
^^H A P P Y R E A D I N G^^
๐น๐น๐น๐น๐น
Hari yang di tunggu-tunggu oleh Hany pun tiba, hari dimana dia akan melakukan wisuda setelah 4 tahun lamanya Hany menjadi seorang mahasiswi di universitas Xxxxxxx akhirnya dia lulus, meski tidak menjadi lulusan terbaik tapi setidaknya Hany bisa membanggakan keluarganya dengan nilai nya yang cukup memuaskan.
"Selamat ya sayang akhirnya kamu lulus." ucap bu Ratna mengucapkan selamat.
"Aa.. ibu makasih, ini semua juga berkat doa ibu." ucap Hany sambil tersenyum lalu memeluk ibunya.
Pak Andre tersenyum lalu ikut memeluk dua wanita yang paling berharga di hidupnya itu." Kamu sudah besar, ayah bangga sama kamu." ucap pak Andre sambil memeluk anak bungsunya dan istrinya.
"Terimakasih ayah, Hany janji akan menjadi pribadi lebih baik lagi, makasih karna ayah udah sabar nangapin sikap aku yang sekeras batu ini." ucap Hany yang tidak sadar mengakui segala sikap buruknya.
"Tidak apa, ayah selalu bangga padamu nak, ayo kita berfoto untuk kenangan." ucap pak Andre yang diangguki cepat oleh Hany.
Saat ingin berfoto tiba-tiba saja Rey dan Dian datang dengan membawa bunga yang jelas-jelas tidak sama sekali di sukai Hany, bahkan ibu dan ayah nya saja dia larang untuk membawa bunga ke acara kelulusan nya.
"Uhh adik kakak tersayang akhirnya kamu lulus juga, kakak sangat bangga padamu Hany." ucap Rey sambil memeluk tubuh ramping adiknya tak lupa dia mengecup kening adik kesayangan nya penuh kasih sayang.
"Kakak.. makasih ya udah nyempetin datang di hari kelulusan aku, kakak emang ter the best." ucap Hany sambil membalas pelukan sang kakak.
Rey tersenyum. "tentu saja kakak datang, ini adalah hari istimewa kamu, kakak tidak mungkin melewatkan moment ini." sahut Rey cepat.
" Kakak emang kakak yang paling baik sedunia, aku beruntung punya kakak, makasih ya kak udah jagain aku selama ini." ucap Hany sambil berkaca-kaca.
__ADS_1
Melihat Hany yang nampak berkaca-kaca membuat Rey memegang pipi adiknya. "Jangan menangis, kakak kan pernah bilang kalau air mata kamu itu sangat berharga jadi jangan nangis oke." ucap Rey. "sekarang kamu sudah dewasa Hany, kakak merasa sudah berhasil memenuhi janji kakak pada bunda, kakak yakin bunda sangat bahagia karna kamu sudah menjadi gadis yang dewasa sekarang." sambung Rey lagi seraya mengusap air mata di pipi adik kesayangan nya.
"Hany sayang sama kakak." ucap Hany sambil menghamburkan tubuhnya lagi ke pelukan sang kakak.
"Kakak juga sayang sama kamu Hany." ucap Rey sambil membalas pelukan adiknya lagi.
sedangkan Dian pak Andre dan bu Ratna hanya menjadi patung yang seolah hanya bisa mendengar tanpa bisa melerai drama haru adik kakak yang sedang saling berpelukan itu.
Ekhem..
"Jadi ngak di fotonya." Dian membuka suaranya karna jujur saja matahari yang ada di atas sana sangat tidak bisa di ajak kompromi.
"Haha jadi-jadi, sirik niye suaminya di peluk-peluk orang." Goda Hany.
"Mana ada, ayo foto sekarang yuk keburu panas nanti yang ada gambarnya penuh dengan wajah berminyak, muka kusam lagi." ucap Dian lagi tidak mau mengaku jika dia memang sedikit cemburu dengan keakraban Hany dan Rey, tapi pikiran itu segera di telis jauh-jauh oleh Dian, karna bagaimana pun dia paham jika suaminya dan Hany adalah adik kakak yang sedarah, jadi dia harus terbisa melihat suami nya yang sangat menyayangi adik iparnya.
Setelah selesai berfoto mereka pun memutuskan untuk pulang, Hany yang sudah menganti pakaian nya tidak ikut pulang dia beralasan masih ingin berkumpul dengan teman-teman nya, dan pak Andre pun tidak mempersalahkan hal itu begitu pun dengan Rey dan yang lain nya.
Merasa sudah aman Hany malah mengendarai motor kesayangan melewati jalanan yang tidak terlalu padat, sebelumnya dia memang sudah mempersiapkan ransel yang berisi pakaian dan yang lain nya untuk ikut tooring bersama teman-teman nya.
Ya Hany memutuskan untuk ikut tooring bersama teman-teman nya karna dia membutuhkan suasana baru, melupakan semua kesedihan sekaligus melakukan kegiatan bersama teman-teman nya untuk yang terakhir kalinya, karna Hany sudah memutuskan untuk mengambil S2 di luar negri.
"Dia benar-benar tidak datang bahkan untuk sekedar memberikan ucapan pun tidak." batin Hany merasa sedih karna di hari bahagianya pria yang di sukainya tidak muncul sama sekali batang hidung nya dan hal itu membuat Hany sadar mungkin ini adalah saat nya dia mengiklaskan cintanya.
Setelah melewati perjalanan 25 menit motor yang di kendarai Hany sampai di bascamp tempat teman-teman nya berkumpul.
__ADS_1
"Wihh.. yang baru lulus wajah nya udah kaya anak kecil ngak di kasih jajan peremen aja." goda Amir sambil tertawa.
"Berisik Amirudin, ayo capcus..kalian nungguin aku kan." ucap Hany yang memang sudah siap.
"Semangat bener mba nya, lagi sensi ya." Jeny yang baru keluar dari bascamp dengan tangan yang memegang helm.
"Siapa bilang, mana Adit? ko belum kelihatan?." sahut Hany bertanya.
Dan tak lama kemudian datanglah adit dengan pakaian ala anak motor nya, "Aku pikir kamu ngak ikut Han, tapi ternyata wah Queen geng kita datang." ucap Adit sambil berjalan ke motornya.
"Btw selamat ya Han untuk kelulusan kamu." ucap Adit yang langsung diangguki Hany. "Iya makasih Dit." jawab Hany sambil tersenyum terpaksa karna mood nya memang sedang tidak bagus.
"Ahk iya, tujuan nya kemana nih? kalo ke yang dulu lagi aku ngak jadi ahk bosen." sambung Hany bertanya.
Adit yang sudah menaiki motornya melirik Hany, "udah liah aja nanti, pokoknya tempat nya yakin deh biking hati adem, dan cukup menantang." sahut Adit cepat diangguki Jeny, Amir, dan Ridwan.
Kelima nya langsung menyalakan motor nya masing-masing lalu mereka pun mengendarai motornya masing-masing dengan beriringan layaknya bebek yang akan menyebrang, "Setidaknya aku bisa melupakan dia sejenak, meski aku belum yakin apa aku bisa melupakan nya." batin Hany yang sedang mengendarai motor nya dengan kecepatan yang cukup tinggi karna tidak mau ketinggalan rombongan teman-teman nya.
"Aku akan pastikan malam ini kamu akan menjadi milik aku Han, maaf jika cara aku terlalu licik tapi aku tidak akan membiarkan kamu lepas dari aku." batin Adit.
__________
๐น๐น๐น๐น๐น
Jangan lupa like coment and vote !!
__ADS_1
Sayang kalian๐