
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Nasib memang tidak selalu adil, semua itu terus di keluhkan oleh gadis berusia 19 tahun yang kini sedang berbaring diranjang nya, Dinar Ghani gadis malang yang terbuang tanpa sanak saudara disisinya harus terpaksa menikahi pria tua yang memiliki hobby berjudi.
Dinar pikir setelah dia menikah dengan pria tua yang di kenalakan oleh teman nya, Dinar akan sedikit bahagia karna tidak usah repot-repot memikirkan bagaimana caranya dia mendapatkan uang demi menopang gaya hidup nya yang tinggi, tapi ternyata dia salah besar.
Pria tua yang kini menjadi suaminya itu tidak lain adalah parasit, pria gila yang kini masuk dalam daftar orang yang dia benci, kemarahan nya pada pria itu terjadi karna Dinar yang tidak tau apa-apa harus menerima kenyataan jika dia di jadikan istri kedelapan dari pria tua itu, dan yang lebih parah nya lagi Dinar dan ketujuh istri lain nya dari pria tua itu selalu menjadi taruhan dalam permainan judi itu.
"Sial aku hamil." upat Dinar yang sudah memakai pakaian nya kembali.
Pria tua itu memang memberikan Dinar segalanya, tapi di malam hari Dinar harus melayani beberapa pria yang menjadi pemenang dari permainan suaminya. "Anak siapa yang ada di dalam perutku ini, aku tidak tau siapa diantara pria hidung belang itu yang menanam benih sialan ini." upat Dinar lagi sambil berjalan kekamar mandi dan mencuci wajahnya.
Kesialan seolah engan pergi dari kehidupan nya belum puas keluarganya yang hancur berantakan sampai jatuh miskin, ayah nya di penjara ibunya mati bunuh diri, dan kakak nya juga mendekam di penjara, sekarang apa yang harus dia perbuat?.
Air matanya jatuh tanpa permisi, Dinar menatap pantulan wajahnya yang basah di dalam cermin, "Arghhhh.. aku lelah, aku ingin kehidupan ku yang dulu." ucap Dinar sambil mengusap air matanya.
Sedih? tentu saja, dimana seharusnya dia kuliah dan bersenang-senang dengan teman nya, tapi sekarang Dinar harus masuk kedalam lubang kehancuran yang sangat tidak pernah masuk kedalam pikiran nya.
"Ayo cepat, nanti malam kamu harus kerja lagi." ucap pria tua sambil mengusur tangan Dinar dengan secara paksa.
"Aku bisa jalan sendiri, jangan lupa transperan nya aku mau belanja." ucap Dinar sambil menepis tangan suaminya lalu berjalan dengan wajah kesalnya.
Batrick Angeo Leo atau biasa di sapa dengan Mr. Rick pria 56 tahun yang menjadi suami Dinar Ghani, salah satu pengusaha yang cukup sukses namun memiliki hobby mengoleksi wanita muda untuk di jadikan istrinya, bukan untuk budak sex pribadi melainkan untuk mainan para pria hidung belang jika dia kalah bermain judi.
"Aku sudah mentransfer, lakukan pekerjaan mu dengan baik, jika tidak ku pastikan kakak mu yang bodoh itu tidak bisa keluar dari jeruji besinya." ucap Mr Rick.
__ADS_1
Dinar terdiam, memang selain alasan uang dan kebutuhan nya, alasan dia mau menikah dengan pria tua itu adalah karna ingin kakak nya cepat-cepat bisa bebas dari jeratan hukum.
sangat mudah jika Dinar memiliki banyak uang, tapi aneh nya sudah berulang kali Dinar mengajak jalan kekeluargaan dengan seseorang yang melaporkan kasus pembunuhan Om dan Tante nya itu, entah kenapa selalu saja gagal dan tidak mendapatkan hasil apapun.
"Aku akan melakukan nya." sahut Dinar sambil masuk kedalam mobilnya, sedangkan suaminya Mr. Rick pria tua itu entah kemana, Dinar tidak perduli meskipun pria tua itu menambah beberapa istri baru lagi, yang dia mau sekarang hanyalah uang dan kebebasan kakak nya.
"Antar aku ke Mall." suruh Dinar pada supirnya.
"Baik nona." sahut pria yang menjadi supir pribadi Dinar, dia sudah terbiasa mengantarkan majikan nya kemana pun, dan dia menikmati pekerjaan nya.
Setelah melewati perjalanan yang cukup menyita waktu, mobil yang di tumpangi Dinar sampai salah satu di pusat perbelanjaan besar di kotanya, Dinar masuk kedalam Mall sedangkan supirnya yang di ketahui bernama Andri hanya diam dan menunggu sang majikan nya.
Dinar berjalan dengan wajah yang senang, ya belanja adalah salah satu hobby nya, dan Dinar selalu bisa melupakan kesedihan nya jika dia melakukan rutinitas belanja nya.
Ia pokus memulah milih pakaian sampai Dinar melihat sosok yang sangat dia kenal.
"Sial, dia mendapatkan segalanya, sedangkan aku untuk mencapai kebahagaian ku harus melayani pria-pria hidung belang itu dulu, ini tidak adil." umpat Dinar sambil mengeratkan tangan nya membentuk sebuah gempalan penuh kebencian.
Pemandangan itu terus berlanjut membuat Dinar semakin membenci sepupunya, terbesit di pikiran nya untuk membuat hubungan rumah tangga sepupunya itu berantakan, dengan langkah yang penuh kebencian Dinar berjalan mendekati Alena yang nampak sibuk memilih-milih pakaian.
"Hy, Al apa kabar." tanya Dinar basa basi, tak lupa dengan senyum penuh kepalsuan nya.
Alena menatap Dinar dengan kening berkerut, merasa tidak mengenali sosok gadis di depan nya, "Maaf kamu siapa?." tanya Alena.
Dinar terdiam merasa aneh dengan sepupunya yang tiba-tiba tidak mengenalinya. "Haha, jangan bercanda Al, aku Dinar sepupumu." ucap Dinar sambil tertawa memaksakan.
Alena melihat gadis di depan nya dari segala sisi, mencoba mengingat mamory apapun yang dia ingat, namun nihil tidak ada yang bisa di ingat, yang ada kepalanya tambah sakit. "Maaf, tapi aku sama sekali tidak mengenalimu, mungkin kamu salah orang." ucap Alena sambil membalikan badan nya.
__ADS_1
Dinar memegang tangan Alena, membuat Alena kembali berbalik sambil menepis tangan Dinar, "Lepaskan." tegas Alena.
"Lihat ini, kamu yakin tidak mengenali ku? kita itu sepupu Alena." ucap Dinar seraya memperlihatkan layar ponsel nya, dalam hati dia berguman. "Untung aku masih menyimpan foto terakhir ku bersama dengan Alena dan kakak." batin Dinar.
Alena melihat layar ponsel yang memperlihatkan dua orang gadis yang memakai dress senada dengan seorang pria yang posisinya berada di tengah-tengah mereka, "Katakan padaku siapa kamu sebenarnya, kenapa di dalam foto itu kita terlihat akrab." ucap Alena.
"Apa dia lupa ingatan? sampai dia melupakan semua kejahatan keluargaku, oh jika iya aku akan memanfaatkan keadaan ini untuk menghancurkan nya." batin Dinar yang sudah berniat buruk.
Dinar menjelaskan siapa dirinya dengan penuh kebohongan, dia sangat senang saat Alena yang biasanya jutek dan selalu menatap nya sinis kini malah berbalik dan mengakuinya sebagai sepupu.
"Apa kamu tau dimana orang tuaku?." tanya Alena.
"Tentu saja, kau tau selama sebulan lebih ini aku mencarimu, setiap hari aku selalu menyempatkan jiarah ke makam tante dan om, ayo aku akan mengantarkan mu." ucap Dinar penuh kepalsuan.
"Alena bersiaplah sebentar lagi kehidupan mu akan hancur." batin Dinar sambil tersenyum senang.
"Aku merasa tidak asing dengan wajahnya, tapi aku tidak mengingat memory apa yang aku miliki bersama dengan gadis ini, yang aku lihat dari senyuman nya itu hanya memiliki arti aneh dan jangal, apa dia orang jahat?." batin Alena sedikit curiga melihat gerak gerik Dinar yang mencurigakan.
_____________
🌹🌹🌹🌹🌹
Jangan lupa jejak !!
Mampir juga ke cerita Lia dan tiga cwo ganteng yang akan dia kandidat sebagai suaminya❤
__ADS_1