Istri Cantik Tuan Muda Kejam

Istri Cantik Tuan Muda Kejam
Dendam.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Kelle menghela nafasnya kasar saat mendengar kabar dari kakak iparnya jika Arka keponakan nya akan memiliki anak karna Alena hamil, berita itu cukup menampar keras hati Kelle yang memang masih stay pada Arka, dan masih belum membuang rasa cintanya pada keponakan nya itu.


Sedih atau bahagia, Kelle bingung dengan dua rasa itu, sebagai aunty dari Arka seharusnya Kelle bahagia mendengar kabar jika keponakan nya akan menjadi seorang ayah, tapi jika mengenai perasaan Kelle tidak tau, yang ia rasakan sekarang hanya belum siap menerima kenyataan jika apa yang dia harapkan tidak menjadi nyata.


Alena yang ia anggap lemah ternyata tidak semudah yang Kelle bayangkan, gadis itu penuh ambisius, Kelle mengakui jika dia kalah dan sekarang mungkin Kelle harus mulai melupakan impian nya untuk menjadi nyonya Arka karna selamanya status nya hanyalah sebagai aunty dari kedua keponakan nya tidak lebih dari itu.


"Kelle bodoh lupakan keponakan mu, kamu harus ingat posisimu." gumam nya sambil meleguk minuman alcohol dalam gelas yang ada dalam gengaman tangan nya.


Kelle cukup tau diri, apalagi kenyataan fakta membuktikan jika ia bukanlah anak kandung dari Daddy nya, ibunya sudah meninggal dan ayah nya? Kelle tidak tau siapa ayah nya, rasa ingin tau mungkin ada, tapi Kelle memilih untuk lebih tidak mengenal ayah nya, apalagi Rafa kakaknya pernah berkata jika Kelle bukan lah adik kandung nya, dan seharusnya Kelle bisa menjaga sikap jika masih mau dianggap sebagai keluarganya.


"Hy cantik." sapa seorang pria sambil tersenyum.


Kelle melihat, "Kamu lagi." sahutnya acuh.


"Boleh aku temani?." bertanya tapi malah duduk tanpa di perbolehkan lebih dulu.


Kelle yang memang tidak menyukai pria di samping nya langsung beranjak berdiri, namun kepalanya tiba-tiba menjadi pusing, dan tak lama kemudian Kelle pun ambruk.


"Oh astaga dia terlalu mabuk." gumam pria itu sambil membopong tubuh Kelle, lalu berjalan ke luar dari bar, "Andai kamu bisa mencintai ku, mungkin aku lebih bisa membahagiakan mu." sambung pria itu sambil mendudukan Kelle di di jok mobil sebelah nya.


Mobilnya melaju cepat membelah jalanan malam, Kelle yang terpengaruhi minuman alcohol itu hanya bisa terpejam, pria yang mengendarai mobil itu sesekali melirik Kelle, dia memperhatikan Kelle dari setiap segi sisi fisiknya.


Tak ada satupun dari penampilan Kelle yang kurang di mata pria itu, dia benar-benar menyukai Kelle si tante galak yang tidak pernah menganggap nya sebagai pria dewasa.


Disatu sisi tepatnya di sebuah kamar Apertemen, nampak seorang wanita yang tengah sibuk membereskan barang-barang nya, dia tak lain adalah Dinar yang ingin kabur dari gengaman suaminya, ia sudah membuat surat gugatan cerai dengan alasan yang cukup bisa di terima oleh pengadilan tentunya.


Tapi sial nya pria tua itu tidak mau melepaskan nya, bahkan kemarin pria itu mengancam tidak akan membantu Dinar lagi untuk mengeluarkan Dean ayah nya dan Damar kakak nya, Dinar tidak perduli, yang paling penting baginya adalah bisa bebas dari tempat sex gila itu.

__ADS_1


"Kamu serius dengan janjimu bukan?." tanya Dinar pada pria yang kini sedang menjalin hubungan nya.


"Lebih dari serius, ayo kita pergi." sahut pria itu sambil tersenyum.


Dinar mengangguk, keduanya keluar dengan beberapa koper milik Dinar yang di bawa supir, saat baru menaiki mobil Dinar mengingat satu hal, dia kembali mengecek ponselnya, lalu mengelus dadanya, setidaknya tabungan nya cukup membengkak.


"Tidak sia-sia aku menikahi si tua bangka itu, setidaknya aku memiliki tabungan yang bisa aku pergunakan untuk menopang kehidupan ku."


Mobil itu melaju melewati jalanan malam, Dinar mencoba untuk tidak cemas apalagi melihat pria bule di samping nya yang memang tampan meski usianya sudah memasuki kepala 4 tapi hal itu tidak sedikitpun membuat Dinar gundah akan pilihan nya.


"Kita akan kemana?." tanya Dinar.


Pria bule yang tadinya sibuk dengan ponsel itu menoleh, "Tentu saja kerumah kita, apa kamu takut honey?." tanya Mr Zeo sambil mengangkat sebelah alisnya.


Dinar mengeleng, "Tidak, hanya bertanya saja, kamu akan menikahi ku bukan?." tanya Dinar lagi.


Mr Zeo mengangguk. "Ya, setelah misi ku berhasil." sahut Mr Zeo, membuat Dinar mengerutkan alisnya.


"Misi apa? jangan bilang Mr akan menjual ku." ucap Dinar takut di bohongi.


Dinar memeluk pingang pria bule di sampingnya mencoba untuk percaya meski dirinya juga bingung dengan ucapan Mr Zeo tadi. "Misi apa yang Mr Zeo inginkan? apa dia memiliki musuh? atau apakah dia ingin memusnahkan seseorang? tapi siapa?." batin Dinar.


"Dad, sebentar lagi misi ku akan berhasil, aku akan membalaskan dendam atas kematian mu, keluarga Rafasya akan tamat di tangan ku." batin Mr Zeo sambil tersenyum menyerigai.


#Flashblack On.


"Dad?." pangil Zeo yang kala itu masih berusia 15 tahun.


"Diam di rumah, jangan ikut Daddy." ucap pria paruh baya berwajah bule, dia tak lain adalah Brianiton adik kembarnya Brianton. "Kalian semua, jaga putraku, jangan biarkan putra ku keluar dari kamarnya." sambung nya lagi pada anak buahnya.


Zeo kecil di kurung di dalam kamar, pikiran nya berkecamuk kenapa Daddy nya akhir-akhir ini sering pulang larut malam, apa yang dilakukan Daddy nya di luar rumah di waktu malam hari?.

__ADS_1


Jam berganti, pagi menyapa Zeo bangun dengan wajah panik, apalagi melihat banyak anak buah Daddy nya yang nampak memiliki luka di area tubuhnya.


"Dimana Daddy ku." teriak nya dengan wajah khawatir.


"Tenangkan diri anda tuan muda, tuan besar tidak menginginkan tangisan anda." ucap anak buah dari Brianiton.


"Kau bilang tenang? dimana Daddy ku !!, cepat katakan dimana Daddy?." teriak Zeo lagi dengan wajah yang semakin khawatir.


"Maaf tuan muda, tuan Brianiton telah meninggal, beliau tertembak oleh musuhnya." ucap anak buah itu sambil menunduk.


Deg..


Zeo berlari ke arah ruang tengah, dia melihat peti mati dimana Daddy nya nampak sudah di mandikan dengan pakaian jas yang sudah rapih, "Dad, bangun Dad, kenapa begini Dad." tangis Zeo kecil mengema di ruangan itu.


Anak buah tadi menepuk pundak Zeo pelan, "Sebelum tuan Brianiton meninggal beliau membuat surat ini, isinya adalah wasiat untuk tuan muda dari tuan besar." ucap anak buah itu sambil memberikan amplop kuning yang berisi satu lembar kertas dan satu lembar foto.


Ragu-ragu Zeo menerima nya, dia membaca dengan air mata yang terus mengalir, di pertengahan bukan air mata lagi yang keluar dari matanya, melainkan sorot mata penuh kemarahan dan kebencian yang dia keluarkan.


Paman dan Daddy nya meninggal oleh orang yang sama dengan cara yang sangat mengenaskan, isi surat itu adalah permintaan balas dendam dari Brianiton untuk sang putra yaitu Zeo ton, untuk memblaskan semua dendam kematian nya.


"Rafasay Ammar Raid, akan ku pastikan kamu dan semua keturunan mu akan mati di tangan ku, aku bersumpah." batin Zeo kecil sambil meremas tangan nya.


#Flashblack Off.


_____________


🌹🌹🌹🌹🌹


Kalo yang inget sama part dimana Rafa Rey dan Zex ke LN pasti inget dengan tragedi berdarah nya yang membuat tuan muda Koma.


Jangan lupa mampir ke cerita Lia dan tiga cwo ganteng nya ya😉

__ADS_1



Jangan lupa like coment and vote !!


__ADS_2