Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
S2. Di labrak.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Terlalu putih, terlalu pendek, aku tidak suka gadis yang memakai kawat gigi, gaya rambut nya norak, dia bukan tife ku, fashion nya terlalu kekanak-kanakan, dia bahkan masih memakai jepitan, penampilan nya terlalu seksi dan bla-bla."


Ririn dan Rafa benar-benar pasrah menghadapi kelakuan putra sulung nya yang terlalu banyak persyaratan nya jika masalah seorang gadis, bahkan masalah spele pun bisa di perhitungkan oleh sang putra yang terlalu banyak neko nya, banyak sekali wanita cantik yang mendekati putranya namun nihil tak ada satupun gadis yang bisa meluluhkan hati sang putra.


"Mom berhenti mendekatkan aku dengan gadis-gadis itu, aku tidak suka dengan mereka yang tidak memiliki harga diri sebagai seorang wanita, mengemis cinta dari seorang pria bahkan rela mengorban kan segalanya."


Dan saat itulah Ririn dan Rafa angkat tangan tidak mau mencampuri urusan sang putra, mereka hanya berharap jika suatu saat ada gadis yang mau menerima sikap keras putranya, meski mereka tidak yakin jika putranya bisa menerima sosok gadis baru mengingat Arka tidak pernah bisa melupakan Kikan anak dari Asisten sang Daddy.


Di sebuah perusahaan yang besar dan menjulang tinggi terlihat seorang pria yang sedang sibuk dengan laptop dan beberapa berkas-berkas yang sedang di tinjau nya, kacamata melekat tepat di hidung nya membuat aura ketampanan pria itu semakin terlihat jelas.


Tok..tok..tok..


sebuah ketukan pintu mulai terdengar membuat Arka langsung menaruh kaca matanya di meja. "Masuk." ucap Rafa.


Ceklek.. pintu terbuka.


"Maaf tuan nona ini memaksa ingin masuk, kami sudah melarang nya tapi dia tetap kekeh ingin menemui anda." ucap satpam dengan wajah ketakutan.


Arka melirik wanita yang ada di depan nya dengan wajah dingin sorot mata yang tajam, tapi apalah daya setajam apapun raut wajah nya tetap saja tidak bisa membuat wajah tampan nan menggemaskan nya luntur.


"Kemana Asisten ku?." tanya Arka.


"Disini." ucap Andrian sambil mengacungkan jari telunjuk nya keatas.

__ADS_1


Arka menghela nafasnya, memiliki Asisten seperti Andrian memang harus banyak sabar. "Yang lain keluar, dan kamu diam di posisimu." ucap Arka sambil menatap wanita di depan nya dengan wajah datar nya.


Setelah Andrian dan yang lain nya keluar, sekarang tinggal lah Arka dan gadis yang memaksa masuk kedalam ruangan nya itu.


"Sebutkan berapa uang yang kamu minta, aku tidak tertarik dengan gadis berontak seperti dirimu." ucap Arka to the poin sambil duduk di kursi kebesaran nya.


Arka sudah biasa jika di hadapkan dengan para gadis yang tidak tau malu, dan datang-datang untuk mengemis cinta ataupun memaksa jadi pacarnya, semua bisa dia selesaikan dengan satu benda, uang ya dengan uang semua masalah selesai menurutnya, karna Arka sudah hafal para gadis-gadis itu hanya menginginkan uang nya saja, dan tentu saja dia tidak sebodoh itu.


Gadis itu berdecak sambil menatap tajam pada Arka. "Apa maksud mu?, kamu pikir aku miskin sampai aku mau meminta uang pada mu, dasar sombong." ucap gadis itu sambil memicingkan matanya.


"Lalu untuk apa kamu ke kantor ku dan membuat kekacauan jika bukan karna uang." tanya Arka masih dengan nada bicara santai namun setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya hanyalah kata-kata pedas.


"Aku akan meminta pertanggung jawaban mu, karna kamu ayah ku meninggal." ucap gadis itu sedikit berteriak, terlihat di wajah nya penuh dengan kemarahan.


"Hey nona turunkan nada suara mu, kamu tau sekarang sedang berurusan dengan siapa, hah." ucap Arka takalah tajam menatap gadis yang usia nya jauh di bawah nya itu.


"Berani nya kau menghina orang tua ku!!. " Teriak Arka dengan wajah yang terlihat marah.


"Dasar gadis mur*h*n." sambung Arka sambil menatap tajam gadis yang jarak nya hanya satu langkah di depan nya.


Plakkk !!!


Arka meringis karna mendapatkan tamparan dari gadis di depan nya. " Itu balasan untuk pria yang tidak bisa menghargai seorang wanita, kamu pikir kamu siapa? seenaknya menilai orang dengan sesuka mu, bahkan kamu nampak jauh lebih buruk dari pria di luaran sana tuan muda Arkasya." ucap gadis itu lantang dengan menekan kan di bagian tuan muda Arkasya.


Arka memegang pipinya yang terasa sedikit perih, tamparan gadis itu benar-benar membuat topeng nya terbuka, dengan wajah yang memerah Arka berdiri dan langsung memegang dagu gadis itu dengan kasar. "Selamat kamu adalah gadis pertama yang berhasil menampar ku, nyali mu sangat besar juga ya nona." ucap Arka dengan senyuman devilnya.


"Singkirkan tangan kotor mu dari wajah ku." ucap gadis itu sambil menepis tangan Arka kasar, lalu menendang kaki Arka yang mana menbuat Arka kembali meringis. "Aku akan kembali untuk membuat perhitungan dengan mu, urusan kita belum selesai." ucap gadis itu sambil berjalan ke arah pintu lalu menghilang.

__ADS_1


Prokkk..prokkk..


"Sebuah kebanggan bagi saya bisa merekam adegan yang memalukan ini." ucap Andrian berjalan sambil tersenyum.


"Pundi uang ku, kalian akan menambah teman." batin Andrian.


Arka mendudukan dirinya di kursi kebesaran nya, "Cih, cari tau siapa gadis itu." perintah Arka yang tak di gubris oleh Andrian.


"Kau tuli, cari tau siapa gadis itu sekarang !!." Teriak Arka lagi dengan suara keras.


Andrian melirik, "Satu mobil mewah bagaimana?." ucap Andrian santai.


Arka mengelengkan kepalanya, "Memang tidak ada gunanya memperkerjakan manusia yang rakus akan uang sepertimu, cepat katakan atau aku katakan pada Om Rey dan Tante Dian kalau anak kesayangan nya itu telah_____. "ucap Arka terhenti karna Andrian memberikan ponsel padanya.


"Bacalah." ucap Andrian akhirnya dengan berat hati memberikan informasi gratis karna tidak mau rahasia nya terbongkar, apalagi sampai terdengar di telinga Ayah Bunda nya bisa di pastikan dia akan di coret dari kartu keluarga oleh sang Ayah yang terkenal dengan kejam nya itu.


Arka membaca biodata gadis yang melabrak nya tadi, lalu tersenyum setelah mengetahui semua data gadis itu, boleh di akui Andrian memang matre dan konyol, tapi pria itu bisa di andalkan dalam masalah seperti ini mengingat Andrian memiliki kemampuan di dunia hecker yang turun temurun dari sang ayah yang juga dulunya seorang hecker.


"Namanya seperti Hiu cantik ku, Alena Monica."


__________


🌹🌹🌹🌹🌹


jeng..jeng..jeng..


Jangan lupa like coment and Vote !!

__ADS_1


__ADS_2