
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹
"jam berapa ini?." Ririn sambil mengucek-ngucek matanya lalu membuka matanya lebar sambil menguap merasakan kantuk yang belum hilang sepenuhnya.
Ririn melirik tempat di sampingnya yang nampak kosong, "Mas Rafa kemana ya, ko ngak ada disini." Batin Ririn yang melihat tempat tidur di samping yang nampak kosong.
Dia melihat tubuhnya yang polos tanpa sehelai benang pun dan seketika Ririn teringat dengan adegan panas yang tadi malam iya lakukan dengan suaminya, iya sudah merelakan kesucian nya untuk pria yang telah mengucapkan janji sehidup semati dengan nya, wajah nya merona melihat banyak nya tanda merah di bagian leher nya yang bertebaran.
Lalu Ririn pun melihat ke arah jam yang ada di dingding kamar yang memperlihatkan jam sembilan siang, " Astaga aku kesiangan," ucap Ririn kaget melihat jam yang sudah menunjukan jam sembilan siang yang artinya iya bolos kuliah setelah berbulan-bulan iya menunda kuliahnya.
Perlahan Ririn menjatuhkan kakinya ke lantai lalu membalut tubuh nya dengan selimut, saat Ririn ingin beranjak berdiri tiba-tiba kakinya serasa tidak kuat menahan beban tubuhnya yang membuatnya ambruk ke lantai.
Brukk..
Rafa yang kebetulan baru selesai mandi menjadi kaget saat iya melihat Ririn yang sudah ambruk di lantai dengan meringis mengelus kakinya.
__ADS_1
" sayang !! kamu kenapa?. " Rafa berjalan menghampiri Ririn sambil memangku Ririn lalu mendudukan Ririn di sisi ranjang.
" Aku mau mandi tapi entah kenapa kakiku sakit, tubuhku rasanya ambruk." Ucap Ririn sambil mengelus kakinya tanpa iya sadari Rafa yang baru selesai mandi dan hanya menggunakan handuk kecil yang menutupi bagian sensitif nya saja.
Sedangkan Rafa tersihir oleh bekas tanda-tanda kepemilikan nya yang ada di tubuh istrinya.
Ririn yang melihat Rafa sedikit aneh langsung melihat ke arah sesuatu yang di tatap Rafa dan benar saja seketika wajahnya merona karna melihat bagian atas tubuhnya terbuka, "Aa..jangan lihat, tutup mata." Ucap Ririn replek menjatuhkan Rafa lalu menutupi bagian dadanya dengan bantuan selimut tadi.
Rafa bangkit dari lantai lalu berdiri hendak menghampiri Ririn namun naasnya Ririn malah menjerit karna melihat lilitan handuk di pingang Rafa terjatuh dan akhirnya ternoda sudah lah mata lentik nya karna melihat sesuatu milik Rafa.
" Aaaa..mesum." Teriak Ririn langsung menutup seluruh tubuhnya di bawah selikut masih dengan nafas yang tersengal-sengal, sedangkan Rafa hanya terkekeh melihat ekspresi Ririn melihat juniornya iya paham Ririn masih kecil untuk mengenal yang namanya intim, tapi jika sudah menikah tentunya akan beda lagi, apalagi gadis itu sekarang sudah membangunkan singa yang sedang kelaparan.
Tanpa aba-aba Rafa mengangkat Ririn, mebawa tubuh gadis yang meronta-ronta ingin di lepaskan itu masuk kedalam kamar mandi, di rebahkan lah tubuh mungils Ririn di bathub yang berisi air hangat dengan beberapa tetesan sabun aroma terapi lovender yang berhasil membuat nya rileks.
" Apa itu kamu masih sakit?." Tanya Rafa.
Ririn mengangguk, " Ya..sedikit. " Ucap Ririn singkat.
" Aku bisa menyembuhkan mu dengan cara yang cepat dan nikmat." Ucap Rafa sambil tersenyum karna memiliki niat terselubung di dalamnya.
__ADS_1
" Bener bisa? caranya?."Ririn polos.
Dengan senyuman devilnya Rafa kembali mendesakan tubuhnya untuk menikmati si gadis yang sudah menjadi candunya itu, Ririn yang awalnya meronta-ronta karna kaget dan sakit kembali bungkam karna lagi-lagi Rafa membawanya terbang melayang, inikah yang namanya syurga dunia? pikiran Ririn yang semulanya positif tiba-tiba saja berubah menjadi mesum kala Rafa terus membuatnya terbang.
Jika tadi malam masih sangat sempit maka berbeda dengan sekarang yang sudah mulai bisa di gerakan, bahkan Rafa sampai mengulang terus percintaannya, entah sudah berapa kali pria tampan itu menyemburkan lahar hangat pada Rahim istrinya yang mana membuat Ririn maupun Rafa di buat terlena dengan semua aktivitasnya tadi.
Setelah selesai bercinta di kamar mandi Rafa langsung memandikan sang istri yang nampak sagat kelelehan, melakukan percintaan yang panas tadi membuatnya lupa bahwa istri tercintanya belum sarapan dan hal itu mungkin yang membuat Ririn lemas.
Dengan cekatan Rafa memakaikan pakaian kepada Ririn, membuat Ririn malu sendiri karna ini kedua kalinya Rafa memakaikan pakaian ke tubuhnya, setelah Ririn sudah memakai pakaian lengkap kini giliran dia yang memakai pakaian santainya, lalu setelah itu Rafa menghubungi pihak hotel untuk mengantarkan makanan yang di pesan nya.
Setelah 20 menit menunggu Pelayan hotel pun datang membawa makanan yang di pesaj Rafa lalu pergi undur diri, Rafa langsung mengambil nasi dan lauknya iya mengambil Sup ayam agar istriya cepat pulih.
Tak sampai disitu saja Rafa juga menyuapi Ririn layak nya seorang kakak pada adik nya, Ririn yang di perlakukan itu seketika menghangat lalu tersenyum senang iya bersykur karna setelah semua kejadian kelam yang iya lewati kini iya bisa merasakan hidup bahagia.
" Apa aku boleh menemui ayahku?." Tanya Ririn tiba-tiba dengan wajah penuh harap nya yang seketika membuat Rafa terbatuk.
___________
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
tingalkan jejak!!
TBC😚