
JANGAN LUPA LIKE COMENT AND VOTE !!
Selamat membaca😉
🌹🌹🌹🌹🌹
Malam tiba karna tidak ingin Ririn kelelahan Rafa pun menyuruh sang istri untuk pulang, namun Ririn tetap bersiteguh untuk menemani sang ayah yang sekarang keadaan nya cukup membaik meski masih membutuhkan perawatan intens.
" Aku ngak mau pulang mas, aku mau nemenin ayah disini." Ucap Ririn.
" Sayang, disini ada dokter dan suster untuk menemani ayah, besok kita bisa kesini lagi dan tentunya dengan wajah yang fress, aku hanya mengkhawatirkan kondisimu sayang, disini sangat dingin tidak baik untuk Asma mu." Ucap Rafa berusaha membujuk istrinya.
" Tapi nanti ayah sendirian Mas, dokter dan suster tidak akan berada di samping nya setiap saat." Ucap Ririn.
" aku akan menyuruh beberapa bodyguart di mansion untuk bergantian menjaga ayah, bagaimana?." Rafa memberikan ide.
Ririn nampak berpikir tapi setelah beberapa menit Ririn pun mengangguk. " baiklah, aku mengalah..aku pulang." Ucap Ririn menghela nafas berat entah kenapa iya merasa sedikit berat untuk meninggalkan sang ayah yang kondisinya belum sepenuhnya pulih.
Ririn berjalan ke ke ranjang pasien yang di tempati pak Danu, " Ayah.. maaf Ririn ngak bisa nungguin ayah malam ini, tapi Ririn janji besok Ririn bakal pagi-pagi banget kesini nya." Ucap Ririn sambil mencium tangan sang Ayah.
Pak Danu menggerakan satu jarinya tanda setuju, wajahnya tersenyum membuat Ririn tenang karna melihat ayah nya masih bisa tersenyum padanya.
__ADS_1
" Pulang lah nak, ayah tidak apa.. disini masih ada dokter dan suster yang bisa bergantian menjaga ayah," Ucap pak Danu dengan suara yang terbata-bata.
" Ya udah kalau gitu ayah harus cepet sembuh ya, Ririn pulang dulu." pamit Ririn lalu mengecup dahi pak Danu.
Ririn melangkah kan kakinya dengan berat meninggalkan ruangan tempat ayahnya do rawat, entah kenapa langkah nya seakan berat sekali, hatinya pun merasa sedikit sakit entah kenapa perasaan nya menjadi tak tentu seolah mati rasa.
" Kenapa? hem.. " Tanya Rafa melihat istrinya melamun di dalam mobil.
Ririn melirik. " ngak papa mas, cuman aku ngerasa perasaan aku ngak enak aja." Ucap Ririn dengan pandangan yang menerawang. Rafa melirik istrinya yang seperti ada yang menganggu pikiran istrinya, " Sudah lah sayang, kita berdoa saja semoga tidak ada hal buruk yang menimpa keluarga kita." Ucap Rafa sambil memegang tangan istrinya mengingatkan bahwa istrinya masih memiliki nya suami yang akan siap siaga untuk menemaninya sampai akhir hayat.
" Makasih Mas, aku ngak tau kalau ngak ada kamu mungkin aku bakalan jadi gadis yang bernasib malang." Ucap Ririn.
"itulah guna nya suami, jangan bersedih lagi sayang.. kesedihan kita sudah cukup sampai disini.. aku janji bakal bahagia kan kamu selalu dan selamanya." Ucap Rafa sambil mengecup singkat dahi sang istri lalu kembali pokus pada jalanan malam yang hampir sepi.
hidup sendiri membuatnya selalu kesepian di malam hari, sebenarnya bisa saja Zex mencari kesenangan sesaat dengan uang nya yang banyak itu, tapi hal itu tidak iya lakukan sebenci apapun iya pada wanita tapi iya masib tetap menjaga martabatnya sebagai pria sejati yang tidak akan berbuat kotor.
mobil sport milik Zex terus berjalan melewati jalanan yang hampir sepi tiba-tiba saja entah datang dari mana ada motor yang tiba-tiba menyerempet mobilnya dan bisa di pastikan mobil sport miliknya pasti tergores.
" Sial, bocah ingusan itu selalu membuat ulah denganku." Ucap Zex kesal.
Zex tahu siapa yang menyerempet mobilnya, bahkan tanpa iya melihat orang nya pun iya sudah tahu kalau orang itu adalah Hanny adiknya Rey, kenapa Zex bisa tahu kalau itu Hanny? jawaban nya adalah karna Zex melihat motor dan plat motor Hanny.
__ADS_1
Sebagai seorang Asisten dari CEO terkenal hal apapun bisa iya pelajari apalagi melihat plat nomer, itu adalah sebagian kecil dari ke ahlian nya. kepintaran Zex di atas rata-rata meski dulunya hidup terluntang lantung di jalanan tapi Zex sangat pintar dan mudah memelajari sesuatu.
" Awas saja besok kau bocah ingusan." Zex menyipitkan matanya tanda peperangan nya akan kembali di mulai.
Disisi lain Hanny yang baru sampai di rumah nya langsung berlari ke kamar nya, sebelum iya ketahuan oleh kakak nya pulang malam, " Piuhhh syukurlah untung kak Rey belum pulang, kalo udah pulang huh.. bisa kena omel aku karna ketahuan balapan liar lagi." Ucap Hanny sambil mengelus dadanya.
Tiba-tiba iya teringat dengan mobil yang tidak sengaja iya serempet tadi, " Astaga tadi aku nyerempet mobil kayanya, dan mobilnya juga kaya ngak asing kaya pernah liat, tapi dimana ya." Hanny terlihat berpikir.
" Ah bodo amat !! yang penting malam ini ngak ketahuan main sama kak Rey, lagi pula si supir mobilnya jug pasti ngak akan tahu kalau aku yang nyerempet." Ucap Hanny berpikir positif lalu merebahkan tubuhnya ke tempat tidur nya.
tak butuh waktu laman Hanny tertidur pulas dengan pakaian balap yang masih menempel di tubuhnya, bahkan Hanny masih memakai sarung tangan dan sepatunya.
_____________
🌹🌹🌹🌹🌹
Jangan lupa mampir ke karya Outhor yang lain nya ya😉 yang pastinya cerita-ceritanya bakalan bisa kalian sakit perut karna ketawa terus menerus.
♡Cinta Gadis Kampung♡
♡Menikah dengan Anak Majikan♡
__ADS_1
^^Happy Reading^^