Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
Ngidam Aneh dan Teka-Teki


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G ^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Nama Alira dan Dessy seolah hilang di telan bumi, dua nama wanita yang masuk di dalam daftar hitam itu tidak pernah terlihat muncul kembali kedalam kehidupan Ririn dan Rafa, entah apa yang terjadi pada dua wanita itu, entah masih hidup atau sudah damai di dalam perut Alena.


Kisah cinta baru saja di mulai suka duka nya menyatukan dua anak manusia yang memiliki banyak sikap yang kontras dan tak sama membuat cerita hidup mereka penuh dengan lika liku dan drama.


kehamilan si nona muda membuat semua orang yang melingkupi kehidupan si tuan muda ikut kecipratan meladeni sikap ibu hamil yang selalu berubah-ubah dan terkesan aneh, tapi meski begitu semua orang yang berada di sekeliling si tuan maupun nona selalu senang dan dengan sabarnya menyikapi setiap keinginan nona mudanya.


"Sayang ku jangan ya.. cantik gemesin ih.." rayuan gombal tingkat 8 sudah beberapa kali di layangkan si tuan muda pada sang istrinya tapi nihil tidak ada perubahan sama sekali.


"Tidak, sekali tidak ya engak." tegas Ririn sambil memicingkan matanya.


Akhirnya mau tidak mau Rafa pun pasrah dan segera mengganti pakaian nya dengan pakaian anak SD, celana merah dan seragam putih, tak lupa dasi dan topi yang menambah lagi penampilan nya.


Sungguh ini adalah hal paling mengerikan yang pernah di alami si tuan muda yang sebentar lagi menjadi seorang ayah itu, tapi demi si jabang bayi dia rela melakukan hal konyol apapun untuk bisa mengubah mood si ibu hamil yang terus berganti-ganti itu.


"Uh ganteng banget, suami siapa sih." ucap gadis yang sedang mengepang rambutnya dengan pita yang berbeda warna.


Rafa menghembuskan nafasnya, ya mau di dandani seperti apapun Ririn memang terlihat seperti gadis kecil, apalagi penampilan Ririn yang sekarang memakai pakaian SD, Rafa seolah telah menjadi Om-om yang bernafsu pada anak di bawah umur saja.


" Kamu kenapa mas? ada yang salah ya?." tanya Ririn heran karna di tatap aneh oleh suaminya.


Rafa menggelengkan kepala." Tidak ada, hanya saja aku seperti melihat anak yang hamil di bawah umur." cicit Rafa sangat pelan tapi masih tetdengar di telinga Ririn.


"kamu bilang aku anak kecil?." Ririn menujuk dirinya sendiri dengan wajah yang terlihat kesal, entah kenapa hormon kehamilan di ibu hamil yang satu ini membuat Ririn mudah kesal.


"Tidak begitu, kamu sangat cantik." ucap Rafa sambil mengecup pipi istrinya yang membuat Ririn tersenyum malu karna mendapatkan pujian dari suaminya.


"tingkah ibu hamil memang luar biasa." batin Rafa.


🌹


Acara di mulai ya terlihat semua isi penghuni rumah memakai pakaian merah putih yang tentunya itu semua sudah di rancanakan oleh si ibu hamil, tak hanya mereka saja Zex, Rey, Dian dan Hany pun juga turut serta kedalam acara aneh ini.


"Sebenarnya apa yang akan di lakukan oleh anda nona." batin Dian.


"Ririn oh Ririn kamu membuat urat malu ku hilang." batin Hany.


"Anda benar-benar membuat reputasiku sebagai seorang Asisten Mafia kejam menjadi tercoreng nona." batin Rey.


"ini sangat menyebalkan, tapi apa boleh buat reputasiku pun sudah jatuh mulai saat ini." batin Zex.

__ADS_1


tak hanya mereka saja bahkan hampir seluruh pekerja lainya termasuk Bodyguart dan pelayan di rumah besar ikut menjadi korban ngidam nya sang nona muda.


"Oke semuanya angkat tangan ke atas." ucap Ririn yang kini sedang naik ke mini panggung tak lupa dengan Rafa yang berdiri di samping nya.


Semuanya mengikuti perintah nona mudanya mengangkat tangan ke atas dengan wajah penuh kebingungan.


"Goyangkan seperti ini." ucap Ririn sambil mengoyangkan tangan nya ke kanan kiri.


"Nyanyikan lagu nina bobo." ucap Ririn lagi,


dan semua orang itu hanya mengangguk lalu menyanyikan lagu yang selalu menjadi pengantar anak tidur itu.


Setelah selesai bernyanyi, Ririn menyuruh mereka saling berdekatan dan setelah di rasa semuanya nampak rapih Ririn menyuruh mereka semua tersenyum dengan jempol yang terangkat.


Cekrek..


Cekrek..


Rafa yang menjadi tukang foto dadakan memotret beberapa foto para pekerjanya.


" ini untuk apa sayang?." tanya Rafa heran.


Ririn melirik." untuk kenang-kenangan Mas, aku tau mereka pasti malu mengakui foto mereka pas sewaktu Sd maka dari itu aku membuatkan foto yang baru untuk mereka." jawab Ririn santai dan hal itu membuat Rafa terdiam sambil bergumam.


Acara potret memotret selesai kini Zex, Rey, Dian dan Hany saling menatap kebingungan karna mereka di suruh duduk dengan berhadap-hadapan.


Rey dan Dian sedangkan Zex dan Hany, seolah mengerti dengan tatapan keheranan 4 manusia itu Ririn pun membuka suaranya.


"Aku akan memberikan sebuah teka-teki jika ada yang bisa menjawab nya kalian akan mendapatkan hadiah dari suamiku, hadiahnya bebas meminta apapun." ucap Ririn sambil tersenyum.


"sebelum kepertanyaan nya aku akan bertanya pada kak Dian kak Rey, apa yang akan kalian pinta jika kalian menang?." tanya Ririn.


Rey melirik Dian yang duduk menghadapnya." Aku akan meminta uang, dan nanti nya akan aku tabungkan agar uangku bertambah banyak." ucap Rey santai.


"Cih sombong." cibir Dian sambil melirik Rey.


" Kalo saya akan meminta rumah dan kendaraan baru nona." ucap Dian santai.


"memang pasangan yang serasi, dua-duanya mata duitan." batin Rafa dan Ririn.


Lalu Ririn beralih ke Zex dan Hany.


" Apa yang kalian pinta?." tanya Ririn.

__ADS_1


"Entahlah aku tidak tahu, aku rasa aku sudah memiliki segalanya." ucap Hany sombong.


"Saya tidak menginginkan hadiah nona." ucap Zex.


"Ya aku tau kalian tidak akan mau menerima hadiah, maka dari itu kalian akan mendapatkan hadiah yang sangat indah dan akan banyak mengubah hidup kalian." batin Ririn dan Rafa.


Setelah basa basi itu Ririn pun membacakan teka-tekinya, "bulu apa yang hanya bisa di sentuh tapi tidak bisa terlihat oleh mata secara langsung?."pertanyaan pertama.


Dian dan Rey saling melirik satu sama lain begitupun dengan Zex dan Hany yang saling berpandangan keduanya merasa tidak mengerti.


5 menit keduanya masih terdiam dan tak lama kemudian karna tidak ada yang menjawab akhirnya Rafa lah yang harus menjawab dan jawaban Rafa adalah Bulu halis, kenapa bulu halis? karna bulu halis hanya terlihat jika di lihat lewat kaca sedangkan secara langsung itu mustahil.


pertanyaan keduanya. "di lihat diam di sentuh malu? apakah itu?." Ririn membacakan pertanyaan keduanya.


Keempat anak manusia itu berpikir tak hanya mereka para pelayan dan Bodyguart pun takalah hebohnya ikut berpikir.


sampai tiba-tiba Zex mengangkat tangan nya." Putri malu, salah satu tumbuhan yang sangat sering tumbuh di tanah pegunungan." tutur Zex.


Ririn tersenyum." Banar !! dan karna kak Zex yang dapat menjawab nya jadi pemenang nya adalah kak Zex dan Hany." ucap Ririn sambil tersenyum senang.


" Selamat kalian akan mendapatkan paket liburan ke Swiss."sambung Ririn lagi.


Zex dan Hany saling melirik."Tidak, nona." ucap keduanya bersamaan.


" tidak ada penolakan." ucap Rafa tegas yang membuat Hany dan Zex menghembuskan nafasnya kesal.


Sedangkan Dian terkihat memicingkan matanya pada Rey." ini semua gara-gara anda tuan, saya jadi tidak jadi menadapatkan rumah gratis." ucap Dian menatap sebal kepada Rey.


"Kau mau rumah? aku bisa membelikan nya untuk mu, asal." ucap Rey menggantung.


"Asal apa." tanya Dian penasaran.


"Asal kau menikah denganku." ucap Rey sambil tertawa.


"dalam mimpi mu." jawab Dian ketus lalu melihat kearah Zex dan Hany yang nampak terlihat cocok.


"Apa aku memang harus mundur? kenapa dia tidak pernah bisa sedekat itu denganku." batin Dian sambil melihat Hany yang sedang di acak rambut nya oleh Zex.


____________


🌹🌹🌹🌹🌹


jejak !!

__ADS_1


__ADS_2