby Bian karna putranya sudah pulang lebih awal bersama Oma Opah nya.


"Sayang.. sini duduk." ucap Alena sambil menepuk ranjang pasien yang di tiduri nya.


Arka menoleh, "Kenapa?." tanya nya sambil duduk di tempat yang di tepuk sang istri tadi.


Alena menyandarkan kepalanya ke dada bidang suaminya, kembali menghirup aroma harum tubuh suami tampan nya, sungguh membuat Alena merasa rindu dengan semua sentuhan manis yang selalu Arka lakukan pada nya.


Lagi pula siapa yang bisa menolak setiap sentuhan dari pria halal nya, wajah Arka seolah menjadi candu nya, dan Alena merindukan segala hal yang sering dia lakukan dengan sang suami.


"Apa kita akan pulang nanti sore?." tanya nya sambil mengelus pipi sang suami.


Arka mengangguk. "Tentu, tapi kamu harus berjanji untuk selamanya sehat." kata Arka sambil mengecup kepala istrinya, lalu mengelus kepala sang istri dengan sayang.


Alena tersenyum, "Iya sayang, setelah ini aku akan belajar menjadi ibu dan istri yang selalu bisa di andalkan, aku janji." ucap Alena sambil menatap suaminya dengan wajah imut nya.


Arka menggelengkan kepala nya, "Itu tidak perlu, yang aku mau kamu sehat dan selalu ada di samping ku, menemaniku dan bayi kita." kata Arka sambil mengelus sayang kepala istrinya lagi.


Siapa yang tidak mau di cintai sebesar itu? Alena benar-benar tidak menyesal telah membuat jebakan backmen bersama Arka, pria arogan dan sadis yang selalu bersikap sesukanya, meski pada awalnya Alena yang susah tapi kini Alena merasakan rasanya di cintai dan Arka memberikan apa yang selama ini dia cari.


Bukan harta, atau pun sebuah janjian hidup yang di penuhi dengan kemewahan.


melainkan sebuah pembuktian.. cinta dan kasih sayang yang tulus membuat hidup nya semakin bermakna, Alena merasakan semua rasa itu, rasa yang belum pernah dia rasakan sebelum nya, Alena benar-benar bahagia bisa mendapatkan suami seperti Arka.


Alena tersenyum setelah mendengar ucapan terakhir yang di lontarkan Arka padanya, tak terasa air mata pun jatuh tanpa permisi, dan hal itu di lihat oleh Arka dengan wajah mengkerut.

__ADS_1


"Kenapa menangis? hem." tanya Arka.


Alena menggeleng. "Tidak, ini tangis bahagia sayang." sahutnya sambil memeluk tubuh besar Arka.


Arka membalaskan pelukan itu dengan penuh kasih sayang, tidak bisa bohong jika Arka sekarang memang sangat bergantung pada Alena, sosok wanita yang telah rela mempertaruhkan nyawa nya hanya untuk melahirkan keturunan nya.


"Apa setelah ini kita pulang ke rumah kita?." tanya Alena.


"Ya, kita akan pulang ke rumah kita, tapi sepertinya Mommy dan Daddy masih ingin bermain dengan cucunya." ucap Arka menggantung. "Apa boleh kalau kita menginap satu minggu lagi di rumah Daddy?." sambung Arka bertanya, dia ingin istrinya nyaman.


Alena terkekeh mendengar penuturan suami tampan nya, "Astaga sayang.. tidak perlu meminta ijin, tentu saja aku mau lagi pula Daddy Mommy pasti akan sangat senang jika kita bisa tinggal lebih lama lagi." ucap Alena sambil menatap wajah suami tampan nya membuat Arka tersenyum lega.


Di pandang nya wajah cantik natural itu, bahkan debu pun seolah malu singah di wajah cantik istrinya, hati nya benar-benar sudah menetap pada sosok gadis yang memiliki sifat keras kepala di depan nya itu.


Alena yang manja, Alena yang licik dan Alena yang tidak mudah di tindas, semuanya Arka suka, tidak ada sedikitpun kekurangan yang Arka lihat dari istrinya, semuanya perfect, meski kadang tingkah mereka berdua bertengkar karna perbedaan nya pendapat.


🌹


Di tempat lain tepat nya di rumah Rey Pariksy, seluruh anggota nya berkumpul di sofa dengan wajah yang sama-sama kaget.


Apalagi mendengar ucapan yang di tuturkan Andrian jika dia menghamili anak orang membuat Dian semakin terpukul dengan apa yang di lakukan oleh putranya.


"Siapa gadis yang kamu hamil?." tanya Rey dengan suara nya yang lantang.


Suasana nampak mencekam, Andrian yang semula menunduk langsung menatap satu persatu anggota keluarga nya, di mulai dari Bundanya, ayahnya lalu yang lain nya.


"Maaf Yah, Bun.. Andrian menghamili Kelle." ucap Andrian dengan suaranya yang tegas.


Deg..


Dian benar-benar tidak habis pikir dengan putranya yang bisa-bisa nya menyukai wanita yang lebih tua, hancur sudah harapan nya memiliki menantu yang masih remaja karna putranya malah memilih wanita matang.


"Katakan pada Bunda jika yang kamu ucapkan itu adalah bohong, katakan itu bohong Andrian." ucap Dian tak mampu menahan kesedihan nya.

__ADS_1


Putranya yang polos kini sudah ternodai, yang dia tau Andrian adalah pria yang sangat menyayangi wanita tapi kenapa putranya malah melakukan hal tidak senonoh itu, sungguh Dian merasakan rasa kecewa pada putranya.


"Maaf, tapi itu kenyataan nya bunda, Andrian memang melakukan nya." ucap Andrian sambil beranjak berdiri, dia bersujud di kaki Dian sang bunda, di cium nya kaki Dian dengan Isak nya, "Andrian mohon bunda.. berikan restu untuk Andrian dan Kelle, Andrian sangat menginginkan doa restu dari bunda." ucap Andrian.


Tidak ada anak yang bisa bersikap angkuh di depan orang tuanya, dan Andrian sangat lemah jika melihat sang bunda menangis.


di tatap nya wajah sang bunda, "Andrian tau Andrian salah, tapi Andrian ingin belajar dari kesalahan." ucap Andrian.


Dian menghela nafasnya, ini bukan yang dia harapkan, apa yang harus dia katakan pada teman nya nanti jika putranya malah menikahi gadis lain?, sedangkan Dian sudah menjanjikan sebuah perjodohan dengan teman arisan nya.


"Bunda tidak tau, tapi ini sudah terjadi." ucap Dian dengan nafas yang berat, "Bunda akan mencoba menerima nya, restu bunda ada untukmu." sambung Dian lagi, dia bukanlah sosok ibu yang egois, Dian tau seperti apa watak putranya.


Jika di luaran sana Andrian adalah pria matre yang selalu melakukan segala hal demi uang, maka lain hal nya dengan di rumah, putranya adalah pria yang sangat lembut dan penyayang, Dian tidak mampu memberikan beban putranya dengan tidak merestui putranya.


Hanny yang ada di ruangan itu hanya mengelengkan kepala, jika di tanya siapa yang tidak suka di sini jelas jawaban nya adalah dirinya, Hanny punya banyak alasan tidak menyukai Kelle, dan Hanny yakin jika Kelle bukan di hamili keponakan nya, Hanny yakin Andrian pasti di jebak oleh Kelle.


"Aku akan cari tau, enak saja hamil sama siapa yang nikahin siapa." batin nya dengan wajah yang kesal.


Zex dan Rey hanya saling melirik, keduanya tidak mengatakan sepatah katapun, tatapan keduanya mengandung arti dan yang pasti yang tau isi lemparan tatapan keduanya hanya mereka berdua yang tau.


percakapan dalam hati pun tercifta.


"Zex kau percaya?." tanya Rey dalam hati.


"Tentu tidak, bagaimana dengan kau." jawab Zex dalam hati.


"Sama denganmu, aku juga tidak yakin."


__________


🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa jejak!!!!

__ADS_1


Like coment menurun 😓 Author semakin jadi sedih😪


__ADS_2