
^^H A P P Y R E A D I N G^^
๐น๐น๐น๐น๐น
Arkasya Ammar Raid atau biasa di sapa dengan Arka, berwajah tampan nan menggemaskan namun siapa sangka jika wajah nya yang lucu itu hanya lah topeng belaka untuk menutupi semua sifat aslinya.
Memiliki kepopuler di kotanya, siapapun pasti akan mengingat namanya dan dari keluarga mana dia berasal, kenyataan umum seperti itu sudah tersebar luas dari Arka kecil jika dia adalah ahli waris sekaligus putra sulung dari seorang Rafasya Ammar Raid dan Ririn Anatasya.
Kekayaan nya jangan di tanyakan lagi, bahkan sekalipun dia menghabiskan waktunya dengan tidur dan rebahan pun harta nya tidak akan pernah habis mengingat Arka yang berumur 26 tahun itu sudah memiliki banyak pundi-pundi uang dari berbagai pekerjaan yang di gelutinya.
Perusahaan R.N. Grups sudah dia dapatkan tepat di usianya yang ke 25 tahun, meski baru satu tahun menjadi CEO tapi Arka sangat tegas dan bertanggung jawab dengan semua pekerjaan nya, terlihat dari perusahaan yang turun temurun itu kini menjadi lebih besar dan memiliki cabang yang meluas dimana-mana.
Meski banyak uang tapi Arka tetap saja manusia yang tidak bisa bahagia hanya karna memiliki banyak uang, kehilangan sosok yang sangat dia sayangi, cinta pertamanya sekaligus gadis yang selalu membuat hari-harinya menjadi berwarna membuat Arka sangat membenci uang nya yang tidak berpungsi sedikitpun disaat gadis yang di cintainya membutuhkan nya.
#Flashblack ON beberapa tahun lalu.
Cup..
Satu kecupan mendarat di pipi nya yang membuat Arka sontak membuka matanya, di- lihat nya gadis cantik pemilik hatinya yang nampak tersenyum padanya.
" Good Moorning kak." ucap gadis cantik berkulit putih itu sambil membuka gorden kamar.
Arka mengucek matanya saat sinar mentari pagi itu mengenai matanya yang membuat dia meram melek, "Ini masih pagi sayang." ucap Arka sambil beranjak dari tempat tidurnya.
__ADS_1
"Kakak, aku tau ini memang masih pagi..tapi kakak harus tau tidak baik jika pria tampan seperti kakak bangun kesiangan." ucap gadis cantik itu sambil tersenyum manis.
"Memang nya kenapa?." tanya Arka sambil menatap sosok gadis yang memberikan senyuman indah di pagi harinya.
Gadis itu mendekat lalu menatap Arka dengan pandangan yang sangat dekat. " Malu dong ayam aja bangun nya subuh masa kakak bangun nya kesiangan, masa iya kalah sama ayam dan kambing." ucap gadis itu yang membuat Arka cemberut tidak mau di samakan dengan ayam dan kambing.
Sebuah gelitikan pun mulai terjadi dimana Arka benar-benar tidak memberi ampun pada kekasih nya, bahkan untuk melepaskan diri pun gadis itu tidak bisa karna tangan nya di tahan oleh tangan Arka.
"Kakak..udah lepasin." ucap gadis itu sambil mendang-nendang kaki nya ke atas dan hampir mengenai perut Arka.
"Iya, kenapa pagi-pagi sekali? Mamih Papih ngak marah?." tanya Arka sambil mendudukan dirinya.
Gadis cantik yang tak lain adalah Kikan Ria itu tersenyum lalu menggelengkan kepala. "Aku bilang nya mau pergi jaging hehe." ucap Kikan sambil tersenyum.
"Kebiasaan kamu bohong terus." mencubit gemas hidung sang kekasih.
"Kamu bisa berkunjung kapan pun." ucap Arka sambil memeluk tubuh kecil Kikan.
"Iya semoga." jawab Kikan sambil tersenyum. "Kak jika kita ngak jodoh nanti kakak harus cari pasangan yang jauh lebih cantik dari aku ya kak." ucap Kikan tiba-tiba yang membuat Arka menyerhitkan dahinya merasa aneh dengan ucapan kekasihnya.
"Kenapa begitu?." tanya Arka.
Kikan menatap wajah Arka lalu tersenyum. "Cuman ngasih tau aja, soalnya kalo jodoh kakak jelek dan ngak secantik aku, nanti yang ada aku ngetawain kakak." sahut Kikan sambil tertawa.
__ADS_1
"Tidak ada wanita cantik lagi, menurut ku kamu lebih cantik dari gadis mana pun." ucap Arka. " Nanti setelah aku lulus kuliah aku akan melamar kamu, aku janji." sambung Arka lagi hanya di balas anggukan kecil kikan.
"Tapi jika kita tidak di takdirkan bersama kakak harus merelakan aku pergi dengan pilihan ku." ucap Kikan diangguki Arka sambil tersenyum devil, "Siapa yang bisa merebut kamu, Kikan dan Arka akan selamanya hidup bahagia, dan tidak ada satupun orang yang bisa memisahkan kita." ucap Arka tegas yang hanya di balas senyuman kecil oleh Kikan.
"Maafkan aku kak, aku ngak janji." batin Kikan sambil memaksakan senyum nya.
Beberpa bulan kemudian Arka yang sedang menempuh pendidikan di jerman sengaja pulang karna ingin memberikan suprise pada kekasihnya yang akan berulang tahun ke 19 tahun, tapi sesampainya di kota kelahiran nya Arka malah mendapatkan kabar duka dari Kiano kembaran Kekasihnya yang mengatakan jika Kikan sudah lama pergi untuk selama-lamanya.
Rasa sedih bercampur dengan pahit berlebur menjadi satu, tidak ada satupun yang memberikan kabar duka itu padanya, keluarganya maupun keluarga Kikan mereka bungkam seolah menutupi kepergian Kikan.
"Hy kakak, aku tau kakak bakalan pulang saat ulang tahun aku yang ke 19, makasih karna kakak selalu ada di saat aku butuh ketenangan, maaf aku pergi tanpa berpamitan, jangan pernah marah dan benci siapapun ya kak, semua itu aku yang minta, aku ngak mau ganggu belajar kakak, bukan hanya kakak saja yang sedih tapi semua keluarga aku juga pasti sedih saat aku pergi, makasih ya kak udah mau jadi pacar aku selama 1 tahun setengah ini, makasih udah buat aku bahagia dan bisa ngerasain rasanya di cintai, aku sayang kakak. I Love You kakak."
#Flashblack Off.
Penyakit tumor yang di derita kikan selama 2 tahun itu benar-benar membuat Kikan pergi untuk selama-lamanya, nyatanya sebanyak apapun uang yang mereka miliki tetap saja tidak bisa membuat Kikan hidup kembali, karna tuhan memiliki rencana yang lebih indah untuk gadis cantik itu.
Rasa pahit di tinggalkan itu masih tersimpan di relung hatinya, Arka tidak marah pada keluarga nya maupun keluarga kekasihnya, hanya saja Arka merasa bodoh karna disaat detik-detik terakhir kekasihnya dia malah pergi jauh, dan belum sempat mengatakan jika dia benar-benar mencintai Kikan Ria, si gadis berambut sebahu yang selalu mewarnai hari-harinya.
" kamu cinta pertamaku, dan selamanya begitu."
___________
๐น๐น๐น๐น๐น
__ADS_1
Aku nulis sambil nahan tangis๐ช
Buah jatuh tidak jauh dari pohon nya, dan habis ini Arka si wajah polos akan memperlihatkan sifat aslinya, jangan bilang iblis ya๐