
H A P P Y R E A D I N G..
🌹🌹🌹🌹🌹
Mobil yang di tumpangi Ririn sudah sampai di tempat tujuan, di pandangnya gudang tua yang terlihat tidak berpenghuni itu, Ririn mengusap pelan perut nya. "Mommy mau tau kejelasan nya sayang, doakan Mommy agar Mommy dan kamu selamat." batin Ririn dengan tangan yang masih mengusap pelan perutnya.
Dian menatap tempat di depan nya dengan tatapan bingung dan sedikit takut." Apa yang mau anda lakukan di tempat ini nona, hiss aku takut sekali sama tuan, eh alena." Batin Dian yang lagi-lagi teringat si hiu cantik yang bisa saja memakan nya hidup-hidup jika dia berbuat hal patal dan kesalahan.
" maaf nona kalau boleh tau apa yang akan nona lakukan di tempat ini?." ragu-ragu Dian bertanya karna iya ingin memastikan jika majikan nya tidak melakukan hal-hal yang akan membuatnya masuk kedalam lubang masalah.
Ririn melirik Dian. "Entahlah, aku hanya ingin tahu kejelasan dari kisah masa lalu, dan tempat ini adalah jawaban nya." ucap Ririn sambil berjalan ke arah gudang tua itu.
"Kak Cia Ririn tau kakak pasti melihat Ririn dari atas sana, biarkan Ririn mengetahui penyebab kematian kakak, dengan begitu Ririn tidak akan lagi menyimpan kesedihan dan menyangka jika dalang pembunuh kakak adalah suami Ririn sendiri." batin Ririn.
Dian mengekori Ririn dari belakang, jujur saja iya tidak mengerti dengan ucapan Ririn tadi, tapi apalah daya bertanya pun dia sungkan Dian tahu batasan nya.
Saat membuka pintu Ririn dan Dian dj kejutkan dengan apa yang di lihat nya di depan matanya.
" Kalian !!." Ririn kaget karna melihat ibu mertua alias Alira dan kakak tirinya yaitu Dessy yang sedang tersenyum kecut melihat ke arahnya.
"Hy menantu sialan !! kita bertemu lagi." ucap Alira dengan senyuman yang mengejek.
"Apa kabar adik tiriku yang malang !! ahk iya bagaimana rasanya menikah dengan tuan kejam? apa enak?." Dessy berkata dengan menatap penuh kebencian pasalnya Dessy sudah mengetahui fakta di balik hilang nya uang dan ibunya adalah ulah dari si tuan muda kejam yang tak lain adalah Rafa.
Ririn takut tapi dia mencoba untuk tenang." Untuk apa kalian mengirimkan pesan ini, dan apa mau kalian." Ririn berkata sambil melemparkan satu lembar kertas berisi tulisan yang tadi sudah di bacanya.
__ADS_1
"Hahahah.. dasar gadis bodoh !!." tawa Alira dan Dessy pecah.
"kau bilang aku bodoh? justru kalian berdua yang bodoh." Ucap Ririn lantang.
"Dasar bocah ingusan !! tau apa kau tentang kami." Alira nampak sudah ingin memakan Ririn hidup-hidup.
Dessy memberikan isyarat untuk Alira diam.
" Kau datang untuk memberikan nyawamu di tangan kami bukan? jadi bersiaplah kami akan membuat kamu mati dalam keadaan tragis sama seperti kakak mu!!." Bukan Alira melainkan Dessy yang berbicara.
Ririn kaget mendengar ucapan kakak tirinya." Apa maksud kamu !! siapa yang membunuh kak Cia,!! " Ririn sedikit berteriak.
Dessy dan Alira tersenyum kecut." Tentu saja itu semua rencana kita berdua, haha tapi dengan bodoh nya suami bodoh mu itu malah menjadi tersangka." Ucap Dessy sambil tertawa mengejek masih jelas di ingatan nya saat orang suruhan nya menembak mati Cyrilla dengan Rafa yang memegang pestol dan masih dengan mata terpejam.
"Mengingat hal bodoh itu aku seakan ingin tertawa, bagaimana bisa seorang Mafia bisa takut memegang pestol, haha itu adalah hal bodoh. Mafia macam apa yang tidak bisa melakukan hubungan intim dengan wanita?." bukan dessy bukan juga Alira melainkan pria pria yang wajah nya di tutupi dengan topeng.
sementara Dian gadis tomboy itu nampak sedang berjaga-jaga takut ada serangan tiba-tiba dari musuh nya.
"Tuan muda bantu kami, semoga bala bantuan cepat datang." batin Dian.
"Kau tidak mengetahui kebenaran ini? apa suami tercinta mu itu tidak memberitahumu jika dia seorang Mafia kejam? dan ahk iya apa dia juga tidak memberitahu mu jika dia menikahi mu karna dia ingin membalaskan dendam atas kematian kekasih nya? Nabila?." Ucap pria misterius itu lagi.
Ririn mengengkan kepala iya memang tidak pernah tahu pekerjaan suami nya sebelum menikah dengan nya, yang Ririn tahu Rafa adalah pria kaya yang memiliki banyak pegawai.
tiba-tiba saja dari belakang ada yang membekap mulut Ririn yang membuat Ririn kehilangan kesadaran dan akhirnya pingsan sama hal nya dengan Dian yang juga terkurai pingsan tak berdaya.
__ADS_1
"loh kak kenapa mereka di biarin pingsan bukan nya kita mau bunuh bocah sialan itu sekarang juga." ucap Alira tak mengerti dengan rencana yang kakak nya buat.
"Sudahlah jangan banyak omong kosong, aku akan menunggu musuh terbesar ku, dan kalian berdua sebaiknya menyiapkan mental untuk melihat pria kejam itu mati di hadapan kalian." icap pria misterius itu.
"Bawa dua gadis itu ke dalam, dan ikat mereka." perintah pria misterius itu pada dua anak buah nya.
Disisi lain Rafa yang sedari tadi diajak muter-muter terus mulai curiga dengan gelagat Bodyguart nya yang terlihat aneh. ponselnya tiba-tiba menyala dan Rafa pun langsung mengecek nya Rafa khawatir jik istrinya sedang menunggu nya yang terlalu lama mencari mangga.
"Jika mau istri selamat maka datanglah sendiri ke jalan Xxxxxxx, dan jika kau berani membawa anak buah mu akan ku pastikan jika anak dan istri mu akan aku jadikan sebagai jal**g untuk memproduksi keturunan ku, dia cantik dan menggoda." isi pesan singkat itu tak lupa di tambah dengan foto Ririn yang pingsan dengan posisi tubuh yang terikat.
Rafa menatap tajam ke arah ponsel nya, tanpa banyak bicara Rafa mendekati Bodyguart nya lalu menyodonhkan pistol tepat di bagian kepala si Bodyguart yang sudah 4 tahun bekerja dengan nya itu.
"Kau tahu aku tidak suka pengkhianat? 4 tahun aku mempercayai mu tapi ini balasan mu padaku? menjijikan sekali, ahk selamat tinggal semoga kau tenang di nereka." Ucap dengan senyuman devilnya.
Dorr.. Dorr..Dorr..
Tiga tembakan tepat di kepala si Bodyguart yang di layangkan Rafa membuat si Bodyguart langsung mati di tempat tanpa bisa membela dirinya terlebih dahulu, Rafa membuang si Bodyguart itu ke pinggir jalan, "Itu adalah balasan pengkhianatan mu," Ucap Rafa.
"Dave sialan !! akan ku pastikan kau akan menanggung akibat nya jika kau menyakiti istri dan anak ku seujung kuku pun." Ucap Rafa sambil menancap gas pedal dengan kecepatan penuh menuju tempat dimana istrinya di sekap.
"*Kalian telah membangunkan macan yang tidur maka bersiaplah untuk kematian kalian !!."
______________
🌹🌹🌹🌹🌹*
__ADS_1
Drama darah akan di mulai !!
jejak !!