Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
Pilihan sulit.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Bagai di sambar petir di siang bolong Rafa benar-benar merasakan rasa sakit yang sangat menyayat kehatinya, Penyakit asma yang di derita istrinya membuat si jabang bayi yang masih ada di dalam perut itu melemah, dan harus segera di tolong.


"Apa tidak ada cara lain selain oprasi?." tanya Rafa pada dokter yang menangani istrinya tadi.


"Tidak tuan, hanya ini cara satu-satunya tapi.." ucap si dokter menggantung.


"Tapi apa?." tanya Rafa penasaran.


"Oprasi ini akan membuat salah satu diantara mereka kehilangan nyawanya tuan, mengingat usia kandungan nona baru 7 bulan dan kondisi nona juga sangat lemah." tutur si dokter berkata dengan nada yang gugup jelas dia tahu siapa orang yang sedang di hadapan nya, pemilik rumah sakit sekaligus pria yang terkenal dengan kekejaman nya.


Mendengar ucapan si dokter mengundang amarah Rafa."Beraninya kau mengatakan hal itu !! memang nya kau siapa hah !!. " ucap Rafa sedikit berteriak.


"Maafkan saya tuan, saya salah.. saya dan dokter lain nya akan berusaha dengan keras agar keduanya bisa terselamatkan." ucap si dokter dengan tubuh yang bergetar karna takut.


Rafa memicingkan matanya. " Dan jika kau membuat kesalahan vatal kau sendiri akan tau akibatnya." ucap Rafa menatap tajam sambil berjalan ke arah pintu lalu keluar dari ruangan si dokter dengan wajah penuh amarah sedih bercampur menjadi satu dan menimbulkan rasa yang tidak bisa di sebut baik-baik saja.


Rafa berjalan dengan gontai bahkan rasa sakit di perutnya tidak dia hiraukan, yang dia pikirkan saat ini adalah istrinya, wanita yang dulu nya pernah dia siksa dan sekarang menjadi wanita yang menjadi sumber kehidupan nya, wanita yang telah rela dan ikhlas mengandung darah daging nya.


Sungguh Rafa merasa tuhan tidak berpihak padanya, kenapa saat dia merasakan kebahagian yang nyata tuhan malah membuatnya hidupnya kembali penuh duka seperti dia kecil, istri yang dia cintai dan sibuah hati yang belum lahir, siapa yang harus dia pilih? ibunya atau anaknya?.


Ririn adalah wanita yang sekarang hampir mengendalikan pikiran nya, dan buah hatinya dia adalah lambang cinta mereka dan tidak mungkin Rafa bisa membiarkan lambang cinta dirinya dan istrinya pergi tanpa mengetahui siapa ayah dan ibunya.


"Aku tidak akan membiarkan semua itu terjadi, anak ku..istriku..mereka adalah hartaku, tidak perduli berapa jumlah uang yang akan ku habiskan, istri dan anak ku lebih mahal dari apapun di dunia ini. " ucap Rafa sambil berjalan ke arah ruangan istrinya.

__ADS_1


Sebelum masuk keruangan VIP tempat dimana Ririn di rawat Rafa menghapus sisa air matanya, tidak mungkin dia masuk kedalam ruang kamar inap itu dengan sisa air matanya, dia tidak mau membuat istrinya tambah sedih.


Ceklek...


"Sayang." ucap Ririn sambil tersenyum.


Rafa berjalan ke ranjang tempat istrinya tiduran, "Kau menyembunyikan sesuatu dariku?." tanya Rafa sambil menatap wajah istrinya.


Ucapan Rafa barusan membuat Ririn terdiam dan menunduk, "Maaf." ucap Ririn sambil tertunduk.


"Kenapa?." tanya Rafa sambil mengangkat wajah istrinya agar tidak menunduk terus.


Ririn menatap mata tajam itu, dia melihat raut wajah sedih yang di perlihatkan suaminya membuat Ririn semakin merasa bersalah karna telah menyembunyikan sakit nya dari suaminya, sebenarnya Ririn juga meraskan asma nya kambuh baru beberapa hari belakangan lebih tepatnya saat Rafa pergi kota Xxxxxx.


"Aku hanya tidak mau membuat mu cemas, lagi pula aku tau jika penyakit asma yang aku miliki tidak bisa sembuh secara sempurna kami penderita asma pasti akan merasakan gejala itu saat kami stress dan kecapean jadi hal itu sudah biasa bagi penderita asma." ucap Ririn sambil merangkup kedua pipi suaminya.


Rafa tidak bergeming pria itu benar-benar memperlihatkan kelemahan nya, Rafa benar-benar menumpahkan air matanya di depan wanita yang dia cintai.


Ririn yang melihat Rafa terus mengeluarkan air matanya merasa sedih sekaligus kasihan dia tau pasti suaminya sedang memikirkan nasib nya dan anak nya.


"Sayang aku benar-benar tidak apa, sungguh." ucap Ririn lagi.


"Maafkan aku, hiks..aku benar-benar pria bodoh, pria macam apa aku ini yang tidak ada di saat kamu sedang sakit..maafkan aku." ucap Rafa sambil terisak.


Ririn benar-benar di buat terdiam, Rafa yang dia lihat sekarang bukan lah Rafa si tuan muda yang kejam melainkan Rafa si tuan muda yang cengeng, "Jangan menangis, aku tahu..aku siap.. jika terjadi sesuatu padaku, aku harap kau lebih memilih anak kita buah hati kita." tutur Ririn, meski berat tapi dia tidak mau egois dia tau betul jika suaminya sangat menanti-nantikan kehadiran anak nya.


Rafa masih tetap terdiam tak mampu berkata apapun.

__ADS_1


"Anak kita sangat beruntung, dia memiliki Daddy yang kaya dan tampan, ahk aku yakin dia pasti akan sangat tampan sepertimu, ahk tidak tidak dia pasti akan cantik sepertiku, wajah. nya..bibirnya..matanya aku harap semuanya mirip dengan mu." ucap Ririn lagi.


Ririn terkekeh lagi. " kau harus menceritakan tentang kisah cinta kita, tapi ceritakan yang lucunya saja, jangan yang sedihnya agar anak kita bisa mengingatku dan mengingat cinta kita." Ririn kembali berbicara dengan wajah yang menahan tangis, senyuman menahan tangis mungkin itu kata yang bisa mewakilkan perasaan Ririn sekarang.


" Dengarkan aku sayang, kamu tidak akan pernah pergi..kamu atau pun anak kita kalian akan tetap bersamaku, dan jangan menyuruhku untuk memilih diantara kalian karna aku tidak akan membiarkan hal buruk menimpa kalian." ucap Rafa sambil memeluk istrinya.


"Aku pun berharap sama." batin Ririn.


"Tapi nanti jika ada sesuatu yang membahayakan keselamatan anak kita kamu harus memilih anak kita aku mohon." ucap Ririn sambil menatap mata tajam Rafa yang penuh air mata.


"Tidak, aku tidak mau." jawab Rafa. "Kamu adalah kehidupan ku, jika kamu pergi siapa yang akan menjadi penyemangat hidupku?." Rafa berkata dengan keras.


"Aku akan selalu ada di hatimu meski kita tidak bisa hidup bersama, aku mohon jangan membuat ku merasa berdosa karna telah egois memilih hidup lama." Ririn berkata dengan wajah yang berlinang air mata.


Rafa memeluk kembali Ririn membawa tubuh istrinya kembali ke pelukan nya, "Aku tidak akan membiarkan mu pergi, jika kau pergi maka aku akan ikut dengan mu, aku tidak bisa hidup tanpa mu istriku." batin Rafa.


Mampir kuy Outhor punya cerita yang agak bucin dan sedikit aneh,



__________


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Sedih ngak sih?


Btw banyak yang bilang kalau Rafa itu iblis?

__ADS_1


masa iblis bisa nangis๐Ÿ˜‘


__ADS_2