
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Cuti berapa hari?."
"Seminggu." jawab Andrian.
"Liburan ke Bali yu, udah lama kita ngak piknik." ucap Dian.
Lama menunggu jawaban Andrian, putranya benar-benar jarang tersenyum akhir-akhir ini, dan hal itu membuat Dian takut jika putranya akan menutup diri.
"Ayolah sayang, bunda sama ayah mau liburan, masa iya kita ninggalin kamu sendirian." rengek Dian sedikit memaksa.
Mau tak mau Andrian mengikut ajakan dari sang bunda yang memaksa nya untuk pergi ke Bali, embel-embel liburan begitulah cara Dian membujuk sang putranya.
Tak mau larut akan kesedihan nya yang di tinggal menikah, akhirnya Andrian mengikuti ajakan sang bunda, namun saat sudah sampai di tempat penginapan nya Andrian di kejutkan dengan sebuah party kecil-kecilan yang entah di adakan untuk apa.
"Suprise!! " kata Dian dengan antusias.
"Selamat ulang tahun sayang nya bunda." ucap Dian sambil mengecup singkat pipi sang putra, lalu memeluk Andrian dengan penuh kasih sayang.
Andrian terdiam, karna patah hati dia sampai melupakan hari kelahiran nya, hari ini adalah hari ulang tahun nya yang ke 25 tahun.
"Terimakasih bunda." ucap Andrian sambil memeluk tubuh langsing sang bunda tercinta nya.
Dan Rey yang semula menyaksikan keharuan itu memutuskan untuk ikut bergabung kedalam pelukan istri dan putranya, ketiganya larut kedalam perasaan nya masing-masing, dan saat pelukan di lepas datanglah sepasang suami istri dengan kado di tangan nya.
"Selamat ulang tahun nak Andrian, tante tidak sangka kalau calon mantu tanteu setampan ini." ucap wanita itu sambil tersenyum.
Dan saat itulah Andrian menoleh melihat siapa yang datang, dia menyerhitkan dahinya melihat tamu yang sama sekali tidak di kenal nya, Dian yang menyadari wajah bingung sang putra melirik suaminya lalu mendehem.. "Andrian.. kenalkan ini tanteu Gladis teman bunda." ucap Dian sambil tersenyum canggung.
Wanita itu tersenyum lalu memperkenalkan dirinya, begitupun dengan suaminya yang bernama Prayoga yang ikut memperkenalkan dirinya.
"Loh anak gadis nya mana jeng ko ngak di bawa?." tanya Dian heran tak melihat sosok gadis yang akan dia kandidat sebagai calon mantu nya.
Dan saat itulah seorang gadis cantik dengan dress pendek berwarna pink datang menghampiri, membuat Andrian memicingkan matanya merasa tidak asing dengan gadis yang kini tengah ikut berbaur kedalam party ulang tahun nya itu.
"Malam tanteu, malam om." sapa gadis itu sambil mencium punggung tangan Rey dan Dian bergantian.
"Andrian sayang, kenalkan ini Lili anak nya tanteu Gladis." ucap Dian memecahkan keheningan.
__ADS_1
Andrian mengulurkan tangan nya, dan gadis itu pun menjabat tangan Andrian dengan senyuman yang di buat-buat, "Salam kenal Om, panggil aja Lili." ucap Lili sambil mengeraskan salaman nya.
"Dasar bocah, selalu saja menjadi panganggu." batin Andrian sambil menatap Lili tajam.
"Apaan sih tuh om-om setres, pake acara melotot segala lagi, udah kaya ketemu hantu aja." batin Lili sambil melepaskan tangan nya yang mulai terasa nyeri.
Acara ini bukan semata-mata di adakan untuk party ulang tahun Andrian, tapi Dian juga akan mengumumkan tentang pertunangan putra semata wayang nya dengan teman arisan nya, keduanya sudah sepakat untuk menjodohkan kedua anak nya.
Rey hanya mengikut, dia memang kepala keluarga tapi Rey tidak akan ikut campur dalam masalah jodoh sang putra, sebenarnya dia sudah menolak karna tak mau membuat putranya sedih dengan perjodohan mendadak itu.
Tapi bisa apa Rey? Dian sangat menginginkan anak perempuan dan Rey tau itu sejak lama, dia tidak mau menyakiti hati wanita yang telah memberikan kebahagian padanya selama 26 tahun itu.
Sama hal nya dengan Rey yang mengikuti kemauan sang istri, pak Prayoga pun menyetujui keinginan istrinya karna mereka menginginkan seorang putra laki-laki, pernikahan mereka tidak di karunia anak laki-laki, dan mereka menginginkan penerus yang akan mengelola perusahaan yang mereka miliki.
"Andrian ajak Lili ngobrol disana, bunda mau ngobrol serius sama tenteu dan om." titah Dian pada sang putra.
Dengan helaan nafas kasar Andrian menurut, dia membawa Lili ke bangku yang ada di gazebo yang menghadap ke pantai, sedangkan Dian dan teman nya nampak sibuk menyiapkan rencana selanjutnya yang akan mereka lakukan untuk membuat kedua putra putrinya bisa saling menerima.
Hembusan angin malam di tepi pantai membuat Lili sedikit kedinginan, dia terus meniup telapak tangan nya berharap suasana dingin tidak sepenuh nya membuat dia menggigil.
Tak ada sedikit percakapan diantara keduanya, Andrian yang masih memikirkan Kelle dan Lili yang memikirkan apa yang menahan dingin.
Lili mengangguk dia memakai jaket yang di berikan Andrian padanya.
"Terimakasih Om." ucap Lili sambil menatap lurus.
Andrian menyerhitkan dahinya, kenapa gadis kecil di samping nya selalu memanggilnya dengan sebutan Om sedangkan usianya masih 25 tahun.
"Jangan panggil aku Om." tegas Adrian.
Lili mengelengkan kepala, "Tapi om selalu pake jas, bukan nya yang pakai jas adalah pria dewasa." ucap Lili yang membuat Andrian menatap tak percaya pada gadis di samping nya.
"Jika aku melihat mu memakai daster apa aku harus memanggilmu dengan sebutan ibu-ibu? atau nenek-nenek?." ucap Andrian dengan wajah malas nya.
"Yang benar saja om, usia Lili baru 17 tahun..masa iya di sebut ibu-ibu, huh.. itu lagi nenek-nenek apaan coba, Lili ngak setua itu tau." tegas Lili dengan pipi yang mengembung.
Andrian tak menjawab pria itu kembali diam membuat Lili berguman. "Lagi putus cinta kaya nya."
Suara Lili membuat Andrian menoleh, "Kamu pernah jatuh cinta?." tanya nya.
Lili mengelengkan kepala, dia tidak tau seperti apa cinta, yang Lili tau hanya rasa sayang nya pada kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Tidak, Om sendiri?." tanya balik Lili.
Andrian menghela nafasnya, dia tersenyum getir mengingat kebodohan nya yang bertahun-tahun mencintai wanita yang sama sekali tidak pernah mencintainya.
"Pernah, cintaku jatuh pada wanita tangguh yang tidak pernah mengeluh dengan hidup kesendirian nya, dia wanita kuat." ucap Andrian sambil menahan rasa sesak di dadanya.
🌺
Di tempat lain tepatnya di Apertemen Kelle dia mendapatkan Rico yang kini tengah tidur di ranjang nya, kesal tentu saja Kelle merasakan muak, apalagi Kelle kemarin melihat Rico membawa wanita di Mall.
Dan sekarang bisa-bisa nya pria itu memeluk nya saat tertidur.
"Pergi dari sini." teriak Kelle dengan wajah yang menahan nya.
Rico yang sedang tertidur menguap, tadi malam dia merasa merindukan Kelle dan berujung tidur di kamar Apertemen Kelle, entah kenapa Rico merasa tidak mau berjauhan dengan Kelle.
"Biarkan aku disini, sebentar saja..aku mohon." pinta Rico sambil menahan rasa aneh yang kini membuat perut nya terasa tidak enak.
"Tidak, aku tidak mau." tolak Kelle. "Cepat pergi dari kamar ku." sambung Kelle lagi.
Rico menatap Kelle dengan wajah mengiba, dan Kelle sama sekali tidak mau menoleransi pria gila wanita seperti Rico, enak saja setelah penghianatan di usia pernikahan nya yang baru satu minggu dengan seenaknya Rico bisa memeluknya sesukanya.
"Aku mohon, biarkan aku disini dulu..perutku selalu mual jika berada di luaran." ucap Rico.
Memang benar sejak kemarin Rico terus mual jika berada di luar, tapi semalaman dia merasakan kenyamanan saat berada di dekapan Kelle, mual nya hilang saat dia mencium aroma tubuh Kelle.
Tapi siapa yang perduli, Kelle masih belum bisa menerima apa yang menimpanya, dia membenci pria itu dan Kelle tidak sudi tidur satu ranjang dengan pria gila wanita itu.
Kelle memanggil satpam untuk mengusir Rico, dia tidak perduli dengan apa yang menimpa Rico sekarang, baginya Rico hanyalah pria bejad yang tidak tau diri, dan Kelle membenci pria itu.
Di dalam Apertemen nya Rico tak henti-henti nya merasakan rasa mual, dia sampai berdiam beberapa menit di kamar mandi karna rasa yang tak kunjung menghilang.
"Aku tidak perduli, aku akan kembali masuk ke kamar nya." ucap Rico, dia tidak perduli setiap penolakan Kelle, dia butuh obatnya, harum tubuh Kelle kini sedang dia butuhkan agar mual nya tidak kembali datang.
Memiliki kunci cadangan Apertemen Kelle membuat Rico bisa keluar masuk dari tempat itu, dan Kelle tidak bisa melarang nya karna bagaimana pun Rico adalah suaminya, ya meski Rico tidak menganggap Kelle sebagai istrinya.
__________
🌹🌹🌹🌹🌹
Jejak!!!!!
__ADS_1