
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Di sebuah tempat yang di penuhi dengan berbagai alat senjata nampak lah tiga pria matang yang nampak sedang berdiskusi, mengatur strategi untuk melumpuhkan musuh nya.
"Bagaimana persiapan nya?." tanya seorang pria yang nampak masih berkharisma meski usianya yang sudah tidak muda lagi.
"Sudah lengkap, tinggal meluncur." jawab cepat dari seorang pria yang kini tengah membenarkan tali sepatunya.
"Dan kau?.. astaga lambat." Rafa mengelengkan kepala saat melihat Zex yang masih duduk.
"Kenapa?." tanya Zex dengan wajah kesal nya.
Bagaimana tidak kedua teman nya itu menyuruhnya datang di saat dia sedang melakukan aksi panas dengan istrinya, dan jelas saja hal itu membuat Zex kesal apalagi kedua teman nya itu tidak memberikan dia waktu untuk memberi alasan.
"Cepat Zex keturunan ku sedang dalam bahaya, kau tau bukan mahluk seperti apa yang sekarang mengancam ketentraman keluarga kita." ucap Rafa dingin.
Zex menghela nafasnya, dia ikut andil dalam masalah ini dan mau tak mau Zex pun tidak mau membahayakan keluarga nya juga, ini adalah kesalahan nya yang selalu dia sesali seumur hidup nya, dan sekarang dia juga harus mengakhiri semuanya dengan cara yang sama juga.
Dia berdiri dan membenarkan pakaian nya yang sedikit kusut, "Kalian sangat berisik." ucap Zex dengan wajah dingin nya sambil melangkah ke tempat Rafa dan Rey berdiri.
Ketiga pria itu sudah siap dengan pakaian serba hitam nya, jam tangan brend itu melekat di tangan kekar ketiga nya, kacamata hitam nampak sudah menempel di bagian hidung mancung nya yang menambah aura ketampanan dan ketajaman mereka, ketiganya tidak terlihat seperti pria tua, melainkan terlihat seperti om-om yang gagah dan mempesona.
Kharisma ketiga pria itu memang tidak bisa di ragukan lagi, apalagi Rafa yang memang sudah tampan dari kecilnya, meski bulu-bulu di area wajah dan kepala mereka sudah nampak sedikit memutih, tapi semua itu jelas tidak mengurangi ketampanan pria-pria hot itu.
Tangan mereka kompak memegang pistol, "Kau siap Rey, Zex." ucap Rafa melirik kedua sahabat nya.
Kedua nya mengangguk cepat, "Ya, ayo kita basmi hama penganggu itu." sahut Rey di angguki Zex.
"Dan akhirnya aku melakukan nya lagi." ucap Zex yang langsung mendapatkan delikan tajam dari dua teman nya.
Huh..
Mereka keluar dari tempat yang di sebut bascamp itu, memakai mobil mewah Rafa untuk menuju tempat tujuan nya, tadi Rafa dan Rey mendapatkan sinyal tanda bahaya dari Arka, dan mereka yakin jika Arka dalam bahaya, apalagi saat melacak tempat lokasi Arka terakhir mereka menemukan sebuah jalanan yang mereka yakini adalah jalanan sepi mengingat hari sudah malam.
Mobil mereka di ikuti dengan beberapa mobil yang berisi anak buah Rafa, sebagian mantan anggota mantan mafia itu benar-benar di kumpulkan oleh Rafa, ini adalah perang nya yang terakhir dan Rafa berharap setelah ini tidak ada lagi musuh yang berani mengangu
ketentraman keluarga nya.
__ADS_1
🌹
Di sisi lain Arka yang tengah di hadapkan dengan bahaya yang ada di depan nya mencoba untuk tenang, dia mengadahkan pandangan nya untuk melihat setiap pria yang kini tengah mengelilingi nya itu, kekar dan besar, itulah yang Arka lihat.
Setiap orang punya kelemahan dan Arka yakin jika pria berbadan besar itu juga memiliki kelemahan, dan matanya tertuju pada sesuatu di balik celana, dengan senyuman mengejek nya Arka kembali mengadahkan pandangan nya pada pria bule di depan nya.
"Tunggu apa lagi, cepat habisi keturunan Rafasya." perintah Zeo Ton pada anak buahnya.
Dengan santainya Arka mundur, dia melihat satu persatu pria yang akan melayangkan tinju di beberapa titik tubuhnya, tangan dan kakinya mulai di gerakan, dan dengan beberapa kali tendangan Arka berhasil melumpuhkan beberapa pria yang mendekati nya tadi.
"Hanya itu? cihh tidak seru." ucap Arka kembali memberikan senyuman mengejek nya.
Mudah bagi Arka untuk melumpuhkan lawan nya, sejak dini Arka sudah di latih oleh Rey si pawang hiu, jelas saja Arka tidak mudah kalah, apalagi Rey yang di kandidat sebagai guru bela diri nya memberikan cara hebat untuk melumpuhkan lawan, yakni dengan menendang sesuatu benda di balik celana, yang Rey yakini akan membuat lawan nya merasakan rasa sakit lebih dari di tusuk pisau.
Melihat Zeo Ton yang sudah mulai tersulut emosi karna Arka yang terus mengejek nya, membuat Arka tersenyum, dia berhasil mengulur waktu, mengingat bantuan belum datang, dan yang Arka khawatirkan adalah Alena yang sedang tertidur di dalam mobil.
"Sialan kau, kalian berdua maju habisi dia." perintah Zeo Ton lagi pada anak buahnya.
Dor..
Dor..
"Dad." ucap Arka tanpa ekspresi, merasa aneh dengan pakaian yang di pakai oleh sang Daddy dan dua pria yang memakai pakaian yang sama itu.
Rafa, Rey dan Zex berdiri dengan wajah tanpa ekspresinya, pandangan nya tertuju pada 4 pria yang tengah memegangi area pahanya, dan mereka yakin jika itu adalah ulah Arka.
"Rafasya Ammar Raid, senang bertemu dengan anda, tuan mafia kejam." seru Zeo Ton sambil menatap penuh kebencian pada Rafa dan kedua sahabatnya.
Rafa mendehem, "Kau yang memulai, jangan salahkan aku jika nasib mu sama dengan Daddy mu Brianiton" ucap Rafa sambil menatap tajam pria bule yang ingin mencelakai keturunan nya itu.
Zeo Ton tersenyum mengejek, "Aku yang mulai? bukan nya kalian para pria keji yang dengan sadis nya membunuh Daddy ku." ucap Zeo Ton dengan wajah marahnya.
Kali ini bukan Rafa yang mendehem, tapi Zex yang mulai membuka suara, "Aku tidak bermaksud membunuh Daddy mu, tapi dia yang mencoba membunuh majikan ku." ucap Zex mengetakan sejujurnya tanpa di lebih-lebihkan.
"Semua itu tidak akan terjadi jika tuan Brianiton tidak membuat masalah dengan pembangunan resto dan_____" ucap Zex terhenti karna mendengar suara seorang wanita.
"Omong kosong, kalian pembunuh." ucap wanita itu yang tak lain adalah Zamora Ton yang sudah siap dengan pakaian serba hitam nya tak lupa dengan pistol yang telat ada di tangan nya.
"Kalian telah membunuh Daddy, kalian bejat, iblis, brengsek." teriak Zamora dengan wajah kebencian nya, ini adalah pertama kalinya Zamora melihat wajah-wajah pria yang membunuh Brianton Daddy nya.
__ADS_1
"Lalu apa bedanya dengan anda nona Zamora? pembunuh bayaran yang tidak mengenal ampun?." bukan Zex melainkan Rey yang berjalan dengan santainya.
Mendengar ucapan Rey membuat Zamora mengepalkan tangan nya, masih teringat di memory nya jika anak buah Daddy nya mengatakan kalau sang Daddy di belah dada nya, dan yang paling mengerikan lagi jasad Daddy nya di lempar pada hiu peliharan Rafa.
"Kau, aku akan membunuh kalian semua." ucap Zamora sambil mengangkat pistol nya, dia mengadahkan pistol itu tepat pada Rey, membuat Rey tersenyum mengejek, dan dengan sedikit gerakan Rey bahkan bisa dengan mudahnya mengambil alih pistol itu dari tangan Zamora.
Melihat Zamora yang nampak tersudutkan Zeo Ton memberi intruksi pada anak buahnya yang masih tersisa untuk menyerang, dan Pertempuran hebat pun tak bisa di hindari, anak buah Rafa yang semula bersembunyi di semak-semak keluar dari tempat persembunyian nya.
Rafa mendekati Zeo Ton, dia memberikan tatapan tajam nya pada pria bule itu, membuat Zeo Ton menelan ludahnya, dia merasa tersudutkan, dan belum siap mengambil senjatanya yang ada di saku celana nya, dan saat itu juga Rafa melayangkan pukulan nya.
Brukkk...
Brukkk...
Pukulan bertubi-tubi yang Rafa berikan berhasil membuat Zeo Ton kewalahan karna belum siap, Rafa kembali memberikan tatapan tajam nya. "Kau salah mencari musuh Zeo Ton." ucap Rafa sambil berjalan mendekat pada Zeo Ton yang tersungkur di jalan.
"Dan sekarang terima saja ajal mu." sambung Rafa sambil mengkat pistolnya berniat ingin menembak Zeo Ton.
Namun suara ledakan keras dari area belakang berhasil membuat Rafa menghentikan langkahnya, dan membalikan tubuhnya ke belakang.
"Tidak." teriak Arka mengelegar saat melihat mobil yang di tumpangi istrinya meledak begitu saja.
Arka terduduk lesu di jalanan melihat mobil yang berisikan Alena nampak sedang di lalap si jago merah.
Rafa, Rey dan Zex saling melirik lalu melihat ke arah Zeo Ton dan Zamora Ton yang tengah tersenyum mengejek.
"Selamat atas kematian keturunan mu Rafasya Ammar Raid." ucap Zeo Ton dengan tawa nya.
____________
🌹🌹🌹🌹🌹
Author takut😭😭
Akan ada Upp nya lagi, tapi mungkin sore atau malem, soalnya Author mau bikin kue lebaran dulu😁
Oh iya sekedar info aja, kalau ^^Istri Cantik Tuan Muda Kejam^^ akan ada Season 2 nya ya😋. cuman di Upp nya masih lama.
__ADS_1