
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Author punya cerita baru nih, judulnya ♡ Jodoh Yang Tidak Terduga♡
Ceritanya menceritakan tentang gadis yang berusia 23 tahun dengan status yang masih betah berpacaran.
Yang pernah ngerasain rasanya di paksa-paksa emak nya untuk cepat nikah jangan lupa baca ya🙂 yakin ceritanya pasti bikin gereget.
Sesaat sebelum nya..
Setelah selesai makan Arka kembali ke mobil nya, mengemudikan mobilnya menuju ke arah rumah nya, di tengah perjalanan Arka berdecak pelan karna serasa melupakan sesuatu, dan saat melihat kesamping Arka langsung menepuk jidat nya, ternyata dia melupakan Alena, ya gadis itu tertinggal di restoran.
Dengan terpaksa Arka pun balik arah kembali ke restoran tadi, beruntung jalanan tidak macet dan juga tidak terlalu jauh, jadi hanya menghabiskan waktu beberapa menit saja mobil yang di kendarai Arka sudah sampai di area parkir restoran.
"Dimana dia?." gumam Arka sambil memakai masker nya, dia tidak mau ada yang mengenalinya, apalagi restoran yang dia pijak sekarang itu 99% pengunjung nya pasti adalah orang kalangan atas, sudah pasti mereka akan tidak asing dengan wajah Arka yang memang hampir setiap hari menjadi bahan gonjang ganjing di layar tv, mengingat Arka adalah pengusaha muda yang memiliki perusahaan media yang cukup besar.
Mata Arka menelaah kesetiap sisi, tapi sialnya dia tidak mendapatkan Alena di sepanjang tempat yang telah di lihat oleh kaca penglihatan nya, "Kemana gadis itu? setauku tadi dia duduk di sana." melihat tempat duduk yang semula di duduki Alena.
Riuh-riuh Arka mendengarkan suara bising, karna penasaran Arka pun mendekat dan dia melihat apa penyebab keramaian itu, dan tatapan nya tidak hilang dari gadis yang menunduk.
Arka mendengar semua cacian hinaan yang di berikan para pengunjung untuk Alena, membuat dia membulatkan tangan nya layak nya orang kesal, "Kelian pikir kalian siapa? bisa menghina istriku, hanya aku yang berhak menyiksa nya tidak dengan kalian." batin Arka sambil melihat satu persatu wanita yang tidak seharusnya berkata buruk pada Alena.
Dia mengambil ponselnya lalu memvidiokan beberapa wajah wanita yang menghina Alena lalu mengirimkan vidio itu pada Andrian dengan di barengi pesan singkat. "Cari tahu siapa mereka, dan buat mereka kehilangan hartanya."
Dan dapat balasan seperti ini.
__ADS_1
"Ok bos, jangan lupa bonus 50 %." dari Andrian si matre alaihim gamreng.
Arka terus melihat setiap gerakan yang Alena lakukan dalam hati dia berguman. "Kenapa dia menjadi lemah di depan banyak orang? dan menjadi so tegar di hadapan ku, drama konyol macam apa ini." Arka masih melihat setiap gerak gerik Alena sampai dia melihat Alena yang ingin melayangkan sebuah tamparan namun tengan Dean mencegah nya.
"Aku akan menghancurkan usahanya, dia pikir siapa dia, manusia rakus tidak tahu malu." Arka masih betah mendumel, entahlah dia ingin tau seberapa kuat Alena tapi yang dia lihat sekarang hanyalah Alena yang lemah dan tidak memiliki jiwa semangat seperti Alena yang ada di rumah nya.
Saat ingin mendekat Arka di buat terkejut saat seorang pria yang tiba-tiba datang menjadi pahlawan kesiangan untuk Alena dan Arka juga terbalak saat Alena menatap pria itu dengan pandangan yang penuh arti, pandangan yang tidak pernah dia lihat saat Alena bersamanya.
Arka bahkan menyaksikan saat Alena di peluk oleh pria itu yang membuat dia mengeraskan rahang nya, merasa kesal dan marah melihat Alena yang sama sekali diam dan malah membalas pelukan itu, "Sialan, mereka pikir mereka siapa bisa berpelukan di depanku, dan gadis itu bahkan tidak melepaskan pelukan itu." ucap Arka dengan wajah kesal nya.
.
.
.
Arka mengemudikan mobilnya dengan kecepatan gila membuat Alena yang duduk di jok samping nya memegangi tangan nya sambil berdoa. "aya alloh aku belum mau mati, jika kau berkenan dia saja yang mati."
Bersyukur ada Rio si pria tampan yang baik hati, sungguh demi apapun Alena semakin menyukai Rio bahkan dia masih terbayang akan pelukan hangat Rio yang membuat dia tadi merasa lebih tenang, ya jika boleh dia jujur Alena benar-benar jatuh cinta kesekian kalinya pada sosok Rio yang lemah lembut dan selalu mau membantunya itu.
Arka sesekali melirik Alena yang nampak membuang muka padanya, "Kau pikir aku tidak tau rencana bulusmu? bodoh, aku akan membuat kamu menyesal karna telah mengkhianati pernikahan kontrak ini." batin Arka sambil tersenyum devil.
" Tidak ada pengkhianatan diantara pernikahan, baik pihak pertama maupun pihak kedua tidak ada yang boleh mengedepankan masalah hati, pokus pada poin pertama, jika pernikahan hanya sebatas di artas kertas yang bertujuan untuk keuntungan masing-masing, dan jika pihak kedua ataupun yang pertama melakukan kerugian maka pihak yang melalukan kesalahan harus mengganti rugi sebesar 100 juta di setiap satu kesalahan nya." isi poin ke 10 yang ada di surat perjanjian pernikahan kontrak Arka dan Alena.
Mobil Arka menepi saat sampai di area rumah nya, Alena keluar beriringan dengan Arka, tapi meski begitu keduanya tidak saling menyapa dan malah saling diam dengan pikiran masing-masing.
Sampai akhirnya Arka yang melihat Alena berjalan ke arah kamar pembantu langsung menarik tangan Alena. " Mulai saat ini kamar mu di atas." kata Arka tegas.
Alena menepis. "Tidak mau." tolak Alena.
__ADS_1
" Bacakan poin terakhir." ucap Arka lagi.
Alena diam, jelas dia tau apa isi poin terakhir, "Pihak kedua harus menuruti setiap perintah pihak pertama sekalipun perintah itu masuk kedalam daftar hal yang di ajukan pihak kedua." kata Alena malas.
"Jadi tidak ada penolakan, cepat bawa pakaian mu ke atas." tegas Arka lagi. "Sekarang." sambung Arka sambil menaiki tangga dengan wajah yang kembali datar.
Alena menghela nafasnya, sebenarnya yang salah di sini siapa? dia yang di zholimi Arka atau dia yang terlalu tidak tau malu masih betah menjadi istri di atas kertas dari seorang Arka?, sungguh Alena selalu pusing jika mengingat nya, hal itu membuat dia teringat akan kebodohan nya yang menyerahkan kehormatan nya hanya demi ego balas dendam nya, sedangkan Arka sendiri pria itu bahkan sejauh ini tidak ada pergerakan nya membuat Alena berpikir jika Arka hanya memanfaat kan dia saja.
"Alena cepat !!." teriak Arka di lantai atas membuat Alena buru-buru berlari dengan tangan yang membawa beberapa pakaian nya.
Brukk...
Alena terjatuh kedalam pelukan Arka saat masuk kedalam kamar Arka dan hal itu membuat dia gugup dan merasakan getaran aneh, dimana tubuhnya terasa panas dan mendidih.
"Ceroboh." ejek Arka sambil menjatuhkan Alena ke bawah yang membuat Alena benar-benar jatuh dengan posisi duduk.
"Sakit." ucap Alena sambil mengelus pantat nya.
Arka menoleh, lalu memberikan sebuah kotak berwarna biru pada Alena.
"Ganti baju mu, kita akan pergi." ucap Arka.
"Kemana?." tanya Alena yang sedang menatap takjub pada gaun berwarna merah menyala itu, di lihat dari betapa halus kain nya saja Alena sudah tau jika harga gaun itu tidak lah murah.
Arka tak menjawab dia malah pergi keluar kamarnya, yang membuat Alena berdecak kesal. " Dasar pria gila aneh bin kejam." guman Alena kesal.
____________
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Jangan lupa jejak😚