
Judul : Gadis Berjerawat Sang Pemikat.
Penulis/ nama pena : Ade Nurul.
"Eits, kau mau menamparku? Tampar saja! Asal Kau usap dengan ciuman!" Jawab Bagus sambil menunjukkan pipinya genit.
Keysha yang kesal menurunkan kembali tangan yang sudah melayang di udara dan hampir saja mendarat di pipi Bagus. dan pastinya akan sakit kan?
"Kamu nyebelin amat sih jadi orang!" Umpat Keysha.
semua siswa yang melihat adegan menarik ini hanya bersiul dan tertawa, mereka meneriaki Keysha dan Bagus yang baru beberapa masuk sekolah sudah kayak Anjing dan kucing. Bahkan ada yang berdehem dan berkata sebuah ungkapan yang tak habis di makan Zaman. yaitu kata " ciee-ciee"
"Bagaimana? Mau kan?" Tanya Bagus memancing.
"Ya, Udah!"
"Beneran?" Tanya Bagus. Ia melirik pada semua anggotanya dan bertanya dengan lirikan matanya.
"He, Elo jangan geer dulu ya! Maksud gue, Gue akan berikan buku tugas Lho, Dengan Cara Barter!"
"Oke, mau ditukar apa?" Tanya Bagus menantang.
Segera tangan Keysha menyambar tangan Bagus dan menyeretnya ke pojok menghindari dari kerumunan, gak bagus kan buat kesehatan Image kalau mereka tahu permasalahannya.
"Gue mau Elo mencabut ucapan lho tentang tuntutan bayar mobil lho yang lecet!" Jawab Keysha dengan tangan dilipat di dada.
"Itu, mobil hadiah nyokap gue! Maha banget harganya! masih untung Gue gak minta ganti semuanya!"
__ADS_1
"He, Elo jadi laki manja banget sih? Elo gak tau gara-gara semalam gue gadang ngerjain tugas Lho, Wajah gue beruntusan! puas?" Tanya Keysha melampiaskan kekesalannya.
"Itu sih salah elo, kenapa ngerjain tugas malam-malam. kan bisa pagi atau sore!" Ujar Bagus acuh. ia melirik ke Sembarang arah.
"Ko, kami gitu sih?, Yaudah aku tahan bukunya!" Ucap Keysha sambil melangkah pergi. Namun segera Bagus menghadang.
"Oke, baiklah! demi kesejahteraan bersama! Gue cabut tuntutan Lho, Tapi lho harus ganti dengan mengerjakan semua tugas Gue! Bagaimana?" Tanya bagus. Ia menunjukan ke arah wajah Keysha yang sedang cemberut.
Keysha diam, Ia memutar balikan otaknya. Laki-laki dihadapannya ini memang menyebalkan. mungkinkah Efek anak orang kaya memang begitu?
tak mau berkepanjangan, Keysha menyetujui permintaan Bagus. Ia menyerahkan bukunya dengan kasar dan berjalan kasar dengan menabrak tubuh Bagus, kemudian berlari ke arah Ruang kelas.
"Yes, Mulai sekarang! aku bisa sering dekat sama dia!" Ucap Bagus dengan mengepalkan kedua tagannya pertanda bahagia.
Ya, Namanya Bagus Arga Sanjaya. Ia anak dari seorang saudagar kaya raya di kota ini. Kedua orang tuanya memiliki sebuah perusahaan besar hingga banyak orang yang ingin bergabung Dan membuat relasinya.
Namun, Beberapa bulan yang lalu. Ada seorang teman bisnis ayahnya yang mengajak bekerja sama di luar negeri. yang ternyata itu hanya jebakan belaka.
Bagus, Anak bungsu Dari dua bersaudara. Kakaku perempuan cantik bernama Cindy.
Ia sangat di Manja oleh kedua orang tuanya, terlebih ibunya. Kemanapin pergi, Bagus harus di antar pak sopir pribadinya.
****
"Kamu kenapa sih Sha? kok Tia hari cemberut aja!" Tanya Risya.
Keysha tak menjawab, Ia masih Fokus cemberut nya. cemberut aja pokus! apalagi belajar.
__ADS_1
"Sha, aku mengenal kamu tuh sudah lama banget! Dari sekolah SD! masa sudah SMK mudah cemberut! baru masuk lagi" Timpal Risya lagi. tangannya asyik mengocek-ngocek. minuman pesanannya.
Hanya dia yang memanggil Keysha dengan nama panggilan Sha, Selain dia. pasti memanggilnya dengan nama Kekey.
"Gue sebel aja Sya! Masa cuma lecet mobil dikit aja masalah nya jadi gede!" jawab Keysha kecut.
"Hah, Mobil lecet bagaimana?"
"pertama gue masuk sekolah ini kan pakai motor. Nah, Pas Gue mau parkir! Eh rem nya lolos. makanya nabrak mobil anak manja itu" Jelas Keysha menceritakan kronologis kejadiannya.
"Jadi, karena itu elo gak mau pakai motor lagi?" Tanya Risya. Ia menahan tawanya agar tidak lepas. memang kisah ini benar-benar unik baginya. dan akan jadi awal cerita di buku diarynya.
***
"Pak! kenapa bapak tidak suruh sopir untuk jemput Bagus? inikan sudah waktunya pulang sekolah?" Tanya bu Susan.
Sementara pak Wisnu masih asyik membaca koran di ruang tengah.
"Dia bawa mobil sendiri Mah!" Jawab pak Wisnu Santai.
"Apa? papa biarkan dia bawa mobil sendiri?" Tanya Bu Susan panik.
"Memang nya kenapa bu? Kan Bagus sudah besar! lagian dia juga bisa nyetir! Mubadzir kalau dia bisa tapi gak dipakai!"
"Tidak pak! Bagus tidak boleh bawa mobil sendiri, Ia harus dengan sopir!" Kata bu Susan sambil berlari ke kamar.
🌹🌹🌹
__ADS_1
Penasaran? yuk kepoin cerita bagus buat kalian yang memiliki insecure dengan sosok jerawat 😅 kali aja setelah baca ini jerawat nya hilang dan di ganti sama cogan🤭